MERANGKAI KEBAHAGIAAN

MERANGKAI KEBAHAGIAAN
63.Badai pasti berlalu


__ADS_3

Tanah merah masih yang masih terlihat basah terlihat di depan semua orang yang mengantarkan kepergian Oma untuk ketempat peristirahatan Ter akhir nya , gerimis yang datang pun seolah alam ikut bersedih mengantar kepergian Oma yang tak pernah kami sangka dan mendadak ini.


Andai aku tahu ,aku akan menghabiskan banyak waktu ku untuk Oma ,dan kalo aku tahu aku takkan membiarkan Oma datang ke hotel ,ato kalau perlu aku akan membatalkan pesta itu ,agar Oma selamat dan masih bisa disini bersamaku ,tapi aku sadar itu tidak bisa karna bagaimana pun aku berusaha saat ini aku tak mungkin bisa memutar kembali waktu yang telah berlalu,dan aku pun sadar tidak ada yang bisa memutar waktu kecuali di dunia novel atau cerita fantasi yang tidak pernah nyata.


Walaupun sulit bagi kami untuk melepas nya tapi kami harus bisa mengikhlaskan Oma ,karna kami tidak mau menjadi beban Oma untuk melanjutkan perjalanan nya .


Para pelayat pun berangsur -angsur pergi meninggalkan pemakaman ,dan tinggal keluarga inti kami yang berada di sini ,kami yang masih enggan pun dengan nyaman masih berdiri di sebelah makan Oma yang tercium harum bunga yang bertaburan di pusara nya itu.


Opa yang masih terdiam dan tak bisa menahan air matanya yang berlinang pun segera menyekanya ,aku tahu opa yang paling sangat kehilangan karna selama ini Oma adalah orang satu -satunya yang mengerti dia dan menemani nya ,dan ibuku pun tak luput dari pandangan mataku mereka yang berada di sebelah ku ,ibupun juga Segera menyeka kedua pipinya yang basah , akupun tahu betapa sakit hati ibuku ,mama yang telah melahirkan nya dengan teganya ia pergi tanpa mempedulikan nya dulu demi laki -laki yang akhirnya mengecewakannya,dan baru bertemu kejadian yang mengenaskan ini terjadi ,dan dia harus merelakan kehilangan mama nya saat ini ,akupun ikut merasakan perasaan sedih yang mengalir ini ,aku jangkau tangan mereka berdua aku coba menguatkan mereka ,saat itu lah kak Reno memberikan pelukan nya juga kepada kami ,kami pun saling menguatkan dan akan selalu saling menjaga selama hidup kami ,kami berjanji dalam hidup kami disini di pusara yang masih basah milik Oma ,Oma kami yang tersayang,dan sangat menyayangi kami.


Setelah kami merasa puas pun kami bergegas kemobil yang sudah menunggu kami ,Ardian yang sedang berbicara dengan bahasa Inggris pun terlihat bingung setelah menutup sambungan telefon nya.


Aku pun menghampirinya dan aku tahu pasti itu dari kampus yang telah menghubungi dia ,sehingga ia terlihat kacau seperti itu,belum sempat aku bertanya dia sudah membuka suara nya dulu .

__ADS_1


"Sayang aku ingin menemanimu disini ,merawat kamu sampai kamu benar-benar sehat ,dan aku berharap bisa melalui hari bersama mu ,melihat langit dan bulan di belahan bumi yang sama dan hanya dengan kamu ,tapi maaf kan aku REN aku......,"suara Ardian tak bisa selesai .


Aku yang sudah tahu karna mendengar dan melihat dia tadi pun Segera aku pegang tangan nya ,dan akupun juga menumpahkan apa yang ada di pikiran ku.


"Ar terimakasih ,kamu sudah mengedepan kan aku ,


aku sangat menghargai itu Ar ,dan kamu harus tahu kehadiran mu membuatku lebih tenang dan membuat ku bersyukur bahwa aku punya kamu di sisiku ,aku sangat beruntung Ar "dengan penuh perasaan dan lembut aku berkata itu,akupun melanjutkan nya.


"Dan akupun tahu Ardian aku pun sadar sekarang, dengan kamu yang ada disini kamu telah meninggal kan kuliah kamu yang baru kamu masuki, apa kamu mau menambah tahun lagi untuk kuliah?..,dan apa kamu sudah menyerah untuk kuliah di sana sehingga kamu pulang tanpa izin Ar?.."akupun bicara dengan tegas kali ini dan penuh penekanan.


sama kamu ,tapi sekarang aku sudah baik baik saja ,aku dengar kamu mengomel aku sudah tahu kamu sudah sembuh dan menjadi Reni yang galak yang aku kenal selama ini.,"ujar Ardian yang segera ku cubit dengan cubitan yang keras .


Saat itulah kudengar suara kak Reno yang ikut nimbrung ,dalam pertengkaran manis kami .

__ADS_1


"gak papa Ardian,kamu cukup tambah 1tahun lagi kan hanya jadi 4tahun ,aku kira Reni akan dengan senang hati menunggu mu Ar ,iya kan Ren ?..,kakakku pun melempar pertanyaan padaku dengan menggerak-gerakkan alis nya.


Akupun yang ditanya pun segera menjawab dengan jujur yang ada di hatiku .


"maaf kak ,maaf Ar,aku gak mungkin menunggu kmu 4tahun aku pun sekarang juga sudah mendaftar untuk kuliah,kamu tidak tahukan aku juga ikut ujian bareng kamu karna aku juga dapat rekomendasi dari sekolah karna melihat potensi ku ,dan aku pun lulus dengan sempurna juga ,jadi maaf Ar,kalo kamu membutuhkan waktu selama itu sebaik nya kamu gak usah kembali saja ,aku gak mau jadi prawan tua disini Ar."ujar ku apa ada nya pada Ardian .


Aku gak mau menghambat prestasinya ,aku ingin karna dia menjadi pacarku menjadikan nya semangat untuk meraih masa depan nya dan terus maju bukan malah menghambat nya ,aku ingin yang terbaik buat dia .


"wah Reni dah jelas Ar ,aku kira ini tantangan untuk ka mu Ar ,tinggal kamu nanti bagai mana ."ujar kak Reno dengan tampang serius nya .


"wah berarti opa akan bisa segera menimang cucu gak butuh waktu lama kan kalo hanya tinggal 3 tahun kalian menikah ,kan Reni dah memberi lampu hijau Ardian ,semangat Ardian jangan kecewakan opa ,opa pun juga ikut komentar


Ibu pun hanya tersenyum melihat kami ,Ardian yang di bahas pun segera menghampiriku ,dan dengan sekali rengkuhan dia telah memelukku dan dia pun dengan sayang penuh dengan kepastian dalam katanya dia akan berusaha dan kalo bisa diapun akan ,melalui nya dengan cepat dan gemilang tanpa menunggu lama ,kalo bisa belum tiga tahun dia akan selesaikan kuliah nya .

__ADS_1


Aku mendengarnya pun senang ,karna itu adalah hal yang ku inginkan ,aku gak mau dikira merusak masa depan anak orang ,aku ingin orang tua Ardian memandang hubungan kami dengan bangga dan merasa beruntung ,tidak dengan kebencian karna anak nya yang memilih ku,aku yang biasa ini yang dianggap pilihan yang salah ini ,aku menantikan itu dan akupun disini juga akan berusaha semampuku ,aku tidak mau berpangku tangan juga ,karna aku tidak mau juga hidup dikira numpang juga dengan kesuksesan suami nanti .


Aku berharap kita bisa menggapai mimpi kami berdua ,bersama -sama saling mendukung untuk kemajuan kami ,dan meraih puncak bersama, membuktikan cinta suci kita bisa mengantarkan kita ke kebahagian dan kesuksesan kita ,kebahagian yang abadi yang kita rangkai dari sedikit demi sedikit dan penuh perjuangan,dan merawat nya dengan penuh cinta dan kasih sayang memastikan kebahagian itu tak pernah luntur bahkan selalu ada dan lebih bahagia setelah melalui cobaan nya .


__ADS_2