MERANGKAI KEBAHAGIAAN

MERANGKAI KEBAHAGIAAN
74.prifasi


__ADS_3

ponsel Reni pun bergetar, masuklah sebuah pesan vidio disana ,aku sebenarnya penasaran juga dengan isi pesan Vidio itu ,tapi demi keamanan berkendara pun Reni memutuskan untuk nanti saja membuka nya ,selain ini masih di jalan ,aku pun ingin melihat itu di tempat yang lebih enak dan nyaman.


Saat itu lah,Renipun segera memacu motornya ,dia mengarahkan motor nya itu ke kafe tempat ia janjian dengan teman -teman nya , Reni memang ingin menghabiskan waktunya yang senggang sebelum masuk kuliah ini , tawaran kuliah pun mengalir karena Reni termasuk siswa yang berprestasi disini ,bahkan sudah terhitung telat masuk pun mereka masih menghubungi Reni dan orang tuanya untuk milih kampus mereka sebagai tempat pembelajaran terbaik dan dibantu tenaga yang ahli dalam bidangnya.


Saat Reni sampai, diapun mengedarkan pandangan nya ke semua meja pengunjung ,disana belum terlihat dan belumlah nampak Leni dan yang lain nya .


Saat itulah dia memutuskan untuk memesan minum dan sambil menunggu temannya datang dia pun mutuskan membuka video itu dengan santai dan nyaman nya.


Dari awal terpampang lah kampus yang sangatlah memukau dengan kemegahannya,aku yang melihat itu pun ikut terpukau juga , sungguh beruntung Ardian yang mempu nyai takdir kuliah disana,kalo aku bila bisa memilih tetap memilih disini ,disini sudah membuat ku nyaman bahkan rasa untuk berpisah dengan kota ini pun aku tidak bisa,jadi dari pada nanti aku kuliah di luar malah cuma ngabisin duit karena gak tahan lebih baik aku memilih kenyamanan ku saja ,lagian kuliah negriku ini juga bagus ,bahkan banyak juga orang sukses yang keluar dari universitas kami ,pokoknya selama benar -benar kuliah sih gak masalah gitu ,mau kuliah nya di luar atau didalam kan sama mahasiswa nya kan, sama mencari ilmu tinggal otak saja yang bisa memproses nya dengan benar apa tidak .


Dan saat itu juga disana di video itu pun terlihat dengan jelas dan mencolok para mahasiswa dan mahasiswi berambut pirang nya yang khas baru datang disana ,terlihat dari tas yang masih mereka tenteng dan jalan yang terlihat jelas masuk ke lingkungan kampus .


Di saat itu lah terlihat disana cewek bule rambut pirang dan sangatlah seksi dan mencolok dari yang lain nya berjalan beriringan dengan Ardian.


Aku memang telah mencari nih cowok dari tadi ,tapi kenapa baru bisa lihat nih orang.

__ADS_1


Aku pandangi wajah nya yang putih bersih bagai batu pualam itu ,dan tubuh diapun yang tinggi terlihat imbang juga berada dengan cowok -cowok disana,malah terlihat segar dia ,apa memang Ardian seganteng ini , bahkan melihat cowok bule disekitar nya pun tidak bisa mengalihkan ku pada selain dia .


Dan tanpa diduga pada menit terakhir terlihat cewek itu mencium pipi Ardian dengan leluasa nya ,Reni yang melihatnya pun menjadi dongkol dan marah ,tapi ia sadar kalaupun dia marah dia hanya akan terlihat bodoh disini apa lagi orang yang ia mau ter kampun tak ada disini ,jadi itu hanya akan terlihat konyol nanti nya.


Saat itulah terdengar suara yang tak kukenal berada di belakang ku , aku yang kaget dan tersadar segera ingin ku maki dia karena telah mengganggu privasi pelanggan lain disini .


"Cewek yang semangat dan menantang ujarnya,"bicara laki -laki itu.


"kamu" ,saat itu lah aku melihat nya ternyata dia pak Rudy yang kenal pun aku rasa tidak ,ato bisa di bilang cuma agak kenal saja itu ,berani melihat hak pribadiku.


"REN jangan gitu dong,saya hanya penasaran saja lihat kamu sendirian disini, padahal yang lain nya sama temen nya masing-masing,lha kalao kamu mau saya seneng bila kamu mau menganggap saya jadi Ayah kamu , lagian kita kan mirip."ujar pak Rudy .


Dalam hati kecilnya, entah mahnet apa yang menarik nya kearah anak ini ,dia seolah merasa nyaman dengan anak perempuan ini , padahal dia pun tahu pasti , kalo anak ini marah dan beneran ngelaporin dia ke polisi,dia yang akan malu karena sebagai seorang yang dewasa dan sudah berumur malah mengutit seorang anak SMA seperti dia.


"wah ,kepala bapak ke bentur apa sih pak hari ini ?..,apa salah makan bapak ya tadi ?..., dan jangan kira karena saya anak orang biasa bapak bisa menggeser posisi ayah saya ya pak ,saya juga gak perlu tambahan sosok ayah tanpa ada dia pun ternyata juga hidup saya bisa bahagia bahkan sampai sekarang."ujarku walau dengan menyembunyikan kegetiran .

__ADS_1


Saat itulah sekilas masalalu terbayang kembali, di benak Reni,betapa Ayah nya sangat membencinya,


perasaan jelas tertolak,dan yang tidak dianggap oleh ayah kamu sendiri,bagaimana rasanya coba ,bahkan sebelum aku dilahirkan dia sudah menolakku dulu apa salah diriku,aku hanyalah seorang anak yang tak tahu apa-apa kenapa dia sangatlah membenciku .


"Sudah maafin Om Rudy kalo gitu ,Om Rudy takkan mencoba mengubah posisi ayah kamu di hati kamu,om hanya itu saja , merupakan keberuntungan orang yang bisa menjadi ayah kamu itu saja , jangan dianggap seriussan sehingga gak enak hati, beneran kok REN kamu memang putri impian Om", Ujar Rudy dengan serius nya .


Dia memang selalu membayangkan,betapa indah nya dunia nya bila ia memiliki putri yang sangat ceria, ceplas-ceplos seperti istri tercintanya,ya bersama Anak ini aku seolah kembali bersama dengan dia,pasti dia akan menambah kemeriahan hidup kami ,tapi rasa sakit akan impian itu pun menjadi bomerang yang menghujam keras ke jantung nya ,mengingat pernikahan nya yang tidaklah baik saja bahkan bisa dibilang hancur tak tersisa hanya karena orang ketiga.


"ya dah Om ,mungkin aku lebih enak panggil Om ,tapi ngapain Om masih disini nanti dikira aku simpanan Om lagi ," ujarku dengan jelas agar dia cepat pergi dari sini .


Saat itulah teman - teman ku pada datang ber iringan,mereka kok bisa kompakan sih datang nya, padahal aku dari tadi sudah menunggu sampai disini malah hanya dengan Om -Om lagi ah gak elit kan bisa dikira aku anak papa yang pergi saja harus dikawal , seperti anak kecil lagi ah .


Yang mencengangkan semua membawa pasangan ,selain Leni sih ,dia memang belum minat saja , karena kalo mau banyak yang suka juga sama dia ,dia belum mau kearah situ katanya sementara yang lain kan memang umur mereka sudah saatnya ke jenjang yang lebih serius,kan sudah pada selesai kuliah nya hanya aku dan Leni yang belum masuk sih .


Saat itulah suara Om Rudy keluar juga dari sarang nya .

__ADS_1


"Ya ampun jadi kalian mau kencan tho , kalian tu masih anak SMA akhir, harus nya fokus ujian fikirin mau kuliah dimana kalian ,kok malah pacaran saja yang kalian kedepankan sih "dengan menjewer telinga Reni dan Leni Om Rudy pun menghardik kami .


__ADS_2