MENUJU SURGAMU

MENUJU SURGAMU
Eps 46


__ADS_3

Di kediaman alatif saat ini.....


Risa sedang bersiap untuk menuju ruko nya, namun saat risa akan keluar kamar, handphone nya berdering.


''Kamu lagi dimana?? '' tanya alatif saat risa mengangkat telphone nya.


''Lagi di ruko. '' jawab risa dan membuat alatif kesal karena alatif melihat rekaman cctv kamarnya dan risa sedang berdiri depan ranjangnya.


''Kamu jangan bohong, saya tahu kamu sedang berdjri depan ranjang, memakai kemeja biru dan celana jeans berwarna navy, jangan membohongi saya. '' ucap alatif dan membuat risa langsung melihat sekelikingnya.


''Udah jangan mencari saya dimana, siapkan pakaian ganti untuk saya dan juga untuk kamu, kira kira untuk tiga hari, bawakan pakaian kerja saya juga, setelah selesai bawa ke kantor saya, sebentar lagi supir akan menjemput kamu. '' ucap alatif kembali dan mematikan telphone nya.


''Dasar laki laki arogan, kalau ajah kamu bukan suami aku udah aku racun. '' ucap risa dan alatif hanya tersenyum sinis melihat dan mendengar gerutu risa.


Risa langsung mengeluarkan koper dan menyiapkan pakaian kerja untuk alatif dan pakaian lainnya untuk tiga hari kedepan, risa juga menyiapkan pakaian untuk nya juga dan lengkap semuanya, setelah selesai risa membawa kopernya dan bersiap untuk menunggu supir yang menjemputnya datang.


Sepuluh menit kemudian mobil yang menjemput risa datang dan supir langsung membawakan koper, risa pun langsung masuk kedalam mobil dan duduk di kursi belakang.


Mobil maju menuju perusahaan alatif dan risa hanya duduk dan memainkan handphone nya.


Beberapa menit kemudian mobil sampai di depan lobi perusahaan alatif.


''Mana kopernya pak?? '' tanya risa dan membuat sopirnya kebingungan.


''Tuan alatif bilang kopernya di tinggal di mobil dan nona tinggal masuk ajah ke ruangan tuan alatif, begitu pesannya tadi. '' jawab sopir dan risa menganggukan kepalanya.


Risa berjalan menuju ke dalam perusahaan dan langsung menuju lift, semua karyawan tahu siapa risa jadi risa bisa masuk dengan leluasa.


Lift bergerak menuju lantai teratas perusahaan alatif dan itu adalah ruangan kerja alatif.


Risa mengetuk pintu ruangan alatif dan masuk setelah alatif mempersilahkannya.


''Duduk dulu sebentar, saya mau menyelesaikan kerjaan nya sebentar dan nantinya kita bisa santai selama di perjalanan. '' ucap alatif dan risa langsung duduk di sofa ruangan alatif.


''Memangnya mau kemana sih mas, kenapa ajakin aku segala dan lama lagi tiga hari. '' protes risa dan membuat alatif menatap tajam risa.


Risa kembali memainkan handphone nya dan alatif pun langsung melanjutkan kerjaannya.


''Dasar laki laki arogan, semuanya semaunya dia dan gak menanyakan aku mau atau engga. '' gerutu risa dalam hatinya yang begitu kesal dengan alatif.

__ADS_1


Tiga puluh menit kemudian alatif selesai dengan kerjaannya dan mengajak risa untuk pergi.


Alatif membawa risa menuju kota yogyakarta menyusul orang tua nya dan kalandra.


Selama di perjalanan risa tidak banyak berbicara dan fokus melihat pemandangan di atas awan, alatif sengaja membawa risa menggunakan pesawat agar lebih cepat sampai ke kota yogyakarta.


Beberapa jam mengudara ahirnya pesawat sampai di bandara dan supir keluarga alatif sudah menjemputnya.


''Tumben kamu gak ribut, apa kamu mabuk perjalanan dan menahannya?? '' Tanya alatif yang heran melihat risa hanya diam.dan tidak banyak protes.


''Mendingan saya mengikiti semua nya dari pada protes malahan membuat semuanya jadi riweuh. '' jawab risa dan alatif mengerutkan dahinya karena tidak mengerti, saat alatif akan membalasnya mobil sudah sampai di kediaman keluarga besar mahardika.


Alatif keluar dari mobil nya di ikuti oleh risa, kalandra langsung lari saat melihat risa dan alatif.


''Ayaaah.....'' teriak kalandra dan langsung memeluk alatif karena alatif merentangkan tangannya.


''Kalian istirahat dulu, biarkan kalandra sama mamah ajah di sini. '' ucap mamah hana dan alatif langsung mengangguk dan memberikan kalandra pada mamah hana.


Risa ikut pamit pada mamah hana dan mengikuti alatif menuju kamat untuk beristirahat.


Di kediaman hanif saat ini.....


''Kaka sauqy dan kaka fiya, ayo kita bobo siang dulu yah, dede dira udah bobo soalnya. '' ucap hanif pada sauqy dan fiya yang sedang bermain.


Sauqy dan fiya langsung ikut dengan hanif ke kamar hanif dan mereka langsung tidur di ranjang hanif.


Fiya terus berceloteh dan tak lama fiya tertidur, menyusul sauqy yang tertidur duluan, hanif yang mengantuk pun ikut tertidur dengan ketiga anaknya.


Hanif tertidur sampai tak menyadari kalau anak anak sudah tidak ada bersama nya, sauqy dan fiya di pindahkan ke kamar mereka oleh danil.


''Kamu kaya bayi sayang kalau lagi bobo gini, berasa fiya tapi persi dewasa. '' ucap danil sambil membuka hijabnya hanif.


Danil pulang lebih awal, karena danil ingin mengajak hanif dan anak anaknya untuk menuju kediaman om amir, keluarga besar danil hadir disana dan meminta danil membawa anak dan istrinya.


''Kalau bukan demi eyang buyut, aku males harus kumpul keluarga, aku gak mau hanif jadi pusat perhatian orang lain. '' ucap danil.


Danil merebahkan tubuhnya setelah mengganti pakaiannya dan tak butuh lama danil pun ikut terlelap.


Hanif membuka matanya tepat pukul lima sore dan kaget melihat danil tertidur dan kedua anaknya tidak terlihat.

__ADS_1


Hanif memakai hijab instan nya dan keluar kamar mencari sauqy dan fiya.


Hanif bernafas lega karena fiya sedang memakai pakaiannya karena baru selesai mandi dan saat melihat ke kamar sauqy, sauqy sedang duduk dan memainkan permainan nya.


''Kak, yang pindahin kaka ke kamar ini siapa, kaka ingat gak?? '' Tanya hanif.


''Kata mba rina, papah yang pindahin dan kalau bangun suruh mandi dan pakai pakaian rapih. '' jawab sauqy.


''Papah kamu itu memang seenaknya banget, ayo turun ke lantai satu, mamah mau bawa fiya ke kamarnya. '' ucap hanif dan sauqy mengangguk.


Hanif ke kamar fiya dan menuntun fiya ke lantai satu, sauqy sudah duduk di sofa keluarga dan menonton tivi serial kartun kesukaannya dan kesukaan fiya juga.


Hanif ke dapur membuatkan susu dan cemilan untuk fiya dan sauqy.


''Ini susu sama cemilannya, kaka jagain fiya nya yah, mamah mau mandikan dira. '' ucap hanif saat menyajikan susu dan cemilan nya di meja depan sofa.


Hanif kembali ke kamarnya dan tersenyum saat melihat danil sedanh bermain dengan dira.


''Mas kenapa anak anak di pindahin ke kamar mereka, kan kasian jadinya cemberut, lagian tumben banget mas danil udah pulang. '' ucap hanif saat menghampiri hanif dan membuka pakaian dira yang akan di mandikan.


''Kan mas mau bobo juga, makanya sauqy sama fiya di pindahkan ke kamar mereka, mas pulang awal soalnya mau ajakin kamu sama anak anak ke rumah om amir, eyang buyut minta kita datang kesana, kamu mau kan sayang ikut mas ketemu eyang buyut?? '' ucap danil.


''Iya mau mas, aku siapkan air untuk mandi dira, tolong buka pakaian dira semuanya. '' ucap hanif dan danil langsung melepas pakaian dira.


.


.



.


.


.


.


.......

__ADS_1


__ADS_2