
Di kediaman alatif....
Risa saat ini sedang menyusui babby nya yang baru berusia tiga hari, risa melahirkan secara normal dan tanpa kendala.
Babby risa dan alatif berjenis kelamin perempuan dan di berinama emilia mahardika, wajah dari baby emili sangat mirip dengan alatif.
''Mamah, bunda marwah ngabarin kalau hanif sudah sadar dan membuka matanya, babby nya juga sudah di bawa pulang. '' ucap alatif saat menghampiri mamahnya yang sedang membantu risa memandikan babby nya setelah di susui.
''Alhamdulilah, ahirnya hanif membuka matanya dan sadar, mamah senang sekali. '' ucap mamah hana.
''Benarkan mas alatif, mba hanif sudah sadar?? '' tanya risa untuk meyakinkan kembali.
''Benar, tadi bunda marwah ngabarin ke nomer mamah, tapi ga di angkat jadinya nelphone ke nomer saya. '' jawab alatif.
''Syukur lah, aku juga senang dan kita ke rumah sakit yah mamah, menjenguk mba hanif. '' ucap risa.
''Nanti ajah nunggu di rumah, katanya hanif akan pulang juga hari ini, karena kondisinya sudah stabil. '' ucap alatif dan mamah hana juga risa mengiyakannya.
''Yasudah, alatif berangakat ke kantor dulu yah mamah, ingat risa nurut apa kata mamah dan jangan ngeyel untuk makan yang pedas pedas, kamu memberikan ASI secara langsung dan itu gak baik. '' ucap alatif dan risa mengangguk.
''Udah sana berangkat biar risa dan emili, mamah yang jagain di rumah, kalandra kan udah besar jadi gak sulit untuk di atur. '' ucap mamah hana dan alatif langsung keluar kamarnya.
''Mamah, kita telphone nomer bunda marwah yah, biar tau kondisi mba hanif. '' ucap risa dan mamah hana mengiyakannya.
Risa memberikan babby nya pada mamah hana dan langsung menghubungi bundanya hanif.
Setelah selesai menelphone risa bernafas lega karena hanif sudah sadar dan risa akan menemui hanif untuk mengucapkan maafnya dan terimakasih untuk bantuan nya hanif padanya.
''Kita mandikan emili dulu, mumpung panasnya belum terlalu terik untuk menjemurnya. '' ucap mamah hana dan risa langsung menyiapkan semuanya.
Di rumah sakit saat ini....
Hanif selesai di mandi dan membersihkan tubuhnya, hanif di suapi makan oleh ibu rosa karena danil juga sama sedang makan, ketiga anak hanif sedang asik bermain dengan babby daffa dengan bunda dan ayah.
''Risa udah lahiran yah bunda?? '' tanya hanif.
''Sudah sayang empat hari lalu dan babby nya cewe, seperti yang di inginkan kalandra. '' jawab bunda.
''Syukurlah risa sudah lahiran dengan selamat, hanif jadi tenang mendengarnya. '' ucap hanif.
''Tadinya risa mau kesini sama mamah hana, tapi bunda bilang ajah kamu juga pulang hari ini, setelah hasil medical cek up kamu keluar. '' ucap bunda dan hanif mengangguk.
''Ingat sayang, setelah kamu pulang ke rumah, ibu harap kamu pensiun dari kerjaan kamu yah dan fokus untuk menjaga keempat anak kamu, biarkan danil yang mengurus semuanya. '' ucap ibu rosa.
''Kalau fashion hanif akan tangani sendiri, kalau property baru hanif akan berikan pada mas danil semuanya, mas danil emang bisa mendisain pakaian. '' ucap hanif.
''Iya boleh kalau hanya fashion, kalau yang lain nya ayah gak setuju dan ayah menyetujui usulan ibu kamu. '' ucap ayah dan hanif mengangguk.
''Masa semua harus danil yang tangani, belum perusahaan abah, perusahaan ayah dan sekarang perusahaan hanif, rumah sakit juga kan danil ikut kelola loh, danil gak ada waktu untuk keluarga kalau gitu ceritanya. '' protes danil.
__ADS_1
''Kamu itu ngaco, tinggal duduk manis ajah semua asisten kamu yang kerjain. '' ucap ayah dan danil langsung cemberut.
''Gak bisa lah ayah, danil ga begitu ajah mempercayakan pada asisten. '' ucap danil.
''Dimas bisa di andalkan di property, davit bisa di andalkan di hotel dan doni bisa di andalkan di perusahaan bisnis, tiga orang yang bisa di andalkan, masalah akan selesai, kalau kamu mau mengurus perusahaan abah sendirian ya sudah lanjutkan, kalau ayah gak mau di repotkan. '' ucap ayah mertuanya danil.
''Benar itu mas danil yang di bilang ayah, udah mas danil fokus dengan perusahaan abah, kalau property biar aku ajah yang pantau dari rumah, paling kalau ada meeting dan tanda tangan kontrak ajah baru aku ke kantor. '' ucap hanif dan semua setuju.
Setelah laporan kesehatan hanif keluar, hanif di nyatakan sehat dan semua nya normal, hanif di ijinkan pulang hari ini oleh danil dan membuat hanif senang, ayah dan bunda juga ketiga anak hanif pulang terlebih dahulu, ibu rosa menggendong babby daffa dan danil mendorong kursi roda hanif, karena hanif tidak boleh terlalu cape, kondisinya masih bisa drop kalau hanif terlalu lelah.
''Ibu senang sekali, kamu bisa pulang dan berkumpul dengan anak anak di rumah, jaga kesehatan kamu yah sayang. '' ucap ibu rosa dan hanif mengangguk.
Dua puluh menit kemudian mobil sampai di kediaman rumah hanif dan ternyata mamah hana, risa, kalandra dan babby emili sudah menunggu di rumah.
''Kejutaj sekali, semua kumpul di rumah. '' ucap hanif saat berpelukan dengan semuanya.
''Mamah senang sekali sayang, ahirnya kamu pulih dan pulang juga, jaga kondisi yah dan jangan terlalu cape beraktifitas. '' ucap mamah hana dan hanif mengangguk.
''Ini babby kamu risa, cantik banget siih kamu, mirip mas alatif banget yah. '' ucap hanif saat menggendong anaknya risa.
''Makasih mba hanif, maafin risa yah karena risa mba harus celaka dan koma, makasih untuk bantuan mba waktu itu. '' ucap risa.
''Udah jangan di fikirkan lagi yah, semua sudah takdirnya dari allah, yang penting sekarang saya sudah pulih dan babby saya juga selamat kan. '' ucap hanif.
Danil, bunda, ayah dan ibu rossa langsung terdiam, karena mereka belum memberitahukan yang sebenarnya pada hanif.
''Ini babby daffa nya, jadi seumuran yah sama anaknya risa, padahal usia kandungan lebih dulu risa dan lahirannya jadi lebih duluan babby nya hanif. '' ucap ibu rosa saat memberikan babby daffa pada hanif.
''Iya risa, sauqy jadi ada teman sekarang, adiknya cowok yang sekarang. '' ucap hanif.
Mereka semua mengobrol ringan dan danil membawa hanif untuk istirahat, babby daffa pun di bawa ke kamarnya.
''Hanif belum mengetahui tentang kelahirannya?? '' tanya mamah hana.
''Belum mba hana, tapi danil akan bicara sekarang, makanya hanif di bawa ke kamar. '' jawab bunda.
''Semoga hanif baik baik ajah kalau sudah mendengar semua cerita dan penjelasan danil. '' ucap ibu rosa dan di aminkan oleh semua.
''Jadi mba hanif gak akan bisa hamil lagi?? tanya risa.
''Iya risa, rahim hanif kan di angkat karena infeksi, kalau gak di angkat nantinya malah jadi kangker. '' jawab bunda.
''Alhamdulilah mba hanif udah mempunyai empat anak, kalau ada di pisisi risa, pasti risa terpukul sekali, mas alatif malah ingin nambah anak lagi kemarin bilang. '' ucap risa.
''Bagus dong, banyak anak banyak rezeki dan banyak keributan di rumah, seperti sekarang tuh kumpul begitu jadi ramai. '' ucap bunda.
''Hanif wanita hebat, dia berani ambil resiko demi menyelamatkan risa, padahal nyawanya sendiri juga terancam saat itu, kalau lihat rekaman cctv nya dan ucapan nya pita, ngeri banget terdengarnya. '' ucap mamah hana.
''Benar sekali, saya mendengar dan melihatnya langsung dan gak nyangka, keponakan saya sendiri dan masih ada ikatan darah, dengan teganya berbuat berutal pada hanif. saya gak terima saat itu, makanya langsung menandatangani semua berkas dan menyetujui dengan pengajuan hukumannya. '' ucap ibu rossa.
__ADS_1
''Cinta yang membuat semua jadi buta dan menghalalkan segala cara tapi pita jalannya sangat salah. '' ucap bunda.
''Iya betul marwah, alhamdulilah nyawa hanif selamat dari maut, walaupun hanif harus koma selama enam minggu, tapi hanif bisa sadar kembali. '' ucap mamah hana.
Di kamar saat ini....
Hanif menidurkan babby daffa di ranjangnya dan hanif ikut merebahkan tubuhnya.
''Mas danil, aku kok udah selesai yah nifas nya, padahal belum empat puluh hari. '' ucap hanif dan danil langsung kaget.
''Sayang ada satu yang belum mas ceritakan dan ada hubungannya dengan nifas kamu. '' ucap danil dan hanif langsung duduk.
''Apa mas memangnya, bisa mas ceritakan ke aku?? '' ucap hanif.
''Janji sama mas yah, kalau kamu akan ikhlas dan menerimanya, ada daffa kan sekarang dengan kita yang berjuang untuk hidup dan hadir di tengah tengah kita sekarang. '' jawab danil dan hanif mengangguk.
''Saat kecelakaan itu, kandungan kamu mengalami pendarahan hebat, alhamdulilah janin dalam perut kamu masih bisa di selamatkan, saat mas mengeluarkan babby nya ternyata babby nya kembar dan ada dua babby. '' ucap danil dan hanif langsung kaget.
''Mas danil gak bohongkan ke aku, sekarang mana babby satu nya mas?? '' tanya hanif.
''Jangan dulu potong cerita nya mas yah, dengarkan dengan baik, bisa kan?? '' jawab danil dan hanif mengangguk.
''Saat mas memeriksa babbynya, satu babby mengalami gagal pernafasan dan mas meminta dokter langsung menanganinya, karena mas fokus ke kamu yang harus mengangkat rahim kamu, terpaksa mas harus memotong rahim kamu saat itu, rahim kamu mengalami infeksi karena pecah saat itu, terbentur dengan keras, makanya satu babby nya pernafasannya terganggu, setelah selesai operasi pengangkatan rahim dan janin kamu, kamu langsung koma karena sebagian infeksi di rahim kamu ada yang menyebar, sampai ke otak dan aliran darah kamu, makanya kamu koma, mas berusaha membuat kamu tetap bidup walaupun dengan alat alat medis dan ahirnya kamu di rawat di ruang ICU, saat setelah kamu masuk ke ruangan, mas di panggil oleh dokter yang menangani babby kita dan memberitahukan kalau babby yang keluar pertama tidak selamat karena gagal dalam bernafas nya, sedangkan babby satunya bisa bernafas di bantu oleh oksigen dan alat medis juga, babby kamu dan kamu juga sama sama di rawat, saat kamu sadar itu bertepatan dengan babby nya di ijinkan pulang karena semua tubuhnya sudah berfungsi normal, babby nya di makam kan di samping makam kakek nya sayang dan mas memberi nama babby nya DAFFI DZUHAIRI ALFARIZI dan adiknya bernama DAFFA DZUHAIRI ALFARIZI, ini foto anak kita sayang mirip sekali dengan kamu mamah nya, babby kita udah tenang dan gak sakit lagi pernafasannya. '' ucap danil dan hanif langsung menangis.
''Pantas ajah babby di perut aku tuh gerakan nya sangat lincah dan perut aku tuh buncitnya besar sekali padahal baru tujuh bulan dan aku gak bisa punya anak lagi mas, rahim aku udah di angkat. '' ucap hanif.
''Gak apa apa sayang, ada empat anak kita yang saat ini dan sudah cukup kan untuk kita, dua laki laki dan dua perempuan, itu sudah cukup. '' ucap danil.
''Kalau boleh, aku mau ke makam babby daffi yah mas, boleh kan?? '' ucap hanif.
''Boleh sayang, nanti kita kesana bersama sama dengan kaka kaka nya juga, dan omah juga opahnya. '' jawab danil dan hanif mengangguk.
''Semoga kamu tenang di alam sana sayang, mamah belum sempat memeluk dan menggendong kamu, tapi kamu sudah meninggalkan mamah, maafkan mamah yang gak bisa menjaga kamu, tenanglah di alam kamu babby daffi. '' gumam hanif sambil menangis dalam pelukan danil.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
................