
Reni yang merasakan tubuhnya tidak bisa bergerak pun segera membuka mata nya dia pun sadar kalo tangan dan kaki nya terikat , Reni menahan pening di kepalanya yang masih pusing pun segera mengedarkan pandangan nya serta melihat sekeliling untuk mengamati ruangan itu ,melihat lantai kotor dan terlihat tumpukan karung yang menjulang serta kardus yang terjajah dan bertumpuk dia segera tahu kalo dia berada di sebuah gudang ,tapi walaupun ia mengerti ini gudang Reni tak bisa menebak dimana tempat ini berada dan di daerah mana tepat nya dia belum bisa menebak nya .
Reni dengan kepala yang masih sakit dan pandangan yang berputar kabur pun mengulang ke beberapa waktu yang lalu sebelum ia dibawa ke gudang ini ,ia segera mengingat saat itu saat dia berpisah dengan Ardian dan memutuskan untuk pulang, Reni pun segera masuk ke taksi setelah mengantar cowok nya Ardian yang memang sengaja Reni mengantar hanya sampai tengah jalan ,Ardian sebelum nya mau mengantar Reni dahulu tapi Reni kukuh menolak kali ini dia yang mau mengantar Ardian walau tak sampai rumah nya dia mengakui dia masih belum berani untuk sampai kerumah kekasih nya itu ,terlebih setelah pertemuan Reni palsu dengan mama Ardian dia belum bisa tenang sebelum dia bisa menangkap wanita licik yang memakai identitasnya ini ,Reni memesan taksi,dan saat taksi datang Reni pun segera masuk karena Ardian tak mau pulang sebelum dia melihat nya masuk dan jalan dahulu , akhirnya Reni pun segera mengikuti perkataan Ardian dia segera memberi tahu alamat nya pada pak taksi itu, mobil pun berjalan dengan santai seolah meminta Reni menikmati perjalanan nya .
Tapi saat dia mulai terbuai dan memejamkan mata nya ,dia dikagetkan dengan getaran mobil karena pengereman yang mendadak ,renipun hampir jatuh ke depan untung saja dia memakai sabuk pengaman nya ,jadi muka nya masih selamat gak benjol sana sini .
__ADS_1
Dengan terpaksa pak sopir pun menghentikan mobil setelah diancam dan digiring ketempat yang sepi ,tapi belum sempat bersuara sekelompok orang sudah mengelilingi mobil yang ia tumpangi dan menyuruh mereka keluar dengan mengancam akan merobohkan mobil sampai hancur ,pak sopir pun sangat terlihat ketakutan ,Reni yang melihat nya pun merasa kasian dengan apa yang menimpa sopir ini .
Reni pun dengan berani menyuruh pak sopir untuk pergi sesaat setelah dia keluar dan kalo bisa segera menghubungi polisi agar bisa membantu nya ,strategi nya pun dilaksanakan.
Reni pun segera menghajar perampok diluar mobil dengan tenaganya ,walaupun mereka ber sepuluh Reni bisa menangani semua karena ketrampilan dalam bertarung kelimanya tidak lah lebih baik dari nya,dia ingat itu ,diapun sangat yakin kalo dia sudah melumpuhkan lawan,tapi kanapa dia bisa sampai disini dia bingung ,tapi pada saat terakhir dia baru ingat kalo dia di sergap dengan obat bius dengan menyuntikkan ke tubuh nya ,walau dia yakin bisa memukul pelaku itu , tapi dia pun terkena obat yang telah mengalir ke pembuluh darah nya,Reni pun ingat dimana dia terseok -seok mencoba bertahan menghadapi 2orang yang tersisa sebelum ia tak sadarkan diri.
__ADS_1
Walaupun marah dalam hati Reni hanya mengumpat dan tak bisa melampiaskan nya karena dia terikat tak bisa bergerak.Reni berkata dalam hati akan menghajar penculik ini ,dan tak akan melepas kan semua orang yang terlibat dalam semua rencana ini.
Saat itulah penjaga yang datang pun masuk keruangan tempat Reni di sekap dan memandang Reni dengan agak gimana juga ,tapi melihat Reni yang terikat diapun dengan berani menghampiri singa didepan nya itu."kmu wanita yang tangguh dan cantik sayang kamu masuk dalam permainan bos ,jadi sungguh sial nya kamu "ujar laki -laki di depan nya ini .
Reni yang mendengarnya pun hanya bisa diam karena bagaimanapun dia akan bicara dia takkan bisa karena lakban yang menempel dengan mesranya di mulut nya .
__ADS_1
Reni hanya bisa duduk dan mencoba tenang ,karena diapun sungguh penasaran juga dengan siapa yang laki -laki bini sebut bos ,Reni sungguh ingin tahu kenapa dia sampai diculik kali ini dan dia sungguh ingin mengetahui sosok dimana orang yang di sebut bos ini yang berani menculik nya bahkan dengan menyewa preman hanya untuk menangkap nya .