MENUJU SURGAMU

MENUJU SURGAMU
Eps 52


__ADS_3

Di rumah sakit saat ini....


Risa sedang di periksa oleh dokter kandungan dan benar sekali, risa saat ini sedang hamil memasuki minggu ke sebelas dan anehnya di awal kehamilan risa normal, makanya risa gak tau kalau sedang hamil.


''Saya sudah resepkan obat agar mengurangi mualnya yah dan pusing juga, usahakan makan makanan yang bergizi dan perbanyak minum air putih. '' ucap dokter saat memberikan resep pada risa dan risa menerimanya.


Risa dan alatif keluar dari ruangan dan menuju farmasi, namun saat menuju farmasi dari arah pintu utama alatif melihat danil mendorong brangkar dengan bunda nya hanif.


''Hanif....'' ucap alatif dan risa langsung melirik alatif.


''Mana mba hanif mas?? '' tanya risa.


''Itu di brangkar dan di dorong oleh danil dan juga bundanya hanif. '' jawab alatif.


Risa langsung mengajak alatif untuk menghampiri hanif ke UGD dan alatif menyetujuinya.


''Tante, ada apa sama mba hanif?? '' tanya risa dan bunda langsung kaget.


''Risa, tante kira siapa, hanif tadi sore tertidur dan sampai magrib ga bangun bangun, ternyata hanif pingsan pas di cek oleh suaminya. '' jawab bunda.


''Ya allah mba hanif, semoga baik baik ajah tante keadaan mba hanif. '' ucap risa.


''terimakasih untuk doanya semoga hanif baik baik ajah, kamu lagi apa di rumah sakit, siapa yang sakit?? '' ucap bunda.


''Saya habis memeriksakan kehamilan saya tante. '' jawab risa dan bunda tersenyum.


''Selamat risa, semoga kamu dan bayi sehat selalu dan jaga yah kehamilannya. '' ucap bunda dan risa mengangguk.


Danil hanya duduk dan tidak berbicara, dia sedang dalam kebingungan, karena danil mengetahui kenapa hanif sampai pingsan.


Alatif juga sama dia tidak banyak bicara dan alatif memutuskan untuk pada bunda dan bunda mengiyakannya.


Beberapa menit kemudian dokter keluar dan meminta danil dan bunda masuk, saat bunda masuk kaget melihat hanif di infus dan masih dalam keadaan lemah.

__ADS_1


''Nyonya hanif sedang hamil muda tuan danil, hamilnya saat ini memasuki minggu ke empat dan saya harap nyonya hanif jangan terlalu kecapean, saat ini kondisi nya sangat lemah dan mungkin harus di rawat dulu sampai kondisinya membaik, kandungan nya saat ini juga ikut lemah tuan. '' ucap dokter dan danil mengangguk.


Pihak rumah sakit langsung menyiapkan ruangan khusus hanif karena danil adalah pemilik rumah sakitnya dan semua nya dengan cepat di tindak.


''Danil, hanif kenapa bisa hamil lagi, lima bulan lalu hanif baru ajah melahirkan dan cuma empat bulan jaraknya, ini gak akan apa apa kan ke hanif nya?? '' tanya bunda.


''Tenang bunda jangan khawatir, gak akan terjadi apa apa ke hanif, danil.pastikan kalau hanif akan baik baik ajah bunda, kondisi hanif lemah karena dia kan kerja setiap hari, makanya hanif kecapean dan kondisi hanif sedang hamip muda makanya dia pingsan. '' jawab danil dan bunda mengangguk.


''Sekarang yang jadi masalahnya, kalau hanif tau dia hamil, pasti akan marah ke danil, waktu hamil dira saat itu fiya usia memasuki tiga tahun hanif marah ke danil, sekarang hanif hamil lagi pas dira menginjak lima bulan bukan lima tahun, danil takut reaksi hanif nantinya, bagaimana bunda?? '' ucap danil kembali.


''Kamu memang harus di salahkan, kamu yang menanam benih, bunda udah sering mengingatkan, pakai kontrasepsi, eh....malah hanif hamil lagi, kalau bunda gak masalah malahan senang cucu bunda banyak tapi kasihan ke hanif nantinya, jarak kelahirannya begitu dekat danil, bunda takut kondisi tubuh hanif nya yang kenapa kenapa. '' jawab bunda.


Suster masuk dan membawa hanif untuk di pindahkan ke ruang rawat karena semua telah selesai di persiapkan.


Danil membuka hijab dan cadarnya hanif, danil terus mencium tangan hanif yang saat ini masih belum sadarkan diri.


''Ya allah sembuhkan lah istriku dan segerakanlah istriku sadar. '' ucap danil.


Ibu rosa masuk kedalam ruangan hanif setelah bunda membuakakan pintu ruangannya.


''Hanif kecapean dan kelelahan tubuhnya, makanya dia pingsan ibu dan hanif juga sekarang lagi hamil muda ibu, memasuki usia empat minggu. '' jawab danil dan membut ibu rosa kaget.


''Ya allah danil, ini pasti kamu kan penyebabnya, ibu ydah bilang nunggu dira besar dan bisa berjalan dulu, baru juga lima bulan lalu hanif melahirkan, gimana kalau ada apa apa dengan hanif. '' ucap ibu rosa yang memarahi danil.


''Maafkan danil ibu, danil gak nyangka kalau hanif akan langsung hamil kembali pas danil gak pakai kontrasepsi, ternyata dugaan danil salah, hanif malah hamil lagi dan cepat sekali prosesnya. '' jawab danil.


''Kamu itu seorang dokter dan pasti mengerti kan, walaupun bukan dokter kandungan, pasti kamu akan mengerti, kalau wanita yang baru melahirkan itu subur dan akan berbuah kembali kalau gak memakai alat kontrasepsi, kamu itu fikirannya dimana sih. '' ucap ibu rosa.


''Udah mba rosa gak apa apa, ini mungkin rizqy untuk hanif dan danil yang harus di terima dan harus di terima, sekarang yang terpenting hanif keadaannya baik baik ajah dan cepat sadar, biarlah kehamilan hanif ini kita jaga bersama. '' ucap bunda menghentikan kemarahan besannya pada danil.


''Saya masih sangat ingat waktu itu hanif saat hamil dira, dia menangis dan marah ke danil karena anak anak masih sangat kecil, saya gak bisa bayangkan saat hanif sadar dan mengetahui dia hamil dan dira masih sangat kecil baru lima bulan, gimana reaksi hanif nantinya?? '' ucap ibu rossa.


''Dari tadi juga danil lagi pusing memikirkannya ibu, pasti hanif langsung marah. '' jawab danil.

__ADS_1


Ibu rosa menghembuskan nafasnya dan ikut kebingungan untuk menjelaskan pada hanif saat sadar nanti.


Bunda duduk kembali di sofa dan ibu rosa menghampiri hanif.


''Hanif sayang, cepat sadar yah dan maafkan anak ibu yang membuat kamu hamil lagi, semoga kamu baik baik ajah sayang. '' ucap ibu rosa sambil mencium kening hanif.


''Lebih baik, ibu sama bunda pulang ajah yah dan istirahat, biar hanif di jaga sama danil disini, titip anak anak danil di rumah yah, kasian ayah jagain anak anak sendirian. '' ucap danil dan bunda mengangguk.


Bunda pulang terlebih dahulu menuju rumah dan ibu rosaa masih duduk dan menemani hanif.


''Ibu pulang ajah, ini udah malam loh, biar danil yang jagain hanif disini. '' ucap danil.


''Iya sebentar lagi, ibu masih mau disini dulu danil dan ibu masih ingin sama hanif. '' ucap ibu rosa dan danil tidak bisa berkata apapun.


''Kamu tau danil, istrinya kemal kemarin kecelakaan di semarang dan dia sedang hamil dua bulan, istrinya langsung pecah kandungan dan rahimnya di angkat loh, dokter memfonis kalau istrinya kemal gak akan bisa hamil lagi, ibu fadi kaget pas di kasih tahu kalau hanif pingsan dan ibu takut hanif kecelakaan saat sedang hamil dan pecah kandungan, tapi alhamdulilah hanif pingsan dan hanif hamil masih muda, feeling ibu di jalan tadi benar benar gak meleset, karena ibu tahu kalau hanif itu sangat bersih dan menjaga kebersihan, vitamin selalu di utamakan, makanya ibu langsung bilang kalau hanif pasti hamil dan gak mungkin hanif sakit. '' ucap ibu rosa kembali dan danil hanya mengangguk.


Ibu rosa langsung pamit pulang pada danil dan meminta danil memberitahukan apapun pada ibu rosa kalau ada apa apa pada hanif.


Ruangan hanif saat ini begitu sunyi dan hanya terdengar suara jarum jam, danil dengan setia duduk di kursi samping hanif dan memegang lengan hanif.


..


.



.


.


.


.

__ADS_1


.


.......


__ADS_2