
Reni pun akhirnya sampai ,gedung yang dulu hanya lima buah pun sekarang sudah berubah menjadi seluruh bangunan disana menjadi milik RENI AURORA , perusahaan yang bergerak dalam segala bidang itu pun semakin maju ,yang dulu hanya menerima dekorasi untuk acara-acara sekarang malah banyak job dari perusahaan properti yang menginginkan desain dari kami ,dari orang ke orang , akhirnya RENi AURORA pun menjadi banyak orang yang mengenal kami dan menggunakan jasa kami .
Reni pun tak pernah menyangka dia Kalau grup sederhana yang di bangun untuk lomba itu bisa berkembang menjadi seperti sekarang ini .
Reni pun segera masuk dia segera menuju ke ruangan nya , wanita yang menunggunya pun segera memberikan respon yang tak baik ,terlihat dari pasangan mata nya yang tidak ada ramah -ramah nya sedikitpun,Reni yang melihat itu pun hanya bisa memberikan senyum keramahan nya .
"Sore buk ,maaf buk saya agak lama soal nya saya ada di daerah yang jauh dari sini ,tadi ada keperluan dengan teman saya ".ujar Reni .
"saya gak punya waktu cepat berikan ganti rugi yang kamu janjikan ,mobil saya habis 30 juta ,jadi kamu harus segera mengganti nya .
"Baik buk tapi saya mau lihat Nota pembayaran nya ,karena uang segitu saya pun merasa itu sangat banyak,tahu sendirilah ibu ,saya hanyalah pegawai biasa disini ".ujar Reni.
Reni bukan nya perhitungan tapi dia memang mau lihat saja nota dari bengkel itu ,kan setiap transaksi kita juga berhak dapat nota kan ,dalam hati Reni pun membenarkan permintaan nya.
lbu itu pun dengan agak emosi mengeluarkan Nota pembayaran dari tas nya ,diapun dengan menggebrak meja melakukan nya.
"kalo kamu gak bisa bayar bilang saja gak usah alesan minta nota segala ,lagian apa kantor kamu ini hanya pinjam milik teman kamu ya kok perhitungan amat ,sehingga kamu tanya nota segala,awas saja kalo kamu gak bisa bayar akan saya penjarakan kamu ."ujar wanita itu.
"eh .....ibu tahu aja kalo saya gak banyak uang buk ,iya buk ini ruangan memang jujur milik atasan ,tapi dia sudah seperti kakak saya ,tapi tenang saja buk saya hanya mau lihat Nota nya saja ,nanti kalo sudah lihat saya akan segera transfer uang nya ke rekening ibu.Reni pun dengan agak gak enak juga menanyakan itu ,tapi dia tak mau dikibuli orang jadi diapun memerlukan nota itu untuk konfirmasi nya .
__ADS_1
Dengan marah ibu itu mengeluarkan nota dari tas nya ,diapun dengan pandangan yang tak bersahabat memberikan itu ke arah Reni ,Reni pun memandangi nota itu, ibu itu memang berkata jujur karena disana pun tertera nominal yang sama seperti yang ia katakan.
"Baik buk saya minta No rekening ibu ,biar nanti Segera saya transfer uang sejumlah yang sama dengan nominal yang tertera di sana" .ujar Reni dengan sopan .
Ibu itu tanpa katapun segera memberikan no rekening nya ,Renipun segera mentransfer uang sesuai dengan yang tertera di nota itu tentu nya bahkan Reni pun menambahi untuk sebagai tanda maaf nya karena ibu itu repot menunggu nya .
Ibu itu pun merasa senang dan terimakasih pun terucap dari nya ,Reni pun yang mendengar nya jadi senang juga ,karena ibu itu berubah 160drajat jadi ramah setelah ia mentransfer uang ganti ruginya.
"Dek nama kamu siapa ,saya akan mengingat nama kamu,kamu anak yang baik dan tanggung jawab,tak banyak anak jaman sekarang seperti kamu" ,ujar ibu itu dengan gembiranya .
"ibu bisa panggil saya Reni buk ,lagian saya hanya melakukan hal yang memegang kewajiban saya buk ,jadi ibu gak usah menyanjung saya" ,ujar Reni.
Saat itu lah seorang anak laki-laki masuk nyelonong kedalam ruangan itu ,diapun terlihat kesal terlihat dari wajah nya.
"ma ,dah belum aku ada acara ini ,mau sampai kapan aku menunggu, aku sudah telat tahu ,ujar cowok itu .
Saat itulah pandangan nya menyapu ke arah Reni dia terlihat terbelalak dan tidak percaya akan bertemu dia disini .
"ini ma wanita yang menabrak ku waktu di tempat perbelanjaan ,aku gak bohong ma ,aku gak salah barang ,karena mama kan dah pesen aku tinggal ambil ,pasti barang ni anak ma yang kertukar sama barang mama ."ujar cowok itu .
__ADS_1
Reni pun dengan terbelalak kaget juga mendengarnya,dia tak menyangka kalo insiden itu akan membuat rumit kehidupan nya .
"Maaf maksud kamu apa ,apa kamu bilang belanjaan kita tertukar saat itu ".ujar Reni dengan takut juga .
"la kamu gak ngecek apa dalam nya ,sampai kamu gak tahu kalo itu tertukar ". ujar cowok itu dengan polos nya .
Reni pun hanya bisa mengerjakan mata nya ,dia pun memandang bergantian kearah ibu dan anak itu .
"Maaf buk kalau boleh tahu di dalam tas belanjaan itu ibu beli apa ,maaf buk sebelum nya ".ujar Reni dengan gugup juga .
"kamu -kamu gak nyadar karena itu mama marah sama aku bahkan aku di damprat mama tahu ,dan uang sakuku pun di kurangi kamu malah berlagak gak tahu dasar wanita gak cermat barang buat anak saja tertukar dengan barang orang gak tahu ."ujar laki -laki itu dengan sewot nya .
"He ..aku nanya bukan sama kamu ,tapi sama mama kamu kenapa kamu yang nyolot sih ,dasar cowok gak sopan ,lagian kalo aku dah punya anak aku akan membelinya tentu sama suamiku gak mungkin aku yang bawa barang yang aku beli ,karena aku tak mungkin memilih suami yang urakan dan tak punya perhatian seperti kamu dasar cowok bodoh."ujar Reni dengan ganas nya dia tak mau dikatain sama cowok itu .
Suhu ruangan pun menjadi panas sejak masuk nya laki laki itu,bahkan ruangan yang ada ase nya itu seakan menjadi oven yang panas bahkan sangat panas suhunya dan bisa mengeringkan pakaian yang basah langsung kering karena saking panas nya suhu itu.
Terlihat dua orang yang sedang bersi tegang itu ,merekapun terlihat akan menerjang kearah musuh mereka seumpama pake pedang pasti merek sudah saling menebas dengan pedang yang mereka bawa itu ,tapi untung saja mereka tidak membawa itu ,jadi hanya berperang lidah diantara mereka yang tidak bisa Terelakkan .
Tapi terkadang lidah lebih tajam dari pada pedang dan lidah pun juga bisa membuat orang terluka meski tak terlihat tapi itu menghancurkan hati orang yang menjadi lawan nya .
__ADS_1