MENUJU SURGAMU

MENUJU SURGAMU
Eps 39


__ADS_3

Malam hari di kediaman mamah hana....


Fatih dan nisa sudah pamit pulang, risa dan mamah hana sedang merapihkan meja makan nya, karena semua keluarga baru selesai makan malam bersama.


Risa langsung pamit pada mamah hana untuk menidurkan kalandra.


''Kaka sekarang gosok gigi dulu yah, baru deh ganti pakau piyama tidurnya. '' ucap risa saat kalandra ikut masuk ke dalam kamar mandinya.


Kalandra langsung menggosok giginya dan mencuci mukanya.


''Ibu risa, kenapa gak pakai kerudung seperti mamah hanif?? '' tanya kalandra saat risa mengganti pakaian kalandra.


''Ibu risa belum siap kaka, insya allah kalau sudah siap nanti ibu risa akan pakai hijabnya. '' jawab risa dan bersamaan dengan selesai nya mengganti pakaian kalandra.


Risa langsung membawa kalandra ke ranjang nya dan menidurkan kalandra, risa terus mengusap kepala kalandra, agar kalandra nyaman dan tertidur.


''Kamu itu anak yang penyayang kaka, ajaran mba hanif sangat melekat di kamu kak, semoga ibu risa bisa menjaga kamu dan mendidik kamu dengan cara ibu risa sendiri. '' ucap risa saat setelah kalandra tertidur dan risa mencium kening kalandra.


Risa mengganti menyalakan lampu tidur dan segera keluar kamar kalandra.


Saat risa masuk ke dalam kamar, ternyata alatif sedang duduk di sofa dan sedang fokus dengan leptopnya.


Risa mengganti pakaian nya dengan piyama tidur, saat risa akan membawa bantal dan selimbut nya, alatif langsung menghentikan kerjaannya.


''Mau apa kamu bawa bantal dan selimbut itu?? '' tanya alatif.


''Mau tidur laah, masa mau konser. '' jawab risa.


''Saya bertanya baik baik ke kamu, kenapa nyolot gitu jawabannya. '' ucap alatif dan menghampiri risa.


''Iya iya maaf, saya mau tidur laah. '' ucap risa.


''Tidur dimana, pakai bawa bantal sama selimbut segala, kamu mau tidur di pos satpam?? '' ucap alatif dan membuat risa kesal.


''Mau tidur di sofa, masa tidur di pos satpam atau sekalian ajah nyuruh aku tidur di kolam. '' jawab risa.


''Simpan bantal dan selimbutnya, tidur di ranjang dan jangan berani tidur di sofa, saya juga gak selera dengab tubuh kamu, gak ada bagus bagus nya. '' ucap alatif dan membuat risa marah.


''Oh jadi menurut mas alatif tubuh saya gak ada bagus bagusnya, yakin kamu gak akan tergoda?? '' ucap risa menantang.


''Yakinlah, tubuh seperti ini mana ada bagusnya. '' jawab alatif.


''Oke kita buktikan. '' ucap risa dan risa langsung membuka pakaiannya di hadapan alatif dan membuat alatif kaget dengan tindakan risa.


Risa menghampiri alatif dan membawa alatif ke ranjangnya, alatif hanya melongo mengikuti semua yang risa lakukan dan ternyata alatif kalah dan risa berhasil membuat alatif menegang.


''Sial ini wanita, reaksi tubuhku sangat cepat lagi. '' gumam alatif dalam hatinya.


''Kamu kalah mas alatif, kamu bilang tubuh saya gak ada bagus bagusnya tapi lihat reaksi tubuh kamu mas, berontak dan ingat mas alatif, jangan menghina orang dari fisiknya. '' ucap risa dan membuat alatif terdiam.


Risa langsung berdiri dan kembali memakai pakaiannya, alatif langsung menarik tangan risa dan membuat risa kaget.


''Kamu sudah berani membangunkan macan sedang tidur dan kamu harus bertanggung jawab. '' ucap alatif saat menarik tangan risa dan menindihnya.

__ADS_1


''Gak mau, sana cari wanita malam untuk bertanggung jawab, saya hanya membuktikan ajah, kalau tubuh saya bisa membuat mas alatif berontak dan saya gak terima mas alatif menghina tubuh saya, cuma itu. '' ucap risa namun alatif langsung menyerang risa dengan mencium bibirnya.


Risa terus berontak dan melepas kan diri dari alatif, namun tenaga alatif begitu kuat dan membuat risa kecapean.


''Makanya kamu diam jangan berontak, jadi kamu sendiri yang susah. '' ucap alatif dan risa hanya diam dan memalingkan muka dari wajah alatif.


Alatif dengan cepat melepaskan semua pakaiannya dan membuat risa kaget melihatnya.


''Mau apa kamu, awas aku mau pakai pakaian aku duku mas alatif, sana jauh jauh. '' ucap risa sambil berguling guling.


Alatif yang tidak tahan dengan tubuh polos risa di hadapannya seperti melihat ikan yang di siap di santap oleh kucing.


Dengan satu kali hentakan alatif berhasil menerobos milik risa dan membuat risa menangis karena merasakan miliknya sakit dan perih.


Risa hanya pasrah menerima semua keganasan alatif di ranjang dan satu jam kemudian alatif baru menyudahinya dan tanpa sadar alatif mencium kening risa yang sudah kelelahan dan terlelap.


''Kenapa tubuh wanita bar bar ini membuatku berontak, biasanya gak seperti ini, dia masih bersegel dan belum pernah tersentuh. '' ucap alatif saat melihat bercak darah.


Alatif langsung ke kamar mandi dan membersihkan tubuhnya, alatif langsung bersiap siap, karena malan ini dia akan berkumpul dengan teman temannya di tempat biasa.


Alatif selesai bersiap dan segera keluar kamarnya.


''Mau kemana kamu alatif?? '' tanya mamah hana saat berpapasan dengan alatif.


''Latif mau kumpul kumpul sama temen mah, lagian risa udah tidur juga, latif gak lama ko mamah, tanggung sudah janjian. '' jawab alatif dan mamah hanya mengijinkan alatif untuk pergi.


Selama dalam perjalanan alatif terus membayangkan kejadian barusan dengan risa dan tak sadar dia tersenyum.


''Wanita bar bar itu benar benar gila, aku gak akan biarkan dia pergi. '' ucap alatif yang tak sadar kalau tujuan dia menikahi risa untuk membalaskan kekesalannya dan membuat risa menderita.


''Pengantin, janjian jam berapa datang jam berapa. '' ucap riko saat alatif bersalam dengan nya dan dengan yang lain juga.


''Maaf tadi ada sedikit insiden. '' jawab alatif sambil tersenyum.


''Jangan bilang insiden nya di ranjang yah latif. '' ucap aksel dan latif hanya tersenyum sinis sambil meminum minuman di hadapannya.


''Udah jangan bahas ranjang, mana si tito?? katanya mau ikut kumpul. tanya alatif.


''Lagi di perjalanan dia, katanya anterin dulu bininya ke rumah sodaranya dulu, baru kesini. '' jawab aksel.


''Mau cewe yang mana kamu latif?? '' ucap riko sambil menunjuk wanita wanita malam di sampingnya.


''Gak pilih yang mana mana riko, aku mminum ajah dan nunggu si tito. '' ucap alatif dan membuat aksel kaget, apalagi riko.


''Fiks ini maa latif, kamu udah buka segel yah barusan di rumah, ngaku kamu?? '' ucap riko dan alatif hanya tersenyum dan mengangguk.


''Gak tertarik dengan wanita ini, bohay loh dan tipe kamu banget latif. '' ucap aksel sambil membuka tengtop wanita di sampingnya dan anehnya alatif tidak bereaksi seperti biasanya.


''Aku gak mau aksel, di rumah ada wanita yang lebih memberikan kepuasan, ngapain nyari di luaran lagi, kamu istri di rumah kan ada aksel, kenapa sibuk dengan wanita di luar?? '' jawab alatif dan membuat aksel tersenyum sinis.


Aksel dengan cueknya membuka pakaian atas wanita di sampingnya dan dengan cueknya bermain main bukit kembar milik wanita itu.


''Dasar gila kamu aksel, pindah woy ucap tito saat masuk keruangan dan melempar aksel dengan tutup botol minuman.

__ADS_1


''Udah jangan ganggu kenikmatan dan keasikan fantastiknya aksel, dia lagi galau. '' ucap riko dan tito hanya tersenyum.


Tito langsung bersalaman dengan alatif dan juga riko, membiarkan aksel sedang bercumbu dengan wanitanya.


''Kamu beneran menikah latif tadi?? '' tanya titto.


''Iya tito, aku menikah di KUA dan tidak di rayakan, hanya makan makan ajah. '' jawab alatif.


''Kamu mau nanya kenapa gak di undang tito, jangankan kamu yang gak di undang, aku sama si aksel ajah gak di undang. '' ucap riko mendahului ucapan tito.


''Emang udah kesepakatan kita untuk tidak undang undang siih. '' ucap alatif.


''Tapi hanif di undang kan sama kamu?? '' tanya titto.


''Hanif dan keluarganya jadi wakil keluarganya si risa, makanya hanif hadir. '' jawab alatif.


''Si hanif memang udah gak ada rasa buat kamu latif, makanya dia bisa hadir di pernikahan kamu dan risa juga, sebaiknya kubur dalam dalam nama hanif dan lupakan dia, kasihan istri kamu juga latif, udah kamu buka segel dan kamu masih mencintai hanif. '' ucap riko.


''Sedang di usahakan riko. '' jawab alatif.


''Harus dan bukan diusahakan latif, tadi aku ke rumah hanif sama dina loh, mau minta bantuan dia. '' ucap titto.


''Bantuan apa emangnmya titto?? '' tanya alatif.


''Mau ambil alih lagi unit di apartement dan ternyata milik hanif loh itu apartemen nya. '' jawab titto.


''Aku kan udah bilang ke kamu dari awal, itu m,ilik hanif dan kamu tinggal minta bantuannya hanif, pasti selesai laah, apalagi kan hanif sahabat nya dina, itu akan membuat mudah semuanya. '' ucap riko.


''Tadinya dina masih merasa gak enak kan, dulu dia mendukung adik saya riko dan membuat hanif berpisah dengan alatif, tapi setelah di rayu, dina mau dan tanpa diduga hanif begitu baik dan melupakan masalah masa lalunya dan hanif bersedia membantu besok. '' ucap titto.


''Itulah hanif, wanita sejuta kelebihan dan sangat sempurna dan idaman setiap pria. '' ucap alatif sambil terdiam dan seperti biasa matanya berkaca kaca.


''Sabar, aku yakin kamu akan bisa melupakan hanif loh, asal kamu ikhlas latif. '' ucap titto dan latif mengangguk.


''Udah woy, emang kita bertiga itu kambing conge denger desahan kalian. '' ucap riko saat aksel dengan santainya berumbu dan melakukan pelepasan.


Aksel hanya tersenyum dengan oehan riko dan titto, aksel langsung membayar wanita itu dan memintanya untuk keluar ruangan.


''Gila loh aksel, kelakuan si riko malah di duplikat, parah loh. '' ucap titto.


''Enak ajah nyama nyamain, si aksel lebih parah barusan, kita disini dan mereka malah asik berumbu. '' ucap riko dan membuat aksel melepar riko dengan tisu.


''Jiji aksel, jorok banget. '' ucap riko dan membuat aksel tertawwa.


Mereka berempat pun mengobrol ringan dan tanpa wanita malam mendampingi, karena casanova nya sudah taubat dan dapat hidayah.



.


.


.

__ADS_1


.


............


__ADS_2