MERANGKAI KEBAHAGIAAN

MERANGKAI KEBAHAGIAAN
8.masalalu yang harus diungkap 2


__ADS_3

Aku memegangi kepalaku yang masih terasa sakit, air mata ku berderai tak bisa aku tahan,perasaan marah ,sedih, dan kecewa terkumpul dalam benakku ,tapi aku masih bingung akan rasa itu ,tapi harus ku tunjukkan pada siapa ?.... ,untuk ibu ku kah,atau untuk laki laki yang tak kukenal itu dan dengan kemarahan nya tergambarkan sangat membenciku,atau diriku,diriku yang tak tahu malu ini mengiginkan seorang ayah di hidupku,tapi kenapa kenyataan yang ku terima sangat lah menyakitkan hatiku,aku merasa menyesal pertama kali nya,aku menyesali kelahiranku, bukankah karna dengan ada nya aku ibuku hidup penuh dengan penderitaan dan dipenuhi kesengsaraan bukankah dengan itu aku hanyalah sumber dari penderitaan nya,semakin aku memikirkannya semakin hatiku sakit dan hancur tak karuan .


Aku pun terlarut dalam kesedihankuaku tak memperhatikan ternyata ibu sudah memeluk ku dan diapun menangis memandangku, melihat nya menangis kali ini ,dia sangat berbeda dengan tangisan -tangisan ibu yang kemarin,tergambar penyesalan dalam dirinya dan kesedihan yang tak bisa ia bendung ,hati ku semakin hancur melihat nya.


"Bu kumohon katakan....Bu....yang sejujurnya, padaku apakah laki-laki itu berkata yang sebenarnya."aku mencoba untuk kuat mendengar apa yang keluar dari mulut ibuku yang selama ini membesarkan ku dan menyayangiku itu.


Dengan di barengi isakan ibuku menjawab nya


"a,,,apa Reni ,yang ingin kamu ketahui,bertanya sama ibu,tapi ibu berharap,ibu mohon percayalah sama ibu Reni,laki -laki itu hanyalah laki- laki bodoh yang tak pernah mau melihat kebenaran Nak, jangan pedulikan dia aku mohon Reni,apapun yang terjadi ketahuilah ibu sangat menyayangimu Reni."ujar wanita yangbia panggil ibu itu.


" katakan sejujurnya buk ,aku yakin ibu tahu apa yang ingin ku tanyakan,aku tak mau kebohongan lagi buk, kalau dia dusta kenapa ibu tak mengatakan nya sejak dulu padaku,ibu dan kakak malah berkata ayah telah pergi,padahal dia masih hidup kan buk, sebenar nya siapa yang berbohong disini buk aku sangat bingung disini."aku berkata sambil tersenyum getir penuh kesedihan.


"tenang kan dirimu nak"ujar ibu.


Ibu dengan masih terisak ,dan mencoba menenangkan ku,tapi baru kali ini hatiku tak bisa tenang mendengar suara itu ,bahkan emosiku seakan meledak ledak di dadaku


"kenapa buk apa dia bukan ayah ku,katakan buk siapa ayahku,aku sudah muak dengan semua ini,ibu bahkan menyembunyikan nya dariku,atau laki laki selingkuhan ibuk itu yang harus nya ayahku,siapa dia buk.


Tamparan keras mendarat dengan keras nya di pipiku,baru kali ini aku melihat ibu sangat marah dalam hidupku dan melakukan kekerasan terhadapku.


"maafkan ibu Reni Bu tak berniat menyakitimu


percayalah nak,ibu tak seperti itu,ibu takkan pernah melakukan hal serendah itu, walau ibuk serba kekurangan tak mungkin ibu melakukanya nak,terlebih ibu masih menjadi seorang istri tak mungkin dan tak kan pernah ibu selingkuh nak percayalah nak,begitu rendah kah ibu di matamu nak, sehingga kau tak percaya pada ibumu ini nak".ujar ibu dengan menangis.


ibu menangis semakin keras sambil berusaha memelukku,dengan penuh penyesalan serta meminta maaf padaku,tapi aku yang sudah termakan dengan emosi tak bisa berfikir lagi.


Aku segera meronta dan berdiri dan tanpa aba -aba aku ber lari dan pergi dari rumah tanpa pamit dan berkata -kata lagi,bahkan aku menabrak kakak didepan pintu aku tak bisa peduli lagi,yang ku pedulikan hanyalah hati ku yang saat ini sangat hancur dan sakit,yang ku ingin kan untuk segera pergi dari rumah ini, tanpa kusangka aku terus melaju melanjutkan lariku dengan menahan rasa sakit ku yang tak ter bendung didalam hati ku.saat ini aku hanya mau menenangkan diriku dulu,aku segera menyetop taksi tak ku hiraukan kakak ku yang berlari memanggilku sambil menangis degan tak henti -henti nya ia memanggil -manggil namaku hingga taksi tumpangan ku jauh kakak tak terlihat lagi .

__ADS_1


Aku masih dengan mata yang menangis didalam taksi,tak ku hiraukan mataku yang sudah bengkak karna kelamaan menangis, serta rambutku yang panjang tergerai acak acakan sampai ada suara menyapaku.


"neng mau kemana nic neng kita dah jalan dari tadi ,tapi kok belum kasih tahu tujuan Eneng".ujar pak taksi itu .


"oh iya pak ,kejalan kemuning no 15pak".dengan suara serak dan masih sesenggukan aku me njawab pertanyaan pak sopir.


"siap neng segera menuju ke tujuan,ini neng minum dulu ,tenang saja bapak gak ngasih racun didalam nya kok,murni air putih neng".ujar laki-laki itu menawarkan minuman untuk Reni agar tenang.


"makasih pak".Reni pun berterimakasih kepada bapak itu sambil tersenyum kepadanya.


Setelah setengah jam berlalu ,akhir nya sampai tujuan nya juga.


"maaf pak, berapa uang yang harus saya bayar ya pak,?"


aku bertanya dengan ambigu maklumlah aku kan kabur tadi jadi tak persiapan.


Aku segera merogoh kantongku untung saja aku masih membawa uang 500ribu yang ku tawarkan pada cowok helm tadi tapi ditolak nya ,dia malah memilih ke ATM ,tapi aku ber syukur masih membawanya dalam kantong ku,aku segera mengambil 2 lembar 100san.


"nih pak uang nya,makasih ya pak dah mau kasih tumpangan saya."aku berikan uang 200 ribu itu kepada pak taksi


"makasih neng ,ini kembalian nya,neng".ujar bapak itu.


"gak usah pak ,kembaliannya buat anak bapak aja."ujar Reni


"La saya belum punya anak neng."sarkas nya menyahuti ku.


"ya buat bapak juga gak papakan hitung- hitung bayar air minum tadi di mobil pak."ujar bapak itu.

__ADS_1


"gak lah neng bapak ikhlas ,lagian hanya air putih juga neng,masak harga nya 50ribu sih neng".ujar laki-laki itu menolak.


"ya dah anggap saja buat tips untuk bapak,kan bapak dah kasih servis yang memuaskan jadi pelanggan bapak puas."ujar Reni.


"Oh kalo gitu terimakasih neng".baak itupun berterima kasih.


"ya sama -sama pak saya juga terimakasih."ujar Reni.


Kamipun segera ber pisah,aku segera memencet bel rumah yang ada di depan ku,tak berapa lama Leni keluar menemui ku,kami segera masuk,dan dia segera membawa aku ke kamar nya.


"ih bau apa sih ini ,pasti kamu belum mandi ya REN."sambil memegang hidung dia bilang itu padaku.


Aku pun tanpa menyahut segera masuk kamar mandi,memang asem banget sih aku kan dari pagi aku mandi nya,dan tadi pulang sekolah lalu pingsan, jadi bau minyak campur parfum khas orang gerah jadi satu kan.


setelah mandi dan berpakaian yang sudah disiapkan Reni,aku segera merebahkan diriku tak berapa lama, Reni datang membawa makanan ke kamar dan tak lupa minupan juga cemilan.


"Di makan dulu Ren,pasti kamu belum makan dari tadi kan."ujar Leni dengan penuh perhatian.


"aku gak laper Len mungkin nanti saja kalo aku laper".tanggap Reni.


Tapi belum sempat aku mengambil nafas,ada suara kruyuk, kruyuk di perutku aku meringis malu dan berfikir kenapa perutku tak mau kompromi denganku.


"tuh Ren dah kasih kode tu ,cepet habisin nanti baru tidur."kata Leni dengan senyum manis nya.


Aku segera mengangguk dan makan dengan lahap,aku sendiri tak mengira walau dalam kondisi sedih aku tak kehilangan nafsu makanku.


Aku sangat bersyukur karna Reni menjadi temanku dia tak pernah memaksaku memberitahu masalahku,tapi dia selalu membuatku tenang dulu dalam adanya masalah di dalam hidupku,aku sangat beruntung memiliki teman seperti dia.

__ADS_1


.


__ADS_2