
Sesaat sebelum nya ...........
Reni segera mengirim pesan untuk Ardian kekasih nya itu dia tahu Ardian akan segera bertindak dengan dia mengirim kan pesan yang telah ia buat dengan sandi yang Ardian ajarkan pada nya .dia bukan orang bodoh hanya dengan dibilang gak berpulsa atau gak ada kuota lalu dia akan menyerah dengan segera mengembalikan nya lagian sekarang mudah kan kalau tidak ada pulsa tinggal pencet pinjam dulu kuota lagian juga bukan dia yang akan membayar nyakan nanti ,tapi saat dia mengecek ternyata ponsel itu punya kuota yah hanya sinyal nya saja kurang banter ,maklum daerah pegunungan sih .
Setelah semua beres Renipun seolah tidak melakukan apa pun dengan ponsel laki -laki itu dan dengan segera mengembalikan nya dengan tampang kecewanya.
...----------------...
Ardian segera melacak mobil yang ia dapat dari Reni terakhir kali ,dia sudah puas menunggu tapi mobil itu tak pernah datang jadi diapun segera melacak nomer nya saja dan benar saja itu tak jauh dari tempat nya berdiri ,diapun segera mengajak Rudy ke titik tempat nomer itu .
Saat ini Ardian dengan cepat mengendarai mobil om Rudy ,Rudy pun hanya komat -kamit seakan merapal mantra atau memang ngedumel tak jelas ,setelah susah mencari jalan akhirnya diapun sampai ke sebuah rumah ,rumah yang nyaman dan bahkan sangat asri dan nomer itupun tepat di dalam rumah itu ,dengan mengendap penuh hati -hati Ardian masuk dan menyuruh Rudy untuk siap dengan mobil bila nanti ada hal yang mendesak untuk segera cabut dari sana .
Ardian pun dengan pasti segera memasuki rumah itu ,diapun masih dengan hati -hati melihat kiri kanan bila nanti ada orang atau penghuni di rumah ini ,diapun sadar kalau nanti dia tertangkap pemilik rumah bisa melaporkan tindakan nya sebagai tindak pencurian atau parah nya perampokan ,saat itu diapun hendak menuju ke tempat ponsel itu berada tapi belum sempat dia mendapatkan nya dia di kaget kan oleh tangan yang mencengkram nya tepat dari belakang Ardian .
...----------------...
"Ardian "panggil Reni
Laki -laki disamping nyapun segera mengguncang tubuh gadis itu sampai gadis yang mengigau itu terbangun dan segera mengucek mata nya ,diapun menengok ke kanan dan kiri tapi yang ia lihat hanyalah cowok menyebalkan yang nyengir ke arah nya .ah ternyata dia hanya bermimpi bertemu Ardian ,apa aku sangat merindukan nya sehingga tidur pun aku bisa memimpikan nya.
__ADS_1
"Ah ,apa dia memang hebat ,atau sungguh kaya sekali dia sampai kamu memikirkan nya bahkan kamu membawa dia ke mimpi kamu ".ujar laki-laki yang bersama Reni .
Reni yang ditanya pun segera merespon walau dia masih separuh nyawa dia sudah bisa menangkap apa yang laki -laki itu tanyakan .
"Yang jelas dia laki -laki yang menyenangkan bukan kaya kamu menyebalkan bahkan sejak pertama kita bertemu .ujar Reni dengan singkat .
Reni melihat sekeliling dia segera sadar ,ternyata dia telah berada di mobil dan tertidur bahkan sudah bermimpi bertemu dengan kekasih nya itu.Reni menatap laki -laki di samping nya dia memang tak terlalu jelek bahkan terlihat sedap dipandang kulit tidak putih tapi bersih rambut yang ikal wajah yang mempunyai rahang yang jelas dan tubuh yang terawat atletis membuat laki -laki ini dibilang menggairahkan ,dia sungguh tersenyum dalam pikiran nya di usianya yang masih belum menikah dia sudah kepikiran dengan gairah yang melayang dan masih terlarang itu ,tapi dibanding kan dengan Ardian memang 11,12sih sungguh beda tipis .tapi saat dia mendengar perkataan laki -laki itu ada perasaan yang tidak enak menyelusup kedalam hatinya dan menimbulkan kegelisahan hatinya yang tidak tenang .
...----------------...
Sementara itu dirumah yang Ardian datangi dia sungguh sangat terkejut dengan tangan yang memegang pundak nya itu dia sungguh tak menyangka kalau dia akan segera tertangkap sebelum dia bisa menemukan Reni di rumah ini,diapun sudah bersiap berbalik badan dan akan memukul orang di belakang nya ,tapi alangkah terkejut nya dia karena ternyata orang itu adalah Rudy yang telah berada di sana .
Tapi laki -laki itu malah melengos dan ikut masuk ,bahkan seakan rumah ini milik nya ,Ardian yang melihat pun juga segera bergegas mencari yang ia cari ,karena dari pengamatan nya rumah ini memang tak ada yang menjaga ,diapun segera mencari yang ia cari ,hingga pada saat ia melihat ponsel yang tergeletak dia baru sadar kalau dia di permainkan okeh penculik itu ,tapi saat itulah sebuah panggilan masuk ,Ardian pun tak segan mengangkat nya .
Belum Ardian sempat bicara suara disebrang
pun sudah mendominasi .
("Kalau kalian menginginkan Reni selamat ,maka jangan ikuti kami tapi kalau kalian ikuti kami jangan kira kalian akan bisa melihat wanita cantik ini didepan kalian ,patuhi kata -kataku atau kalian tanggung sendiri akibat nya .ujar orang di telepon itu .)
__ADS_1
(jangan macam -macam kamu awas saja kalau kamu berani menyakiti nya ,Akan aku libas kalian ."Ardian pun mengatakan dengan lantang dan tangan terkepal.)
(itu tergantung pada mu kalau kamu turuti perintah ku ,maka dia akan baik-baik saja ,tapi kalau kamu berani macam -macam berarti kamu siap menanggung konsekuensinya.ujar orang di sebrang dengan memutus sepihak panggilan itu.)
Ardian pun dengan marah membanting ponsel yang ia pegang ,saat itu dengan cepat Rudy pun mengambil pon sel yang berserakan itu ,diapun segera menyusun nya kembali batere yang lepas dan yang masih bisa ia susun ia tempatkan kembali,diapun segera menghidupkan ponsel itu untung ponsel itu masih bisa hidup ,diapun melihat nomer panggilan tee akhir Rudy pun dengan keahlian nya segera melacak nya . sementara Ardian masih dengan kecewa dan murung memikirkan apa yang akan ia kerjakan ,sungguh ia bingung antara maju atu tetap duduk diam tanpa berbuat sesuatu .
Setelah menimang pilihan kedua dia tak bisa melakukan nya ,dia akan berusaha mendapatkan Reni dia tak kan takut ancaman yang menggertak nya tadi ,tapi saat ia tersadar dia kecewa dan ingat kalau ponsel tadi ia banting ,diapun segera tertuju ke arah ponsel yang ia banting tadi ,tapi dia tersenyum ternyata masih ada orang yang waras yang cepat bergerak mencari tahu dengan membenarkan ponsel yang telah berserakan tadi .
"Dah sadar kamu ,atau kamu sudah menyerah untuk mencari anak om ,kalau sudah menyerah biar om yang mencari nya ,karena dia memang tanggung jawab om."kata Rudy dengan sinis nya .
"Maaf om aku terlalu kalut dan takut akan ancaman orang itu ,aku sungguh takut dia berbuat nekat pada Reni ku ,"ujar Ardian dengan wajah yang cemas terlihat .
Rudy dengan masam pun segera menjewer telinga Ardian .
"Sejak kapan hah ,anak om jadi punya mu ."Rudy pun dengan geram mengatakan nya .
"Auh ..aduh ...sakit om .....maaf om,iya saya salah . Ardian pun dengan mengadu mengatakan nya .
Sementara Rudy segera pergi ke mobil di ikuti Ardian yang memegangi telinga karena jeweran yang menyakitkan itu ,mereka pun sudah memutuskan untuk tetap mencari dari pada membiarkan Reni sendirian menghadapi masalah ini .
__ADS_1
.