
Rasa enggan bangun pun terlihat diwajah Reni ,dia yang biasanya di bangunkan ibunya nya merasa sangat sepi juga ,ternyata sudah sebulan berlalu dia tinggal sendirian dirumah ini rumah yeng penuh dengan kenangan ini .
Dahulu dia yang selalu ribut dengan kakak nya ,soal banyak hal ,dan kakak nya pun selalu meladeni nya dengan sabar walau pun gemas juga dengan Reni ,Reni rindu saat-saat itu yang takmungkin kembali lagi.
Dia yang dulu mengira ,akan selama nya hidup disini, bahkan sudah berencana bila punya suami akan ia ajak tinggal di sini,bukan dia yang tinggal sama suami nya Reni pun tersenyum mengenang itu, sungguh dia tak pernah menyangka akan disini sendiri an tanpa ibu dan kakak nya .
Greek ......... Greek.......... Greek......
Saat itulah pesan yang masuk di Email nya ,diapun segera membuka pesan itu ,pesan yang membuat dia terbelalak dan tidak percaya,ternyata penyelidikan tentang kecelakaan Oma itu berjalan dengan lambat bahkan belum ada kemajuan yang bisa dibilang , karena seakan penyelidikan itu hanya berputar-putar,bahkan pelakunya pun tidak bisa di ajak bicara soal ini ,seakan takut dan takmau ambil bagian dalam penyelidikannya.
Reni pun hanya bisa menghela nafas panjang,saat itu bertepatan dengan seseorang yang membunyikan bel di luar pintu ,Reni pun segera menghampiri ke arah pintu ,dan membukanya .
"Mbc Reni ,sampon Wungu tho , ngapuntene ganggu jenengan istirahatipon mbc Reni ,Niki Kulo dipon utus kaleh mbc Nita mharingi daharan sak ontenipon mbc ."ujar mbc yang disuruh mbc Nita itu .(mbc Reni ,dah bangun ya ,ini saya disuruh mbc Nita mengantarkan makanan seadanya mbc.)
"matorsuwon sanget mbc ,la wonten acaranunopo Niki mbc ,kok janur gunung men Niki mbc Enjang Enjang sampon rawoh dugi gubuke Kulo mbc . (terimakasih banget mbc ,la ada acara apa ini mbc,kok tumben sekali pagi -pagi sudah datang ke rumah saya mbc .)
"ini ,mbc Reni mbc Nita aqiqah anak nya mbc ."ujar mbc itu .
__ADS_1
"ya , matursuwun sanget mbc dherek dugekke mbc Nita geh , ngapuntene dereng saget priko mbc" .ujar Reni .
Mbc itupun hanya bisa tersenyum ,dan berpamitan dengan Reni ,Reni pun mengantarkan nya sampai kedepan pintu ,Segera setelah itu diapun mandi dan meneruskan sarapan sebelum ia melanjutkan ke kampus tempat nya mau masuk setelah memutuskan kampus mana yang ia yakini bisa membimbing nya .
Reni yang memang telah memilih pun menjadi semakin bersemangat untuk melihat kampus yang ia pilih itu ,dan dia pun didukung dengan tidak perlu memasak kali ini tinggal sarapan jadi tak butuh waktu lama dia sudah siap untuk pergi pagi ini .
Reni pun Segera memacu motor nya segera memecah jalan ,dia yang bersemangat pun ingin segera sampai, saat itulah baru dia teringat kalo dia masuk siang kali ini,ah dasar nih otak kenapa jadi lemot sih,sampai jatwal masuk kuliah saja bisa ia lupa .
Akhirnya karena ini Pasih pagi dia pun mengarahkan motor nya ke tempat Leni sekolah,ya tempat dia sekolah dulu ,karena dia pun juga ingin bertemu dengan guru nya sekalian dia juga rindu sekolah nya saat dulu itu ,sekolah yang penuh kenangan untuk dia dan Saha bat nya tentunya ,dan kenangan yang tak mungkin ia lupa antara dia dan cowok helem yang sangat ia cintai sekarang ini .
Sat dia masuk kelas pun segera semua teman nya datang menyambut nya ,bahkan mereka menyambut Reni dengan suka cita ,dari kerumunan itu terlihatlah betapa Reni sangat di sayangi di sana ,pada saat itu muncullah cowok yang tak pernah ia duga akan bertemu lagi dengan dia disini.
"Ih ,kamu bisa aja Tek ,dimana kabar kamu ,Otek ya ,aku juga gak nyangka kok kalo kita bisa bertemu lagi setelah kejadian MOS itu ."ujar Reni .
"ih seneng aku REN ,kirain kamu bakal sebut nama Aku dengan kotex tapi Ter nyata kamu bisa inget nama aku itu sesuatu yang membahagiakan buatku bisa dikenal cewek sepintar kamu REN ."ujar O tek .
"Aku juga Seneng kok Tek ,aku akan ingat nama kamu walau tanpa sengaja kita kenalan ,aku juga suka bisa kenal sama kamu ",ujarku jadi teringat Fino orang yang membuat ku mengenal nya secara tak langsung itu
__ADS_1
Sejak aku kembali ke Jogja ,anak ini masih di jakarta kah ,sehingga aku pun tak bisa bertemu dengan dia dan diapun yang biasanya mengganggu ku menjadi sepi hariku tanpa dia dan tentusaja tanpa Ardian di sisiku saat ini .
Bahkan Leni yang biasanya rame pun sekarang dia menjadi sepi ,entah sedang apa yang difikirkan nya ,dia terlihat pendiam tak seperti biasanya ,yang pasti tak berubah dari Reni dia siap pasang badan demi aku ,itulah yang kurasakan dengan Leni .
Hidupku kenapa jadi sedatar ini ,apa karena aku terlalu cepat lulus padahal aku hanya lompat satu kelas saja ,tidak seperti kakak ku dulu , Leni ada apa dengan kamu ,kenapa kamu gak bisa terbuka dengan ku padahal aku pun sangat terbuka pada kamu Len ,apa karena aku terlalu cuek sama kamu Ren .
Maaf kan Aku Len ,aku belum bisa jadi teman yang baik untuk mu ,maafkan aku Len aku akan berusaha Lebih baik lagi untuk mu ,untuk teman baikku .
Saat itulah kulihat sudah jam aku harus pergi, bahkan bisa telat nih aku kalo menunda nya nanti Sampai kampus ,segera ku arahkan kakiku ke tempat parkiran disana telah ada Sahabatku Leni duduk di atas motor ku,aku pun tersenyum melihat nya karena aku tadi sempet merasa tidak akan bertemu dengan dia tapi ternyata kami bisa bertemu disini ,di parkiran ini .
"Ngapain lho kemari ,gak ada kuliah lho REN "ujar Leni .
Aku dengan tersenyum pun memeluk nya dan berharap aku bisa menghilangkan gundah ku karena memikirkan apa yang telah terjadi dengan dirinya.
"Len ada masalah apa kenapa kamu terlihat begitu tertekan tak losdol seperti biasanya Len ,katakan sama aku ,aku akan membantu sebisaku Len ."ujar Reni .
Leni yang ku tanya hanya tersenyum dan mengatakan tak ada masalah hanya dia merasa tertinggal saja karena tidak mengikuti ujian seperti dia ,itu yang membuat dia sedih karena dengan itu dia tidak bisa barengan dengan nya lagi,apa benar hanya itu ,hatiku tak bisa dibohongi ,ada hal yang lebih rumit dari itu .
__ADS_1
Tapi hatiku tak tahu ,hatiku pun belum tenang tapi ,kalo Leni memang Lebih tak mau membagi dengan ku aku pun tak bisa memaksanya ,karena itu haknya ,walau pun agak sedih juga dia tidak mau jujur dengan ku sih ,tapi mau bagi mana lagi itu sudah menjadi keputusan nya yang tak bisa aku ganggu gugat .