
HAPPY READING END ENJOY
Mata Niken terlihat memerah setelah melihat isi map yang di titipkan Nadeo, disana terdapat fotonya ketika Azka hendak menyentuh bagian belakang tubuhnya, tidak mengenai hanya saja sedikit menjijikkan melihatnya.
Juga ada beberapa foto ketika dirinya tengah bersama Azka ketika di sekolah, seperti tengah berpelukan, bergandengan tangan bahkan foto dimana Azka terlihat tengah mengamati dirinya.
"Brengsek!" Geram Niken beranjak menemui Nadeo di kamarnya.
Kakinya melangkah tergesa-gesa, tujuannya hanya satu memastikan agar Nadeo tidak memberi tahu orang tuanya. Bisa gawat Jika Derry melihat foto ini, bagaimanapun juga ini salah dirinya.
"NADEO!" teriak Niken saat memasuki kamar lelaki itu.
Kosong…
Nadeo tidak ada disini, Tujuan kedua Niken adalah taman belakang. Biasanya Nadeo akan berdiam diri disana dengan alat lukis yang berserakkan.
"Cari gue?" Suara Itu menghentikan langkah kaki Niken.
Gadis itu berbalik menatap sosok Nadeo yang menatapnya datar, sedikit membuat Niken takut.
"Please jangan kasih tau papa" mohon Niken menyatukan kedua belah tangannya tanda gadis itu tengah memohon.
Dapat Nadeo lihat wajah panik Niken yang begitu kentara, bahkan gadis itu tidak sempat membersihkan diri terlebih dahulu.
__ADS_1
"Jangan diem aja, gue mohon sama lo jangan sampe papa tau" lanjut Niken kembali terdengar
Tidak ada tanggapan dari Nadeo, pria itu menghiraukan Niken yang terus merengek kepadanya. Entah kenapa Nadeo di selimuti rasa marah yang menggebu-gebu, melihat wajah Niken membuatnya ingin melampiaskan sesuatu yang tertahan sejak semalam.
"Pergi" ucap Nadeo dengan suara beratnya
Niken tertegun sesaat, semenyebalkannya Nadeo pria itu tidak pernah menggeram seperti saat ini kepadanya.
"Gue bakal keluar kalau lo janji sama gue gak akan kasih tau papa" balas Niken memberanikan diri menatap mata Nadeo.
"PERGI DARI SINI SECARA SUKARELA ATAU GUE SERET!" Nadeo menekan setiap kata pada kalimatnya.
"Terserah lo mau kasih tau papa gue gak peduli. Toh cuman foto biasa"
Nadeo menatap nyalang Niken yang juga tengah menatap dirinya, melangkah kan kakinya semakin mendekat hingga keduanya sejajar.
Tangan Nadeo bergerak merapikan rambut Niken yang berantakan, mengelus wajah cantik itu dengan pelan
"Gue suka sama lo" ucap Nadeo secara tiba-tiba
"Maks__"
Nadeo meletakkan jari telunjuknya pada bibir tipis gadis itu tanda tidak memperbolehkan Niken melanjutkan ucapannya.
__ADS_1
"Gue suka sama lo sebagai cinta dan kasih laki-laki kepada perempuan. Tapi gue gak akan ngajak lo pacaran dan gue gak berharap lo punya perasaan yang sama kayak gue, besok setelah kepulangan aunty dan uncle gue bakal pergi" tutur Nadeo menatap mata Niken
"Pergi jauh ke tempat yang gak akan pernah lo tau. Ini bakal jadi pertemuan terakhir kita, makasih buat setengah bulan kebersamaan yang lo kasih" lanjut Nadeo lalu memalingkan tubuhnya.
"Sekarang lo keluar. Soal kejadian semalam uncle gak bakal tau"
Niken terdiam di tempatnya, menatap punggung lebar Nadeo yang membelakanginya. Semua ini terlalu mengejutkan, pengakuan Nadeo membuat Niken kehabisan kata.
Nadeo menyukainya? Sejak kapan? Kenapa secepat ini?
Perasaan Niken tidak dapat dijabarkan secara jelas, yang pastinya ada sedikit rasa senang menyelimuti hatinya.
"Kalau lo suka, kenapa lo pergi?" Pertanyaan itu keluar dari mulut Niken tanpa diduga.
Nadeo kembali memutar tubuhnya menghadap Niken "Karena rasa gak harus jadi milik kita kan? Gue bakal simpan perasaan ini sendirian, gue gak mau membebani lo karena perasaan yang gue punya. Kalau pun tuhan mentakdirkan lo buat gue kita bakal ketemu lagi dengan perasaan yang sama"
"Semoga setelah ini kita ketemu lagi dengan hati dan pikiran yang sama Niken" Lanjut Nadeo meninggalkan Niken dari kamarnya.
Cairan bening jatuh membasahi wajah Nadeo, keputusannya sudah bulat untuk meninggalkan jakarta. Semalam dirinya mendapat tawaran bekerja sama dengan seniman pahat di Bern, kesempatan emas tidak akan datang 2 kali meski harus merelakan perasaannya untuk Niken.
"Selalu bahagia Niken" ucap Nadeo pada dirinya sendiri
Cintanya untuk Niken tidak akan padam, jika tuhan berkehendak mereka pasti akan dipertemukan kembali.
__ADS_1
Niken adalah dunianya dan Nadeo akan mengabadikannya di dalam seni.
END…