
Setelah tetap tak ada hasil nya ,tim itu pun memastikan untuk berhenti mencari ,karena situasi malam hari dan takut terjadi yang tak diinginkan akhirnya pukul 9sudah di peristirahaatkan , mereka pun segera bergegas ke tempat penginapan terdekat ,memang Rudy telah mempersiapkan semuanya dia pun meminta agar tetap membantunya untuk mencari putri tercinta nya itu,tapi mereka pun akan mencari si semua bendungan yang berhubungan dengan sungai itu ,apa bila mungkin saja besok bisa di temukan ,ya walau pun kemungkinan jelek nya mayat yang akan mereka temukan .
Saat itulah mobil Laras pun datang ,wanita itupun bergegas menuju ke rumah yang telaah di tunjukkan oleh penduduk setempat sebagai tempat peristirahatan orang yang dalam tim pencarian ,karena Laras tahu kalau laki -laki itu akan ada disana .
Benar saja belum sampai depan halaman pun sudah terlihat wajah laki -laki yang sangat ia kenal itu ,diapun tanpa menunggu lama segera mengarahkan mobil nya ketempat laki -laki itu .
Mobil itu pun menjadi pusat perhatian semua orang disana ,tapi yang melihat dengan sangat terkejut adalah Rudy ,dia tak menyangka kalau wanita yang masih berstatus istri sah nya itu walaupun sudah lama tak bersama itu menyusul nya tepat nya menyusul ke tempat desa ini .
Memang walau pun Laras mengajukan perceraian dia selalu bisa menghindar entah itu dengan apa laki -laki itu bisa membuat perceraian itu seakan hanya angin lalu di depan nya.
Dengan cepat laki -laki itupun menghampiri wanita itu ,tapi belum sempat dia bertanya,sekedar menanyakan kabar wanita itu segera meninju nya dengan sekuat tenaganya .
"Puas kamu hah ,lihatlah ketidak becusan kamu membuat putriku terkena bencana ini ,kenapa kamu tak bisa menjaganya ,kenapa Rudy ,bahkan belum genap 24jam aku memasrahkan nya pada mu ,tapi apa yang kamu perbuat hah ,kamu membuatku kecewa lagi dan lagi ,kenapa harus Reni yang jatuh, kenapa Rudy,tak bisakah kamu menolong nya ,dia putri kita ,dia hanya putri kecil kita" .Laras pun menangis dengan meraung di sana .
__ADS_1
Rudy yang mendengar itu pun hanya bisa menahan rasa sakit tinju wanita didepan nya tapi rasa sakit tinju itu tak seberapa dibandingkan rasa sakit hatinya ,dia mengakui nya ,dia sebagai laki -laki ,ayah ,suami tidak pernah becus memerankan peran nya bahkan sejak anak itu lahir dia tak pernah bersama dan baru kali ini dia dipercaya oleh ibunya , dia sudah membuat Laras kecewa dengan apa yang ia lakukan saat ini .
"Maaf kan papa nak kamu harus tahu papa tak ingin ini terjadi ,papa ingin kamu selalu selamat ,dan papa pun juga sudah menjauh dari kalian ,tapi kenapa kalian tetap dalam keadaan yang berbahaya seperti ini ,bahkan papa pun tak tahu sekarang keadaan kamu gimana sayang . Rudy pun dalam hati mengatakan semua itu.
Laras pun masih marah bahkan diapun dengan gencar dan tak berhenti memukuli Rudy yang diam saja ,disana ,bahkan dia pun seperti samsak yang tak bernyawa dan tak punya rasa sakit sedikitpun bdipukuli sat itu.
Saat itulah dari arah lain datang Ardian dan Leni yang datang secara bersamaan ,memang saat itu Ardian melihat leni dari arah yang lain dan mereka pun pulang bersama tapi melihat keributan di penginapan mereka segera lari untuk melihat apa yang sebenarnya sedang terjadi .
"puas kamu Rudy ,puas kamu ,putriku yang dulu kamu tidak mau menerima nya sekarang telah pergi bahkan jasat nya pun kamu tidak menemukannya ,puas kamu sekarang hah bukan kah ini yang telah lama kamu inginkan .Laras pun dengan tajam mengatakan semua itu pada laki -laki yang babak belur di depan nya itu.
Leni pun segera menenangkan Tante Laras yang telah ia anggap sebagai ibu nya itu,sementara pandangan nya pun memandang mbc Sinta yang menunduk ,diapun merasakan dia salah,karena dia tahu tak membawa Tante Laras ke sini tapi dalam hati dia pun juga meyakinkan diri dia yang ikut ke mari bukan dia yang datang denganmembawa wanita yang marah itu ,ya walau dia sadar itu juga karena diri nya sih.
Leni pun dengan sabar menenangkan wanita yang telah melepaskan kecewanya pada om Rudy itu ,diapun segera mendekap wanita itu dengan berharap wanita itu bisa tenang kembali seperti tante Laras yang ia kenal ,tapi Isak tangis nya pun tiada berhenti disana ,bahkan terkadang diapun masih ingin meronta dalam dekapan Leni tapi untung saja gadis itu tidak lah mungil dia dan Reni memang suka fitnes dan melatih otot mereka ,tidaklah kaget bila diapun bisa bertahan hanya dengan menekan nya .
__ADS_1
"Tante tenang lah tante , Reni masih hidup aku yakin itu , sahabatku itu masih hidup dia akan menemui kita ,tapi sabar lah tante ,dia pasti akan kembali tinggalkita berdoa ,Tante tak boleh mengatakan dia sudah tiada apa tante tak merasakan kalau Reni masih hidup tante.Leni pun menangis mengatakan itu.
Sementara Laras memegang dada nya ,diapun mengangguk dan mengeratkan pelukan nya pada Leni .
"Ya ,sayang, tante merasakan putri Tante masih hidup tapi perasaan Tante tak enak Len ,tante tahu Reni dalam bahaya atau kritis bahkan sekarang dia tak bisa menemukan nya,bagaimana Len dia,kalau dia masih hidup bukan kah dia akan kedinginan dan tinggal menunggu kematian nya .dengan menangis dan meraung pun Laras mengatakan nya .
Rudy pun hanya bisa menangis dan memandang wanita yang memang masih bertahta di dalam hati nya itu ,dalam hatinya pun dia juga merutuki ketidak berdayaannya dan ketidak mampuannya ,diapun merutuki diri sendiri kenapa dia tidak bisa melindungi putri nya andai saja waktu bisa di ulang dan bisa memilih dia pun mau dan bersedia menggantikan putri nya itu ,walupun dia harus mati dia akan rela karena memang selama ini dia tak bisa menemani apa lagi memberikan satu hal pun yang berguna buat putra dan putri nya ,dia sangat sadar laki -laki apa dia ,dan sebrengsek apa dia .
Saat itu suara Leni pun memecah keheningan dan bahkan mereka pun terbelalak memandang benda yang dibawa Leni ditangan nya ,Ardian yang melihat nya pun segera menghampiri Leni karena dia sangatlah tahu benda apa yang ada disana tepat di tangan Leni itu .
"Len kamumenemukan dimana benda ini,"dengan bersamaan Laras dan Ardian bertanya
Sementara Rudy hanya memandang tidak mengerti dan hanya memandang mereka secara bergantian.
__ADS_1