
Sementara itu di rumah sakit pun telah datang disana Rudy yang dengan setengah berlari mencari tempat inap Laras , Ardian yang baru akan meninggalkan tempat itupun berpapasan dengan nya ,dengan cepat Rudy pun melambai saat itulah Ardian tahu kalau laki -laki itu adalah yang ia tunggu ,memang Ardian sengaja menunggu laki -laki itu ,selain dia tenang nanti bila pergi mencari Reni ,dia juga yakin kalo laki -laki ini tidak akan macam-macam dengan mama Laras ,itulah yang ada dalam fikirannya Ardian .
Mereka pun beriringan menuju ke kamar rawat Mama Laras ,Ardian sebagai penunjuk jalan pun juga hanya diam ,tapi dalam hati dia pun menyadari kalo laki -laki ini sangat mirip dengan Reni kekasih nya ,dalam fikirannya sungguh penasaran apa dia paman atau saudara dari siapa ,atau memang dia adalah papa Reni karna kalau mhah nya Reni terlalu muda deh,tapi untuk bertanya diapun tak berani dan tak mau ambil resiko di ganyang mentah sama laki -laki disamping nya ini .
"kamu siapa nya Laras hah ,dilihat dari penampilan kamu kamu seumuran dengan Reni ,jangan bilang kmu pacar Laras .ujar Rudy dengan tajam nya.
Ardian pun sempat terperanjat ,dia sungguh tak menyangka laki -laki ini malah menuduhnya pacar Ibu cewek nya ,sungguh terperanjat dia mendengar pertanyaan itu yang lebih tepat hardikan dari pada bertanya , laki-laki ini sungguh menginjak harga diri nya ,memang dia cowok kesepian apa dan ia pikir dia tidak laku sampai kencan dengan tante-tante sungguh merusak reputasi nya.
"Maaf ,om saya bukan cowok tante Laras lah om ,kenalkan om saya cowok Reni dan calon menantu ,anak Tante Laras om ,kenakan saya Ardian Om ,ujar Ardian yang dengan PD nya tanpa mengetahui siapa laki -laki di depan nya ,yang ia tahu laki -laki ini sangat memendam cinta pada calon mertua nya .
Tapi melihat laki -laki di samping nya yang melotot dan bahkan terlihat marah membuat Ardian bingung tapi dia pun siap untuk mengambil ancang -ancang bila bahaya datang dan siap menghindari bahaya bila ada terjangan saat merasakan sinyal bahaya itu ,benar saja belum sempat Ardian mengeluarkan suara ,dia sudah mendapatkan pukulan yang hampir saja menyambar kepalanya kalo saja dia tak menghindar tepat waktu ,pada saat itulah suara yang menghardik mereka pun terdengar .
__ADS_1
"eleh -eleh Kalian kalo mau berkelahi jangan disini ,menggangu ketertiban lagian disini tempatnya orang yang sakit dan perlu ketenangan tahu, apa kalian tidak bisa membaca disana dilarang berisik ,eh malah kalian mau tipuk -tipu kan disini .ujar cleaning servis yang kebetulan lewat disana dengan ber sungut -sungut .
Ardian pun segera mengalihkan pandangan nya ke om Rudy tapi setelah melihat nya bisa menguasai diri,Ardian jadi tenang ,bahkan tanpa melihat Ardian Rudy pun dengan cepat berjalan kedepan ,Ardian pun segera menghentikan nya karena jalan yang dituju bukan ke arah yang sedang dituju Rudy tapi belok kanan sementara om itu malah jalan lurus saja kaya lewat tol yang mulus gak mau belok ,Ardian pun langsung menghardik Om Rudy dengan dengan cepat sebelum dia hilang dari pandangan nya,tapi setelah itu Ardian pun mempunyai rasa khawatir tentang itu, dia akhirnya memilih segera berjalan secepat yang ia bisa sungguh dalam hati khawatir juga kalau itu akan menyulut lagi api amarah pria itu ,sungguh dia tak mau berkelahi apalagi sama orang dibelakang nya ini .
Rudy yang melihat anak didepan nya berjalan dengan cepat pun ingin marah ,sungguh tidak sopan nih anak dengan orang tua ,masak dia ninggalin dirinya ,tapi untuk marah dia sadar dimana dia sekarang , akhirnya diapun hanya bisa mengikuti Ardian dengan ber sungut -sungut memendam amarah nya dan ia akan menumpahkan nya suatu saat nanti ,seolah masalah dengan anak ini takkan selesai walaupun tujuh turunan.
Sampai didepan ruangan inap Laras Ardian yang baru mau membukakan pintu pun segera di serbu ke depan oleh Rudy, Ardian yang terdorong pun segera tersingkir dan hanya bisa melihat laki -laki yang ganas itu berlari menuju ranjang rumah sakit .
Laras yang melihat dan mendengar itu pun segera terhenyak melihat laki -laki di depan nya saat ini ,dia seolah bermimpi dan tak menduga kalau dia akan datang setelah apa yang mereka lalui selama ini , tapi dia tak bisa mementingkan egonya dia tahu disini hanya laki -laki ini sekarang yang ia bisa minta pertolongan ,dan diapun sadar kalo lebih banyak orang yang datang ikut mencari itu lebih baik dan dengan itu semoga Reni akan dengan cepat dipertemukan.
"Rud..,Reni diculik sudah lima hari dia gak bisa kami temukan ,bahkan polisi pun sudah turun tangan tapi mereka masih belum bisa menemukan Reni ,bagaimana ini ,aku sungguh tak bisa tenang memikirkan anak ini ,dia tak biasa nya bisa dikalahkan dengan mudah tapi kenapa kali ini dia bisa diculik bahkan sampai berhari-hari tak datang ,sungguh aku tak bisa tenang memikirkan nya ,aku mohon bantu aku menemukan nya ."ujar Laras dengan sedih dan memohon pada mantan suami nya.
__ADS_1
Rudi yang mendengarnya pun segera memeluk nya diapun sungguh tak bisa membiarkan Laras mantan istrinya ini menghadapi Maslah ini sendiri .
"kamu tenang Ras ,bagai mana pun juga Reni adalah anakku ,Reni akan aku temukan ,di manapun dia berada , kamu harus tetap jaga kesehatan jangan biarkan kesedihan mu membuatmu sakit itu akan membuat Reni sedih bila dia melihat keadaan kamu begini ".ujar Rudy dengan penuh perhatian dan masih memeluk Laras .
Laras yang telah tenang pun segera sadar dari posisinya yang masih dalam pelukan laki -laki di depan nya ,diapun segera melepaskan diri dengan canggung melepas kehangatan yang telah menenangkan nya tadi .Laras pun segera mengalihkan pandangan nya pada Ardian dan Leni yang berada di ruangan itu ,melihat mereka yang ambigu Laras pun tersipu malu juga ,dia sadar barusan tak layak dilihat oleh anak-anak ini.
"Ar apa kamu sudah menemukan titik terang tentang Reni ,ujar Laras mengalihkan perhatian nya dan rasa malu nya tadi .
Ardian yang ditanya pun segera mengatakan kalo dia telah menyusuri di tempat terakhir kali Reni di temukan dan terlihat cctv yang telah ia dan Reni kumpulkan , Ardian yang memang dengan cepat bertindak dan segera mencari apapun petunjuk yang bisa ia gunakan untuk bis menemukan Reni .
Dan Ardian juga menceritakan kalau dia sudah menyelidiki dari supir taksi yang membawa Reni ,dan dengan itu sambung menyambung mencari untuk bisa melihat kejadian itu dari cctv yang berhubungan dengan Reni dan sopir yang hilang yang membawa Reni. untung saja disana ada cctv warga yang tersembunyi dan bisa melihat kejadian itu walau tak banyak dia bisa melihat mobil yang membawa Reni setelah pertarungan nya ,Reni bertarung sendirian Ardian yang melihat nyapun juga menjadi sedih dan serasa tak berguna, untung dia seorang ahli dalam ilmu IT jadi diapun bisa melakukan usaha dengan otak nya setelah melihat sana sini mengumpulkan cctv berbagai jalan akhirnya dia pun bisa mengetahui arah mobil orang yang membawa Reni ,ya walau pun belum jelas paling tidak lokasi terakhir dia bisa melihat mobil itu ,itu sudah menjadi titik terang semoga ,Ardian pun menceritakan semuanya yang ia tahu,dan tak menyembunyikan sesuatu apa pun .
__ADS_1
Dan Ardian pun juga meminta izin untuk mencarinya segera karena Reni dibawa ke luar kota dan dia hanya bisa melacak nya dari sana ,satu harapanya ada disana cctv agar bisa ia lihat untuk membuka harapan dimana Reni saat ini .