MENUJU SURGAMU

MENUJU SURGAMU
Eps 23


__ADS_3

''Siapa kamu......'' ucap seseorang dari arah pintu.


''Ayaaaah.....'' ucap kalandra Sebelum risa menjawabnya, kalandra langsung menghampiri dan memeluk ayah nya.


Alatif langsung menggendong kalandra dan membawanya masuk.


''Siapa kamu, tiba tiba datang kerumah dan mencari saya, apa kamu mau menipu atau kamu penculik?? '' ucap alatif.


''Jangan sembarangan yah tuan, saya mau meminta uang ganti rugi mobil saya, seminggu lalu tuan menabraknya, enak ajah nuduh saya penipu dan penculik, tega sekali. '' ucap risa dan alatif langsung berfikir tentang kejadian seminggu lalu.


''Oh mobil butut itu. '' ucap alatif dan membuat risa marah.


''Butut butut juga, mobil itu saya yang membelinya dan mobil itu juga satu satunya harta saya, jangan asal menghina yah tuan. '' ucap risa.


''Emang kenyataan nya mobilnya butut dan saya gak menghinanya, dasar wanita aneh. '' ucap alatif.


''Ihh....sembarangan kamu tuan, tuan yang aneh dan super aneh. '' ucap risa.


Alatif kesal dan langsung melotot pada risa dan risa pun sama melotot pada alatif.


''Awas kamu yah dasar wanita bar bar. '' ucap alatif.


''Stop, kalian kenapa jadi ribut sih?? '' ucap mamah hana yang menghampiri karena mendengar keributan.


''Ayah sama tante risa berantem omah. '' ucap kalandra.


''Kamu itu alatif, malu lah depan anak berantem sama wanita. '' ucap mamah hana.


''Berapa yang harus saya bayar?? '' ucap alatif.


''Udah sama mamah di siapkan uangnya, cuma lima juta sesuai sama nota dari bengkel. '' ucap mamah hana.


''Yaudah urus sama mamah, latif mau ke kamar dulu untuk istirahat. '' ucap alatif dan mamah hana mengangguk.


''Ini risa uang ganti ruginya, maafkan sikap anak saya yah dan mohon di maklum kalau dia sedikit arogan. '' ucap mamah hana.


''Gak apa apa nyonya. '' ucap risa sambil menerima uangnya dari mamah hana.


''Omah lihat mainan kalandra, di kasih sama tante risa loh, baguskan omah. '' ucap kalandra sambil tersenyum bahagia.


''Bagus sekali mainannya, mungil dan sangat unik. '' ucap mamah hana.


''Mobil kalandra yang dari mamah hanif juga udah bagus lagi loh di benerin tante risa. '' ucap kalandra.


''Benar itu risa, kamu ko bisa memperbaikinya, padahal hanif mau membelikan yang baru untuk kalandra. '' ucap mamah hana.

__ADS_1


''Kan kerjaan saya sehari hari nyonya, merakit, memperbaiki mainan. '' ucap risa.


''Benarkah, kamu berarti hebat dong, kebetulan sekali loh, mainan kalandra rusak rusak, padahal harganya mahal semua, bisa kamu perbaiki?? '' ucap mamah hana.


''Boleh nyonya, tapi jangan sekarang yah, hari ini saya mau ke bengkel ambil mobil dan mau mengantar pesanan juga. '' ucap risa.


''Baiklah, saya tunggu kamu di rumah yah. '' ucap mamah hana.


Risa langsung pamit karena akan menuju bengkel untuk mengambil mobilnya.


''Omah, nanti antar kalandra ketemu sama tante risa yah, kalandra mau milih mainan di rumah tante risa. '' ucap kalandra.


''Oke cucu omah. '' ucap mamah hana.


Malam hari menjelang......


Hanif sedang mengerjakan kerjaannya di meja dekat ranjangnya, hanif terpaksa membawa kerjaan ke rumah, karena besok akan segera persentasi di depan klien nya.


''Bisa gak kerjaannya besok ajah sayang, ini rumah bukan kantor loh, mas juga sudah tidak membawa pekerjaan ke rumah dan kamu malah santai mengerjakannya. '' ucap danil.


''Ini pertama kalinya mas aku bawa kerjaan, ini terpaksa aku kerjakan, besok pagi akan di persentasikan sama dimas, mas ini aneh. '' ucap hanif sambil fokus kembali ke layar leptop nya.


''Yasudah terserah kamu ajah. '' ucap ketus danil sambil berlalu masuk kedalam kamar mandi.


Dua puluh menit kemudian hanif selesai dengan kerjaannya dan segera merapihkan semuanya dan memasukan nya pada tas kerja nya.


''Mas danil di dalam kamar mandi lagi apa yah, perasaan dari tadi belum keluar keluar deh. '' ucap hanif saat melihat pintu kamar mandi yang tertutup rapat.


Hanif langsung masuk dan kaget melihat danil sedang berendam dan menggosok tubuhnya, danil mengacuhkan hanif yang menghampirinya dan tetap fokus pada tubuhnya yang sedang di gosok.


''Mas kamu tau gak, kamu itu berendam sudah lebih dari limabelas menit dan itu gak baik loh, ini udah malam malahan menuju tengah malam, nanti kamu sakit loh mas danil. '' ucap hanif.


''Mas lagi nyaman ajah, udah kamu keluar sana kalau disini kan dingin, gak baik buat kandungan kamu. '' ucap danil dan hanif hanya melongo.


''kamu itu mas, yaudah terserah kamu. '' ucap hanif sambil keluar kamar mandinya dan membanting pintu kamar mandi.


Danil hanya bisa tersenyum melihat istrinya yang seperti itu dan segera membersihkan tubuhnya.


Hanif turun ke lantai satu dan membuat makanan, karena perutnya terasa sangat lapar.


Hanif asik membuat makanan sesuai imajinasinya, danil turun ke lantai satu dan mencium wangi masakan, danil langsung ke dapur dan menghampiri hanif.


''Bikin makanannya banyak gak?? '' ucap danil dan membuat hanif kaget.


''Mas danil bikin kaget ajah, aku bikin nya banyak. '' ucap hanif.

__ADS_1


''Oke, mas tunggu di meja makan yah sayang. '' ucap danil dan hanif mengangguk.


Hanif segera menyelesaikan masakannya dan segera menyajikannya di meja makan, dari arah tangga sauqy memanggil dan membuat hanif kaget.


Danil langsung menghampiri dan menggendong sauqy.


''Kaka juga mau makan itu mamah. '' ucap sauqy sambil menunjuk makanan di meja makan.


''Iya sayang, duduk yah kaka nya jangan di pangku sama papah, mamah ambil dulu piring nya. '' ucap hanif dan sauqy mengangguk senang.


''Kenapa bangun kak, ini masih malam loh. '' ucap danil.


'' Kaka tadi pengen pipis papah, terus denger suara deh, makanya kaka langsung turun. '' ucap sauqy dan danil tersenyum.


Hanif menyiapkan makanan ke piring untuk di makan sauqy dan sauqy langsung memakannya.


''Itu suara fiya nangis deh mas. '' ucap hanif.


''Yaudah, biar mas yang lihat ke kamar fiya. '' ucap danil dan hanif mengangguk.


Hanif melanjutkan makanannya dan sesekali memperhatikan sauqy yang memakan dengan lahap makanannya.


''Lihat mamah, anak gadis kita bangun dan ngompol di kasur. '' ucap danil dan fiya langsung memeluk danil karena takut di marahi hanif.


''Udah di bersihin kan fiya nya mas. '' ucao hanif.


''Udah sayang, sekalian di ganti pakaiannya juga. '' ucap danil.


Danil langsung mendudukan fiya di kursi dan hanif langsung menyiapkan piring dan makanannya untuk fiya.


''Udah jangan murung gitu, mamah gak marah kok sayang, gak apa apa fiya ngompol kan masih bisa di jemur nanti kasur fiya nya. '' ucap hanif yang melihat putrinya terdiam dan murung gak seperti biasanya yang selalu cerewet.


Fiya langsung tersenyum sumringah dan memakan makanannya yang di sajikan hanif ke piringnya.


Danil, hanif dan kedua anaknya langsung makan dan mereka makan dengan lahap.


''Untung ajah aku masak banyak, coba kalau sedikit masaknya, pasti ga akan cukup. '' ucap hanif dalam hatinya.


.


.


.


__ADS_1


__ADS_2