MENUJU SURGAMU

MENUJU SURGAMU
Eps 9


__ADS_3

Danil keluar kamar mandi dan tersenyum melihat hanif sedang menyiapkan pakaian untuk nya.


''Di kira kamu ga akan menyiapkan pakaian untuk mas loh sayang. '' ucap danil sambil memeluk hanif.


''Kamu meminta ke aku kan mas, berarti itu perintah dari kamu mas buat aku. '' ucap hanif.


Danil membalikan tubuh hanif dan memeluknya erat dan sangat erat, danil begitu nyaman dengan aroma tubuh hanif.


''Besok kita periksa kehamilan kamu yah sayang, biar ketahuan keadaan janin nya. '' ucap danil.


''Semua salah kamu mas, harusnya pakai pengaman waktu itu, kan hasilnya sekarang jadi gini, aku hamil lagi dan belum siap mas. '' ucap hanif.


''Ada suami kamu yang jagain, ibu, bunda dan ayah akan senang dengan kehamilan kamu, mereka kan sama sama ingin punya cucu lagi. '' ucap danil.


''Udah jangan bahas anak dulu, kamu pakai pakaian dulu yah, biar gak kedinginan. '' ucap hanif.


''Ada kamu yang bikin hangat, kenapa kedinginan. '' ucap danil.


''Mesum kamu maas..... '' ucap hanif sambil melepas pelukan danil.


Danil langsung mengejar hanif dan mengangkat tubuh hanif dan menidurkannya di ranjang.


''Ini masih sore dan kamu jangan macam macam loh mas danil. '' ucap hanif.


''Mau sore, mau pagi, mau siang atau subuh pun, mas ga peduli karena mas maunya sekarang. '' ucap danil sambil mencium bibir hanif.


Danil terus menyusuri setiap jengkal tubuh hanif yang terasa berbeda, bagian bagian tubuh pavorite nya di tubuh hanif begitu berbeda.


Hanif hanya bisa pasrah dan menerima setiap sentuhan danil yang memang di rindukannya juga.


Seakan dunia milik berdua, hanif dan danil tidak menyadari kalau kedua anaknya ada di lantai satu dan hari pun mau memasuki waktu magrib, danil terus menyatukan miliknya hingga beberapa kali dan hanif terus menikmatinya, rasa yang berbeda yang membuat hanif begitu menikmatinya.


Desahan hanif membuat danil menggila dan terus memainkan miliknya, hingga adzan magrib membuat danil segera melepaskan pelepasannya dan membuat hanif dan danil mengerang bersamaan.


Danil mencium seluruh wajah hanif dan terahir mengecup bibir hanif.


''Makasih sayangku..... '' ucap danil dan hanif hanya mengangguk tersenyum.


Danil mengangkat tubuh hanif dan mereka mandi bersama di dalam bak mandi, danil dengan telaten memandikan tubuh hanif.


Setelah selesai mandi hanif dan danil berwudhu, lalu segera keluar kamar mandi untuk melaksanakan sholat magrib berjamaah.


Setelah sholat magrib danil turun terlebih dahulu karena hanif sedang mengeringkan rambutnya.


Danil turun ke lantai satu dan melihat kedua anaknya sedang asik dengan mainannya.


''Udahan mainannya yah, besok lagi lanjutin mainnya, sini hampiri papah dulu. '' ucap danil dan membuat kedua anaknya langsung menghampiri danil.


''Papah, besok main ke rumah omah yu, kaka mau main kesana. '' ucap sauqy.

__ADS_1


''Fiya juga appaah.... '' ucap fiya.


''Nanti bilang dulu sama mamah yah, kalau boleh nanti papah telphone omah nya dulu. '' ucap danil dan kedua anaknya langsung mengangguk tersenyum.


Hanif turun ke lantai satu dan langsung ke dapur menyiapkan makan malam untuk suaminya, karena anak anaknya sudah makan terlebih dahulu.


Saat ini danil sedang melakukan panggilan vidio dengan kedua anaknya ke ibu rosa.


''Mas ayo makan dulu, makanan nya sudah siap. '' ucap. hanif menghampiri danil.


Danil langsung menuju meja makan di ikuti hanif dan kedua anaknya.


Danil dan hanif sedang makan malam dengan tenang, namun tidak dengan orang tua hanif, karena ayah baru saja mendapat teguran dari rekan bisnis nya, karena danil tiba tiba membatalkan kontrak kerja dan tidak memperpanjangnya kembali.


''Ada apa dengan danil, tidak mungkin dia melakukan ini tanpa alasan. '' ucap ayah.


''Yaudah nanti kita tanyakan saat pulang ajah, takutnya sekarang mengganggu, bunda yakin ada sesuatu loh, karena danil orangnya perhitungan banget. '' ucap bunda dan ayah pun mengangguk.


Di kediaman rumah hanif.....


Setalah selesai dengan makan malam dan sholat isya nya, danil masuk ke ruang kerja dan mengerjakan kerjaan nya yang tadi dia tinggalkan di kantor.


Hanif saat ini sedang di dalam kamar fiya, karena hanif sedang menidurkan fiya yang baru selesai dengan tangisannya karena berebut mainan dengan sauqy.



kamar bernuansa pink kesukaan fiya, danil selalu memenuhi semua keinginan anaknya, bahkan danil dan kedua orang tua hanif selalu memanjakan fiya dan sauqy, sedangkan hanif begitu keras pada kedua anaknya.


Hanif berjalan ke kamar sauqy dan ternyata sauqy juga sudah terlelap.


Hanif menuju kamarnya dan segera mengganti pakaiannya dan bersih bersih.


Hanif saat ini sedang membuka album foto saat fiya masih bayi.




''Bayi cantikku yang paling cantik, semoga kamu menjadi anak yang membanggakan. '' ucap hanif sambil menatap foto fiya saat kecil berusia satu tahun.


Danil masuk dan menghampiri hanif, danil tersenyum dan mencium kening hanif lalu masuk kedalam kamar mandi untuk bersih bersih.


Hanif merebahkan tubuhnya di ranjang setelah menyimpan foto fiya di meja samping ranjang nya.


''Sayang, besok kita jalan jalan ke rumah ibu, kamu mau gak?? '' tanya danil saat merebahkan tubuhnya di ranjang samping hanif.


''Kamu itu mas, katanya mau periksa ke rumah sakit, kenapa jadi ke rumah ibu, yang mana jadinya?? '' jawab hanif.


''Dua duanya sayang, kita akan tinggalkan sauqy dan fiya di rumah ibu, baru kita ke rumah sakit. '' ucap danil dan hanif hanya mengangguk.

__ADS_1


Danil membawa hanif kedalam pelukannya, membuat hanif begitu nyaman dan langsung terlelap.


Pagi hari menjelang.....


Setelah selesai sholat subuh hanif langsung menyiapkan sarapan untuk anak dan suaminya, danil tidur kembali setelah sholat subuh.


''Kaka sama adee, bangunin ayah di kamar yah, bilang ke ayah kita sarapan dulu. '' ucap hanif.


''Oke mamah. '' ucap sauqy dan fiya.


Sauqy menuntun fiya menuju kamar papah nya yang sedang tidur.


''papaah banguun.... '' ucap sauqy sambil memainkan pipi danil dan fiya menciumi danil.


Danil membuka matanya dan tersenyum pada kedua anaknya, danil langsung menggelitik sauqy dan fiya terus tertawa tawa melihatnya.


Hanif yang penasaran karena anak dan suaminya tidak turun pun langsung menyusul dan kaget melihat suami dan kedua anaknya sedang bermain main.


''Astagfirullah.... kalian ini, mas danil mandi sana sekalian ajak sauqy, aku mau mandikan fiya. '' ucap hanif.


Danil langsung memandikan sauqy dan hanif menggendong fiya kekamar fiya untuk memandikannya.


Selesai dengan persiapan nya, danil, hanif dan kedua anaknya sarapan bersama dalam keheningan, sampai terdengar suara salam dari arah pintu.


''Bunda, ayah..... '' ucap hanif setelah mengucap salam dan langsung menghampiri orang tuanya dan mencium tangan orang tuanya, di ikuti danil dan kedua anaknya.


''Ayo sarapan barengan, ayah bunda. '' ucap danil.


''Kalian lanjutkan ajah sarapannya, kita udah sarapan tadi di pesawat. '' ucap bunda.


''Baiklah kalau gitu. '' ucap danil.


''Danil, setelah kamu sarapan, ayah tunggu di ruang kerja yah, ada yang ayah akan tanyakan ke kamu. '' ucap ayah dan danil mengangguk mengiyakannya.


Danil, hanif dan kedua anaknya langsung melanjutkan kembali memakan sarapannya.


Setelah selesai danil langsung ke ruang kerja menyusul ayah mertuanya dan hanif merapihkan meja makan membantu bibi, sedangkan kedua anak hanif langsung bermain di depan tivi dengan mainan yang di bawakan oleh opah dan omahnya.


.


.



.


.


.

__ADS_1


............


__ADS_2