MERANGKAI KEBAHAGIAAN

MERANGKAI KEBAHAGIAAN
10.berdamai dengan masalalu


__ADS_3

Satu Minggu sudah aku pergi dari rumah ,rasa kangen pasti ada ,sejak kecil aku tak pernah pergi dari rumah selama ini , kalau pun pergi aku pasti dengan ibu,itupun tidak pernah tidur diluar karena aku tak pernah bisa tidur di rumah orang ,kalou bukan kondisi yang memaksa ku untuk melakukan nya mungkin aku tak kan pernah melaku kan nya ,ibuku selalu bilang padaku ,seakan tak lelahnya dia menasehati aku


"kamu tu bakal pergi dari rumah nantinya dhok kalau gak dibiasakan nanti dimana kalau sudah punya suami kan kamu harus mengikuti suami mu dhok."ujar ibu kala itu.


"Boleh sih boleh, tapi kamu kan sesekali tetep harus kerumah mertua , dirumah mertua masak gak nginep disana kan gak sopan dhok."kata Laras kepada Reni.


"Aku nanti cari ,yang gak pu nya ayah ibu saja buk kan gak perlu tuh acara ribet sama mertua kaya gitu."ujar Reni.


"Hus, Kamu ya, kalau dinasehati susah,memang kamu mau hidup tanpa sanak sau dara,sehebat hebat nya orang itu masih memerlukan orang lain dan orang lain itu ,lebih enak kalau punya saudara yang pengertian,dan orang pengertian itu tercipta karna kita mau mengerti orang nduk. banyak orang yang berdoa punya ayah ibu lengkap la kamu belum ber jumpa calon suami dah nyumpahin meninggal ayah ibu nya."ujar Laras waktu itu.


Aku hanya senyum saat itu,saat aku asik mengenang momen ku aku dikagetkan dengan orang yang menepuk bahuku,aku dengan gerakan reflek langsung mengacungkan tinju ku ke orang itu,dan belum sempat aku mengenai nya,dia sudah memblokir serangan ku.


"Aku akui REN kamu kuat juga,reflek kamu juga bagus,kamu pasti jago beladiri."ujar cowok helem itu.


"Ya kalau hanya meremukkan tulang Aku bisa,mau coba sekarang ,mumpung masih ada waktu cukup sebelum bel masuk,sini mau apa dulu yang mau kuremukin ,aku bantu dengan senang hati."ujar Reni dengan merenggangkan otot nya.


Tentu saja, sambil meremas tangan pemanasan aku bilang itu pada cowok helm di depanku.


"Makasih deh REN ,kamu baik sekali tuh babang Sholeh,minta tolong remukin tulang sapi nya,kan lumayan kalau bisa sampai jadi bubuk kuah bakso nya tambah gurih katanya".ujar cowok helm itu.


Aku ngeri deh bayangin dia,memukulku bisa babak belur nic wajah ganteng ku.


"baik Ayo kesana ,tapi sebelum nya tangan ku gatal jadi buat pemanasan aku pilih kamu yang pertama"ujar Reni dengan terlihat sungguh -sungguh.

__ADS_1


"maaf REN aku ada tugas jadi kamu datang sendiri saja ke bakso bang saleh pasti dia seneng dah ya REN ".ujar cowok helm itu dengan berlalu.


Nih cewek serem banget sih,tapi aku suka deh, ciri-ciri cewek mandiri,dan pasti bisa jaga diri,dan kehormatan, tipe aku banget deh memang calon istri sempurna deh pokok nya .


"We cowok helm mau pergi kemana Lo,kita belum selesai ,dasar cowok penakut Lo."ujar Reni dengan marah nya.


Apa dia bilang penakut, cowok helem ,ih gak banget sih julukan ku gak cowok ganteng ,apa cowok caem gitu ,eh cowok helm ,untung helm yang di jatuh kan nya coba yang dijatuhkan nya gereh asin, julukan ku masak cowok gereh asin sih, ah nic cewek gak bagus deh kasih julukan nya.


cowok itu segera tak terlihat ,aku pun menuju kelas dengan santai nya ,Reni pasti dah selesai piket nih ,tadi kami bareng tapi sampai depan dia duluan karna dia mau piket kelas katanya.


setelah pelajaran habis kami pun segera berkemas untuk segera pulang ,aku dan Lu eni ber iringan keluar kelas supir Leni sudah berada di depan halaman sekolah ,kami segera masuk dan melaju menuju rumah ,rumah Leni tentu ya gais.


kami segera keluar dari mobil di halaman aku melihat mobil yang tidak asing buat ku itu mobil punya kak Reno kan ,dengan penuh pertanyaan tapi kangen aku segera masuk ke rumah ,disana aku melihat orang yang berdiri sambil berpelukan dan kedua nya menangis saling menguat kan .


Aku tak kuasa ,segera ku panggil , wanita itu


,,,Reni anak ibuk ,maafkan ibunak ibu tak bermaksud untuk menyembunyikan semua ini darimu ,,ibu hany


,,,,,. hanya apa buk aku sudah besar buk ,apa aku tak pantas tahu itu,meskipun menyakitkan ,harus nya ibu mengatakan nya ,sudah lama aku bertanya Soal Ayah buk,kenapa ibu selalu bilang dia telah pergi ,padahal dia masih hidup buk


,,,,maaf kan ibu ndok ,ibu tak kuasa mengatakan yang sebenar nya ,ibu selalu takut kamu pergi dari sisi ibu ,dan ibu tak mau kamu mencari Ayah kamu ,tapi ibu juga tak mau kamu membenci nya


,,,,,,. Tapi kalau memang ibu sayang sama Reni harus nya ibu katakan yang sebenarnya yang terjadi bukan malah menyembunyikan nya dan menutupinya dengan kebohongan ,dan pada akhirnya orang lain yang mengatakan nya buk ,itu sangatlah menyakitkan buk ,hancur buk hati Reni

__ADS_1


,,,,,iya Reni ,ibu yang salah ,ibu merasa tahu yang terbaik bat kamu dan memutuskan menyembunyikan nya dari kamu ,tapi ternyata itu malah melukai mu ,maaf kan ibu ndhuk ,ibu memang tak bisa menjadi ibu yang baik


,,,,,,,. ya buk Aku maaf kan ,tapikumohon bicaralah yang jujur buk aku mohon ,aku mau tahu kenyataan nya paling tidak aku akan tahu dan tak akan adalagi sesal dengan apa nanti yang aku putuskan setelah nya.


,,,,Baik REN ibu akan jujur ,padamu ibu akan menjawab semua pertanya an mu ,ibu janji pada mu nduk


mendengar itu ada sedikit kesejukan yang menjalar di dalam hatiku,aku sedikit lega dengan kesediaan ibu untuk mau jujur padaku .


#**cerita ibuk


hari** ,itu ibu mendapat telepon dari nomer yang tak dikenal,karna terburu -buru ibu tidak memperhatikan nya,ya ibu mengangkat nomer itu,setelah menjawab salam nya ibu ,merasakan suaranya tak asing buat ibu walau sudah lama ibu tak melupakan suara itu ,suara itu sangat akrap dengan ibu ,dia menghubungi ibuk hanya INgin bertemu dengan ibuk dan melihat anak ibu,ibu pun menyanggupi nya,kami bertemu di sebuah restoran yang menjadi tempat kami makan saat liburan kemarin dulu .


ibu bertemu tanpa memberi tahu kepada Ayah


kamu ,disanalah awal kesalahan yang ibu buat ,karna setelah kesepakatan dengan ayah dulu saat kita memutuskan pergi dari rumah ,kami berjanji tak akan berkomuni kasi dengan kenalan kami termasuk keluarga,jadi dengan pertimbangan itu ibu tak berani bilang ,karna Ayah takkan pernah meperbolehkan itu , akhirnya dengan nekat ibu menyanggupi pertemuan itu toh sama Reno juga .


Akhirnya kami pun melepas kerinduan kami sudah 7tahun kami tak bertemu dia melanjutkan pendidikan nya di luar negeri,sementara ibu dulu sudah 6tahunan pergi dari rumah ,dia sangat terpukul melihat ke adaanku ,dia mengajak ibu pulang ,kadua orang tuaku pasti memaaf kan ku katanya ,tapi aku menolak nya aku kukuh tetap setia pada suamiku walau harus hidup sederhana aku tak apa aku bahagia,Reno yang berada dalam gendonganku pun menangis ,aku mengenalkan Reno dengan paman nya ,


ini paman Hendri nak tapi Reno tak mau tenang ,dia menangis melihat nya,Reno memang takut orang asing , akhirnya aku pun segera pamit pulang.


tak lama aku sampai dirumah ,Sampai rumah Reno segera bermain dengan mainan nyaseakan tak ada yang terjadi,aku egera menyiap kan makanan untuk suamiku pulang nanti ,setelah beres aku mengajak Reno mandi ,sambil menunggu Ayah pulang kami bermain mobil -mobilan .


jam delapan tepat suara motor masuk

__ADS_1


pekarangan aku segera me nyambut nya,dia tak seperti biasanya ,dia mengacuh kanku ,bahkan tak memandangku ,aku pun jadi tak enak hati ,tapi tak berapa lama dia membuka suaranya ,dengan nada marah yang menakutkan ku


,,,Ras siapa laki laki ini ras ,dengan menyodorkan sebuah foto di hp nya dia bertanya kepadaku .aku mematung menahan ketakutanku


__ADS_2