
Di ruangan tunggu nampak laki -laki yang arogan dan sombong telah duduk dengan enak nya di kursi tunggu itu ,saat melihat Reni berjalan kearah nya dengan muka yang sangat kacau , dia bagaikan orang yang tak punya sopan santun dan sangat memuakkan dengan tampang nya itu pun mengatakan sesuatu kepada Reni .
"Dasar gadis kecil pasti kamu kena marah kan sama atasan kamu ,makanya kalo jadi bawahan kamu jangan terlalu sombong dan kamu harus tahu siapa yang kamu hadapi.ujar laki -laki itu.
Renipun memandang dengan tajam pada arah laki -laki itu ,saat itulah rasa yang telah ia simpan dan pendam itu menjalar keluar dari dalam tubuh nya ,wajah nya yang cantik pun tersenyum dengan penuh kesinisan dan dia pun seolah cuek dengan semua yang laki -laki itu katakan.
Diapun berubah menjadi wanita yang seakan berbeda seakan bukan wanita yang bisa lemah lembut dan terlihat lah ganas dan siap menghancurkan segalanya , laki-laki yang melihat nya pun juga menjadi bergetar karena aura Reni yang berubah menyeramkan itu .
"mau apa kamu ,kamu hanya lah anak kemarin sore berani nya kamu bertindak sombong dan sangat berani sekali ",ujar laki -laki itu.
__ADS_1
"Oh ya saya memang anak kemarin sore ,maka maklumi lah karena saya tidak kenal hukum karena masih kecil dan saya kira membuat anda tak bisa berdiri atau membungkam mulut anda tak masalah"ujar Reni dengan menatap dengan tatapan yang menembus tulang .
laki -laki itu pun segera mundur kebelakang ,dari wajah nya ia tampak terkejut dan tak pernah terbersit dalam diri nya kalau wanita yang terlihat masih remaja dan hanya anak kemarin sore itu berubah menyeramkan bak orang dewasa yang menunjukkan taring nya .
Reni melihat wajah laki -laki itu bergetar ,diapun segera menambahkan tapi kali ini dia merubah ekspresi nya menjadi malaikat yang lemah lembut bak patah bila di terpa angin .
orang itupun hanya melongo dan tidak berkata ,dia sedang berusaha mencerna dan memahami perkataan Reni dan disisi lain dia tak menyangka kalo pemilik dari perusahaan yang baru berkembang ini adalah anak kecil seperti dia ,anak ini terlalu muda untuk mempunyai dan memimpin sebuah perusahaan.
Reni yang melihat itu pun tetap mempertahankan ekspresi nya yang cantik menindas .sampai laki -laki itu pun membuka suara nya Reni baru mengubah ekspresi nya .
__ADS_1
"Maaf kamu bos disini ,oke kalo kamu memang mengaku kalo kamu bos tapi kamu tak bisa menggertak ku keluarga Atmaja itu dibidang yang berbeda dengan kita buat apa kamu membawa nama orang yang berkecimpung di bisnis farmasi dan kesehatan ,asal kmu tahu nona saya bukan dokter yang mau meminta pekerjaan dengan andha dan kalo memang kamu cucu mereka mana mungkin mereka membiarkan cucu nya sendirian tanpa pengawasan jadi sebaik nya kamu tidak membodohi saya ,lagian saya hanya meminta untuk ganti rugi saja kenapa kamu bawa nama keluarga segala ,kalo kalian tidak mau tanggung jawab ,baik mari kita selesaikan semua ini ke meja hijau saja disana kita selesaikan masalah ini karena saya yakin oran itu Andha mbc yang bertemu dengan saya .
ujar laki -laki itu sekarang dengan lunak .
Reni pun mengerutkan dahi ,dia merasa ada yang tak beres tapi apa itu dia belum tahu .
",kalo begitu saya boleh meminta tanda kwitansi atas pembayaran bapak,dan nanti biar kan saya selidiki dan saya berjanji akan menangani nya semua masalah ini ,dan saya mohon. maaf sebelum nya karena saya membuat Andha tak nya man dan menempatkan kita dalam hal yang tak bisa kita terjemahkan ini .ujar Reni
Orang itupun segera memberikan berkas dan semua yang ia punya sebagai bukti kalo dia memang telah berlangganan kepada grup kontruksi dari RENI AURORA dan dia pun memberi kan per pernyataan yang membuat Reni ternganga dan tak percaya dengan apa yang didengarnya saat itu ,yang pasti itu sangat menggoncang perasaan dan juga mental nya dia merasa bodoh dan tak bisa berbuat apa-apa setelah mendengar itu ,bagai manapun dia tak pernah mengira dan menyangka semua ini akan menimpa diri nya dan perusahaan yang ia rintis itu .
__ADS_1