Mikayla Si Gadis Ceroboh

Mikayla Si Gadis Ceroboh
38. Bab 38


__ADS_3

Brakkkk....Arshaka membuka pintu dengan kencang . Tadi setelah Eko menyampaikan pesan dari Mika, ia jadi tak tenang bekerja. Ia langsung pulang, takut terjadi apa- apa dengan istrinya.


" Sayang....Mika....sayang , dimana kamu ".


" Aku di sini Ka , kenapa sih harus teriak - teriak , ucapin salam dulu apa ". Mika masih memakan makanan yang tadi suaminya kirim dengan santai sambil nonton televisi.


" Kamu engga apa - apa kan...apa dia datang kesini , dari mana dia tau rumah kita ". cecar Arshaka sambil membolak balikkan tubuh istrinya.


" Apaan sih Ka , aku lagi makan nih...lagian dia siapa , yang jelas dong , sebut nama kek "


" Itu, maksud aku si Jenni , apa benar dia kesini ?". tanya Arshaka , ada rasa takut di hatinya.


" Cieee ....inget mantan rupanya ". Kirain akan marah , ternyata istrinya malah meledeknya.


" Siapa yang mantan , aku gak pernah pacaran sama dia ". elak Arshaka, tapi memang benar, ia tak pernah sekalipun menjalin hubungan dengan Jennifer.


" Kan aku tadi bilang sama Eko mantan pacar kamu yang datang , kok kamu langsung bisa menebak kalo yang datang Jennifer, masih ada rasa yang tertinggal ya ".


" Engga sayang , kamu gak percaya sama aku , kan aku sudah cerita kemaren ".


" Tapi sepertinya Dia masih mengharapkan kamu Ka , bahkan dia meminta aku untuk membantunya agar dia bisa lagi dekat denganmu, katanya waktu itu kalian hanya salah paham saja...bahkan ia memanggilku adik ipar loh Ka ".


" Bodo amat , aku gak perduli dengannya , aku itu cintanya sama kamu , lalu kenapa kamu engga bilang kalo kamu itu istriku sih Mik !". kesal Arshaka.


" Eh kok jadi anda yang marah sih , meski kami masa bodo tetap saja kami harus menyelesaikan kisah kalian yang belum usai Ka ".


" Aku gak mau menemui dia , lagian kita gak pernah ada kisah apapun , bagaimana bisa belum selesai ".


" Ya kalo kamu engga mau menyelesaikan dan bersikap tegas padanya, dia akan selalu menganggu rumah tangga kita ".


" Ingat , jika ia minta bertemu , maka temuilah dia , aku percaya padaku, selesaikan baik - baik , tapi jika kamu melanggar , aku yang akan pergi dari kamu , aku akan menyusul Kak Ray je luar negeri ".


" Sayanggg, aku malas bertemu dengannya ".


" Tetap saja kamu harus menyelesaikan masalah ini agar tidak berlarut - larut......ooh ya nanti malam dan sampai minggu depan , jatah malam kamu tidak ada ".


" Hah apa !!!!....gak bisa gitu Yang....sayang....Mika Sayanggg ". Arshaka mengejar Mika yang berjalan ke dapur untuk mencuci tangan.

__ADS_1


" Bisa dong , karena aku sedang kesal dengan kamu Ka , pelakor kok sampai nyamperin ke rumah , minta berteman segala....ngeselin , untung engga aku bejek - bejek tuh muka ".


Gara - gara si Jenni , si Otong harus puasa , duh nasib , sampai kapan diriku harus menganggur tanpa menggarap sawah....


*Aku harus berbuat sesuatu , benar kata Mika , si Jenni kalo di biarkan makin bahaya , rumah tanggaku yang harus aku pertaruhkan,...Aku akan buat perhitungan padanya, kalo perlu aku deportasi langsung....


Daddy Nicko...ya hanya dia yang bisa membantu ku menyingkirkan Jenni*...


Seminggu berlalu, dan tidak ada tanda Jenni datang ke rumah lagi.


Hari ini Arshaka sengaja menyuruh Mika berada di rumah untuk memancing Jenni keluar dari persembunyiannya.


Benar saja , setelah kepergian Arshaka , Jenni langsung mendatangi rumahnya.


" Hai apa kabar calon adik ipar ". sapa Jenni sok akrab.


" Engga hai juga , mau apa lagi datang kemari ?".


" Aku gak di suruh masuk dulu nih ?".


" Bohong , gak percaya aku ".


" Aku gak perduli kamu mau percaya atau tidak, bukan urusanku ".


" Kalo begitu biar aku bertemu dengan istri Arshaka ".


" Untuk apa ?".


" Biar istrinya tau , kalo Arshaka itu tidak sebaik yang di lihat , dia sudah pernah menodaiku , sampai aku hamil , tapi dia tidak mau bertanggung jawab malah menghilang, hingga anak aku lahir tanpa seorang Ayah ".


" Oh ya ...benarkah , apa kamu hanya mengarang cerita saja ". Mika tersenyum sinis.


Prok....prok...prok....Arshaka bertepuk tangan , raut wajahnya terlihat tak bersahabat , ia tak terima di fitnah begitu saja , beruntung sang istri tidak langsung percaya .


" Bagus sekali cerita bualan kamu Jen , kenapa kaku jadi wanita tak punya harga diri sama sekali Jen ". ucap Arshaka menahan amarah.


" Ars....aku ....aku hanya ...". Jenni seperti tertangkap basah.

__ADS_1


" Hanya apa , hanya ingin mempengaruhi istri ku dengan cerita bohongmu , kamu pikir istriku akan percaya hah ". bentak Arshaka.


" Aku tidak berbohong Ars , aku memang hamil , kita sudah punya anak Ars...namanya Arsen , itu gabungan ďaru nama aku dan nama kamu Ars , apakah kamu tidak ingin melihat putra kita ". Jenni sudah mengeluarkan air matanya , ia benar - benar menangis.


Meski Mika yakin itu bukan perbuatan Arshaka , tapi tetap saja hatinya sakit ketika melihat ada wanita yang begitu gigih ingin mendapatkan suaminya.


" Sadar Jen , itu bukan anak ku , aku tak pernah menyentuh kamu sedikitpun , kenapa masih saja kamu membebankan kesalahan yang kamu lakukan dengan orang lain kepada ku ".


" Aku gak mau tau Ars , aku maunya kamu yang jadi Ayah anak aku ".


" Maaf Jen , aku tetap tidak bisa , aku sangat mencintai istriku ".


" Aku bisa jadi istri kedua mu Ars ,apa kamu tidak kasihan pada putra ku, dia tidak punya Ayah ". Jenni masih saja memohon.


" Berapa kali aku bilang Jen , dulu waktu aku masih sendiri saja aku sudah menolak kamu , apalagi sekarang , mana ada wanita yang mau di madu , kamu makin gila Jen !". Arshaka makin geram dengan permintaan Jenni.


" Tanyakan dulu pada istri mu Ars , sesama wanita dia pasti akan mengerti ".


" Meski dia mau menerima , tapi tidak dengan ku ...silahkan tanya sendiri , istriku ada di depan kamu ".


Jenni menengok ke arah Mika, benarkah gadis cantik yang masih sangat muda itu istri Arshaka...."


" Maaf Kak Jen , aku tidak akan mengijinkan suami aku menikah lagi ". Mika menjawab sebelum Jenni bertanya.


Dia sudah malas melihat drama perempuan yang ada di depannya ini.


" Kamu dengar sendiri Jen , sekarang kamu mau pulang baik - baik , atau dengan cara kasar !". ancam Arshaka.


Nyali Jenni cukup ciut , kini ia baru sadar ketika melihat ke sekeliling rumah Arshaka sudah berdiri beberapa orang berpakaian hitam, dan juga aparat , yang sepertinya tinggal menunggu komando saja.


Jenni pergi begitu saja tanpa kata. Ia berencana akan merancang strategi baru.


" Berhenti Jen !". Jenni kira Arshaka memanggilnya karena berubah pikiran.


" Jangan pernah berfikir untuk kembali lagi kesini , aku pastikan hari ini juga kamu angkat kaki dari negara ku ".


Setelah itu , Arshaka langsung membawa istrinya untuk masuk ke dalam rumah, setelah memberi kode pada anak buahnya...tepatnya bantuan dari Daddy Nicko , untuk membereskan Jennifer.

__ADS_1


__ADS_2