
Sampai pekarangan rumahku aku terpaku melihat mobil yang tak ku kenal,dari depan teras rumah,belum sampai masuk rumah,terdengar barang pecah dan suara laki laki yang marah,dan ada suara wanita yang mendebat nya,aku hafal suara itu,suara itu yang slalu menenangkan ku disaat aku marah,disaat aku kecewa dengan keadaan ku ,disaat aku susah tidur dan disaat aku bandel suara itu yang me nyambut ku,ada apa sebenar nya siapa laki -laki itu.
Aku tak lanjut masuk, kakiku terasa kaku untuk ku langkahkan, akhirnya aku hanya bisa berdiri tanpa kata mencoba mencerna,kata demi kata yang mereka berdua lontarkan,aku masih bisa mendengar nya.
"Laras sebenarnya apa maumu,setelah sekian lama aku hanya meminta anakku kenapa kau melarang ku,aku juga punya hak atas nya".ujar suara laki-laki itu memecah angin.
Namun suara ibu nya pun terdengar membalas dengan sengit nya .
"Hah ,darimana saja kamu hah ,selama ini dia sudah kehilangan sosok ayah ,kemarin kemana kamu selama ini ?....
"kenapa baru sekarang kamu sadar dan datang ?....
"dan kau pun datang hanya untuk mengambil nya ?
harus nya kamu malu mas ,setelah pergi meninggal kan kami kamu dengan seenak nya mau meram pas nya dariku EGOIS kamu ,tak pernah aku bertemu lelaki yang tak berperasaan seperti kamu."tandas Laras ibu Reni.
"Diam kamu Laras kamu yang mem buat ku menjadi sosok seperti ini,kamu kira dengan penghianatan kamu aku bisa terima,sampai sekarang aku mengutuk mu ras,tak kusangka kau serendah itu".sarkas laki -laki itu.
"Diam kamu mas Akku tak pernah selingkuh dari kamu apalagi mengkhianatimu,bahkan a....".suara wanita itu terputus .
__ADS_1
"kamu yang diam ras ,banyak buktinya ras ,kamu tidak bisa mengelak nya."laki -laki itu menyahut nya dengan sengit.
Dan laki -laki itu pun masih meneruskan kata -kata nya yang membuat gadis itu hancur hati nya.
"bahkan kamu telah memiliki putri dari hubungan gelap mu,apa kamu masih mau mengelak nya apakah gelar pelacur lebih kau sukai dari pada menjadi istriku.ujar laki -laki itu dengan pedas nya.
Seketika suara tamparan mendarat dengan pedas nya di pipi laki laki itu ,Isak tangis terdengar memilukan tapi Reni hanya bisa mendengar semua itu.
"kamu memang kurang ajar mas,aku tak pernah menyangka Ter nyata aku SANGATLAH SALAH,Aku menikahi laki laki yang seperti badut,selama ini,aku menyesal kenapa aku tak mendengarkan perkataan ayah ibuku hanya karna kamu,lelaki yang tak punya perasaan,lelaki yang bodoh tak bisa melihat kenyataan bah kan sampai belasan tahun.suara wanita itupun mengisak tangis .
Aku tahan tubuhku untuk tetap berdiri, tapi semakin aku berusaha tak tahu kenapa kakiku terasa tanpa tulang aku tak kuasa menahan berat tubuhku, hatiku bagai tersambar petir di hari yang cerah mendengan semua kenyataan itu,setelah itu aku sudah tak tahu apa yang terjadi,tubuhku bagai limbung dan terjatuh.
"Siapa Ras apa itu suamimu ,kamu dengan mudah nya menikah padahal status mu masih menjadi istriku."ucap laki -laki itu merendahkan Laras.
"oh ternyata keputusanku untuk pergi malam itu benar ternyata,Ter nyata aku terlalu naif meninggi kan mu,mendamba dan teramat mencintaimu".ujar laki -laki itu semakin memojokkan wanita di depan nya itu.
"cukup mas setelah selama ini bersamaku ternyata kau tak pernah memahami ku,bodoh nya aku mas termakan kata kata cintamu cita yang semu yang menghanyutkan ku".balas Laras dengan tandas nya dan seolah berusaha memukul laki - laki itu dengan perkataan nya.
Sementara itu,setelah Reni pingsan Reno pulang kerja, dia memarkirkan mobilnya disebelah mobil yang tak dikenali nya,hatinya mulai was -was,karna terdengar perdebatan didalam rumah,saat masuk dia segera berlari tapi belum sampai tempat ibunya dia melihat Reni terkapar dia segera menggendong nya masuk kekamar.walau wajah nya masih gusar dan penuh kemarahan ibunya segera ikut berlari masuk mengikuti Reno ke kamar Reni.
__ADS_1
"Apa yang terjadi dengan adikmu Reno".ibu menangis dengan kerasnya ,melihat putrinya terbaring pingsan tak berdaya.
"Reno menemukan adek pingsan di depan buk".dengan gusar Reno pun menyahut wanita itu yang memang adalah ibu nya.
"Apa adikmu mendengar semuanya REN".tambah wanita itu.
Reno yang ditanya pun segera sadar dia pun menyadari sekarang siapa yang bikin ulah disini.
"Sudah Bu,sebaik nya ibu segera merawat nya agar adek cepet sadar".ujar Reno dengan cepat.
Reno pun segera keluar kamar menemui laki laki yang sungguh ingin ia memukul nya, emosiku seakan akan meluap luap,aku segera mengambil kerah baju lelaki itu tinju kuarah kan kepadanya, dia segera Ter kapar menerima tinjuku,tapi kata nya pun membuat jijik Reno.
"tinju yang bagus Reno ,tak kusangka Ter nyata ibu mu mengajarimu dengan baik, dan kamu bisa memukul dengan se enak mu tak meng hormati Ayah sendiri yang lebitua."ujar laki -laki itu dengan sengit nya.
"siapa kamu,Ayah ku telah mati saat dia dengan bodoh nya menyakiti ibu dan menuduh yang tak mungkin,bagaimana seorang istri bisa selingkuh sementara dia memiliki anak yang dikamar mandi pun tak mau di tinggal dia selalu membawa nya kemanapun,apa ada laki laki yang mau dengan wanita yang mempunyai anak yang tak pernah mau lepas darinya,tak ada laki -laki bodoh yang memiliki selingkuhan seperti ibu,dan dari sekian banyak laki-laki Kamulah yang terbodoh karna dengan percayanya kamu meragukan kesetiaan ibu bahkan tidak hanya sehari sebulan dia mendampingi kamu tapi enam tahun lebih jadi istrimu, bersamamu kamu tak pernah menghargainya, dimana hatimu yang lebih percaya perkataan orang dari pada istri nya,dimalam itu bahkan kamu tak peduli,betapa takutnya aku dimalam itu,masih kah kamu pantas mengaku menjadi seorang Ayah."tambah Reno dengan tajam dan pedas nya.
"tapi aku punya sumber terpercaya Reno dan aku juga punya bukti nya."sanggah laki -laki itu.
"siapa sumber itu sampai Ayah mengorbankan kami bahkan tak peduli keadaan kami,bukti apa itu sampai ayah dengan bangga nya mempercayainya dibanding ibu, lelaki apa yang tak pernah mau mendengar kan dulu pembelaan Istri nya,dan suami mana yang dengan tega nya memukul istrinya tanpa perasaan yang dengan lemah dalam keadaan sedang hamil dan tak bisa membela diri,dan laki laki mana yang tega memaki istrinya yang tahu hatinya sangat lemah lembut yang harusnya ia sayangi tapi malah kamu menyakiti nya,apa yang selama ini ayah lakukan,harus nya ayah tahu dan lebih mengerti bagaimana sifat aku kepada ibu yang tak bisa lepas darinya apa lagi di tempat baru dan asing, apa ayah melupakanku,kebiasaan kecilku,sehingga dengan angkuh nya ayah merendah kan ibu,ibu yang mengabdi kepadamu mengorbankan masa depan nya mengurus anak mu,tapi dengan kejam nya kau memfitnah nya dengan segala bukti tak ber guna mu."ujar Reno dengan tajam dan panjang nya bahkan ia masih menambahkan nya.
__ADS_1
"Sekarang pergilah,jangan kau injakkan kaki disini dirumah ini lagi, kami tak memerlukan mu, dan kami takkan pernah mencari mu walau di masa depan,kami akan selalu bahagia tanpa kehadiran mu,karna kami sampai saat ini bisa bahagia tanpa sosok Ayah sepertimu,bagiku kamu hanyalah luka,dan itupun berlaku bagi ibu dan adikku.ujar Reno yang masih tajam bahkan seperti belati siap menghujam.
Laki -laki itu hanya terpaku dan mulai mencerna perkataan Reno,terlihat jelas dari tatapannya yang penuh dengan pikiran yang memenuhi kepalanya,ada sedikit takut di raut wajah nya,wajah yang menunjukkan keangkuhan itu perlahan menghilang digantikan dengan wajah yang penuh sesal yang Ter gambar di wajah yang semakin tua nya itu.