MERANGKAI KEBAHAGIAAN

MERANGKAI KEBAHAGIAAN
9.masalalu yang harus di ungkap 3


__ADS_3

Setelah kepergian putrinya,dia hanya bisa terpaku menahan perih yang melanda di dada nya,tak kuasa dia menahan rasa sesak didalam dadanya dengan meledak akhirnya menjadi tangis kesedihan yang semua orang mendengar nya akan ter sayat -sayat oleh nya,dia sekarang bagai raga tak bertulang putri nya yang selama ini ia sayangi dan di besarkan penuh kasih dan sayang pergi dari pelukan nya,dia tak mengira akan menjadi kacau seperti ini,tapi mau bagai mana lagi bila nasi telah menjadi bubur tak bisa lagi aku mengubah nya.


Didepan kamar sang ibu,Reno memandang ibunya dari pintu yang tak tertutup rapat,dia segera menghampiri memeluk ibunya dengan penuh kasih dan sayang,dia tahu betapa sakit hati ibunya saat ini,karna dia paling tahu seberapa besar perjuangan ibu untuk bertahan tanpa suami,dia dengan mandiri nya berusaha sekuat tenaga memulai bisnis nya dari nol dari toko kelontong kecil,ibu membuat desain baju ,ibuku sangat suka merancang dan dia mempromosikan itu dengan kenalan ibu, Alhamdulillah banyak yang tertarik dari satu orang merambat ke yang lain dan dari yang lain itu banyak yang minat,hingga jadi nya sampai saat ini ibu bisa masuk kan brand produk nya menjadi Larasati butik,sama dengan adikku keterampilan nya dalam mendesain tak diragukan lagi,sayang rupa adek sama sepertiku ya sama persis laki -laki yang tak tanggung jawab itu, dan dari bisnis kecil ibuku merambat dengan membeli lahan-lahan yang subur dan menanami nya herbal,bahkan ibu punya paprik pengolahan herbal,untuk pemasaran ibuku tak tanggung-tanggung dia bisa menjual nya ke berbagai negara dengan harga yang sangat mahal tapi kwalitas terbaik ya,tak lebih 6tahun bisnis ibu berkembang pesat, dan untuk toko klon tong sekarang dipindah tugaskan jadi to ko obat tapi bukan apotek ya ,obat disini obat untuk bertani ,ibuku menyetok kan obat itu untuk para petani ,agar para petani tidak perlu repot ke kota ,untuk harga, ibu gak buat bisnis murni untuk membantu warga.


"Reno adikmu gimana ,diabelum pernah pergi dari rumah Re,apa dia akan baik -baik saja,bagai mana kalo adikmu lapar Re,dengan apa dia membeli makanan bahkan dia tak bawa uang apalagi hp juga di tinggal Re."dengan berderai air mata ibu mengatakan nya.


"Tenangkan lah hati ibu, Rani sekarang sudah besardia pasti bisa mengurus dirinya sendiri buk,berikan adek waktu buk setelah tenang pasti dia akan kembali,kesini kerumah,ke pelukan ibuk.


Sambil menangis ibu berkata" apa yang harus nya ibu lakukan Ren,ibu berusaha tak mengungkit nya,tak pernah sedikitpun ingin membukanya,karna pasti yang terluka adikmu, pasti dia mengira dialah yang membuat hancur rumah tangga ibu pasti dia terluka dalam sekali mendengan sosok yang ia rindu kan tak mengakuinya bahkan dengan terang -terangan menunjukkan kebenciannya Reno".


"sudah lah buk menangis tak kan bisa menyelesaikan masalah buk ,jalan satu -satunya ibu harus jujur sama adek dan katakan semuanya yang sebenar nya buk".kata Reno.


"iya REN ibu mengerti ,ibu akan jujur semua dengan kalian ,tapi tolong cari adek kamu Reno ibu tak ingin berpisah lama dengan adik kamu ren."ujar ibu dengan memohon.


"iya buk ibu tenang saja ,Leni dah kasih kabar kalo Reni ada di rumah nya tadi ."ujar Reno menanggapi kekhawatiran ibu nya itu.

__ADS_1


"Alhamdulillah Kalo begitu Ren ,ibuk gak khawatir lagi,pada adik kamu,besok antar ibu kesana ya REN ibu ingin cepat selesai dan memeluk adik kamu".ujar Laras dengan bersemangat.


"buk beri sedikit waktu untuk adek buk ,satu Minggu cukup,biar adek bisa. menata emosi nya buk."ujar Reno dengan serius.


"kok lama REN,tapi baik lah,mungkin itu lebih baik ,ibu ikut kata-kata mu saja,tapi tolong awasi adek kamu ya Reno."ujar Laras tapi berusaha menerima walau mengajukan syarat.


"ya beres Bu, ibu tenang saja,walau tanpa di minta aku akan melakukan yang terbaik untuk nya,dia adalah adikku yang ku sayang buk".ujar Reno dengan sungguh-sungguh.


Akhirnya ibu mulai berangsur-angsur tenang dan bisa terlelap walau sesekali memanggil Reni dalam tidur nya.


Dengan penantian yang melelahkan akhirnya, tujuh hari dimana aku berjanji kepada ibuk datang,pagi sekali ibu sudah siap -siap untuk mengajak ku pergi menemui Reni adek tersayang ku. bahkan ibu tak mau sarapan dulu membuatku berusaha keras untuk membujuk nya,setelah sekian lama akhirnya ibu mau juga sarapan dulu .


Aku sebenarnya juga sudah tak tahan ingin berjumpa dengan adik ku yang tersayang,tapi kesehatan ibu lebih penting jadi kami harus sarapan dulu,doaku semoga adikku sudah bisa menenangkan Hatinya agar emosinya stabil,tidak meledak -ledak seperti kemarin.


Karna berbagai pertimbangan kamipun memutuskan pergi ke rumah Leni setelah habis dhuhur, baru saja masuk halaman

__ADS_1


kami telah disambut Tante Ranti di depan rumah,dengan tersenyum ramah dia menyambut kami,kami pun segera keluar dari mobil yang kami naiki.


"maaf ya Ran,anakku pasti merepotkan kamu beberapa hari ini."ujar ibu Reni.


"kamu ngomong apa sih,gak lah Ras , Reni tak pernah merepotkan ku dia anak yang baik,aku malah seneng jadi kaya punya dua putri di rumahku."ujar Ranti dengan ceria.


"terimakasih Ranti kamu memang sahabatku dalam segala suka dan duka ku."ujar Laras dengan menitikkan air mata nya.


"aku suka RAs bisa ikut andil dalam sebagian perjuangan hidupmu aku takkan biarkan kamu sendiri lagi setelah sekian lama ini".Tandas Ranti .


"makasih ,kamu memang sahabat terbaik ku ,aku sangat beruntung mengenal mu."ujar Laras dengan tulus dan merasa beruntung.


Kami ber pelukan seolah mencoba meluruhkan segala luka ku selama ini.


tanpa kita sadari Reni dan Leni sudah masuk dalam rumah ,terlihat raut wajah Reni yang masih kecewa dan rasa yang tak bisa kami tahu apa itu,tapi tak kusangka dia memeluk ibu,dengan reflek ibu merengkuh nya dengan deraian air mata mereka saling meminta maaf,dan dengan kesepakatan ibu akan berkata sejujurnya apa yang terjadi,dia bisa tenang dari tangisan nya.

__ADS_1


Aku hanya bisa berdiri mematung menyak sikan semua yang terjadi aku tak pernah menyangka kenangan buruk itu akan menjadi bom waktu yang bila meledak dampak nya tak terkira oleh ku, bahkan bisa merubah sese orang seperti adikku yang manis ,ceria ,dan anak rumahan yang tak pernah bisa pergi jauh dari rumah, dengan itu dia bahkan pergi berhari hari tanpa kabar dan adikku yang tak pernah marah besar kemarin meledak ledak bahkan tak menganggap ku ada,pergi tanpa menoleh sedikit pun padahal aku terjatuh tak elit nya,dia tanpa perasaan masih pergi tanpa bertanya keadaanku, aku yang merana,dan terluka,seumur hidup baru kali ini aku tak di hiraukan,di cuekin,bahkan tak dianggap keberadaan ku miriskan aku.


__ADS_2