MERANGKAI KEBAHAGIAAN

MERANGKAI KEBAHAGIAAN
88.menghadapi masalah


__ADS_3

Reni menunggu kepastian didalam ruangan itu diapun juga segera memanggil pengacaranya untuk datang tentusaja untuk melihat nya dan terlihat keren kan bukankah di film dan cerita kalo ada masalah mereka pasti mengajak pengacara mereka kan ,tapi sebenar nya bukan itu masalah nya ya ,dia memanggil pengacaranya hanya untuk berjaga-jaga bila kejadian ini sampai melebar kemana-mana,dia sudah akan siap dengan hal -hal yang terburuk nanti nya yaitu bila sampai nanti semua ini akan menyeret nya ke dalam meja hijau nanti .


Saat semua nya telah siap dan pengacara itupun sampai Reni pun dengan tenang segera berjalan menuju pintu depan yang dikepung banyak orang yang terlihat masih marah ,dan seakan berdemo disana ,diapun memperkirakan dia dan pengacara nya akan sampai di tempat sama dari arah luar dan dalam itu.


Saat Reni keluar diapun sudah disambut dengan tangan seakan akan siap memukul dan melemparnya ,tapi di bawah tatapan mendominasi Reni dan sifat nya yang tenang tapi mematikan ditambah aura kecantikan yang memukau itu membuat semua yang hadir terpana dan secara bersamaan menjadi tenang .saat itulah dia memandang semua yang hadir dengan tatapan yang lembut tapi penuh wibawa diwajah nya ,walau diusianya yang masih sangat muda dia bisa memberikan tatapan itu,sungguh hebat anak ini . di usia nya ini dia bisa membuat siapapun menjadi bergidik ngeri melihat nya ,tapi juga terpesona dibuat nya .


Reni yang melihat itupun jadi tenang dan diapun dengan lantang dan penuh kewibawaan mengatakan hal yang semua nya membuat semua orang itu tercengang di depan nya,mereka bagaikan melihat Dewi cinta yang telah memanah mereka sehingga apa pun yang dikatakan membuat mereka tersihir oleh semua kata -kata nya itu.


"Untuk semua yang hadir disini saya mohon maaf karena kami membiarkan kalian menunggu terlalu lama ,bukan kami tidak menghormati kalian tapi kamipun memiliki prosedur yang harus kami laksanakan disini , untuk soal masalah ini kamipun juga telah membuat tim untuk memberikan ganti rugi kerumah klien kami yang tentu saja orang yang mengalami kendala saat hari kemarin terjadi insiden yang tak pernah kami tahu akan terjadi itu ,dan semua tim kami pun sudah bertemu dengan klien kami ,dan yang Saya pertanyakan disini ,kenapa kalian disini ,dan juga kalo kalian disini siapa yang kami temui di rumah klien kami ,apa kalian bisa menjadi dua orang yang berbeda".ujar Reni dengan penuh penekanan .


Reni pun memandangi semua orang yang hadir itu mereka pun terlihat memerah dan wajah yang takut pun tersirat dalam kebanyakan orang yang hadir ,saat itulah suara yang menggertak terdengar dari kerumunan .


"kamu hanya berani menggertak kami ,apa yang ingin kalian lakukan sebenarnya ,apa kalian ingin membuat kami pergi dengan ketakutan karena perkataan anda yang menganggap kami bukan klien Andha .perusahaan apa ini yang mau lari dari tanggung jawab nya .",ujar salah satu pemuda yang terlihat kritis dan berpengalaman itu .

__ADS_1


Renipun dengan tersenyum memandang pemuda itu tapi tatapan menindas nya tetaplah ada disana .


"Maaf kalo boleh tahu siapa nama Andha dan Andha memesan divisi apa di perusahaan kami .ujar Reni dengan ringan nya .


Pemuda itu pun menampilkan senyum sinis nya dan memandang remeh kearah Reni.


"Wah mbc ternyata kalian bahkan tak bisa mengenali klien kalian padahal kita kan baru menyepakati kerjasama kira kemarin belum lama ini ,tapi kamu sudah melupakan saya , pantas saja kalian membuat semua orang kecewa hanya karena kalian menilai berkuasa karena perusahaan besar dan bisa dengan mudah merugikan kami ".ujar pemuda itu seolah diatas angin .


Reni pun memandang dengan masih tersenyum dan dengan tenang tanpa goyah sedikitpun Renipun memandang sekeliling nya dia tahu banyak wartawan yang meliput nya kali ini ,kalo dia tak hati-hati omongan nya akan menjadi senjata makan tuan untuk diri nya sendiri dan disini perusahaan nya yang menjadi bahan taruhan disini.


laki -laki itupun segera pongah mendengar pengakuan salah dari Wanita yang berada di depan nya itu ,diapun memperlihatkan kesombongan nya yang lebih itu.


"Iya kamu harus minta maaf pada saya ,dan jangan lupa ganti-rugi,karena kamu dengan melupakan saya itu termasuk penghinaan bagi saya dan kamu juga membuat kontruksi bangunan saya penuh dengan cacat ,dan menggunakan bahan yang kwalitas nya jelek ,jadi saya mau uang Depe kembali dan ganti rugi perusahaan ini .ujar laki -laki itu tambah berapi-api.

__ADS_1


Renipun segera tertawa terbahak-bahak,dia pun merasa sangat lucu pada pria dungu yang mengaku teken kontrak dengan diri nya itu .


"Iya pak ,tapi sebelum nya saya minta maaf karena dari data yang saya ketahui proyek yang kami kerjakan sudah pada masuk itu sudah tiga bulan yang lalu ,dan untuk bulan kemarin sungguh minta maaf kami belum bisa menerima lagi karena kami terbatas ,dan Andha harus tahu diantara semua proyek itu tidak ada wajah bapak disana ,terlebih di difisi kontruksi pak ,apa bapak bermimpi kemarin bertemu dengan saya".ujar Reni dengan melihat tajam menusuk laki -laki itu.


Laki -laki itupun dengan sombong memandang Reni bahkan dia pun masih pongah dan tak punya malu bahkan tidak sadar dimana sekarang dia berada .


"Wah ,jadi begini cara kalian menindak lanjuti klien yang tidak puas dengan kerja kalian ,oke mari lihatlah biar semua orang tahu bagai mana sosok kalian yang tidak profesional itu ,dan lihatlah kehancuran kalian karena berani menentang kami ,ujar laki -laki itu masih dengan sombong nya.


Renipun semakin manis tersenyum dia tahu disini banyak yang meliput dan orang itu memang tak tanggung-tanggung ingin menjatuhkan RENI AURORA.


diapun bagai kan Dewi perang yang tanpa goyah sedikitpun menghadapi musuh nya .


"oh ....oh .oh...

__ADS_1


jadi bapak belum bisa membaca situasi nya saat ini ,kapan bapak akan sadar disini bukan lah tempat bermain ,bapak tahu saya tidak pernah pergi bertemu dengan klien divisi kontruksi ,karena kami memiliki tugas masing -masing dan divisi yang bapak katakan bukan saya yang memegang nya ,bapak tahu kamu selalu mengarsipkan semua data dan bahkan dilengkapi dengan foto untuk mengenal dan memahami pelanggan kami ,dan wajah bapak tak terlihat di catatan Kami,apa bapak sadar sekarang situasi bapak disini .,"dan saya kira orang bodohpun sangat tahu apa yang bapak bicarakan itu hanyalah omong kosong belaka yang tak ada bukti nya.ujar Reni.


wajah laki-laki itupun memerah entah marah atau dimana yang jelas dia sangat tidak terima dan bahkan tangan nya mengepal siap meninju cewek cantik yang terlihat jelas di depan nya itu.


__ADS_2