
Di sebuah gudang yang sangat kotor berbaringlah wanita yang tak sadarkan diri,dan diapun terikat dengan erat kaki ,tangan nya ,sementara tepat disebelah nya terlihat dua orang yang duduk di kursi menjaga nya ,mereka terlihat babak belur tak karuan diwajahnya ,tapi itu lebih baik karena teman yang lain nya malah ada yang patah kaki ,ada yang patah tangan dan bahkan sampai gak bisa bergerak tapi tak mati ,mereka sungguh beruntung membawa obat bius yang bisa membuat harimau betina ini terkapar walaupun sebelum tumbang masih bisa menjatuhkan sebagian banyak dari mereka .
Mereka tak menyangka kalau wanita yang masih bau kencur dan kelihatan anak mama ini sangatlah ahli dalam berkelahi ,bahkan mereka yang profesional pun bisa di porak poranda kan dan kalah oleh nya .itu sungguh penghinaan bagi mereka .
Tapi mau bagai manapun itulah kenyataan nya ,selain itu mereka juga sudah dibayar mahal untuk ini ,dan mereka sangat beruntung bisa menangkap wanita di depan mereka karena kalo tidak bisa atau gagal ,mereka akan mendapatkan konsekuensi yang jelas akan membuat mereka tidak bisa melanjutkan bisnis mereka saat ini .
Di kantor RENI AURORA
Kring .......kring ........kring .......
suara telepon kantor Reni berbunyi ,tapi kantor ruangan Reni tak nampak seorang pun disana ,
dan saat itulah Leni terlihat mengangkat ponsel nya ,dan dia tak menyangka ternyata Tante Laras yang menghubungi nya ,bahkan dia telah datang ke kantor untuk menemui putri nya itu .
__ADS_1
Dia mencari Reni dan terlihat khawatir akan putri nya itu ,karena tante Laras memang tak bisa tinggal untuk menemani Reni . diapun mempunyai kewajiban yang tidak bisa ia tinggalkan,dan Reni pun juga tak mau disuruh pulang ke Jakarta dia lebih nyaman di Jogja karena dia sudah sejak lahir tinggal disana dan sudah terbiasa hidup disana . akhirnya tante Laras pun hanya bisa meninggalkan Reni dengan berat hati dia kembali ke Jakarta ,dia pulang tadi pagi tapi sampai sekarang nih anak tak pulang jadi diapun khawatir akan keadaan Reni .
Leni sangat mengerti perasaan tante laras ,dia pun segera mengambilkan minum untuk Tante Laras agar bisa tenang dari rasa khawatir nya ,setelah tenang dia pun mengatakan kalo Reni sudah keluar dari kantor ini sejak tadi siang setelah makan siang karena kemarin Reni begadang sampai pagi dan dia pamit pulang dulu untuk istirahat,tapi dia baru sadar kalo kejelasan nya ini akan membuat Tante laras sangat khawatir tapi dia tak bisa membohongi tante laras ,dan agar wanita di depan nya tenang pun dia teringat dengan Ardian,Leni pun segera mengatakan apa mungkin Reni pergi dengan Ardian tante,soal nya dia pulang, tadi Ardian dan Reni pun keluar juga bersamaan dengan Ardian yang pamit pulang juga tadi tante ,mungkin mereka menghabiskan waktu bersama kali ,ujar Leni dengan yakin karena mereka pacaran jadi wajar lah kalo menghabiskan waktu bersama -sama itulah keyakinan nya .
Tante pun segera tenang mendengarnya,karena kalo sama Ardian sebagai orang tua Reni mereka telah mengenal Ardian,dan mengerti sifat nya yang akan melindungi Reni ,dan Reni pun juga bukan gadis lemah dia telah di didik dan di gembleng oleh ibu nya ini agar menjadi wanita yang bisa mandiri dan bisa melindungi diri.
Laras yang mendengarnya pun menjadi tenang setelah mendengar kalo Reni pergi dengan Ardian,dia yang dari tadi panik dan gak tenang berangsur menjadi baik dan tenang ,setelah itu pun Tante segera pulang meninggalkan kantor dan pamitan pulang ke Jakarta hari ini juga ,Laras hanya ingin memastikan Reni baik-baik saja agar dia bisa tenang dalam mengerjakan tugas kantornya.dia sadar kalo saat ini dia kurang perhatian kepada Reni tapi ini memang sudah konsekuensi nya saat berani kembali ke keluarga besar nya ,dan diapun juga harus menangani apa yang harus ia lakukan sebagai anak tunggal keluarga Atmaja .
Sejak 3 hari akemarin Laras sudah kepikiran Reni tapi bahkan dia gak bisa konsentrasi dalam mengerjakan tugas nya , akhirnya diapun segera bertolak ke Jogja hanya untuk memastikan nya ,tapi karena dia menunggu anak nya gak kunjung pulang rasa khawatir itupun semakin menjadi -jadi, tapi setelah ia bertemu Leni dan mendengar Ardian ada disamping putri nya dia jadi tenang dan segera memutuskan untuk pulang ke Jakarta saat itu juga .
Akhirnya hari itu pun Leni segera pulang ke rumah nya , tapi belum sampai rumah dia juga khawatir akan keadaan sahabat nya itu, akhirnya diapun segera menghubungi Reni dengan ponsel nya, tapi ponsel itu tidak lah aktif .Leni pun segera memencet nomor Ardian yang juga telah ia simpan saat itu lah sambungan teleponnya tersambung ,dan suara Ardian yang mengangkat nya pun terdengar .
"halo .........
__ADS_1
Gimana Len ,tumben Lo nelpon gue mang ada masalah apa?....
, apa yang bisa aku bantu ,kok kamu yang hubungin aku?... ,
dimana Reni kok bukan dia malah kamu sih yang nelpon gue ?....."
ujar Ardian yang membrondong.
Leni yang mendengar nya pun jadi bingung juga tapi itu takkan bisa membuat nya diam lama .
"apa Kamu gak bersama sama Reni Ar ,lalu dimana Reni ,ibu nya tadi mencari nya aku kira dia bersama kamu dan aku kira kalian menghabiskan waktu bersama,bahkan aku sudah yakin dan bilang pada tante Laras kalo Reni sama kamu ".ujar Leni yang ambigu .
Ardian di sebrang pun dari nada suaranya terdengar kaget dan bergetar.
__ADS_1
"Apa maksud kamu Reni ilang?... ,ah jangan ngepreng deh kamu Len ,siapa sih yang bisa ngadepin cewek gue dia super tangguh dan hebat dalam melindungi diri ,dan diapun juga gak suka bermusuhan dengan orang kan kecuali ......."Ardian pun dari nada bicaranya juga tampak takut juga .
Akhirnya mereka pun segera janjian dan akan mencari Reni untuk segera menemukan apa yang sebenarnya terjadi , Ardian sangat khawatir dan gak tenang dia sungguh hanya ingin menghabiskan waktu bersama Reni ,tapi kenapa setiap dia pulang harus ada masalah pada cewek kesayangan nya ini ,dulu dia kecelakaan dan dia pun malah kencan di ruma sakit dan bahkan dapat masalah akan di keluarkan dari kampus sementara sekarang Ardian libur ni anak hilang entah kemana,Ardian berharap Reni baik -baik Saja itu cukup buat dia ,ya walaupun liburan kali ini kayak nya juga akan berantakan tapi bila kekasihnya baik saja itu cukup buat nya ,itulah yang terbersit dalam pikiran Ardian untuk menghilangkan kekhawatiran yang ada di hati nya .