MERANGKAI KEBAHAGIAAN

MERANGKAI KEBAHAGIAAN
56.parade pesta


__ADS_3

Acara pesta berlangsung dengan meriah nya ,tamu pun semakin ramai aku merasa sendirian disini ,beginikah kehidupan pesta orang kaya sungguh hanya hidup dengan menghamburkan banyak uang untuk berpesta ,dan dengan pakaian yang mewah mereka seolah menyombongkan harta mereka ,dalam hati ku pun banyak pertanyaan apa mereka semua adalah teman yang tulus ,kolega yang memang senang dengan kami ayo terpaksa karna gak bisa kalo bukan dengan kami ,aku tertawa didalam hatiku ,membayangkan ke hidupan bisnis yang misterius ini .


Ah aku jadi rindu Jogja ,aku lebih suka di angkringan dan bisa melihat orang lesehan makan disana sambil melihat jalanan di kota Jogja ,menunggu jagung bakar matang disana ato cuma melihat orang yang tersenyum baha gia tanpa topeng tanpa beban walau hanya berpakaian sederhana disana.ah hidup di desa memang terbaik.


Aku yang sudah bosan dan lelah tersenyum menyambut semua orang pun ingin pegi ,tapi gak mungkin ,ibu yang melihatku pun segera menghampiriku ,dia yang tampak bisa menikmati nya dan dengan indah dan Lues menyambut tamu yang hadir bersama paman Hendry membuatku membayangkan kalo papa ku ada disini mungkin akan membahagiakan dan akupun akan punya sosok ayah juga ,pikiran itu segera kutepis , aku seharusnya membuang nya ,dia yang aku nanti pun sudah membuang ku kenapa aku malah menunggu lelaki yang tak tanggung jawab itu,mama yang telah berada di sampingku pun membangunkan ku dari lamunanku .


"Reni kamu harus bisa belajar ber sosialisasi disini,bukan kah kamu ingin berkecimpung di dunia bisnis ,kulihat kamu lebih menyukainya daripada bidang kedok teran kan ,jadi ibu kira kamu harus belajar mengontrol mimik dan emosi kamu sayang ,karna dibidang bisnis menyenangkan klien adalah hal yang harus kamu bisa kuasai dan menguasai ekspresi kamu dengan baik adalah keterampilan yang perlu kamu kuasai , bisa membuat kamu tidak mudah di baca di situasi yang sulit ,sehingga mereka pun tak bisa dengan mudah membaca pergerakan kita REN, dengan datang kepesta seperti ini bisa buat kami saling kenal dan mengerti karakter orang yang bisa menjadi kawan kita dan bahkan mungkin lawan kita nanti .


Dalam dunia bisnis,kita harus mempelajari karakter orang yang berkecimpung di dalam nya ,karna dengan begitu memudahkan kita nanti bila mereka jadi teman ato lawan kita nantinya REN,dan itulah kelebihan kita hadir di pesta seperti ini,jangan kamu anggap kami membuang buang uang REN ini termasuk jalan bisnis disini ",ibupun dengan berbisik membicarakan itu.


Aku mendengar itupun segera mengerti ,dan berterima kasih pada ibu karna dia selalu mengerti dengan apa yang aku mau dan aku butuh kan ,dan ibu pun tidak memaksa aku untuk melanjutkan profesi nenek moyang nya .


Setelah semuanya Aku pun terlihat bisa menikmati semua ini ,aku pun punya semangat baru lagi melalui pesta hari ini dan dengan penuh antusias aku pun berusaha berbaur dengan para tamu yang hadir disana .

__ADS_1


**********************


Rasa enggan masih Ter lihat di wajahku ,aku dipaksa hadir di sini oleh Oma ,bahkan Oma dengan ketat nya bagai kan bodyguard yang dengan siap kapan saja bisa meringkus ku dengan ketokan yang menyakitkan milik Oma ,aku yang merasakan enggan datang pun seolah terlihat tak semangat dan seperti orang yang penyakitan di sana .


Aku melihat Oma berjalan menemui teman nya ,disaat itu aku melihat sosok yang aku kenal ,bahkan aku sangat mengenal nya, walau kulihat cewek itu sangat berbeda dari biasanya dia tampak berkelas dan anggun dengan gaun pesta yang indah yang membalut tubuh nya ditambah warna merah membuat kesan ketegasan yang cantik tergambar disana ,dan seolah terkesan dia dari keluarga kaya ,aku segera bersemangat melihat itu ,tak kusangka aku akan bertemu dengan dia disini di tempat yang membosankan ini .


Saat itu aku pun menghampiri nya ,kulihat dia sedang berbicara sambil berbisik dengan seorang wanita,yang aku tahu dari gerak gerik nya yang sangat akrap dan umur wanita itu pasti ibu nya,aku yang tiba-tiba datang pun membuat mereka tersadar dan dengan cepat berpaling memandangku ,aku yang dipandang pun hanya bisa tersenyum dan menunggu respon dari Reni .


Renipun kaget ,melihat ku disini ,sama seperti aku yang gak pernah mengira cewek ini akan berada di sini acara seperti ini .


"Larasati Atmojo,kenalkan saya ibu Reni" ,dengan menekan kan kata Atmojo di namanya mama Reni memandang nya.


Fino yang mendengar nama itupun bagai tersambar petir karna nama itu tidak lah asing bagi semua orang di bidang perbisnisan ,sungguh banyak perusahaan yang kelurga itu naungi ,ia tidak menyangka kalo Reni adalah anak dari penerus satu -satunya keluarga Atmojo ini,dia tak menyangka nya karna dilihat dari kehidupan Reni yang biasa saja aku tak pernah menyangka dia cucu dari pengusaha Atmojo yang tak terkalah kan bisnis nya .

__ADS_1


Ibu yang melihat nya pun segera menjabat tangan nya dan meminta nya untuk menjaga baik baik dan segera pergi dari hadapan kami ,aku pun ingin rasanya menipuk tu muka sampai hancur ,dia gak lelah nya selalu ngaku -ngaku kalo dia pacar aku ,padahal dia sudah aku tolak tapi kenapa dia masih seperti ini ,terlebih di depan mama lagi apa dia kira mama gak kenal Ardian,ah dasar si Fino bodoh .


"REN apa kita memang berjodoh ,kok setiap ada aku pasti kamu juga ada" ,kataku


kulihat dia pun dengan senyum mengerikan nya dia mengarah tanganku ,yang tak bisa kuhindari tangan itupun tergapai oleh nya ,walaupun begitu aku menyukai itu biarlah aku menjadi orang yang terluka kalau dia bisa tetep berada di dekatku ,tapi luka cubitan ya bukan luka parah ,he.....he......he....


****"*""***************


Aku yang melihat itu pun segera mencubit keras tangan nya walau agak sulit karna dia memakai jas ,aku tetep bisa menjangkau nya,melihat nya kucubit hanya tersenyum meringis pun membuatku ingin mencekik ni anak ,untung saja aku ingat ini anak orang kalo anak semut dah habis nih cowok gue injek .


"REN jangan galak dong , kasian aku kan masa baru calon pacar dah Elo KDSH,sih Ren" ,ujear Fino


"kok kamu ,ada aja sih Fin ,apa itu KDSH,ujar Reni sambil memandang ku

__ADS_1


"kasir tahu ato gak ya ,eh lain kali deh REN aku kasih tahu ,ujar Fino


Aku segera ingin memberi bonus dengan kedua tanganku ,kali ini aku ingin menipuk nya karna tingkah nya itu ,tapi dengan sigap nya ia memegang tangan ku dan tubuh kamipun berdekatan bahkan seperti tak ber jarak ,dan akupun bisa merasakan tiupan nafas nya yang seolah memburu menyapu wajah ku ,akupun segera berusaha untuk melepaskan pegangan nya itu .


__ADS_2