MENUJU SURGAMU

MENUJU SURGAMU
Eps 37


__ADS_3

Hanif langsung duduk dengan fiya yang sedang bermain dengan kalandra dan rina, dira tertidur lelap setelah susu di botolnya habis.


''Hanif, kita pulang sekarang yah, bunda hari ini mau menjenguk teman arisan komplek. '' ucap bunda saat menghampiri hanif setelah makan selesai.


''Iya bunda, kita pulang sekarang ajah, dira berat soalnya di gendong terus, kita pamit dulu bunda kalau gitu ke mamah hana sama yang lainnya. '' jawab hanif.


Bunda langsung menggendong dira, hanif menuntun fiya dan kalandra untuk masuk ke dalam rumah.


''Mamah, hanif pamit pulang yah, semua sudah selesai kan dan tugas hanif pun selesai. '' ucap hanif saat pamit pada mamah hana.


''Makan dulu sayang, kamu kan belum makan loh. '' jawab mamah hana.


''Gak apa apa mamah, nanti di rumah ajah makannya, kasihan dira rewel terus soalnya. '' ucap hanif.


Mamah hana dengan terpaksa memberikan ijin ke hanif untuk pulang, hanif pamit pada semuanya, kecuali pada alatif yang sedang hanif hindari.


Linda sudah menyiapkan mobilnya dan hanif langsung masuk ke dalam mobil, di ikuti oleh bunda dan rina yang menuntun fiya.


Selama dalam perjalanan hanif hanya diam dan tidak banyak bicara, fiya terus berceloh membawa main dira.


Bunda menyadari kalau hanif sedang ada sesuatu dan hatinya sedang dalam keadaan kurang baik.


Dua puluh menit kemudian mobil sampai di kediaman rumah hanif dan hanif langsung keluar mobilnya dan menuju lantai atas.


''Mamah kenapa omah, marah marah ajah dari tadi?? '' tanya fiya saat melihat hanif masuk kedalam rumah.


''Mamah lagi pusing sayang, ayo masuk sama mba rina yah dan jangan ganggu mamah dulu, biarkan mamah nya sendiri dulu. '' jawab bunda dan fiya mengangguk, fiya langsung masuk mengikuti bunda.


Di kediaman mamah hana saat ini....


''Alatif ajak istri kamu ke kamar kamu, kasihan risa mau istirahat kayanya. '' ucap mamah hana dan alatif langsung menuntun risa dan membawanya ke kamar nya.


''Jangan macem macem yah kamu dan ingat semua perjanjiannya. '' ucap alatif.


''Iya tuan, saya gak akan macam macam. '' jawab risa dan membuat alatif melototkan matanya.


''Maksud saya mas alatif. '' ucap kembali risa dan alatif langsung membuka pintu kamarnya.


Alatif kaget melihat kamarnya berubah dan ranjangnya pun sudah di ganti.



''Mamah ini kenapa merubah semua disain kamar sih, gak ada kerjaan banget. '' ucap alatif saat melihat kamarnya yang benar benar di rubah.


''Waah kamarnya bagus bangeet. '' ucap risa sambil tersenyum senang.


''Jangan nora kamu, kampungan sekali. '' ucap alatif yang kesal karena risa terlihat nora.


''Biarin terserah saya laah. '' jawab risa dan alatif langsung masuk dan mengganti pakaiannya.


Risa langsung duduk di kursi meja rias dan melepas semua aksesoris pernikahannya.


Setelah terlepas semua nya risa langsung duduk dan mencari koper nya yang di bawa oleh asisten nya alatif dari ruko, namun kopernya tidak terlihat.


''Nyari apa kamu?? '' tanya alatif saat melihat risa celinguk celinguk.

__ADS_1


''Koper saya mana, kenapa gak ada mas?? '' tanya risa.


''Koper kamu sudah saya buang, isinya kain pel semua juga masih di tanya. '' jawab alatif dan membuat risa melotot.


''Itu pakaian ganti saya semua, terus saya gantinya mana mas?? '' ucap risa dan alatif hanya mengangkat bahunya dan langsung pergi meninggalkan risa yang kepusingan mencari pakaiannya.


Risa masuk ke ruang ganti dan membuka lemarinya, risa kaget melihat pakaian yang berjejer rapih di lemari.


''Ini pakaian untuk di jual atau di pakai, banyak sekali, bagus baagus lagi. '' ucap risa sambil meraba raba pakaiannya dan mencari pakaian untuk di pakai.


Setelah selesai mengganti pakaiannya, risa keluar kamar dan melihat alatif sedang fokus dengan leptop nya.


''Mas alatif mau aku buatkan minuman gak?? '' tanya risa.


''Buatkan teh hijau seperti biasa hanif. '' jawab alatif dan fokus dengan leptop nya dan tidak menyadari kalau alatif menyebut nama hanif.


''Saya risa bukan hanif. '' ucap risa dan langsung keluar kamarnya.


Alatif langsung tersadar dengan ucapannya dan langsung menghentikan kerjaannya.


''Hanif, apa harus aku melupakan kamu, wanita dengan sejuta kelebihan. '' ucap alatif dan langsung merapihkan leptopnya.


Risa masuk ke dalam kamar dan dia mencari keberadaan alatif.


''Ternyata di balkon laki laki arogan ini. '' ucap risa.


Risa langsung menghampiri alatif dan memberikan teh hijau hangat untuknya.


''Diam disitu dan temani saya. '' ucap alatif saat risa akan masuk kembali ke dalam kamar.


''Kamu tahu, apa yang menyebabkan saya dan hanif bercerai dan saya juga bercerai dengan ibunya kalandra?? '' tanya alatif.


''Emang penting saya tau masa lalu kamu, emangnya ngaruh sama saya dan bermanfaat. '' jawab risa dan alatif langsung kesal.


''Kamu yah, saya mau cerita ke kamu wanita bar bar, ini malah menjawab yang aneh aneh. '' ucap alatif.


''Gak usah di ceritakan, gak penting. '' ucap risa.


''Saya sangat mencintai hanif dari pertama saya menatap wajahnya dan menatap sorot mata nya, tapi saya sangat bodoh saat itu, percaya dengan wanita yang mengaku hamil anak saya, hanif tidak ingin di madu dan dia menyetujui usulan mamah saya untuk bercerai, saat saya menikah dengan hanif, saya belum sempat menyentuh tubuhnya, karena saya harus pergi ke luar kota, selama tiga hari bersama, hanif mengurus saya dengan telaten, minuman, makanan dan peralatan kerja saya semua hanif yang siapkan, dia begitu penurut dan gak membantah semua permintaan saya dan gak seperti kamu yang selalu membantah saya. '' ucap alatif dan membuat risa hanya tersenyum sinis.


''Itu kan mba hanif dan bukan risa, tiap orang itu berbeda karakternya, mba hanif memang beruntung di sayangi, di cintai setiap orang, memang mba hanif kan bisa menempatkan diri, mba hanif baik hati. '' jawab lisa.


''Makanya, contoh hanif dalam melakukan tindakan, cadarnya tidak membuat dia kesusahan dan terlihat enjoy juga. '' ucap alatif.


''Terus saya harus pakai cadar, begitu. '' ucap risa dan alatif hanya mengangkat bahunya dan membawa teh hijau untuk di minumnya.


''Kenapa dengan ibunya kalandra bercerai?? '' tanya risa dan membuat alatif tersenyum kecut.


''Kamu bilang gak mau tahu tapi nanya, dasar kamu wanita bar bar. '' jawab alatif.


''Kamu sendiri yang bilang tuan, biar saya tahu semua nya dan gak mendengar cerita dari orang lain. '' ucap risa dan alatif langsung melotot kan matanya karena risa memanggilnya tuan.


''Iya maaf maaf, saya terbiasa dengan panggilan tuan loh. '' ucap risa.


''Makanya biasakan, jangan sampai mamah dan yang lainnya curiga tentang pernikahan ini, kalau sampai bocor ke pihak ketiga apalagi ke hanif, kamu saya cincang jadiin isian baso. '' ucap alatif.

__ADS_1


''Gak bermanfaat bagi saya juga dan gak ada untungnya juga. '' jawab risa.


''Oh iya, saya mau tetap buka ruko dan bekerja yah, saya ga betah kalau di rumah terus, karena saya bukan harimau yang selalu berdiam di dalam kandang. '' ucap risa kembali.


''Silahkan terserah kamu, saya hanya minta satu sajah ke kamu, jaga kalandra dan urus dia. '' jawab alatif.


''Iya baik, saya akan jaga kalandra dan menyayanginya seperti anak saya sendiri. '' ucap risa.


''Oh ada yang lupa, kamu jaga jarak dengan semua kehidupan masa lalu kamu, termasuk menghampiri panti setiap siang, kurangi. '' ucap alatif dan risa langsung kaget karena alatif bisa tahu tentang kebiasaannya.


''Iya saya akan ke panti minimal seminggu sekali. '' jawab risa.


''Sebulan dua kali, saya akan menyunbangkan dana pada panti dan kamu jangan repot repot menyusahkan diri kamu, cukup patuh dan sayangi kalandra, kamu bisa patuh kan pada saya?? '' ucap alatif.


''Iya baik lah. '' jawab risa sambil kesal di dalam hatinya.


''Saya menceraikan ibunya kalandra saat dia di bawa pergi oleh keluarganya dan pernikahan saya dengan ibunya kalandra itu, perjanjian bukan pernikaha. '' ucap alatif dan membuat risa bingung.


''Kamu pasti gak mengerti kan?? '' tanya alatif karena melihat risa kebingungan dan risa mengangguk.


''Saya tidak pernah mencintai ibunya kalandra, dia sendiri yang mengejar ngejar saya dan memberikan semua tubuhnya ke saya, laki laki mana yang tidak mau memakan tubuh wanita yang polos tanpa pakaian dan di sodorkan seperti makanan, makanya saya langsung memakan ibunya kalandra, walaupun saya sering berganti ganti wanita tapi saya sterill dan tetap menjaga milik saya, saya selalu memakai pengaman dan tidak pernah lepas. '' ucap alatif.


''Katanya pakai pengaman, tapi kenapa bisa hamio dan melahirkan kalandra?? '' tanya risa.


''Itu karena ibunya kalandra sendiri yang salah, dia menghina hanif dan menjelek jelekan hanif, padahal hanif tidak pernah menggoda saya, malahan saya yang mengejar ngejar dan mengemis cintanya, saya kesal dan marah karena hanif di hina, makanya saya membuat wanita itu hamil dan merasakan penghinaan yang dia buat sendiri, makanya saya menghamilinya dan benar kan dia hamil, di usir keluarga dan di hina orang orang, saya menikahi dia demi hanif, karena hanif yang berbicara pada saya, ahirnya saya mau menikahinya dan dengan catatan setelah lahir saya mau bercerai kembali, tapi ibunya kalandra menolak, karena dia ingin selamanya dengan saya dan dia ingin pesta pernikahan yang megah dan mengundang banyak orang, tapi saya menolaknya dan gak mau, ahirnya saya memberikan kembali pilihan, saya bersedia menikah dan merayakan pesta raya pernikahan dan di umumkan, tapi bayi yang di dalam kandungan nya milik saya dan saya akan bercerai setelah bayinya lahir dan ahirnya wanita itu setuju, saya gak tau apa alasannya dia setuju, setelah kalandra di lahirkan, wanita itu di bawa pergi oleh orang tuanya dan sampai saat ini saya juga gak tahu dan gak mau tahu dengan wanita itu. '' ucap alatif dan risa hanya diam.


''Kenapa hanya mba hanif dan demi mba hanif?? '' tanya risa yang masih penasaran.


''Karena hanya hanif dan cuma hanif yang saya inginkan, hanif wanita spesial dan saya sangat mencintainya, hanif adalah kelemahan saya. '' jawab alatif.


''Itu obsesi bukan cinta, kalau saya bisa membuat mas alatif mencintai saya dengan cara saya sendiri, apa yang akan mas alatif berikan?? '' ucap risa.


''Dasar wanita aneh, silahkan buat saya jatuh cinta dan gantikan nama hanif di hati saya, kalau kamu bisa dan saya akan mengabulkan semua permintaan kamu tanpa kecuali. '' jawab alatif.


''Oke. '' jawab risa singkat dan langsung masuk kedalam kamar karena dia ingin buang air kecil.


Alatif pun ikut masuk dan keluar kamar nya menuju ruang kerjanya.


.


.


.



.


.


.


.


...........

__ADS_1


__ADS_2