MERANGKAI KEBAHAGIAAN

MERANGKAI KEBAHAGIAAN
11.Berdamai dengan masalalu 2


__ADS_3

#masih lanjutin cerita ibu


Dengan terperanjat aku menatap foto di henfon milik sua miku disitu tergambar aku bersama cowok tadi,perasaan takut,hati berdebar tak karuan tak bisa ku lukiskan dan tak bisa ku sembunyikan dari nya.


dengan melihat reaksiku, kemarahan nya semakin menjadi dengan kasar dia menarik tanganku menuju kamar,aku menolak mengikutinya,tanganku sampai ber bunyi krak karna kami sama sama kuat dalam menarik,ringisanku tak lagi dipedulikan nya, dan aku pun menangis dalam kesakitan ku.


Melihat itu dia tak ada sedikitpun rasa iba dia bahkan dengan keras nya menampar ku sehingga bekas memerah langsung tampak dikedua pipiku dan kurasakan juga rahang ku yang geser,dengan rasa sakit ber tahan aku mencoba menjelaskan semua,sebelum semua menjadi runyam tapi suara yang tak pernah kukenal karna emosi itu membuatku terdiam dalam kesakitan ku.


"kurang apa aku padamu Ras,aku telah mengorbankan semua untuk mu, kemewahan ku, keluarga ku, aku rela bekerja sambil kuliah demi kita dan anak kita Ras, tapi kenapa kamu tega khianati ku Ras masih kurang apalagi aku padamu.ujar laki -laki itu dengan marah nya.


"mas,aku tak berkhianat mas, dia dan aku bukan seperti yang kau fikir kan mas,kami bertemu hanya sebatas kakak adik mas,gak lebih,percayalah mas,aku tadi pun dengan Reno kesana."ujar Laras yang menerangkan.


"maling mana mau ngaku ras, aku tahu hubunganmu sama dia,walau dia kakak mu itu hanyalah gelar kan,aku tahu semuanya Ras,bahkan dia mantan tunangan kamu kan ".ujar laki-laki itu menohoknya.

__ADS_1


Dengan acuh tak acuh laki -laki itu memandang laras ,perasaan marah nya tak bisa di bendung ,dengan kasar dia menjambak rambut Laras dan rasanya ingin membanting wanita ****** ini.


Melihat itu Reno anakku berlari menghampiri ku dan dia duduk dalam pangkuan ku. dia mencoba melindungi ku dengan tubuh nya yang kecil itu,melihat nya aku hanya bisa terus menangis


"mas aku bisa jelaskan mas, tolong lepaskan mas sakit".aku menangis meng iba tapi dia tak pernah melepas kan ku,sampai Reno menggigit dengan keras baru dia melepaskan rambutku yang dalam genggaman nya.


Sebelum tangan suamiku meraih Reno aku segera mendekap nya. aku tak mau Reno ku terkena kemarahan ayah nya apa lagi sampai terluka karna nya.


"Hentikan mas ,jangan kau sakiti Reno mas dia tak bersalah mas"ujar Laras dengan mengiba.


"sadar mas,aku tak seperti itu,dia datang sebagai kakakku mas memang dia me nyuruh ku pulang tapi aku menolak nya mas,tak lebih dari itu mas."sambil menahan sakit aku mengatakan itu berharap dia percaya padaku, bukan pada wanita masalalu nya yang memberi foto itu.


"cukup molaihari ini kamu bukan istriku Ras,aku menalak mu, kita tak ada hubungan lagi,terserah kamu mau apa aku capek ras,aku lelah dengan semua ini,kau yang ku anggap bidadari dalam hidupku ternyata hanyalah pelacur kecil yang tak berharga aku sangat menyesal, menyesal memperjuangkan mu ,mengenalmu,mencintaimu ras."dengan masih berapi api laki -laki itu mengatakan nya.

__ADS_1


Aku hanya bisa menangis melihat nya pergi meninggal kan rumah ,aku sudah lelah membela diri dan aku pun tak bisa memberinya kejelasan karna dia tak mau menerima nya,aku menangis dengan kencang nya dengan Reno ber ada di dekapanku,seluruh badanku sakit tapi lebih menyakitkan hatiku yang ter iris-irish


mendengar semua itu dari mulutnya sendiri,orang yang aku cintai,ku sayangi melebihi keluargaku sendiri tega melakukan ini.


Satu yang ku tahu dia lebih percaya cewek dalam WhatsApp messenger nya dari pada aku ,ya Wilona aku melihat nama itu di chat nya cewek yang hadir sebelum aku, ya cewek dari masalalu ,mantan pacar nya ,dia lebih percaya pada nya,sat aku lihat chat nya aku sudah tahu apa yang akan terjadi ,aku sudah mengetahui bahwa rumah tangga ini takkan bertahan,sudah banyak celah sana sini yang tak bisa diperbaiki,terlebih tak ada kepercayaan di Antara kami.


Bukan kah tanpa ada nya kepercayaan hanya menunggu waktu hancur,ibarat pohon,pohon yang telah dimakan terap dan rayap bagian dalam nya,hanya terlihat kokoh di bagian luar nya,dan tinggal menunggu waktu kapan itu roboh,itulah rumah tanggaku ku ibaratkan .


Setelah tenang,aku membawa Reno ke kamar meski nyeri sana-sini seolah tak kuasa aku paksakan untuk berdiri demi kenyamanan anakku.yang tanpa kusadari dia sudah tertidur dalam pangkuan ku,dengan masih terdengar isakan di sela nafas nya .


Malam itu aku mencoba menenangkan hatiku sambil ku kompres dengan ES lukaku, tapi entah kenapa dingin Es batu tak bisa mendingin kan hatiku bahkan air mata itu mengalir tak bisa ku bendung,Isak yang hampir hilang datang lagi bagai bendungan yang jebol membanjir,seolah memaksa untuk keluar, sebagai saksi betapa menyedihkan dan menderitanya aku malam itu .


Apakah ini dosaku,dosa pada ke dua orang tuaku,aku menentang nya,bah kan pergi meninggal kan nya tanpa kata -kata agar bisa untuk bersama mas Rudy,tinggalkan masa depanku,mimpiku ,mimpi orang tuaku,bahkan membuat malu keluarga besar kami ,dengan kabur dari pertunangan malam itu , maaf kan aku ya tuhan aku terlalu naif saat itu,sehingga buta mataku, dan terlalu mengagungkan cinta pada mahluk melebihi cinta ku padamu ,sehingga Aku terpuruk saat ini,seharus nya aku tahu orang yang mengawali dengan melukai,akan ber akhir dengan kelukaan yang sama bahkan lebih parah, ya itulah yang kurasakan saat ini .

__ADS_1


ya tuhan semoga ini memang yang terbaik untuk semuanya,itulah doaku yang kupanjatkan dari hatiku.


__ADS_2