
Pagi ini aku berencana kekantor untuk berdiskusi dengan kru ku , aku mau meminta pendapat mereka sebelum aku pergi ke Jakarta , karna bagai mana pun juga mereka juga sebagai pemegang saham disini ,aku tak mau dengan egois memutuskan sendiri masalah ini walaupun sebenarnya semua kendali di tanganku ,aku gak mau menentukan jalan perusahaan kami sendiri aku mau mereka ikut andil dalam pengambilan keputusan mana yang mau dan tidak nya kami jalani di sini .
Aku segera beranjak pergi ,untuk menuju ke kantor ,aku dengan membawa kunci motor pun sudah siap untuk meninggalkan rumah . bersamaan dengan suara yang memanggil nama ku aku pun meng hentikan niat ku .
" Reni mau pergi kemana kamu ,dah bereskan kamu mengepak semua yang Mau kamu perlukan disana nak ,nanti kamu ribet sediri lho ."ujar ibuku
"Beres buk , kalo kurang nanti bisa bawa sekalian rumah nya dah buk,kan gak mungkin nanti ada yang ketinggal , aku mau ke kantor dulu ada hal yang harus aku urus jadi aku harus pergi buk "balas Reni .
Tanpa menunggu ibu nya bicara dia sudah nyelonong pergi ,ibu Reni pun hanya geleng geleng kepala,sambil ngedumel ,mang keyong bisa dibawa ni rumah kemana- mana dasar anak keong ,eh kalo dia keyong aku ibu keong dong ,ah dasar Reni memang tu anak buat kepikiran saja , melihat anak gadisnya yang sembarangan itu.
*****************************
Akupun segera masuk keruang rapat kami ,kulihat semua sudah hadir ,bahkan ada lebihan satu yang bukan kru kami ,aku hanya melihatnya sekilas dan tidak mau mengambil pusing dengan itu ,karna kalo dia sudah bisa menemui ku berarti dia sudah bisa berdamai dengan hati nya itu keyakinan ku.
__ADS_1
"pagi REN ,aku juga ikut andil dalam kru mu lho ,aku kan juga termasuk model perusahaan kamu disini kan "dengan perkataan itu Fino membuka percakapan kami.
Aku hanya tersenyum tulus ,serta mengacungkan jempol tanda setuju dan melanjutkan ketempat duduk kebesaran ku ,mereka pun sudah siap dengan apa yang akan mereka ungkapkan ,aku yakin dengan melihat pandangan mereka ke arah ku.
Oke kita molai aku kira kalian dah tahu kan kenapa kalian aku kumpulkan hari ini ,aku yakin Leni dah memberitahu kalian soal itu ,bagaimana pendapat kalian ,terutama yang mengurus makeup apa kalian ,ada saran untuk tawaran itu.
Perusahaan kami memang bergerak dibidang yang aneka ragam ,walau begitu kami mempunyai teknisi yang sangat menguasai di bidang nya ,dan kami pun sudah mempu nyai kru yang handal di setiap bidang yang ada di perusahaan kami ,kami menjadikan lapangan kerja buat orang -orang yang mempunyai keahlian tapi belum bisa mandiri dengan bergabung dengan kami dalam bidang yang kami geluti ,dan kamipun juga menawarkan gaji yang pantas kepada mereka yang memenuhi syarat untuk perusahaan kami .
Begitulah kami berdiri menjadi perusahaan yang ber potensi seperti sekarang,dengan penuh ketekunan dan hati -hati kami merangkak dari bawah penuh perjuangan menjadi sekarang ini ,bahkan kamu dulu rela gak dapat gaji karna demi mempertahankan saham kami ,dulu yang kukira mereka mau Minta gaji tapi gak jadi karna mereka juga ingin berjuang membangun perusahaan dari nol bersama kami ,menjalani susah senang bersama ,akupun ingat itu dikala kami membangun perusahaan ini ,dari butik yang hanya berapa orang karyawan , hingga merambah ke perusahaan seperti ini ,dan sekarang bahkan sudah seperti pabrik besar bila dihitung karyawan yang ada disini ,aku pun tak pernah menyangka itu.
"Dan tahukah kamu Ren siapa perusahaan yang mendatangi kita ,kamu masih ingat REN dengan L.sion dia pesaing kita di lomba dulu" .ujar Reni.
"eh ....,iya cowok ke Korean itu kan Len ,kalo tidak salah dia yang juara 6kan Len ,"tambah Reni.
__ADS_1
"Bingo ,REN masih ingat Ter nyata ,kamu tahu ren dia adalah putra dari Lion king grup hanya dia anak yang tidak pernah mau bergabung dengan perusahaan ayah nya ,dia bersih mandiri tanpa campur tangan keluarga nya Ren bahkan dia terkesan bermusuhan dengan perusahaan besar itu Ren".tambah Leni .
"oh jadi putra yang mau melawan takdir Len ,bagai mana persentasi nya antara kita bergabung dan tidak dengan mereka ,apa kita banyak untung nya apa mereka yang akan untung karna memanfaatkan kita ."akupun masih mau mendengar pendapat mereka.
"Ya masih Fifty-Fifty lah REN ,tapi dengan melihat kontrak kerja sama nanti kita bisa melihat spekulasinya mau jadi apa kita nanti ,dan kukira kita pun yang diatas angin karna mereka yang meminta pasti mereka yang memerlukan kita kan ,ujar mbc Sinta dengan penuh percaya diri.
Aku pun tersenyum mendengar panggilan itu bukan karna bagai mana aku merasa lebih akrap saja, aku punsuka dengan panggilan itu terasa sama dan setara kalo mbc aku serasa tua rasanya padahal aku dan Leni paling kecil umurnya diantara mereka .
"oke ,ini Dil ya kalo gitu bagai mana nanti mau mengatasi nya ,masalah ini aku serahin pada kalian ya mbc Sinta dan kamu Ya Len kalian yang mengurus ini semua kalian tahu kan kalo aku besok sudah akan ke Jakarta. jadi urusan disini kalian yang hendel ,aku percaya pada kalian dan aku harap kalian tetep menyembunyikan identitas aku ,aku belum bisa keluar sekarang ,tahu kan kalian kalo aku masih anak -anak "ujar Reni
" Ih walau anak -anak kan dah bisa buat anak REN,jangan kecil hati lagi ,oh ,ya janji mbc kok belum di tepati sih ini dah sampai dah lama pake banget lho mbc"ujar mbc Sinta
"Ih mbc Sinta ngeres deh ,ato umat lagi nih lemot nya mbc,"ujarku dengan malu
__ADS_1
"Oh ya kami sangat menantikan itu ,itu lho REN janji kamu bukan ngeres nya lho dan sangat menunggu nya dengan bunganya lho REN "mereka bersamaan menagih itu .
Dilihat dari ucapan bunga aku menghubungkan nya dengan uang aku pun sudah tidak lagi ke pikiran ngeres mbc Sinta itu,saat menghubungkan dengan lomba pun aku jadi teringat itu ,aku pun teringat bila menang lomba aku akan memberi mereka 1.000.000 per orang, aku pun segera mentransfer ke ke 7 orang rekan kerja ku itu karena itu sudah menjadi janjiku pada mereka ,dan pasti tidak ku lupakan dengan bonus buat mereka,dengan itu pun kami meng akhiri rapat hari ini dengan saling percaya dan tanggung jawab pun telah menjadi darah daging disini di perusahaan kami ini,kuharap kamu akan selalu memupuk rasa itu sampai ke penerus kami kelak .