MERANGKAI KEBAHAGIAAN

MERANGKAI KEBAHAGIAAN
51.misteri kehidupan


__ADS_3

Pak polisi menggiring kami seperti yang lainya , kami pun seperti bebek yang berbaris dengan tertip,aku merasakan malu ,malu karna aku merasa semua orang disana melihat ku ,ato hanya perasaan ku saja mungkin karna aku cewek satu-satunya dan Ten tuanya cantik sendiri di barisan kami jadi terlihat menonjol diantara mereka kan.


"Silah kan duduk dek , dan saya minta tolong salah satu dari kalian bertiga bisa menceritakan apa yang terjadi ,karna Kasus ini tak pernah terjadi sebelum nya ,dan setelah kami usut kasus ini seperti nya ada motif kesengajaan dek ." pak polisi mempersilahkan duduk.


Aku pun tak menggubris perkataan polisi itu,aku sibuk melihat kesana kemari ,kulihat banyak polisi yang sudah setengah baya ,gak ada yang muda ya sekalian bisa buat cuci mata saja sih ,tapi bagai dapet hadiah dari langit setelah aku membatin saja ada polisi seumuran kakak aku dia wajah nya menyejukkan mata dan pikiran ku ,enak dilihat pokok nya .


"REN mau pulang gak ,kok malah ........,Reni jaga mata kamu " dengan menutup mata Reni dengan tangan nya, Ardian mengatakan itu.


Semua orang pun yang ada disana pun melihat itu,mereka cekikikan melihat itu ,karna mereka tahu polisi disini hanya satu yang termuda ,yadia yang dilihat Reni itu.


Akupun tersadar dari keterpesonaan ku dengan menahan senyum maluku , kuakui walau sebentar itu cukup menghiburku dari rasa penat dan bosan ku dari tadi .


REN dah bosen sama aku REN ,sehingga mata kamu melotot memandangi pria lain,kuranganteng aku REN buat kamu .Ardian dengan penuh duka bilang itu.


"wah ,kalo gitu sama aku saja mas ganteng ,aku siap setia sehidup semati kalo sama mas ganteng nya ,tenang saja saya takkan mengecewakan mas ganteng seperti mbc nya pokok nya semu buat mas dan mas akan jadi prioritas buat saya ,gimana mas ",sambil bergelayut manja ditangan Ardian wanita itu menggoda Ardian .


"Eh ,dia masih cowok aku tahu dasar Lo cowek gatel ,berani kamu godain cowok aku." kulihat Ardian senyum mendengar perkataan ku .

__ADS_1


" Ya dah kalo kamu mau ambil saja tu cowok, kita jalan berdua saja,biar Ardian juga bisa leluasa sama cewek baru nya ,ayo REN kuantar kamu kemanapun kamu mau , jangan sedih REN aku siap dan bersedia menghiburmu tenang saja ."mas Anton dengan santai nya menggenggam tangan ku dan segera berlalu dari ruangan itu .


Ardian yang melihat itu melongo dan dengan cepat dia pun segera mengikuti kami keluar menuju parkiran yang sudah ada mobil kami disana ,kami pun dengan cepat menuju mobil ,aku pun memilih duduk di belakang sekalian tiduran sementara Kak Anton dan ARDIAN duduk di depan ,aku memilih diam tak bersuara ,karna aku gak mau berdebat lagi setelah lelah bertarung tadi tubuhku pun agak kaku ,maklum tadi belum pemanasan dan udara dingin pun menjadikan tulang rasanya bergeretak dipaksa gerak airobik yang melelahkan itu.


*****"**********************


Mendengar perkataan polisi itu aku dan Anton pun saling pandang ,aku membiarkan Reni dengan kebosanan nya melihat kesana sini entah apa yang ia cari.


"Pak maksud bapak dimana pak ?.....,karna setahu saya saya gak punya musuh lho pak , lagian temen saya ini juga dari Jogja pak ,dan baru kali ini mereka menginap di rumah saya lho ,jadi musuh dari mana ya pak , bingung sendiri saya,"Anton dengan penuh tanda tanya mengutarakan itu.


"kami punya dasar untuk masalah ini ,dilihat dari senjata ini jelas senjata ini unik dek ,gak ada senjata yang seperti ini di pasaran ,ini digunakan khusus saya yakin hanya grup atau geng ini yang punya karna senjata ini harus di buat secara spesial tidak bisa sembarangan ,dan senjata ini pun bisa menyerang dengan lebih cepat untuk melumpuhkan lawan mereka Dek "pak polisi itu menerangkan


"iya pak ,kami pun sadar saat bentrok dengan mereka ,kok gak ada satu orang pun lewat ,padahal kami pun berharap ada dan bisa membantu kami ,tapi itu tidak terjadi hanya pak polisi yang datang itupun di menit ter akhir kami pak ."


Ardian yang antusias pun menyahut nya walau dalam hati dia pun ada perasaan curiga sama seseorang tapi dia tak bisa mengutarakan nya karna ini hanya pikiran dalam hati nya dan hanya prasangka yang tak punya bukti ,tapi melihat senjata yang digunakan begal itu aku yakin mereka bukan dari daerah sini .


pak polisi pun dengan tegas akan memproses nya ,karna ini pun akan menjadikan keresahan buat warga yang Wira Wiri lewat jalan itu ,dan untuk keamanan pak polisi pun akan menyusut tuntas masalah itu ,kamipun senang dengan keputusan yang akan di ambil ,dan akupun segera melihat Reni yang terpana,oleh sesuatu aku kaget setelah melihat apa yang ia pandang ,dan membuatku terbakar api cemburu ku yang siap melahap habis rumah karna saking besar nya.

__ADS_1


Anton pun juga terlarut dalam fikiran nya apa dia yang melakukan semua ini sungguh nekat kah dia hingga bisa sampai hati melukai bahkan bisa membunuh orang ,tidak sadarkah dia kalo ini sangat berbahaya ,apalagi berhubungan dengan nyawamanusia bukan nyawa ayam ato binatang yang lain nya.


*****†**********†*******"**


"Halo bos ,apa yang bisa kami lakukan bos ?..."jawaban di telefon sebrang


.


"Aku mau kalian beres kan seorang cewek dia akan berada di jalan ini ,aku gak mau Gatot ya ,pagi ini harus beres tapi aku harap jangan lukai cowok yang bersama nya ,hanya cewek itu tugas kalian"sahut cewek di sebrang yang kelihatan mendominasi .


"Gatot apa tuh bos ,apa bos punya makanan Gatot dari ketela itu bos .",dengan bodoh nya dia bertanya itu pada bos nya


"Gatot tu gagal total o on ,masih mau tanyalagi ,"dengan garang ia mengeluarkan suaranya yang menakutkan.


."Ya bos ,sudah paham ,beres bos asal tebel gini nya ,urusan apapun akan kami bereskan dengan bersih bos tenang saja"dengan sambil menjetikkan jari-jari nya laki-laki itu berkata kepada bos nya.


"beres ini baru Dp nya sudah aku transfer , sisanya akan menyusul bila urusan dah selesai ,aku akan segera kirim uang nya , tenang saja ."bos itu akhirnya meng akhiri panggilan nya.

__ADS_1


"Bagus ,memang dia langganan yang baik ,selain cantik dompet nya juga sangat tebal ,sangat menyenangkan berbisnis dengan bos sepertinya ,karna bagi kami uang adalah segalanya ,Demi uang kami pun akan melakukan apapun yang diperintahkan oleh orang yang menyewa kami ,itulah kami,orang yang menjual jasa tenaga ,tenaga untuk bertarung atau keamanan itulah kami ,kamipun tak peduli dengan hukum asal ada uang kami pun akan bertindak untuk orang itu .


__ADS_2