
Saat ini anak anak sedang mmilih mainannya, sauqy dan fiya hanya memilih satu mainan, karena mereka sudah berjanji pada hanif dan kalandra pun ikut memilih satu mainan.
''Kalian pamit dulu ke ayahnya kalandra kan kita mau pulang sekarang. '' ucap danil dan anak anaknya langsung pamit pada alatif.
setelah pamit danil mengajak anak anaknya pulang dan alatif pun sama membawa kalandra pulang dan dia membawa risa ikut ke rumahnya.
Sepanjang perjalanan risa hanya diam dan melamun, sedangkan kalandra tertidur di kursi belakang.
''Tuan lebih baik saya berhenti disini ajah, saya mau pulang ke ruko ajah. '' ucap risa dan alatif tidak menjawabnya hanya melirik sekilas dan fokus kembali ke arah jalanan kemudinya.
''Saya lompat ajah deh kalau tuan ga berhentikan saya disini sekarang. '' ucap risa dan membuat alatif langsung mengerem mendadak.
Kepala risa langsung terbentur dan membuat risa kesakitan.
''Bisa gak sekali kamu patuh dan tidak membantah, silahkan keluar dari mobil dan ingat besok kamu harus menyiapkan diri untuk langsung ke pernikahan. '' ucap alatif.
''Kenapa begitu, kan janjinya juga saya di kasih waktu seminggu. '' protes risa.
''Makanya diam dan ikuti semua perintah saya, kamu mengerti kan?? '' ucap alatif dan risa langsung terdiam.
Alatif langsung menjalankan kembali mobilnya, karena risa sudah diam dan tidak berontak lagi.
Sepuluh menit kemudian alatif sampaibdi kediamannya dan alatif langsung memparkirkan mobilnya dan alatif langsung mengangkat tubuh kalandra.
''Kamu bawa mainannya dan ikut saya masuk. '' ucap alatif dan risa langsung membawa mainan kalandra dan mengikuti alatif masuk.
''Loh kok kalandra nya di gendong?? '' ucap mamah hana yang melihat kalandra di gendong alatif.
''Nanti alatif jawabnya etelah menidurkan kalandra yah mamah, berat banget ini. '' jawab alatif dan mamah hana mengangguk.
''Sore nyonya. '' ucap risa yang masuk mengikuti alatif dan menghampiri mamah hana.
''Loh kok ada risa juga yah, sore juga risa. '' jawab mamah hana.
''Risa ikutvsaya ke atas dulu bukain pintu kamarnya. '' ucap alatif saat risa akan menjawab pertanyaan mamah hana.
Risa langsung mengikuti alatif ke lantai atas dan mamah hana hanya geleng geleng melihatnya.
''Siapa wanita yang di bawa alatif mah?? '' ucap ayah'
''Dia namyanya risa, kayanya akan ada pernikahan sebentar lagi deh ayah, alatif terlihat berbeda dengan risa loh. '' jawab mamah hana dan suaminya hanya mengangguk dan belum percaya dengan semuanya.
''Kita lihat ajah nanti mamah, jangan jangan alatif hanya berteman ajah.'' jawab ayah erlangga dan mamah hana hanya diam dan kembali duduk.
Risa membuka pintu kamar alatif dan alatif langsung masuk dan menidurkan kalandra di ranjangnya.
Risa masuk dan melihat seluruh kamar alatif yang begitu luas dan risa kaget saat melihat foto prnikahan alatif dan hanif.
''Ternyata nona hanif pernah menikah degan tuan alatif dan nona hanif sangat antik tanpa cadarnya. '' gumam risa dalam hatinya dan membuat alatif hanya menatap biasa.
__ADS_1
''Hanif memang mantan istri saya dan saya sangat mencintainya saat ini dan mungkin selamanya dan kamu jangan kegeeran yah, saya meminta kamu menikah dengan saya karena saya ingin kamu menjaga kalandra dan mengurus semua keperluan kalandra, saya gak mau membebani mamah saya dan juga hanif. '' ucap alatif dan membuat risa hanya diam tidak menjawabnya.
Alatif langsung masuk kedalam kamar mandi dan risa langsung turun ke lantai satu untuk menghampiri mamah hana dan suaminya.
'Risa, ayo duduk sini. '' ucap mamah hana saat risa menghampirinya.
''Iya nyonya, terimakasih. '' jawab risa.
''jangan panggil saya nyonya yah, panggil tante hana ajah yah dan panggil om ke suami saya yah. '' ucap mamah hana dan risa mengangguk.
''Kamu kenapa bisa barengan dengan alatif dan kalandra, kamu memang ikut atau gak sengaja bertemu?? ''tanya mamah hana.
''Tadi gak sengaja bertemu dan saya ikut tante, di ajak sama klandra. '' jawab risa.
''Oh begitu yah ceritanya, apa kamu sama alatif memiliki hubungan risa?? '' uap tante hana dan bertanya soal hubungannya dengan alatif.
''Saya sama tuan alatif tidak memiliki hubungan tante, kami hanya teman ajah dan gak lebih. '' jawab risa.
''Kita ada hubungan mamah dan risa malu mungkin untuk mengakuinya, mamah doakan ajak agar alatif cepat menikah dan mengahiri masa lajang. '' jawab alatif saat risa menyangkalnya.
''Risa jangan malu untuk mengakui hubungan kamu dan alatif, tante setuju dan gak memandang dari kedudukan, yang terpenting kamu menerima alatif dan kamu menyayangi kalandra seperti anak kamu sendiri dan itu cukup dan lebih dari ukup bagi tante. '' ucap mamah hana dan risa hanya diam.
''Yaudah alatif mau mengantar risa pulang dulu dan titip kalandra yah mamah. '' ucap alatif.
''Makan dulu jangan langsung kamu ajak pulang risanya, mamah akan siapkan makanannya. '' ucap mamah hana.
''Kita akan makan di luar ajah mamah, ayo risa kita pulang sekarang. '' ucap alatif dan risa langsung berpamitan dengan orang tua alatif.
''Kita lihat nanti yah mamah, akan ada pernikahan atau tidak di antara mereka berdua. '' ucap ayah erlangga dan mamah hana mengiyakannya.
Dikediaman hanif saat ini...
Sauqy dan fiya langsung tertidur setelah pulang dari jalan jalannya dan danil langsung mengerjakan kerjaannya yang tadi terhenti karena mengajak kedua anaknya untuk jalan jalan.
Hanif saat ini sedang memandikan dira dan dengan telaten memakaikan pakaiannya.
''Anak mamah udah wangi, udah cantik lagi. '' ucap hanif saat telah selesai dengan memakaikan pakaian pada dira.
Hanif memberikan botol susu nya pada dira dan dengan sabar menggendong dira dan tak lama dira tertidur dan hanif menidurkannya di box bayi dan menutup dengan kelambu dan menghidupkan lampu khusus untuk dira.
Pintu kamar hanif terbuka dan fiya lah yang masuk.
''Mamah, fiya mau mandi sama mamah yah, boleh kan mamah?? '' ucap fiya
''Boleh sayangnya mamah, ayo mamah mandikan kamu yah sayang. '' jawab hanif.
Hanif menuntun fiya menuju kamarnya fiya dan langsung memandikan fiya.
''Mamah tadi pas fiya, kaka dan papah jalan jalan, ada kalandra sama ayahnya dan tante risa, kita jadi main bertiga dan tante risa jagain kita bertiga mamah. '' ucap fiya dan hanif langsung kaget.
__ADS_1
''Jadi ada kalandra dan ayah nya juga dan ada tante risa juga, papah sama ayahnya kalandra kemana pas fiya main?? '' ucap hanif.
''Gak tau mamah, fiya kan sibuk main permainan. '' jawab fiya dan hanif tersenyum.
'Udah cantik sekarang anaknya mamah. '' ucap hanif saat selesai memakaikan pakaiannya pada fiya.
''Fiya mau main boneka yah mamah, tapi mainnya di bawah yah, mau ajakin mba rina juga. '' ucap fiya dan hanif langsung senyum.
''Boleh sayangku, tapi jangan nakal dan nurut sama mba rina yah. '' jawab hanif.
''Oke mamah. '' ucap fiya sambil memperlihatkan bonekanya pada hanif.
''Cantiknya anak papah danil, mamah ke kamar dulu yah mau lihat dede dira takut bangun, kaka fiya turun sendiri yah. '' ucap hanif dan fiya langsung turun dari ranjang dan menuju klantai satu sambil membawa dua boneknya.
Hanif menuju kanmarnya dan ternyata ada danil sedang menggunakan pakaiannya.
''Mas tadi pas ketemu mas alatif, kalian gak ngapa ngapain kan, kalian biasa kan?? '' ucap hanif saat menghampiri danil.
''Gak laah, emang kita berdua musuh. '' jawab danil.
''Mandi sana kamunya sayang, kita turun ke bawah dan kumpul dengan yang lainnya. '' ucap danil kembali dan hanif langsung menuju kamar mandi.
Di ruko risa saat ini.....
Alatif memarkirkan mobilnya di depan ruko milik risa dan alatif mengikuti risa, namun saat masuk risa langsung melarang alatif untuk ikut masuk.
''Tuan mau kemana, kenapa ikutin saya masuk kedalam ruko?? '' tanya risa dan alatif langsung mengerutkan keningnya.
''Saya mau ikut masuk lah dan kamu harus menerima saya masuk, saya tamu loh. '' jawab alatif.
''Gak bisa, kita belum sah dan itu gak baik kalau kita berduaan di dalam, nanti ada setan yang ketiganya atau nanti tuan alatif malah macam macam ke saya, lebih baik tuan alatif pulang, makasih untuk hari ini. '' ucap risa dan langsung menutup pintu rukonya.
''Dasar wanita bar bar kamu, awas kamu nanti dan saya akan balas semuanya. '' ucap alatif kesal dan langsung menuju mobilnya dan segera meninggalkan ruko milik risa.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
....................