MERANGKAI KEBAHAGIAAN

MERANGKAI KEBAHAGIAAN
111.Pencarian yang masih berlanjut


__ADS_3

Disebuah rumah yang sepi terlihat asri dan nyaman itu terlihat lah wanita yang sedang mondar mandir terlihat khawatir diwajah nya ,wanita yang lebih muda di dekat nya pun tak bisa membuat nya tenang dia pun hanya memandang bingung tanpa bisa berbuat apa -apa.


"kenapa hatiku sangat tidak tenang ada apa dengan Reni ,ya tuhan tolong lindungi putri kecilku aku tak mau terjadi apa -apa dengan nya ,dan hanya kamu yang bisa aku andalkan ,kamu yang memberi kehidupan dan menentukan kematian ,tapi aku mohon ya tuhan jangan lah engkau ambil dariku aku belum siap bila harus melepas dia sekarang ya tuhan .Laras pun seperti bergumam dalam doa nya .


Diapun masih sangat khawatir dan tak tenang memikirkan putrinya yang belum ada kabar itu.


"tenang lah tante Reni anak yang haikyakin lah di manapun ia berada dia akan dilindungi dan percayalah Tuhan akan mengirimkan pertolongan untuk nya agar cepat di temukan dan mendapat pertolongan tante .ujar wanita yang lebih muda itu.


Mendengar itu Laras pun memandang wanita itu dengan tatapan tajam seolah ingin menghujam nya ,dengan rasa curiga dan ingin tahu Laras pun menghardik nya.


"Sinta sebenarnya apa yang terjadi dengan putriku hah ?


,Apa yang sebenarnya kalian sembunyikan kan dari ku ?.


Sungguh tega kalian tidak mengatakan yang sebenarnya pada tante !...."

__ADS_1


dengan marah Laras mengatakan semua itu .


Wanita yang dipanggil Sinta itu pun terlihat bingung dan takut juga terlihat dari wajah nya dia baru sadar kalau wanita di depan nya ini tidak tahu sebenarnya yang terjadi dan dia ternyata malah membuat kekacauan dengan mengatakan itu, ya walau sedikit tapi itu sangat fatal karena itu membuat nya terjepit bila tak bilang tapi bila bilang bukan kah dia akan didamprat oleh Leni juga karena mengatakan itu yang ternyata sebenarnya di sembunyikan dari wanita yang menatap nya tajam bagi kan mau menguliti nya itu .


"Hah ,kenapa sih aku selalu dalam masalah dengan nih mulut ,ah dasar mulut yang terlalu lemes deh sampai gak punya rem ,aduh bagaimana ini ."dalam hati Sinta pun merutuki kebodohan nya itu .


"oke mau bilang apa tidak kamu ,kalau tidak aku akan mencari nya sendiri apa yang terjadi sebenar nya ,jangan kira aku gak bisa mendapatkan informasi yang aku harapkan dengan koneksiku ,dan asal kalian tahu aku lebih berhak mengetahui keadaan putri ku ,kalian tidak seharus nya menyembunyikan


apa pun yang terjadi dengan nya ,dan akupun tahu dan merasakan kalu putriku sedang tak baik -baik saja Sinta ,mau sampai kapan kamu mau diam saja hah . dengan meraung dan mengepal kan tangan nya Laras pun mengatakan itu .


Sinta yang dibentak pun merasakan gemetar dan rasa takut dan tak enak dengan ibu yang sedang khawatir itupun membuat nya merasakan sesuatu yang membuat nya mengatakan semua nya pada Laras akan keadaan Reni dan semua yang datang beserta tim SAR yang membantu untuk segera menemukan Reni karena ia tenggelam dengan mobil nya . itulah Sinta dia memang jujur dan bahkan terlalu jujur dia tak bisa menyembunyikan suatu masalah apa lagi orang itu berhubungan dengan orang terdekat yang meminta nya untuk mengatakan nya dia takkan tega menyimpannya lagi .


...----------------...


Sementara itu pencarian pun masih berlanjut setelah istirahat dan mengisi lagi tenaga yang telah terkuras tadi , bagaimanapun mereka kan juga manusia yang harus makan dan minum karena mereka bukan lah robot yang bisa bertahan tanpa itu .

__ADS_1


Sementara itu kusak- kusuk pun terdengar dari para pekerja tim itu ,mereka pun berbicara secara berbisik tapi suara itupun terdengar oleh pemuda di sana yang sedang dengan konsentrasi mencari dan bahkan sampai tidak mau memperhatikan asupan makanan nya itu.


"kang ,apa bisa ditemukan nih orang nya ,ini sudah malam kang ,lagian kalau kita masih lanjut terus malah kita bisa -bisa yang dimakan sama penunggu nih sungai kang kalu iya tu 2 orang masih hidup kalu dah mati bukan kah kita hanya akan menghabis kan malam mencari orang mati , kita kan masih jelas orang hidup kang .ujar salah satu orang di sana.


Sementara itu terdengar lah sahutan dari rekan dekat nya itu .


" Hus kalau ngomong tu yang bener dong ,pamali tahu ,bicara yang bagus agar hasil nya bagus lek ,dan kamu tahu kan kalau ini juga sangatlah kritis ,Maka dari itu kita harus segera menemukan nya ,kalau masih hidup supaya bisa cepat dikasih pertolongan kan dan semoga nyawa mereka masih selamat dong lek .ujar orang itu .


Mendengar itu Ardian pun meneteskan air mata nya sungguh dia tak pernah menyangka akan terjadi seperti ini.


"Sayang kamu dimana ,aku harap kamu selamat, tak apa lah bila laki -laki yang jatuh sama kamu itu tidak, tapi aku berharap kalau kamu bisa selamat dan bisa segera menemui ku lagi aku tak bisa berdiri tanpa mu, semangatku hilang tanpa mu ,bagai mana bila kamu meninggalkan aku,aku takkan bisa melangkah lagi dan aku pun takkan tahu apa yang akan aku lakukan di dunia ini bila tak ada kamu apa lagi tak bisa bersama mu .Ardian pun dalam hati nya yang terdalam mengatakan semua itu ,sunguh ia sangat takut semua itu terjadi pada nya.


Sementara di bagian uang lain tapi masih di daratan ,atau tanah sebelah sungai terlihat lah Leni disana, diapun melihat kalau tempat yang ia gunakan tadi untuk melepas kesedihan itu terlihat lah aneh disana bekas rumput yang terlihat berantakan karena terinjak banyak kaki pun terlihat ,bahkan itu mengarah pada jalan yang jarang dilalui dan itupun bersebrangan dengan sungai , padahal orang yang mencari semua fokus pada air dan saat istirahat pun mereka menuju tempat yang tadi saat mereka turun kalau tidak pasti di desa hilir sungai itu .


Reni pun segera meneliti semua itu dan mengikuti jejak rumput yang acak- acakan dan layu sana sini itu ,saat sudah berjalan agak lama ,sesuatu yang berkilau terkena cahaya senter nya pun menyita perhatian Leni ,diapun segera memungut benda itu ,sebuah kalung berliontin yang sangat ia kenal itupun membuat nya segera bergegas ke arah sisa rumput yang acak acakan itu .tapi tak lama rumput itupun habis dan hanya menyisakan nya pada jalan setapak yang naik dan mengarah kemana dia tak tahu ,yang jelas jalan itu jalan meninggalkan sungai .

__ADS_1


Leni yang masih menimang pun memantapkan hatinya untuk segera menyeret kaki nya menyusuri jalan yang sangat menanjak seperti gunung itu ,setelah seperempat jaman akhirnya diapun sampai di sebuah tanah yang sangatlah luas ,tapi yang membuat nya merana ternyata dia tak menemukan apapun selain bekas mobil yang entah menuju kemana dia tak pernah bisa mengetahui nya saat ini ,tapi satu yang yang ia percayai ada yang membawa Reni dan pasti menyelamatkan nya ,tapi dia tak tahu pasti motif apa yang sebenarnya orang -orang itu inginkan sampai dia membawa Reni .


Walaupun terlihat kecewa karena tak bisa menemukan sahabat nya , tapi disisi lain hatinya merasa tenang karena sahabat nya akan selamat dia yakin kali ini ,dan diapun akan memilih meyakini yang satu ini tentu nya ,daripada mempercayai kalau teman baik nya itu masihlah di dalam air dan menunggu diselamatkan bukan kah itu lebih menyeramkan karena tak mungkin kan orang dalam air bertahan dalam waktu lama apa lagi ini sudah 12 jam bahkan lebih ,parasaan Leni pun segera lebih tenang walau masih banyak pertanyaan yang ia tak bisa lukisan di dalam hati nya itu .


__ADS_2