MERANGKAI KEBAHAGIAAN

MERANGKAI KEBAHAGIAAN
80 .kado yang tertukar


__ADS_3

Laki -laki itupun segera memandang Reni dengan tatapan yang tak bersahabat ,dan diapun seakan ingin menerkam Reni dengan ganas nya .


Saat itu ibu laki -laki itupun segera menghentikan cowok itu , dengan tangan nya dia menyambar telinga anak itu dan membuat cowok itu mengiba minta di lepaskan ,Renipun melihat itu tersenyum juga menyaksikan laki -laki yang songong itu bisa bertekuk lutut didepan mama nya .


"awas saja ya kamu ,kamu bahkan berani menertawakan aku ,akan ku balas kamu lain kali ,ingat itu ,dengan sewot laki -laki itu mengancam Reni .


ibu itupun menambah tekanan di telinga anak nya ,karena terlihat dari suara nya yang mengadu semakin keras .


"kamu berani mengancam wanita,kamu memang laki -laki yang tak punya harga diri berani nya kamu mengancam seorang wanita bahkan Sudah jelas kamu yang salah disini ,kamu gak bisa sekali saja singkirkan ego kamu dan mengakui kesalahan Kamu ,apa meminta maaf sulit bagi kamu hah ."ujar ibu itu .


"Ih .....ya ma ,aku mau minta maaf tapi lepasin nih telinga bisa copot nih telinga ,mang mama mau punya anak yang gak punya daun telinga ,ujar cowok itu dengan memelas.


kulihat ibu itu pun segera melepaskan telinga anak nya itu ,setelah anak itu mengadu dan mengiba untuk melepaskan nya .


"Baik aku Mita maaf ,itu salah aku karena tidak melihat kamu ,aku terlalu fokus pada ponsel yang aku bawa ,sehingga aku tidak bisa melihat kamu berada di depan ku ",ujar laki-laki itu walau agak tak ikhlas terlihat dari nada bicaranya.


"gak perlu ,aku gak butuh permintaan maaf dari kamu, lagian minta maaf gitu saja tak ikhlas gitu ,"ujar RENI dengan ringannya .

__ADS_1


"kamu ya ,wanita dari planet mana sih kamu ,sombong amat ,asal kamu tahu saja aku tidak akan minta maaf ya kalo mama tak meminta ku untuk meminta maaf pada mu" ,ujar cowok itu .


"dari planet manapun aku tak akan pernah mengatakan nya pada mu ,lagian aku juga gak perlu dan gak pernah meminta kamu untuk minta maaf padaku kan , cowok yang salah dan tak merasa bersalah seperti kamu tidak pantas untuk dimaafkan lagian ."ujar Reni tangkas dan jelas sejelas jelasnya.


"Ya dah Tante yang meminta maaf atas anak Tante dan Tante juga meminta maaf ya karena Tante telah mengganggu ketenangan kamu ,tapi itu barang yang sangat penting bagi Tante dan suami Tante jadi tolong ya nanti itu bisa di kembalikan dan barang kamu juga akan aku kembalikan" ,ujar Tante itu.


"iya ,Tante tapi saya gak tahu kalo itu ke tuker ,itu barang kan saya membeli nya untuk ponakan saya dan tadi saya pun baru kesana saat Tante meminta saya untuk datang ke sini tadi ,dan itu apa Tante kok terlihat misterius sekali tante ,tapi Tante tenang saja akan saya ambilkan ,tapi saya juga butuh waktu untuk kesana juga tante "ujar Reni dengan serba salah juga .


Tante itupun terperanjat dan mukanya pun menjadi merah padam ,tapi diapun segera berbisik ke telinga Reni,Reni pun setelah mendengar itu pun menjadi merona mukanya ,dia mendengar bisikan itu membuat nya malu juga .


Reni pun Segera sadar diapun segera bergegas dan meminta izin untuk ambil kado yang telah ia berikan ke rumah mbc Nita itu .


"Anton kamu antar Reni ,mama gak mau dia sendirian karena ini pun beranjak malam juga jadi kamu harus mengantar Reni sampai rumah nya nanti ",ujar mama yang memanggil Anton itu .


Reni pun terbelalak juga ,ia tak menyangka kalo ibu itu akan meminta anaknya untuk mengantarkan dia .


"Tante gak usah saya bisa sendiri ,lagian saya juga bawa motor kok,nanti soal barang nya biar saya antar kerumah tante,tapi besok ya Tante" ,ujar Reni dengan serius.

__ADS_1


"No ...no...no....


Tante butuh malam ini barang nya jadi biar Anton antar kamu lagian biar kadang -kadang apsen tu jumpa sama temen nya ,jadi kamu tinggal bilang sama bos kamu titip motor dan Tante harap kamu gak usah bingung ini lebih aman buat kamu ."ujar Tante itu .


Renipun sebenar nya juga membenarkan itu ,tapi besok dia masuk pagi ,kalo motor ia taruh di kantor dia besok yang bingung sendiri .


"Maaf Tante tapi saya besok ada kuliah dan masuk pagi ,jadi saya gak bisa ikutin saran Tante ,soal nya saya gak sabar kalo naik angkutan umum ,jadi maaf Tante,Gini saja Tante apa nanti biar diantar ojek online saja kan bisa Tante nanti ujar ".ujar Reni dengan berterus terang.


"ya nanti Tante ngerepotin kamu REN ,kalo diantar Anton kamu kan tinggal duduk jadi gak usah ribet ,dan Tante pun juga gak terlalu khawatir karena kamu gak sendirian kalo kamu mau diantar sama Anton" ,ujar Tante itu .


."Ya dah ,kalo gitu biar cepet selesai diskusi ,besok biar aku antar kamu ambil motor kamu ,dan aku akan jemput kamu pagi untuk ambil besok ,jadi kamu gak akan telat kan kuliah nya ,kalo kamu mau kami pun akan tenang dan diskusi ini sampai disini" .ujar Anton yang berinisiatif.


"gitu ya REN ,tenang saja kalo dia macem - macem bilangin Tante kalo gak hajar saja juga boleh Tante tak akan menuntut kamu tenang saja ",ujar Tante itu .


"ya mama ,kamu gak tahu lihat saja ni cewek dia bisa menghajar Anton dengan mudah jika dia mau ma tampang nya saja preman gitu " ,ujar nya dengan memandang Reni .


Reni pun mendengar itu rasa nya kesal juga ,tapi disisi lain itu juga kenyataan nya dan Akhirnya Reni pun tidak bisa menolak semua itu ,dan dia pun hanya bisa menyanggupi nya karena diapun takut kalo mbc Nia telah membuka kado dari nya itu ,dia juga takut bagai mana nanti kalo mbc Nita berfikiran macam - macam dengan barang itu, Reni pun segera keluar dan mengikuti Anton untuk menyelesaikan masalah ini dan mereka pun segera pergi ke tujuan masing -masing setelah mama Anton mendapat kan taxsi tentu nya .

__ADS_1


__ADS_2