Mikayla Si Gadis Ceroboh

Mikayla Si Gadis Ceroboh
13. Bab 13


__ADS_3

Rayyan pulang dengan menekuk wajahnya , langkahnya pelan. Persiapan yang menurutnya sungguh sempurna, tak ada yang salah dengan penampilannya , ia pun sudah membawa buah tangan untuk Mika , berupa Martabak manis semanis yang bawa.


Tapi ambyar sudah ketika ia sampai di rumah itu. Mika tak ada di rumahnya , bahkan ia sudah menanyakan pada tetangga di sana , kata mereka Mika pergi sejak siang tadi bersama dua orang wanita , yang katanya saudara Mika.


" Nih buat elo !". Rayyan menaruh kasar martabak di pangkuan Erina. lalu ia duduk dengan kasar du sebelah adik nya itu , yang tengah menonton televisi.


" Wuihhh apa nih, martabak ya , rejeki anak sholeh .....tumben kak Ray baik banget , gak lagi kesambet kan ?".


" Gak mau....sini bagi balik !". Rayyan hendak mengambil lagi martabak itu dari tangan Erina .


Dengan sigap Erina menjauhkan martabak itu , jangan sampai di ambil kembali oleh kakanya. " Eiittssss, enak saja ....barang yang sudah di beri pantang di ambil kembali , borok sikutan itu mah ".


" BTW ..makasih ya kak Ray, enak banget loh ini ".


" Kak Ray gak mau coba ?".


" Habisin situ , biar nambah gendut , bulan depan tinggal motong deh buat orang sekampung ".


" Dih nyamain adek nya sama sapi itu namanya , kenapa sih Kak, sensi amat...tuh muka gak usah di jelek - jelekin, kakak masih aja terlihat cakep ". Erina terkekeh pelan , ia tau mood kakaknya sedang tidak baik.


" Gimana acara nge date nya , lancar engga ?".


" Mau lancar gimana , orangnya yang mau di apelin gak ada di rumah !". sungut Rayyan.


" Buahaahaha....jadi itu toh masalahnya , ya udah sih kak kan masih ada hari lain lagi , gitu aja putus asa ".


" Tau ah...".


" Lagian kak Ray kenapa gak ngabarin dulu ke tuh cewek, kalo mau datang ?".


" Kan mau bikin kejutan , eh ..aku yang terkejut , sampai di sana zonk ternyata ".


" Gak biasanya sampai galau gini , istimewa banget ya cewek yang kakak taksir?"


" Bukan istimewa lagi tapi langka ".


" Dilindungi negara dong kalo langka ". canda Erina.


" Punya fotonya engga , coba sini aku lihat...jadi penasaran ".


Rayyan membuka galeri HP nya , di sana banyak sekali foto Mika dari berbagai arah....tentunya itu tanpa sepengetahuan Mikayla.


Erina memandang lekat salah satu foto yang terlihat begitu jelas wajah Mika.


" Tunggu tunggu , sepertinya engga asing nih , pernah lihat di mana ya.....". Erina mengetukkan jarinya di bibir , sambil terus meningat siapa gadis dalam foto itu.

__ADS_1


" Aha.....". teriak Erina tiba - tiba


Pluk...Rayyan melempar bantal ke muka Erina.


" Kaget dodol....biasa aja napa sih , pake teriak segala ".


" Hehehe santai kak ".


" Kalo gak salah , ini mirip sama Kak Mikayla ". ucap Erina masih memandang foto itu.


" Kamu beneran kenal sama Mika , Er ?".


" Jadi bener ini kak Mika ?".


" Iya itu foto Mika , kamu kenal di mana ?". Rayyan kini semangat, ia ingin menggali lebih dalam tentang Mika .


" Di rumahnya Iyan , aku bertemu dengan kak Mika ketika kami kerja kelompok di rumah dia , jadi kak Mika itu kakanya Iyan ".


" Pantesan Kak Ray keliyengan gitu....orang cantik banget kak Mikanya, aku yang sama - sama cewek aja demen lihat dia , cuma satu kekurangannya ...Kak Mika itu ceroboh banget Kak , itu kata Iyan ".


" Adek , Mika punya adek ?".


" Punya Kak , ada 3 malahan ....Zayyan ,biasa dipanggil Iyan , Zafran dan si kecil Zafina ....Bunda nya juga baik loh kak , dan masih muda , cantik sekali...pantes anak - anak nya juga cantik - cantik dan tampan, secara bibit mereka unggul ".


" Bunda nya Mika , kamu juga kenal mereka semua ?".


" Dasar...kayak engga di kasih makan sama Mama aja , tapi waktu aku ke rumah Mika sepi, cuma ada satu ibu - ibu paruh baya di sana , gak serame yang kamu bilang ". Rayyan tau adek nya itu memang doyan sekali kulineran, tapi yang mengherankan tubuh gadis itu tetaplah langsing.


" Masak sih ".


" Iya , dan rumahnya juga sederhana , kemaren itu aku jalan kaki waktu mengantar Mika pulang , karena rumahnya cukup dekat dengan sekolahan kakak ".


" Bagaimana bisa dekat dengan sekolahan kak Ray, orang rumahnya di komplek perumahan elit kok..di jalan XX ".


" Hah ". Rayyan makin spekcles mendengar penuturan adiknya tentang Mika, ada apa ini , apa Mika sengaja menyembunyikan identitasnya yang asli...entahlah, Rayyan harus memastikan itu.


" Ikut aku sekarang !". Rayyan menarik tangan Erina agar mengikutinya .


" Kemana kak , aku lagi makan nih ".


" Nanti aku belikan lagi yang lebih dari ini , sekarang ikut kakak tunjukan rumah teman kamu si Iyan itu "


Demi makanan enak yang sudah terbayang di otaknya, Erina menuruti kakanya.


" Kalian mau kemana ?" tanya Mama Indah.

__ADS_1


" Mau keluar sebentar saja Ma , gak lama kok ".


" Mission impossible Ma ". tambah Erina.


" Jangan macam - macam Ray !".


" Engga macam - macam Ma , kan aku ajak Erin , Mama nanti bisa interogasi si Erin , boleh ya Ma !".


" Baik , hati - hati ...jangan terlalu malam Ray !".


" Siap Mama sayang ". Rayyan buru - buru menarik tangan adiknya , agar sang Mama tidak bertanya - tanya lagi ".


Erina jadi petunjuk arah , bersyukur mereka boleh masuk komplek , karena salah satu satpam di sana ada yang mengenali Erina yang beberapa kali menyambangi rumah Zayyan.


Satpam di rumah Abizar pun langsung membukakan gerbang karena tau yang datang teman majikannya.


" Kak Ray bikin repot deh , kenapa engga cuma tau aja rumahnya gak usah pake masuk gini , kan aku bingung alesan apa coba main ke rumah Iyan malam - malam gini , gak mungkin kan aku bilang .....Yan aku mau ngapelin kamu , gak lucu ".


" Kan udah nyampe di sini , masak mau balik , dah yang penting masuk dulu , bilang mau pinjem buku kek apa kek..".


" Haisss nyuruh mah gampang....ingat ini engga gratis loh kak , sini aku mau bayar di muka dulu ". Erina menengadahkan tangannya minta cuan.


" Punya adek satu tukang makan , mata duitan lagi , nih ". Rayyan pun mengeluarkan dua lembar uang berwarna merah.


" Ini aku anggap DP nya , sisanya kalo misi berhasil...deal ". Erina mengulurkan tangannya, Rayyan menyambut tangan adiknya sambil geleng- geleng kepala, adiknya ini memang unik luar biasa.


" Deal ".setelah mereka berdua berjabat tangan...baru keluar dari mobil mereka.


Pintu terbuka .....


" Eh Erin , nyari kak Iyan ya ?". ternyata Zafran yang membukakan pintu.


" Iya Zaf, eh bukan aku mau ketemu kak Mika, ada engga ?".


" Tumben....masuk dulu deh , aku panggilin kak Mika , kalian duduk dulu !".


Rayyan memandangi foto keluarga yang terpampang di sana.....Mika , gumamnya sambil tersenyum manis.


" Kak Mika ada yang nyari tuh ".


" Siapa Zaf ?".


" Lihat aja sendiri !".


Mika begitu terkejut ketika matanya bertemu dengan mata Rayyan.

__ADS_1


" Kak Rayyy ".


Bersambung..


__ADS_2