
Di kediaman alatif saat ini.....
Risa saat ini sibuk dengan dapur, memasak untuk makan alatif dan kalandra, ternyata alatif dan kalandra bisa makan semua makanan kecuali yang pedas dan itu sangat memudahkan risa dalam memasak.
''Ibu aku mau minum. '' ucap kalandra saat menghampiri risa di dapur.
''Ko udah bangun kaka nya, kan bobonya baru sebentar loh. '' ucap risa saat memberikan gelas berisi air minum.
''Kaka haus, makanya kebangun ibu, kaka mau cemilan buat nemenin nonton tivi. '' ucap kalandra dan risa langsung memberikan makanan untuk kalandra dan menyimpannya di meja depan tivi.
''Kaka duduk disini yah, ibu mau lanjutkan masaknya dan kaka jangan kemana kemana yah. '' ucap risa dan kalandra mengangguk.
Risa kembali ke dapur dan kalandra menyalakan tivinya dan menonton acara tivi kesukaannya.
Satu jam kemudian risa selesai memasak dan menatanya di meja makan, risa menghampiri kalandra dan mengajaknya mandi karena hari sudah mulai memasuki sore.
Alatif keluar dari ruang kerjanya sambil membawa cangkir kosong bekas teh hijau dan membawanya ke dapur.
''Siapa yang masak semua ini bibi?? '' tanya alatif saat melihat makanan yang tersaji dan berjejer rapih di meja makan.
''Neng risa yang memasaknya den alatif. '' jawab bibi dan alatif langsung kaget.
''Pinter masak juga dia dan nanti kita buktikan apa rasanya enak atau hambar. '' gumam alatif dalam hatinya dan segera ke kamar nya untuk mandi.
''Udah ganteng dan wangi, ayo kita turun dan makan yah, ibu udah buatkan masakan untuk kaka, madakan paling enak. '' ucap risa dan kalandra mengangguk senang.
''Kaka duduk yah disini, ibu mau mandi dulu. '' ucap risa saat mendudukan kalandra di sofa dan menyalakan tivinya.
Risa langsung menuju kamarnya dan saat masuk risa mendengar suara gemercik air di kamar mandi dan risa langsung menuju ruang pakaian dan menyiapkan pakaian untuk alatif kenakan.
Alatif keluar kamar mandi dan kaget saat risa tersenyum padanya.
''Pasti ada niat terselubung yah kamu, tumben banget bersikap manis. '' ucap alatif dan risa langsung cemberut.
''Emang ga boleh kalau saya bersikap manis, mas alatif sendiri yang bilang kalau saya harus memerankan istri dengan baik dan mengurus semua nya selayaknya suami ke kamu, sekarang giliran saya berubah di bilang punya niat yang gak baik. '' jawab risa dan alatif langsung mengambil pakaian yang di siapkan risa dan menggantinya di hadapan risa.
''Mas alatif, setidaknya disana pakai pakaiannya kenapa malah disini sih. '' ucap risa saat alatif dengan cueknya memakai palaian di hadapannya.
''Kamu yang menyiapkan pakaian saya di ranjang dan lagian juga kamu sudah melihat semuanya yang ada di tubuh saya, kenapa marah?? '' ucap alatif dan risa langsung masuk ke dalam kamar mandi dan meninggalkan alatif.
''Memang dia itu maha sempurna, selalu salah setiap saya bicara. '' ucap risa di dalam kamar mandi dan segera mandi, karena dia akan menyiapkan makan untuk alatif dan kalandra.
Alatif turun ke lantai satu dan menghampiri kalandra yang sedang menonton tivi.
''Anak ayah udah ganteng, mandi sama bibi atau sama siapa?? '' tanya alatif.
''Mandi sama ibu risa. '' jawab kalandra.
''Kamu seneng punya ibu seperti ibu risa gak?? '' tanya alatif.
__ADS_1
''Senang banget ayah, kaka seperti punya ibu sendiri dan gak rebutan sama kak sauqy dan fiya, sekarang kaka punya ibu sendiri, ibu risa. '' jawab sauqy dan alatif tersenyum.
''Semoga ajah ayah dan ibu risa selalu bersama yah, kaka harus selalu mendoakannya. '' ucap alatif.
''Selalu ayah, kaka selalu berdoa supaya punya ibu lagi dan gak ada yang rebutin lagi, kaka juga akan tetap sayang ke mamah hanif dan sayang juga ke ibu risa ayah. '' ucap kalandra.
''Iya sayang. '' jawab alatif sambil mengelus kepalanya kalandra.
''Kalau nanti setelah risa melahirkan anak dan risa pergi, apa kejadian ini akan terulang kembali pada anak aku nanti, sakit mendengarnya. '' gumam alatif dalam hatinya.
''Mas alatif kenapa melamun, ayo kita makan dulu, semuanya udah siap soalnya. '' ucap risa saat menghampiri alatif dan kalandra.
Kalandra langsung menghampiri risa dan risa membawa kalandra ke meja makan dan mendudukannya di kursi.
''Ini ga pedes kan mamah makanannya?? '' Tanya kalandra saay melihat makanan di hadapannya.
''Gak kaka, ibu kan tadi sebelum masak nanya ke bibi dulu makanan kesukaan kamu dan kesukaan ayah. '' jawab risa dan kalandra mengangguk.
''Ayo duduk mas, kita makan dulu nanti keburu dingin gak enak loh, lagian mamah sama ayah kan menginap di rumah nya mba anisa. '' ucap risa saat alatif menghampirinya.
Alatif duduk di kursi dan risa langsung mengambilkan makanannya, kalandra pun risa siapkan makanannya dan semuanya makan dengan tenang, kalandra makan dengan lahap, alatif melihatnya pun menjadi senang.
Setelah makan selesai alatif membawa kalandra menuju ruang keluarga dan menonton tivi bersama, sedangkan risa menyiapkan cemilan untuk nyemil alatif dan kalandra.
''Hanif memang ga bisa di gapai, apa risa bisa merubah semua nya dan aku bisa melupakan hanif dengan semua keharmonisan yang risa ciptakan saat ini, semoga semua ada jalan terbaiknya. '' gumam alatif dalam hatinya.
''Ini cemilan buat nonton tivi nya. '' ucap risa saat menyajikan cemilan di meja depan tivi.
''Mas, saya boleh ga ke ruko lagi dan membuka ruko lagi mulai besok?? '' tanya risa dan alatif menghembuskan nafasnya.
''Kamu tinggal duduk manis, saya akan memberikan semuanya yang kamu butuhkan, kenapa kamu repot repot buka ruko lagi. '' jawab alatif.
''Plis mas alatif, saya janji gak akan sampai malam kok, sebelum mas alatif pulang saya sudah di rumah. '' ucap risa.
''Terus kalandra siapa yang jagain kalau kamu bekerja dan membuka ruko kembali?? '' tanya alatif.
''Kan ada suster dan kalau kalandra mau ikut, bisa ikut ke ruko juga, di ruko kan lengkap semua ada mas, pasti kalandra betah. '' jawab alatif.
''Kaka mau ko ibu, nemenin ibu bekerja di ruko, kan disana juga kaka bisa bermain mainan juga kan. '' ucap kalandra antusias.
''Tuh kan kalandra juga mau, boleh yah mas alatif pliis ijinin saya yah. '' ucap risa.
''Boleh, asal kamu berangkat setelah selesai mengurus saya sampai saya berangkat ke kantor dan pulang sebelum saya sampai di rumah, bisa kan kamu menepati janji?? '' ucap alatif.
''Siap mas alatif. '' jawab risa senang dan alatif kembali melanjutkan makanannya.
Di kediaman hanif saat ini....
Setelah makan malam selesai, hanif membawa dira ke kamarnya untuk di tidurkan, danil sedang menemani sauqy dan fiya yang sedang di ruang keluarga menonton tivi, bunda dan ayah pergi mendadak ke surabaya, karena ada saudara bunda yang meninggal.
__ADS_1
''Papah, besok mamah pergi lagi atau di rumah ajah?? '' tanya sauqy.
''Kayanya di rumah ajah kak, kan omah nya pergi jadi gak ada yang jagain dede dira, memangnya kenapa kaka nanyain mamah pergi atau engga?? '' ucap danil.
''Kalau mamah pergi lagi, kaka juga mau ikut papah dan nanti kan bukan fiya ajah yang di ajak pergi, kaka juga mau ikut papah. '' jawab sauqy.
''Kaka kan sekolah masa mau ikut ikutan sama mamah pergi. '' ucap danil.
''Kan pas kaka pulang sekolah papah. '' ucap sauqy dan danil mengangguk agar tidak berdebat dengan anaknya.
''Udah malam, lebih baik kalian tidur yah, kaka tidur sendiri bisa kan?? papah mau nemenin fiya tidur. '' ucap danil dan kedua anaknya mengangguk.
Fiya di gendong oleh danil karena matanya mulai mengantuk.
Sauqy masuk ke kamarnya sendiri dan danil menidurkan fiya yang sudah tertidur di gendongannya.
''Kamu memang anak yang mirip sekali sama mamah, cantik banget sayang. '' ucap danil sambil mencium kening fiya dan menyelimutinya.
Danil keluar kamar fiya dan melihat ke kamar sauqy, danil masuk dan duduk di ranjangnya sauqy dan melihat sauqy keluar dari kamar mandi.
''Bobo yah, biar besok sekolahnya gak kesiangan kaka, papah akan nemenin sampai kamu tertidur. '' ucap danil saat menyelimuti sauqy.
Sepuluh menit kemudian sauqy tertidur dan danil meninggalkan kamar sauqy menuju kamarnya, saat membuka pintu kamarnya, hanif sedang menidurkan dira di ranjang dan menyelimutinya.
''Ke air gosok gigi dulu mas, itu aku udah siapkan piyama tidurnya. '' ucap hanif saat danil menghampirinya.
Danil menuju kamar mandi dan membawa piyama tidurnya, hanif merebahkan tubuhnya di ranjang sebelah dira.
''Anak mamah memang pinter dan gak rewel kalau mau bobo. '' ucap hanif saat mengelus pipi chuby dira yang sedang tertidur.
''Sayang, kalau kamu mau pergi lebih baik jangan ajak fiya yah, nanti sauqy protes lagi loh, kalau mau ajakin foya tunggu sauqy pulang sekolah. '' ucap danil saat menghampiri hanif dan ikut merebahkan tubuhnya.
''Iya mas danil. '' jawab hanif singkat.
''Anak anak beneran udah tidur kan mas pas kamu meninggalkan kamarnya?? '' tanya hanif.
''Udah sayang, makanya mas ke kamar juga. '' jawab danil dan hanif mengangguk.
beberapa menit kemudian hanif terlelap dan danil pun mengikutinya.
.
.
.
.
__ADS_1
.
..........