
Berita pagi hari itu membuat Reni terbelalak ,saat mendengar berita yang mengabarkan bahwa gudang penyimpanan perlengkapan pesta telah terbakar dan gudang itu atas nama RENI AURORA grup ,Reni yang baru saja menyeruput teh nya pun tersedak karena nya ,diapun segera mengambil ponsel untuk menghubungi staf nya .
Untung saja kebakaran itu terjadi saat job kami banyak jadi peralatan kami banyak yang ada di luar gudang alias di sewa banyak pelanggan Minggu ini ,jadi kami pun tak sempat memasukkan semua peralatan itu ke dalam karena habis sini langsung dipindahkan ke tempat penyewa karena sebelum nya pun antri sudah di boking lagi dan hari nya pun berturut-turut jadi kami bisa mengurangi resiko kerugian kami .
Aku pun jadi lega juga mendengar semua itu ,tapi yang aku tak mengerti tu dari mana asal api itu ,itu yang membuatku penasaran pada semua ini .
Saat itulah ibu datang menanyakan juga bagai mana kondisi perusahaan nya itu ,dia pun juga menyuruh ku untuk segera berhenti main - main dengan terjun membut perusahaan karena itu sangat lah bahaya dan tidak bisa buat main - main ,dia tak mau aku dalam bahaya karena usiaku masih harus belajar dulu baru memikirkan kerjaan .
Tapi aku pun tidak menimpali nya ,kalo ibu tahu kami menjadi terdepan dan perusahan kami sudah semakin maju pasti dia akan terbelalak kaget karena nya ,karena kami gak main-main dengan bisnis kami dari pertama terbentuk apa lagi sekarang sampai sudah maju seperti ini ,kami pun juga menambah kewaspadaan kami tentu saja .
__ADS_1
Saat kami ngobrol pun terdengar lah suara mobil diluar dan membuat percakapan kami pun berhenti ,saat itulah terdengar ketukan di pintu masuk ,ibu pun menghampiri nya tanpa menoleh kepadaku ,aku yang melihat nya pun penasaran juga siapa yang datang sepagi ini .
Diruang tamu yang temaram karena hanya lampu kecil yang dihidupkan pun membuat pemandangan disana terlihat mencekam ,ibu yang membukakan pintu pun terlihat berdiri mematung disana ,Reni melihat itupun segera menghampiri ibu nya itu .
Saat dia sampai disebelah ibu nya Reni pun segera me lihat siapa yang datang itu ,diapun bisa melihat jelas orang yang berdiri di ambang pintu nya itu ,Reni pun tanpa pikir panjang menghardik laki -laki yang ada di depan nya itu.
Ibu Reni pun mendengar anak nya ketus pada laki-laki itu bergetar juga,dia tahu apa yang dirasakan anak nya itu ,apalagi Reni sudah mengetahui kenyataan nya ,siapa laki -laki itu ,diapun tidak bisa mengendalikan amarah nya ,karena dia anak nya pun menangis dan membuat nya kepikiran dengan hal apa yang akan Reni lakukan .
"Untuk apa kamu kesini ,bukan kah kamu telah membuang kami sejak kamu pergi dari rumah dulu ,untuk apa kamu mencoba mencari kami setelah semuanya ,belum puas kamu membuat hidup kami hancur dan membuat sakit hati anakku ,setelah kamu membuang nya dan tidak peduli akan hidup nya sekarang kamu mau dan ingin pengakuan dari mereka ,dasar kamu memang tak tahu malu sadar kah kamu hah."sergah ibu Reni.
__ADS_1
"Kamu tak bisa menghalangiku untuk bertemu dengan putra dan putri ku , bagaimana pun aku juga punya hak untuk menemui , diakui dan mengakui mereka sebagai Anakku Laras ,"ujar Rudy
Laras yang mendengar nya pun tersenyum sinis dan dua pun tak pernah menyangka akan ada seorang laki-laki yang tak punya malu seperti nya.
"pengakuan ,dimana kamu saat mereka harus nya mendapat pengakuan mu sebagai ayah nya ,apa selama ini kamu pingsan dan baru sadar ,dan tahukah kamu pengakuan itu telah kamu sia-siakan jauh hari sudah lama dan sekarang setelah apa yang kamu lakukan kamu meminta pengakuan ,bahkan terakhir saat kamu datang kamu membuat putri ku pingsan dan terpukul akan perkataan tak berperasaan mu bahkan diapun tergeletak dilantai yang dingin ,dan kamu apa peduli dengan nya?.... ,bahkan kamupun tanpa peduli hanya melihat nya dan acuh tak acuh ,dan sekarang kamu meminta pengakuan?... ,pengakuan apa yang kamu inginkan ?..., seorang ayah yang tak mengakui putri nya dan memfitnah istri nya hanya karena wanita lain diluar sana ? kami tak butuh kamu dan baik nya kamu pergi kami sudah biasa tanpa mu ,urus saja urusan mu .ujar Ibu Laras dengan keras dan tegas nya di sela marah nya itu.
Laki laki itu pun dengan gontai melangkah pergi ia memang telah banyak salah dalam hal ini ,dia memang laki -laki yang tak bertanggung jawab,dan tak ada guna nya dia menyesali semua ini karena semua nya telah terjadi,diapun memandang sekilas dua wanita yang telah ia sia-sia kan itu ,tapi kalo dia kembali kemasa itupun dia akan tetap memilih hal yang sama karena itu menurut nya memang jalan terbaik untuk nya dan Laras .
ruang tamu itupun menjadi saksi bisu mereka berdebat dan tanpa mengizinkan laki -laki itu masuk dan duduk dia telah diusir dari forum mereka ,mereka tak menghargai perjuangan laki -laki yang datang di pagi buta itu,bagi mereka laki -laki itu tak pernah mereka angap ada dan walau sekarang hadir itu hanyalah bayangan masalalu yang lewat tak ada bedanya dia dengan tak ada,karena mereka memang sudah terbiasa dengan ketiadaan sosok Ayah di rumah ini.
__ADS_1