MENUJU SURGAMU

MENUJU SURGAMU
Eps 53


__ADS_3

Di kediaman alatif.....


Mamah hana senang sekali saat kehamilan risa ternyata memasuki minggu ke sebelas dan risa juga senang karena di terima oleh keluarga alatif.


''Mamah tau gak??, hanif masuk rumah sakit dan tadi ada di UGD masih pemeriksaan. '' ucap alatif dan mamah hana langsung kaget.


''Hanif sakit apa memangnya latif?? '' tanya mamah hana.


''Latif gak nanya mamah, latif langsung membawa risa pulang ajah karena di UGD kan banyak penyakit dan gak baik untuk wanita hamil. '' jawab latif.


Mamah hana langsung menelphone bunda nya hanif untuk menanyakan keadaan hanif dan ternyata hanif kelelahan karena sedang hamil muda.


''Ternyata hanif kelelahan dan tubuhnya lemah, makanya hanif di bawa ke rumah sakit dan hanif sedang hamil mudah sekarang, empat minggu. '' ucap mamah hana saat sesudah menelphone bundanya hanif.


''Gercep juga tuh si danil. '' celetuk alatif dan mamah hana langsung melototkan matanya.


''Gercep apaan maksud kamu, danil suaminya kalau kamu lupa, itu sah sah ajah, kamu itu kalau bicara sembarangan sekali, kamu juga gercep loh, tuh risa hamil sekarang. '' ucap mamah hana.


''Risa kan baru pertama hamil, sedangkan hanif sudah dua kali hamil dan baru kemarin hanif lahiran, sekarang sudah hamil lagi mamah, itu kan gercep namanya mamah. '' ucap alatif.


''Terserah kamu ajah, udah sana ajak risa istirahat dan ini sudah malam loh. '' ucap mamah hana dan alatif langsung membawa risa ke kamar.


Di rumah sakit saat ini....


Hanif sudah membuka matanya dan danil bernafas lega, hanif kaget karena dia berada di tempat asing.


''Ahirnya kamu sadar juga sayang. '' ucap danil sambil memegang tangan hanif.


''Aku dimana mas?? '' tanya hanif.


''Di rumah sakit, dari sore kamu pingsan dan sekarang baru sadar. '' jawab danil.


''Aku ko bisa pingsan mas dan kenapa di infus tangannya aku?? '' tanya hanif.


''Kamu haus atau mau makan sesuatu gak?? biar mas siapkan yah. '' ucap danil.


''Aku haus mas mau minum ajah. '' jawab hanif dan danil langsung memberikan air minum pada hanif.


''Mas aku tau' ada yang kamu sembunyikan, aku kenapa mas sebenarnya?? tanya hanif penuh selidik.


''Kamu sekarang sedang hamil dan kandungan kamu saat ini berusia empat minggu. '' jawab danil dan membuat hanif kaget dan hanif langsung terdiam.


''Sayang, kamu marah ke mas?? '' tanya danil saat hanif terdiam.


Hanif langsung menangis sesegukan dan danil langsung membawa hanif kedalam pelukannya.


''Mas kenapa aku hamil lagi, dira masih lima bulan mas, semua ini memang gara gara kamu mas, kamu jahat banget. '' ucap hanif sambil menangis.


''Maafkan mas yah, mas gak tahu kalau bisa langsung hamil kamunya, mas kira bisa sampe setahun lagi baru hamil. '' jawab danil.

__ADS_1


''Ya allah mas danil, aku takut sekali menghadapi persalinan, dira masih butuh perhatian aku mas, kamu tahu kan mas gimana repotnya kita saat pergi bersama anak anak, apalagi sekarang nambah satu lagi mas, aku gak tau gimana nantinya. '' ucap hanif.


''Percayalah sayang, ini yang terahir mas minta anak dari kamu, mas janji akan memakai pelindung, maafkan mas sayang. '' ucap danil.


Hanif berhenti menangis dan dia melepas pelukannya, dia menatap wajah danil yang merasa bersalah, hanif memegang wajah danil dan tersenyum.


''Gak perlu minta maaf mas, kalau allah gak percaya pada kita, saat kamu gak pakai pengaman mungkin aku gak akan hamil mas, berarti allah percaya pada kita mas, aku akan menerimanya. '' ucap hanif dan danil langsung mengecup kening hanif dan tersenyum bahagia.


''Makasih sayang makasih yah, mas bangga sama kamu dan mas janji akan selalu mendampingi kamu dan bersama sama merawat ketiga anak kita dan tambahan satu untuk calon anak kita. '' ucap danil.


''Mas aku laper, boleh minta makan ga?? '' ucap hanif.


''Mau makan apa, mas belikan ke kantin yah?? '' jawab danil.


''Gak usah mas, aku mau minum susu ajah. '' ucap hanif dan danil langsung membuatkan susu untuk hanif.


Setelah meminum susu nya hanif kembali merebahkan tubuhnya dan tertidur, danil dengan setia menunggu hanif tertidur.


Pagi hari menjelang......


Di kediaman alatif sedang sibuk karena anisa harus melahirkan secara prematur, mamah hana langsung menuju rumah sakit setelah di beritahukan kabarnya.


Risa di rumah menjaga kalandra dan alatif menuju kantornya.


Anisa mengalami kontraksi lebih awal dan membuatnya harus melahirkan secara operasi.


''Fatih, kenapa nisa bisa kontraksi dini?? '' tanya mamah hana.


''Kemarin ada acara dan anisa malah sibuk bantu bantu dan tiba tiba tadi subuh anisa mulas mamah dan fatih langsung membawanya ke rumah sakit, tiba tiba dokter bilang anisa harus melahirkan lebih awal. '' jawab fatih dan bunda langsung terdiam.


Orang tua anisa juga ikut berbicara dan meminta maaf, namun saat mamah hana akan menjawab, ruang operasi terbuka dan anisa selesai di operasi.


Anisa langsung di bawa ke ruang rawat sedangkan bayinya harus masuk incubator, karena berat badannya masih kurang.


Semuanya mengikuti anisa yang di dorong menuju ruang rawat, mamah hana papasan dengan bunda dan bunda langsung menghampiri.


''Mba hana.....'' panggil bunda.


''Marwah, kamu lagi apa disini??. '' jawab mamah hana.


''Hanif kan di rawat mba dan saya sama mas fadil mau antarkan pakaian ganti untuk danil. '' ucap bunda.


''Ya allah saya sampai lupa kalau hanif di rawat, semalam alatif bilang pas pulang dari rumah sakit. '' ucap mamah hana.


''Mba lagi apa dan siapa yang di rawat?? '' tanya bunda.


''Anisa baru selesai operasi marwah dan ini ruangannya, makanya saya menunggu. '' jawab mamah hana.


Bunda dan ayah langsung ikut masuk menjenguk anisa dan anisa masih dalam masa pemulihan.

__ADS_1


''Jadi anisa lahiran nya prematur baby nya?? '' tanya bunda.


''Iya tante, anisa kontraksi lebih awal dan sekarang babby nya di incubator. '' jawab fatih dan bunda hanya mengangguk.


Bunda dan ayah pamit untuk menuju ruangan hanif dan mamah hana ikut dengan bunda untuk melihat keadaan hanif.


Saat sampai di ruangan, hanif sedang di suapi sarapan oleh danil, mamah hana langsung masuk menghampiri hanif.


''Mamah hana, mamah kesini barengan bunda dan ayah juga?? '' ucap hanif.


''Mamah habis dari ruangan anisa dan mamah ikut kesini sama bunda dan ayah kamu, kamu kenapa bisa di rawat lagi hanif?? '' ucap bunda.


''Hanif kecapean mamah dan tubuh hanif lemah, makanya hanif di rawat karena kemarin hanif pingsan. '' ucap hanif.


''Jaga kondisi kamu sayang, jangan sampai kecapean dan bekerja terlalu berat, ada suami kamu yang bekerja dan sudah saat nya kamu diam di rumah jangan mengurus kerjaan terus, ini jadinya kan kamu jadi sakit dan harus di rawat, anisa baru selesai operasi caesar hanif, kelahirannya di percepat karena kontraksi lebih awal. '' ucap mamah hana dan membuat hanif kaget.


''Ya allah anisa, pasti dia kecapeaan deh. '' ucap hanif.


''Iya hanif dia ikutan membantu di acara keluarganya dan pagi tadi langsung kontraksi. '' ucap mamah hana.


Danil di minta untuk bersih bersih karena bunda membawakan pakaian ganti untuknya hanif melanjutkan makanannya sendiri.


''Hanif juga hamil lagi bunda sekarang. '' ucap hanif.


''Gak apa apa sayang, itu rezeki untuk kamu dan kamu harus menerimanya. '' jawab mamah hana dan hanif mengangguk.


Mamah hana pamit untuk ke ruangan anisa lagi dan hanif mengangguk.


''Kamu mau mandi apa mau di mandikan sama danil, mumpung danil lagi mandi?? '' tanya bunda.


''Bunda aneh aneh ajah gak mau ahh, nanti hanif mandi sendiri kalau infusnya udah di lepas. '' jawab hanif.


Bunda hanya tersenyum dan duduk kembali menghampiri ayah, hanif makan kembali.


.


.



.


.


.


.


...........

__ADS_1


__ADS_2