
Masih di negara Los angeles ,Ardian pun tak bisa dan tak mungkin menunda kepulangan nya ,selain karena dia sudah memberikan kabar kepada orang tuanya dia juga ada kepentingan yang tak mungkin ia tunda dan mengharuskan nya untuk pulang ke negaranya.
Bahkan rengekan kekasih nya pun tak bisa membuat ia menghentikan langkahnya untuk tetap ke rencana awal nya ,hari ini Ardian pun sudah siap untuk menuju ke bandara tentu saja dengan Reni disamping nya walaupun muka dan berjalan nya terlihat malas dia tetep mengekor Ardian di belakang nya.sejak bangun Ardian telah mendapatkan banyak ceramah dari wanita didepan nya itu ,Ya Reni tak mau pulang bahkan dia ngambek dan membiarkan Ardian mempersiapkan sendiri .
Tapi apapun halangan nya walaupun itu adalah wanita yang ia sangat cintai tidak bisa membuat nya goyah ,karena diapun sudah mempunyai pandangan nya sendiri ,lagian kalo untuk jalan -jalan kita bisa lain kali lagi menghabiskan waktu berdua dalam hati dan pikiran Ardian .Ardian adalah laki-laki yang berfikiran simpel dia gak mau ambil pusing dan ribet akan semua hal termasuk rengekan dan sangat manjanya wanita yang sangat ia cintai ini.
Reni yang sudah berada di pesawat pun masih memberikan wajah masam nya ,ia seakan tak ingin berdamai dengan Ardian ,Ardian yang melihat itu pun segera mencubit pipi Reni yang menggembung ,dia tak tahan untuk melakukan nya .
Yang di cubit pun mengaduh segera menepis tangan Ardian ."gak elit banget kamu dasar kamu Yan ,kmu sangat menyebalkan ,kenapa sih dari dulu kamu gak pernah mau ngertiin perasaan aku dan kenapa kamu selalu membut aku kecewa ,bahkan sekarang setelah aku menjadi ...",Reni pun segera memukul tangan Ardian bilang dia sangat sebal dan marah karena dia sangat merasa tak dihargai dan di prioritaskan di sini .
Ardian yang merasa memang saat ini tak bisa menuruti keinginan wanita disamping nya pun hanya tersenyum tanpa memprotes karena kenyataannya memang itu lah yang terjadi .
Pesawat pun terbang dengan tenang ,dan mereka pun duduk tanpa berkata apa-apa,Ardian yang sudah lelah membujuk pun juga jengah tak mendapatkan respon dari orang yang dicintai nya itu ,diapun memilih tidur di penerbangan panjang nya ,karena hanya ini yang bisa ia lakukan saat ini .
__ADS_1
Setelah sekian lama Ardian dan Reni berada di pesawat akhirnya mereka sampai juga di bandara ,diapun segera mencari tak si setelah membawakan koper Reni tentu saja ,Ardian pun mencari taksi untuk mengantar kan mereka ke rumah .
Setelah dapat diapun segera membawa semua koper nya dan membawanya ke bagasi taxi tersebut untuk sebagian koper ,dan Ardian pun segera meminta Reni untuk segera masuk dia akan mengantar Reni ke rumah nya dulu tapi saat itu dia baru sadar kalo Reni tak menyahut dan malah telah pergi tanpa mengatakan sepatah kata pun pada nya ,diapun sangat panik saat itu dan segera memanggil nomer Reni ,setelah sekian banyak panggilan akhirnya terhubung dengan suara khas nya yang ngomel .
"ngapain kamu aku masih sibuk ,banyak kerjaan dan ini pun aku sedang di kantor mangkamu gak ada kuliah kenapa kamu sudah menghubungiku ,tunggu ini kan nomer negara kita ,kamu dah di sini Ar, sekarang dimana kamu aku akan menjemput kamu .Senang Reni walaupun agak kaget juga .
Ardian yang mendengarnya pun kaget ,kalo dia dah ngantor lalu siapa yang ada dengan nya dan menghabiskan waktu dengan nya itu ,tak mungkin hantu kan karena jelas dia orang bahkan Ardian pun sanggup memeluk nya ,diapunjuga tahu barang branded apa hantu sekarang juga gaul ,apa aku yang kuper karena tidak tahu tren cewek yang bahkan hantu pun tahu tren sekarang .setelah bengong sekian lama, dia pun segera mengembalikan kesadaran nya saat itu.
Tak butuh waktu lama Ardian pun sampai di sana dia pun segera menurunkan semua koper yang bahkan ada tiga buah itu ,dia sungguh terlihat bagaikan emak-emak yang hobi belanja saat keluar negri .di depan kantor Reni pun segera membantu dan tertawa melihat semua koper yang sang kekasih bawa ,dia sangat tak menyangka cowok di depan nya itu membawa begitu banyak barang padahal dia tahu cowok di depanya ini sungguh tak suka ribet .
"Apa yang kamu tertawakan ,puas kamu meninggalkan ku di bandara dan membawa koper kamu ,bahkan kamu gak pamit langsung cabut saja,bahkan kamu mengelak berada di sana dengan ku" .ujar Ardian merajuk .
Reni yang mendengarnya pun langsung terbahak -bahak mendengar Ardian yang mengatakan sesuatu yang konyol itu .
__ADS_1
"Ar ,kamu bilang aku tadi dengan kamu ,gak usah bercanda deh aku dari tadi juga di kantor bahkan aku gak pulang karena lembur dengan Kruku,jadi gak usah akting deh ,gak lucu tahu .ujar Reni dengan memandang tajam Ardian .
Ardian pun menelan ludah dan bayangan tadi malam pun menari dalam ingatan nya ,dimana dia dan Reni menghabiskan waktu berdua dan diapun baru sadar kalau sifat Reni yang bersama nya sangatlah berbeda ,bahkan dia juga sangat terkejut dengan keberanian Reni tadi malam dengan susah payah diapun berusaha menelan ludah untuk membasahi tenggorokan nya yang kering itu.
Reni yang melihat itupun curiga diapun segera memandang Ardian dengan penuh selidik dan penuh tanda tanya di kepala nya ."Ar apa yang kamu pikirkan ,Ayo ngaku aku gak mau ya kamu sembunyi in masalah dariku ".ujar Reni dengan tandas .
Ardian pun segera tersadar diapun segera membawa masuk koper dan mengajak Reni untuk membicarakan semua yang ia alami ya walaupun masih ada yang ia sembunyikan sih .dia pun segera meminta Reni membuka jejaring sosial nya ,dia ingin Reni menilai sendiri apa yang ada di depan nya saat ini,Reni yang di minta pun tak ambil pusing ,walaupun dengan heran dia segera mengabulkan apa yang diminta kekasih nya itu ,saat mata nya melihat foto di ponsel nya itu dia bagai kan tersambar petir ,walau dia tahu foto itu adalah dirinya tapi itu bukan diri nya ,rasa cemburunya pun keluar tak butuh waktu lama diapun segera membanting ponselnya,tatapan Reni pun memandang tembus ke jantung Ardian .
"kamu tak bisa membedakan aku dan orang lain Ar ,padahal kamu sudah lama dekat dengan ku ,dan kamu masih bisa dibodohi oleh wanita ****** ini ,ujar Reni dengan penuh kesedihan.
Ardian yang ditatap dan ditanyapun juga masih bingung tapi disisi lain diapun tak memungkiri kalo cewek difoto itu sangatlah membuat nya yakin itu Reni ,hanya sedikit keraguan dihatinya dan yang tetap membawanya pulang ke negaranya ini.
"lalu siapa wanita ini ,dia sangat mirip dengan kamu ,perbedaan nya dia sangat manja dan sangatlah royal dalam belanja ,semua pakaian nya pun branded ,aku kira setelah satu tahun berlalu kamu kamu jadi bucin sama aku ,dan gaya hidup kamu jadi mewah seperti umum nya keluarga kaya,atau memang untuk momen special karena ingin menemui ku .ujar Ardian dengan masih bingung tapi tak mau disudutkan .
__ADS_1