Mereka Yang Jatuh Cinta

Mereka Yang Jatuh Cinta
Sah


__ADS_3

HAPPY READING ALL


Hotel berbintang lima dengan hiasan bunga-bunga putih itu terlihat begitu menyejukkan mata, di tengah-tengah ruangan besar itu terdapat lingkaran dengan 6 kursi yang akan dijadikan tempat akad nikah Cici dan Nolan beberapa menit kedepan.


Tema pernikahan Cici dan Nolan layaknya kerajaan, didominasi warna putih dan kuning keemasan. Sedangkan untuk tamu undangan di wajibkan menggunakan outfit berwarna putih dan cream, sedangkan keluarga inti dan kerabat dekat memakai baju berwarna kuning keemasan.


"Bismillah" lirih Nolan mencoba menenangkan dirinya.


Meski sudah mendapat wejangan dari Ethan, kai dan Daniel agar tidak gugup nyatanya hari ini ia tetap gugup bahkan jauh lebih gugup dari kemarin.


Tubuh kekarnya dibalut jas hitam dengan dasi pita yang membuat tampilan nya semakin terlihat tampan saja. Wajahnya yang tampan terlihat semakin tampan dan berseri-seri.


Sedangkan Cici gadis manis itu duduk di samping Nolan dengan kebaya putih, make up tebal tapi tidak terlihat norak dengan mahkota yang cukup besar di atas kepalanya.


"Cantik" kata yang tepat untuk mewakili tampilan Cici hari ini, sengaja para MUA membuat make up cukup tebal di wajah cantik Cici agar wajah gadis remaja itu terlihat jauh lebih dewasa dari usianya.


Acara dimulai dengan khidmat hingga Nolan menjabat tangan ayah Cici, wajah tegas dan penuh keyakinan Nolan begitu memancarkan aura kesungguhan.


"Saya terima nikah dan kawinnya Cici Larasati binti Joyo pornomo dengan maskawin seperangkat alat sholat dan uang 250 juta dibayar tunai" Nolan berhasil mengucapkan kalimat sakral itu dengan 1 tarikan nafas.

__ADS_1


"Bagaimana para saksi"


"SAH"


***


"Nak Nolan, saya sudah menyerahkan anak perempuan saya pada lelaki pujaannya di hadapan para tamu undangan dengan ikhlas. Tolong cintai anak saya, sayangi anak saya dan jangan pernah sakiti anak saya baik fisik maupun hatinya" ucap pria tua dengan keriput di tangan dan wajahnya itu.


"Jika tidak cocok, kembalikan saja kepada saya. Jika kamu pukul anak saya itu tandanya kamu mengajak perang saya" sambungnya.


Cici, yang mendengar penuturan ayahnya dengan suara serak itu membuat genangan air mata siap meluncur membasahi wajah cantiknya.


"Neng, jika nanti suamimu menyakitimu. Jangan pernah takut untuk lapor kepada pria tua ini. tapi ayah yakin suamimu tidak akan pernah melukai hati dan fisik mu, dari matanya saja semua orang pun tau betapa besar cinta suamimu" 


Greb...


Cici berlari kecil memeluk ayahnya erat dengan air mata yang berhasil lolos membasahi wajahnya.


"Cici menyayangi ayah" isaknya dengan suara bergetar.

__ADS_1


"Ayah jauh lebih menyayangi putri ayah ini"


Para tamu pun turut merasakan apa yang ayah dan anak itu rasakan, suasana haru yang berhasil menyentuh banyak hati.


Ini bukan alay, seorang ayah mana yang akan kuat menahan rasa sedih dan senangnya ketika melepas anak perempuan satu-satunya.


"Ayah" panggilan dengan suara berat itu membuat pelukan Cici dan ayahnya terlepas.


"Terima kasih sudah menjaga gadis cantik itu untuk Nolan, terima kasih sudah mau menyerahkan gadis cantik ini untuk Nolan. Gadis ini sungguh cantik, cantik fisik dan hatinya, Nolan akan selalu berusaha selalu ada untuk istri Nolan. Nolan pastikan tidak akan menyakiti hati dan fisiknya seperti yang ayah ucapkan" ucap Nolan berdiri di hadapan anak dan ayah itu.


"Di atas kertas putih, di hadapan tuhan dan kalian semua yang hadir pada acara pernikahan ini saya Nolan wang putra dari Aji wang, sungguh amat mencintai Cici Larasati yang beberapa menit lalu sah menjadi istri saya. Tidak akan pernah saya buat ia menangis selain karena tangis bahagia, tidak akan pernah saya buat ia kecewa dan tidak akan pernah saya meninggikan suara ketika berbicara dengannya" ucap Nolan lantang 


"Cici Larasati wang, ayoi kita hidup dengan penuh kebahagiaan bersama" sambungnya mendapat tepukan tangan riang.


BERSAMBUNG..


TAMAT? ATAU LANJUT


Jangan lupa like, komen and vote

__ADS_1


__ADS_2