MENUJU SURGAMU

MENUJU SURGAMU
Eps 19


__ADS_3

Hanif membuka matanya tepat pukul lima pagi dan melihat danil sedang sholat, hanif langsung masuk kedalam kamar mandi dan segera bersiap untuk sholat subuh.


''Harus mandi kalau kaya gini deh. '' ucap hanif saat pakaiannya basah kena air.


Hanif keluar kamar mandi dan membawa pakaian gantinya, danil hanya melirik sebentar dan kembali melanjutkan doanya.


Sepuluh menit kemudian hanif selesai mandi dan segera menunaikan sholat subuh.


Danil sedang mengurus fiya, karena fiya ingin buang air kecil dan danil membantunya ke kamar mandi.


Hanif selesai sholatnya dan pintu di ketuk, ternyata petugas yang mengantar makanan yang masuk kedalam ruangan.


Fiya langsung mau makan melihat makanan dihadapannya dan danil langsung menyuapinya.


''Sayang, kamu mau susu gak, biar sekalian mamah buatkan?? '' ucap hanif menghampiri fiya.


''Mau mamah tapi susu coklat yah. '' ucap fiya dan hanif mengangguk.


''Mas danil mau di buatkan minuman apa?? biar sekalian nanti bawanya. '' ucap hanif.


''Terserah kamu ajah mau buatkan minuman apa?? '' ucap danil sambil tersenyum.


Hanif memakai cadarnya dan membawa tas selempangnya dan langsung keluar ruangan menuju kantin.


Pagi ini hanif juga mau meminum susu hamilnya yang kemarin terlewatkan.


Hanif juga membeli sarapan nasi uduk untuk dia dan juga untuk danil.


Dari arah pintu, ilyas melihat hanif sedang duduk dan langsung menghampirinya.


''Hanif, kamu lagi apa disini?? '' ucap ilyas sambil tersenyum.


''Loh kak ilyas, kenapa bisa ngenalin aku, gimana kalau kaka salah orang?? '' ucap hanif.


''Gak akan laah, kamu kan pernah jadi yang spesial. '' ucap ilyas dan hanif tidak menanggapinya.


''Kamu belum jawab pertanyaan aku loh hanif, kamu lagi apa disini dan siapa yang di rawat?? '' ucap ilyas.


''Aku lagi beli susu sama sarapan buat aku dan suami aku kaka, anak perempuan aku sakit dan di rawat di rumah sakit ini dari kemarin. '' ucap hanif.


''Oh anak kedua kamu berarti yah, sakit apa?? '' ucap ilyas.


''Iya kak, anak kedua aku, sakit demam berdarah kak, tapi sekarang udah mendingan, kaka sedang apa di rumah sakit, siapa yang sakit?? '' ucap hanif.

__ADS_1


''Saya lagi kebagian nunggu ayah saya hanif, dia di rawat udah tiga hari disini. '' ucap ilyas dan hanif hanya mengangguk.


''Gimana kabarnya dina, kaka udah punya anak berapa sekarang?? '' ucap hanif.


''Aku sama dina udah berpisah hanif dan sekarang dina sudah menikah lagi dengan mantan nya, kalau gak salah namanya tito. '' ucap ilyas.


''Hanif kira kaka masih sama dina, hanif benar benar lepas kontek dengan dina, paling hanif dengan anisa kontekannya, itu juga karena anisa menantunya mamah hana jadi hanif bisa bertemu anisa kalau main ke rumah mamah hana. '' ucap hanif.


''Kaka sama dina memang tidak berjodoh dan hati dina hanya untuk tito, pernikahan kaka sama dina juga cuma empat bulanan, karena dina sama sekali gak mau di sentuh sama kaka, makanya kaka memilih untuk bercerai sama dina dan dina juga pernah bilang, dia malu ketemu sama kamu hanif, karena dulu dia mendukung adik nya tito dan membuat rumah tangga kamu kandas dengan alatif. '' ucap ilyas.


''Dina memang sangat mencintai tito kak, sabar yah nanti kaka akan menemukan wanita tepat, oh iya kak, apa kaka sudah menikah kembali?? '' ucap hanif.


''Belum hanif, kaka masih jadi duda. '' ucap ilyas tersenyum.


''Sabar, nanti juga akan dapat jodohnya. '' ucap hanif.


''Kaka mau sama kamu ajah berjodohnya. '' ucap ilyas dan membuat hanif melotot.


''Kaka gak serius ehh, kaka cuma bercanda hanif dan kaka sadar ko, kamu sudah menikah dan mempunyai kehidupan baru. '' ucap ilyas.


''Pesanan aku sudah jadi kaka, hanif pamit yah dan semoga ayah nya kak ilyas cepat sembuh. '' ucap hanif.


''Makasih hanif dan semoga anak kamu juga cepat pulih yah. '' ucap ilyas.


''Kamu tidak berubah hanif, sorot mata kamu benar benar berbeda dari wanita lainnya, andai kamu adalah jodoh saya. '' ucap ilyas.


Hanif saat ini sampai di ruangan rawat anaknya, dokter dan dua suster sedang memeriksanya dan hari ini darah fiya di ambil untuk cek darah, kalau hasilnya normal maka fiya boleh pulang.


Hanif memberikan susu pesanan fiya dan fiya langsung meminumnya.


''Mas itu aku bawain susu jahe untuk kamu, di minum dulu mumpung masih hangat, fiya kan lagi sibuk dengan mainannya, sekalian kita sarapan dulu yah. '' ucap hanif dan danil langsung tersenyum mengagguk.


Hanif dan danil sarapan nasi uduk bersama, tidak ada obrolan sedikitpun, karena hanif hanya fokus dengan makanannya dan danil hanya sibuk menatap hanif sambil memakan sarapannya.


''Dimakan mas nasi uduknya, bukan lihatin aku gitu. '' ucap hanif karena risih dengan tatapan danil.


''Iya sayang, ini juga mas makan ko. '' ucap danil sambil tersenyum dan hanif hanya geleng geleng kepala melihatnya.


''Hari ini mas gak ngantor?? '' ucap hanif dan danil menggeleng.


''Kenapa?? '' ucap hanif kembali.


''Takut kamu kabur lagi bawa anak anak, mas mau nunggu fiya sampai sembuh dan membawa fiya dan kamu pulang kerumah kita. '' ucap danil.

__ADS_1


''Kamu sudzon sekali yah, aku sama anak anak gaka akan kabur, ngapain kabur kaburan lagi, bikin cape otak tau. '' ucap hanif.


''Ko bisa cape, memangnya kamu mikirin apa?? '' ucap danil.


''Mikirin agar ga kedeteksi sama kamu dan sama ayah, karena ayah juga pintar meretas. '' ucap hanif dan danil langsung kaget.


''Kamu jahat deh menutup akses, pantesan ajah mas susah nyari kamu dan anak anak, tega nya. '' ucap danil.


''Semua karena kamu, kalau bukan kecerobohan kamu mas danil, aku gak akan bawa anak anak pergi. '' ucap hanif.


''Kan mas udah minta maaf ke kamu, mas menyesal sayang, pliis jangan bahas lagi yah. '' ucap danil.


Hanif kembali melanjutkan makannya dan mengacuhkan danil, hati hanif masih terasa sakit dengan kelakuan danil yang bodoh karena terjebak untuk kedua kalinya, waktu jebakan pertama dengan hera, hanif bisa memaafkannya karena dia tidak menyaksikannya, tapi saat dengan wanita itu, hanif menyaksikannya dan membuat hanif sakit hati dan sangat sedih.


Hanif selesai makannya dan danil pun selesai, hanif langsung merapihkan bekas makannya dan membuangnya ke tong sampah di luar ruangan.


Ayah dan bunda datang dengan sauqy, fiya senang melihat kakanya datang dan tersenyum saat sauqy membawa boneka kesayangannya.


''Danil, kamu gak ngantor?? '' ucap ayah dan danil langsung menggelengkan kepalanya.


''Kenapa?? '' ucap ayah.


''Ayah sama hanif bertanya nya sama ke danil, danil gak akan ngantor sebelum fiya pulang, danil takut hanif kabur lagi membawa anak anak, makanya danil gak ngantor dulu ayah. '' ucap danil dan ayah hanya geleng geleng kepala.


''Kamu itu aneh sekali fikirannya, setakut itu kah di tinggalkan pergi dan kamu harus tau danil, hanif gak akan kabur lagi, dia nanti ayah yang jaga. '' ucap ayah.


''Gak ayah, pokonya danil gak mau ngantor dan danil akan mengerjakan kerjaan disini, doni akan datang membawa leptop danil kesini. '' ucap danil.


''Terserah kamu ajah danil, kamu itu terlalu dan over bucin sama hanif. '' ucap ayah sambil tersenyum.


''Iya ayah, putri ayah udah memporak porandakan hati danil dan danil gak bisa jauh darinya. '' ucap danil.


Ayah hanya senyum dan sangat senang mendengarnya, karena hanif begitu di cintai oleh danil.



.


.


..............


Jangan lupa like dan komentarnya.....

__ADS_1


Terimakasih.🤗🤗🤗🤗🤗🤗


__ADS_2