MENUJU SURGAMU

MENUJU SURGAMU
Eps 27


__ADS_3

Setelah alatif pergi, risa langsung menutup tokonya karena dia berniat untuk melihat hanif dan baby nya yang sudah berada di rumah.


Risa memilihkan ayunan untuk menjadi kado buat baby nya hanif.


''Lebih baik sekarang deh, biar gak terlalu malam juga kan sampainya. '' ucap risa dan langsung mengunci rukonya.


Risa langsung mencari taksi untuk menuju rumah hanif.


Sedangkan alatif saat ini sedang kesal dan meminta asistennya untuk mencari tahu kelemahan risa, alatif berniat untuk membalaskan kekesalannya pada risa.


''Pokonya kamu harus cari tahu kelemahan wanita bar bar itu, biar dia merasakan yang saya rasakan, baru kali ini ada wanita yang menginjak harga diri saya. '' ucap alatif dan asistennya langsung mengangguk.


Di rumah hanif saat ini......


Hanif membuka matanya dan tersenyum saat danil ada dihadapannya sambil tersenyum.


''Hay sayang, nyenyak gak bobonya??? '' ucap danil dan hanif mengangguk.


Danil mencium kening hanif dan mengecup bibir hanif dan membuat hanif tersenyum, danil langsung membantu hanif untuk duduk dan bersandar di sofa.


''Ini bunda bawakan makan siang nya, buat kalian berdua yah. '' ucap bunda saat menghampiri ke ruang keluarga dan menyodorkan nampan berisi makanan.


''Makasih bunda. '' jawab danil sambil menerima nampan berisi makanan.


Danil dengan telaten menyuapi hanif yang lahap menerima suapannya dan danil pun menyuapi untuknya sendiri.


Dari arah pintu ada yang mengucap salam, rina langsung melihat dan mempersilahkan masuk.


''Ehh....ayo masuk risa, silahkan duduk. '' ucap hanif saat risa menghampirinya.


''Makasih nona, selamat untuk kelahiran putri ketiganya dan ini kado dari saya, maaf kalo kadonya ga sesuai. '' ucap risa sambil memberikan kado.


''Ko gtu, ini bagus loh ayunan musik, makasih risa yah, sekalian ke meja makan sana, lagi pada makan soalnya di belakang. '' ucap hanif setelah menerima kadonya.


''Gak usah nona, saya sudah makan soalnya tadi di ruko sebelum kesini. '' jawab risa.


''Oke kalau begitu, saya lanjut makan dulu. '' ucap hanif dan risa mengangguk.


Danil melanjutkan kembali menyuapi hanif sampai habis dan segera membawa piring kotornya kebelakang.


''Bibi, tolong buatkan minuman yah satu, itu ada tamu di depan soalnya. '' ucap danil saat menyimpan piring kotor dan melihat bibi.


''Tamu siapa danil?? '' ucap bunda.


''Ga tau danil juga, pokonya cewe. '' jawab danil dan danil langsung kembali ke ruang tengah dan membawa minum untuk hanif.


Bibi langsung menata minuman dan cemilan untuk risa dan hanif langsung mempersiapkannya.


''Mas alatif masih ngancam kamu gak?? '' ucap hanif.

__ADS_1


''Alhamdulilah gak nona, makasih untuk bantuannya nona, saya jadi malu deh. '' jawan risa.


''Gak apa apa ehh, mas alatif emang keterlaluan sekali soalnya. '' ucap hanif.


Danil langsung menghampiri anak anak yang sedang bermain dan rina langsung ke dapur membantu bibi


''Risa, di kira siapa tamu nya. '' ucap mamah hana saat menghampiri ke ruang keluarga, di susul bunda dan ibu rosa juga.


Risa langsung bersalaman dengan mamah hana, ibu rosa dan bunda.


''Saya kan mau melihat baby nya neng hanif tante. '' jawab risa setelah bersalaman.


''Risa ini siapa?? '' ucap ibu rosa.


''Calonnya alatif kayanya. '' celetuk bunda dan di aminkan semuanya.


''Bukan bukan, amit amit harus jadi calon laki laki gila itu maa. '' ucap risa.


''Gak boleh nampik gitu nanti bucin loh. '' jawab mamah hana dan risa langsung terdiam.


''Kalian cocok dan serasi, kamu mau kan jadi ibu untuk kalandra, dia sangat butuh perhantian seorang ibu. '' ucap hanif.


''Gak nona, saya gak mau kalau harus dengan tuan alatif, mending nyari yang lain ajah. '' jawab risa dan hanif langsung senyum.


Semua mengobrol ringan dan tak lama mamah hana pamit karena mau mengantar risa, ibu rosa juga pamit tak lama mamah hana pulang.


Hanif langsung menuju kamar karena akan bersih bersih karena hanif baru selesai mengurus dua anaknya.


Hanif tersenyum dan langsung menuju kamar mandi untuk menyegarkan tubuhnya.


Dua puluh menit kemudian hanif keluar kamar mandi dan masuk ke ruang ganti untuk mengganti pakaiannya.


''Mas danil kamu ganteng banget. '' ucap hanif saat menghampiri danil di ranjang.


Baby dira langsung di mandikan oleh hanif saat membuka matanya, hanif dengan telaten memandikannya.


Hanif langsung memakaikan pakaian pada dira dan memberikan susu untuk dira.



''Anak mamah langsung bobo yah, cantik banget kamu tuuh sayang. '' ucap hanif saat dira tertidur setelah susu di botolnya habis.


Hanif menidurkan baby dira di ranjangnya dan menghalangi dengan guling dan bantal.


Hanif langsung membuka leptopnya dan melihat email masuk dan semua aman di tangan, olive, dimas dan davit.


''Mereka bertiga memang hebat dan bisa di andalkan banget. '' ucap hanif sambil menutup leptopnya dan menyimpan kembali ke tempatnya.


Hanif langsung keluar kamarnya dan melihat pintu kamar sauqy terbuka.

__ADS_1


''Kak sauqy lagi apa?? '' ucap hanif saat membuka pintu kamar sauqy.


''Mamah ayo masuk, kaka lagi belajar kan mulai besok udah masuk sekolah kata omah. '' ucap sauqy.


''Sekolah yang rajin sayang, buktikan kaka hebat yah karena kaka anaknya mamah dan papah, ingat kalau ada yang gak di mengerti kaka harus bertanya dan jangan diam ajah. '' ucap hanif dan sauqy langsung mengangguk.


''Jadilah kaka yang hebat yah, jagain adik adik kelak kalau mamah sama papah udah gak bisa menjaga lagi kalian, kaka bisa di andalkan kan sama mamah. '' ucap hanif.


''Kaka janji akan menjaga adik adik, menjaga mamah,menjaga papah juga, pokonya kaka akan selalu ada untuk semuanya mamah. '' ucap sauqy.


Hanif langsung memeluk erat sauqy dan mencium nya.


''Kamu memang sauqy yang hebat, di usia kamu yang baru lima tahun tapi kamu menjelma menjadi anak usia sepuluh tahun sayang, mamah sayang sama sauqy. '' ucap hanif saat melepas pelukannya pada sauqy.


''Mamah, fiya juga mau peluuk. '' ucap fiya saat menghampiri hanif


Hanif langsung merentangkan tangannya, fiya langsung memeluknya dan sauqy pun ikut memeluk hanif.


''Ya alloh semoga anak anak hamba selalu ada di jalanmu dan selalu mengutamakan perintahmu. '' ucap hanif dalam hatinya.


Danil tiba tiba datang dan langsung memeluk istri dan kedua anaknya.


''Kalian adalah nyawa buat papah. '' ucap danil.


''lepas papah, fiya kejepit loh. '' ucap fiya dan danil langsung melepas pelukannya.


''Kalian kenapa gak ajakin papah sih, malah asik bertiga ajah. '' ucap danil dan semua hanya senyum menjawabnya.


''Ayo kaka sama fiya siap siap, sebentar lagi waktu sholat magrib akan tiba. '' ucap danil dan sauqy langsung merapihkan tas dan peralatan sekolahnya, fiya di bawa hanif ke kamar untuk membawa mukena fiya.


''Fiya turun ke mushalla nya sendiri yah, mamah mau lihat dede dira dulu takut bangun. '' ucap hanif dan fiya langsung turun menuju mushalla.


Hanif masuk kedalam kamarnya dan baby dira membuka matanya, hanif langsung memberikan susu yang sudah di siapkan oleh danil.


.



.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.............


TERIMAKASIH UNTUK PARA PEMBACA, YANG SUDAH MAMPIR MEMBACA, MEMBERI LIKE DAN KOMENTARNYA, SEMOGA KALIAN SEMUA TIDAK BOSAN UNTUK MENDUKUNG CERITANYA DAN SEMOGA KALIAN SEHAT SELALU.......🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗


__ADS_2