MERANGKAI KEBAHAGIAAN

MERANGKAI KEBAHAGIAAN
85.siasat licik


__ADS_3

Malam hari Reni dikejutkan oleh suara ketukan yang membuat nya tersentak dikamar nya ,dia pun beranjak dari tidur malas nya , dia seolah ingin pergi dari kota ini kalo perlu dia akan pergi ke daerah yang tanpa orang mengenal nya ,disana dia akan hidup dengan tangan nya sendiri tanpa campur tangan Orang tua nya .


Harus nya dia senang karena telah mengetahui siapa Ayah yang ia cari dan rindukan selama ini ,tapi kenyataan itu malah membuat nya tambah sakit dan sungguh membuat nya tidak bisa melihat mama nya ,dia sangat sadar diri karena hadir nya membuat perpisahan kedua orang tua nya,dia hanya bisa menangis meratapi Kenyataan itu ,rasa bersalah yang tidak bisa ia lukiskan merasuki dalam hati nya .


Kalo dia bisa memilih dia memilih tidak dilahirkan di dunia ini bila itu bisa membuat kedua orangtuanya bahagia dan tetap bersama,dia sangat merasakan betapa laki -laki itu mencintai ibu nya ,tapi hanya karena ibunya hamil dirinya kesalahpahaman itu semakin parah dan berakhir suram dan hancur seperti sekarang.


Renipun dengan muka yang sembab membukakan pintu ,dia pun sangat penasaran siapa yang datang malam-malam seperti ini .


Di ambang pintu itu diapun menangis melihat Ibu yang


selama ini membesarkan nya sendiri an tanpa seorang suami didekat nya ,Reni pun tahu ibu nyapasti mendapatkan telepon dari mama Ranti pasti diapun tergesa-gesa pulang ke Jogja ,tanpa ganti baju masih menggunakan baju kerja nya .


"Reni Maaf kan ibu ,ibu tidak memberi tahu dengan jelas siapa ayah kamu ,ibu takut kamu akan nekat menemui nya ,dan kalo itu terjadi ibu takut kamu kecewa dan sakit hati karena penolakan nya."ujar Ibu Reni.

__ADS_1


"Tapi mengetahui nya seperti ini lebih menyakitkan buk,aku bagaikan duri dalam hubungan kalian ,anak mana yang tak sedih Bu jika ibu yang mereka cintai menderita hanya karena ada nya dirinya, Reni pun juga buk ,Reni memilih tidak dilahirkan jika Reni hanya membuat penderitaan ibu disini ."ujar Reni sambil menangis .


ibu reni segera memeluk anak nya diapun sangat terpukul mendengar semua itu ,sebagai seorang ibu dia sangat sakit melihat dan mengetahui semua yang keluar dari mulut nya sendiri.


"Reni tahukah kamu ,kamu bagi ibuk dan kak Reno adalah awal dari kebahagiaan setelah keluarga kita hancur, kamulah inti dari kebahagiaan kami ,karena ada nya kamu kami bisa merangkai kebahagian kami REN ,kalo kamu gak hadir kami mungkin sudah hancur dan tak bisa bertahan saat Laki -laki itu pergi meninggalkan kami REN .ujar ibu Reni dengan menangis .


Melihat itu bukan malah tenang hati Reni tapi hati nya semakin tersayat membayangkan nya ,dia lebih bisa merasakan betapa menderitanya ibu nya selama ini ,dan betapa keras nya dia mengalami cobaan demi cobaan dalam membesar kan nya dan kak Reno selama ini sendirian .


Ibu Renipun memeluk Reni dengan kencang nya dia seolah tidak mau melepaskan Reni ,dia takut Reni akan pergi dari pelukannya .


"Nak kamu adalah hadiah terindah buat ibu dan kak Reno ,mendengar kamu ada dalam rahim ibu ,ibu menjadi kuat bertahan dan bisa menjalani cobaan itu , karena kamu menjadi penyemangat ibu agar tetap sehat dan maju untuk bisa membesar kan kamu dan kak Reno saat itu ,kalo saat itu kamu tidak datang mungkin ibu sudah bunuh diri dan mengantarkan kakak kamu ke rumah Oma opa kamu ,saat itu mama sudah tak peduli lagi dengan laki -laki yang lebih percaya wanita lain dari pada istrinya ,ibu sudah tidak mau lagi memikirkan nya ,dia sudah tak layak buat ibu apalagi buat contoh anak -anak kelak ,jadi kamu gak salah disini Nak kamu adalah penyelamat ibu ,tenang saja nak ibu akan beri perhitungan sama laki -laki tak tahu diri itu ,tenang saja ibu takkan biarkan dia bisa jalan karena telah menyakiti perasaan kamu ,biar mulut bocor nya tu hati -hati gak seenak nya nyeplak aja ."ujar ibu Reni dengan berapi-api.


"Sudah ma ,dia gak perlu di urusin ,aku gak mau berhubungan lagi dengan Om itu ,aku bahagia tanpa Ayah yang penting ada ibu disampingku ,aku sangat beruntung punya ibu yang sangat menyayangi ku ."ujar Reni .

__ADS_1


Mereka pun saling berpelukan tanpa melepaskan sampai pagi bahkan ibunya pun tanpa ganti baju tertidur dengan Reni dengan memeluk putri nya tercinta itu.


Di sisi bangunan yang rumah yang lain .


Terlihatlah laki -laki yang duduk dengan angkuh nya ,diapun marah melihat anak muda di depan nya itu ,bahkan semua barangpun ia banting sampai berserakan di lantai ruangan itu .


Kamu gila ,bagai mana kamu melakukan itu,bila sampai polisi tahu kamu akan membahayakan posisi perusahaan kita bahkan akan hancur reputasi kita,kenapa kamu sangat bodoh hah lihatlah kakak kamu ,dia sangat pintar bahkan sekarang dia sudah mempunyai saham tertinggi dan membuat pemegang saham lainpun percaya akan kemampuan nya , di sini dia yang mempunyai banyak dukungan kalo aku mati apa kamu kira kamu bisa bekerja sama dengan dia dan mempunyai posisi disini .


"Pa ,aku tak memerlukan.peeusahaan ini ,aku punya perusahaan sendiri dan cara ini adalah jalanku menyelesaikan masalahku ,kalo papa gak cocok lebih baik papa diam dan menyaksikan ini dari tempat duduk papa ,duduk dengan manis lihat saja karena ini permainan aku pa,aku berbuat ini juga karena papa yang mengajariku ."ujar laki-laki itu dengan sinis nya .


Melihat anak nya pergi laki -laki itupun menjadi marah dan semakin marah tapi diapun hanya bisa membuat barang di kantor nya itu hancur berantakan tanpa bisa berbuat lebih ,yang ia bisa hanya melihat anak itu pergi dari kantornya itu.


"

__ADS_1


__ADS_2