MERANGKAI KEBAHAGIAAN

MERANGKAI KEBAHAGIAAN
6. menebus kesalahan yang tak sengaja


__ADS_3

akhirnya bel pulang berdering aku segera berkemas memasukkan buku dan alat tulisku aku segera mengayunkan ke dua kaki ku menuju ke parkiran ,disana aku segera menuju ke motor kesayangan ku .


" Reni Anggraeni"suara cowok itu.


Reni pun melihat nya ,diapun penasaran siapa yang dengan lantang memanggil nama nya itu,tapi dia pun segera menyahut nya.


"ya Itu aku".sarkas Reni.


Dengan responku yang bagus aku segera menyahut, aku pun melihat orang yang memanggilku ,aku memperhatikan nya ,tapi sampai ke langit ketujuh aku berusaha mengingat nya aku tak kenal cowok ini,karna bertemu saja belum pernah ,tapi setelah aku perhatikan aku mengenal sesuatu,ya motor dan helem itu,aku mengingatnya,karna helm itu tanpa ku sengaja aku torehkan luka padanya,ya aku harus mengingat nya karna aku belum me menyelesaikan masalah itu,aku hanya menyelipkan surat di helem itu beserta nama dan kelasku,aku berharap orang yang punya merespon nya,tapi setelah tiga bulan gak ada kabar aku kira,masalah itu sudah selesai eh ternyata masih ber buntut.


Aku melihat nya dan memperhatikan nya ,ada bed kelas 11A IPA di bajunya,dan aku segera tahu kalau dia kakak kelasku,aku agak takut juga sih,soal nya aku kan anak baru kemarin,eh sialnya lagi aku membuat masalah sama kakak kelas ya walau tak sengaja sih,siapa sih orang yang suka cari masalah aku kira tak ada deh kecuali orang gila.


"Reni Anggraeni 10A IPA ,bener nama kamu"ujar laki-laki itu.


Reni pun memandang nya suara nya pun bergetar membalas laki -laki itu ya,walaupun tidak sampai tergagap sih.


"Iya Kak, itu nama saya"balas Reni.


"dari respon mu kayak nya kamu dah tahu kesalahan mu kan."laki -laki itu pun menyahut .


Reni pun menyadari semua itu,ini kesalahan nya dan diapun harus tanggung jawab untuk itu.


"iya kak ,saya dah tahu dari motor dan helem kakak, dimana kak, mau gimana saya siap tanggung jawab kak"tandas Reni.


"ya harus bertanggung jawab lah ,lihat nih kaca nya jadi buram,buat sakit mata bila dipake dan litah ni kepalanya lecet gak elitkan gak imbang dengan merek nya kan,gini gini helem lumayan tahu.tandas laki -laki itu.


Mendengar itu Reni pun tergagap,dia tahu ia salah tapi rasa takut pun pasti ada lagian disini dia juga hanya siswa baru kan.


"i....iya kak, saya tahu,maka dari itu saya menulis surat itu karna untuk tanya -tanya pemilik motor saya gak berani,nanti dikira mau apa lagi ,dilihat dari motor nya pasti cowok jadi saya gak mau ambil resiko.ujar Reni dengan ringan.


"ya dah ini ganti kaca sama ke salon helem agar bagus lagi , 2juta aja cukup gak papa."tandas laki -laki di depan nya Reni itu.


Tapi Reni mendengar itu membelalakkan mata nya ,dia tak percaya dengan omongan laki -laki itu.

__ADS_1


"mau beli helem lagi apa servis tu kak


kok mahal amet sih,satu juta kalo mau kak kalo gak ya dah kak".tawar Reni tapi malah mirip mengancam itu.


Laki -laki itupun terlihat tak suka mendengar nya,diapun menatap Reni dengan tajam dan terlihat akan marah.


"kamu itu ya ,ini dah aku marahin tahu cat helm ku tu mahal dan helm ini limited edition,dan aku pesan dari luar negri untuk mendapat kan nya tahu.tandas laki -laki itu.


Tapi Reni pun tak mau kalah,dia tetep kekeh pada penderita nya,dia tak mau diperas karena dia tahu nya helm tu murah.


"kalau memang semahal itu harus nya di taruh di rumah saja ,kalo dibawa ya bawa kekelas taruh di bawah ketek,di peluk tu helem agar gak di lecetin orang, ya dah 1,5juta kalo mau kalo gak ya dah deh aku kan gak 100persen salah lagi masak naruh helem gak bener sampek bisa jatuh,aku kan hanya sial saja deket sama motor kamu."ujar Reni membela diri.


Laki -laki itupun terlihat semakin marah dan tak terima semua itu ,diapun melotot melihat Reni .


"ih kamu tu niat ganti gak sih ,apa hanya main main saja."ujar laki-laki itu .


Reni pun akhirnya mengalah dia tak mauengambil resiko,dia memilih berdamai akhirnya .


"ya dah ayo aku ganti dua juta kan nanti aku ambil ke ATM aku gak bawa uang kes segitu apa mau lima ratus aku bawa ni kalo mau."ujar Reni dengan sewot.


Laki -laki itu pun tersenyum mendengar pernyataan dari Reni dia pun segera menyahut .


"ya dah ke ATM Aja aku anterin ayo naik motor ku."ujar laki-laki itu.


Aku segera mengangguk beranjak ke motor nya, kami pun segera menuju ke ATM terdekat ternyata disana penuh ,maklumlah kan pada turun bantuan jadi ATM nya penuh malah ful lagi akhirnya kami inisiatif menuju Indomaret terdekat ,kami segera masuk ,dan menuju ke mesin ATM,aku segera masuk dan segera mengambil uang seper lunyasaja jangan kalian kira ya aku gak punya uang aku juga punya kerjaan ya walau hanya kerjaan biasa aku suka mendesain baju dan ibuku yang akan menjual desain ku ke butik ibuku,dengan itu aku bisa dapet uang sendiri.


Setelah selesai aku segera menuju cowok menyebalkan itu aku terpaku melihat nya dia menatap seorang cewek dengan tatapan yang tak bisa aku artikan,tapi aku lihat kekecewaan di matanya,melihat itu entahlah ada magnet apa yang tanpa aku sadari aku segera menggenggam tangannya dan aku bilang padanya ayo kak aku dah selesai, dia segera menengokku dan dengan respon nya dia segera menggenggam tanganku dengan erat dan menuju ke parkiran,kami tanpa berbicara sibuk dengan pikiran masing masing dan melaju dengan kecepatan sedang tanpa disadari kami dah sampai di parkiran sekolahan.


Aku segera turun dari motor nya dan aku segera menyerah kan uang itu kepadanya ,dia menerimanya tapi,semua itumembuatku tercengang.


"nih aku dah terima uang ganti ruginya dan ini aku membayar waktu kamu,karna kamu sudah menemaniku hitung menemani jalan jala,deh."ujar laki-laki itu dengan gampang nya .


Reni pun membelalak tak bisa memikirkan pa yang membuat laki - laki ini berubah pikiran.

__ADS_1


"kok gitu sih kak kan kita dah sepakat".ujar Reni.


Tapi cowok itu pun menanggapi semua itu dengan ringan nya.


"iya maka dari itu kan dah kuterima tadi ,dan aku eee......,itu"ujar laki-laki itu tak kelas.


"itu apa kak"sarkas Reni


"makasih kamu dah menyadarkan ku dari ketenggelamanku tadi ,kalau gak mungkin aku dah diam disana sampai sekarang"ujar laki-laki itu .


Reni pun menyadarinya tapi dia tahu ada batasan yang harus ia tak boleh memasukinya .


"oh itu kak gak papa kak aku respek aja lihat kakak mematung kaya gitu."ujar Reni dengan enteng nya.


Ardian pun terlihat malu,tapi diapun masih meneruskan perkataan nya.


"Em,makasih dah menggenggam tanganku hingga aku sadar tadi,ujar laki-laki itu sedikit malu.


Reni melihat itupun hanya memperhatikan nya ,dia sungguh tak ingin ikut campur dalam urusan laki -laki itu.


"sama -sama kak tapi aku berasa gak ganti rugi kalau gini kak."Reni pun hanya membalas kata laki -laki itu tapi hati kecil nya tak merasakan lega bila cara nya seperti ini.


"ya dah kalau masih belum enak aku minta ganti rugi nya kamu temenin aku saja selama aku mau 2 bulan ini gimana".laki -laki itu pun mengatakan nya.


"ya baik lah asal gak neko neko kak ,kalo ada yang neko neko aku bisa nolak dan membatalkan per janjian ini ya ,itu syarat ku."ujar Reni .


Reni pun merasa sekarang ini lebih baik,yah walaupun dia harus berkorban waktu tapi ini lebih ril dan nyata sebagai ganti rugi semua kesalahan nya.


"baik lah aku dill".ujar laki-laki itu.


entah lah kenapa aku merasa nyaman sama nic cewek ya padahal aku baru mengenalnya,dan kenapa ya aku ingin selalu mendekatinya.


"ya dah kak aku juga Dil."kata Reni.

__ADS_1


Aku segera pergi dari parkiran dengan motor ku,sebenarnya aku enggan sih nuruti keinginan nya, tapi aku gak mau cari masalah disini,yah hitung- itung tanggung jawab ku pada nya kan ,lagian lebih baik aku mengalah gak papa lah,mengalah kan bukan ber arti kalah kan.


Semen tara cowok di belakang nya juga Ter bengong karna dia gak abis pikir dengan cewek ini, cewek yang cuek,kepedean tapi setelah aku perhatikan dia cantik,cantiknya diatas rata rata lah,tapi sayang kasar,tapi aku rasa dari seribu cewek hanya satu atau mungkin Satu juta cewek hanya satu,dia masuk dalam cewek tangguh memikat hati tapi,bisa dikatakan cantik mematikan cewek sepertinya, itulah yang membuatku semakin penasaran dengan cewek ini,sehingga aku tawarkan cara itu,di sisi lain biasanya cewek yang memandang nya pasti mengajak nya berkenalan,sementara cewek ini dah aku boncengin,respon nya gak ada yang spesial,bahkan gak sekalipun pernah tanya namaku,padahal dia dah pegang tangan ku juga,ya walau sedikit sesal karna harus nya aku yang pegang tangan nya dulu,eh malah cewek itu yang memulai mencuri star duluan , aku pun ter Bagong di tempatku bagai dari sosok artis papan atas jadi gak laku rasanya turun banget,bahkan merosot pake banget cowok kaya aku.


__ADS_2