
Brakkkk....Arshaka membuka pintu dengan kencang . Tadi setelah Eko menyampaikan pesan dari Mika, ia jadi tak tenang bekerja. Ia langsung pulang, takut terjadi apa- apa dengan istrinya.
" Sayang....Mika....sayang , dimana kamu ".
" Aku di sini Ka , kenapa sih harus teriak - teriak , ucapin salam dulu apa ". Mika masih memakan makanan yang tadi suaminya kirim dengan santai sambil nonton televisi.
" Kamu engga apa - apa kan...apa dia datang kesini , dari mana dia tau rumah kita ". cecar Arshaka sambil membolak balikkan tubuh istrinya.
" Apaan sih Ka , aku lagi makan nih...lagian dia siapa , yang jelas dong , sebut nama kek "
" Itu, maksud aku si Jenni , apa benar dia kesini ?". tanya Arshaka , ada rasa takut di hatinya.
" Cieee ....inget mantan rupanya ". Kirain akan marah , ternyata istrinya malah meledeknya.
" Siapa yang mantan , aku gak pernah pacaran sama dia ". elak Arshaka, tapi memang benar, ia tak pernah sekalipun menjalin hubungan dengan Jennifer.
" Kan aku tadi bilang sama Eko mantan pacar kamu yang datang , kok kamu langsung bisa menebak kalo yang datang Jennifer, masih ada rasa yang tertinggal ya ".
" Engga sayang , kamu gak percaya sama aku , kan aku sudah cerita kemaren ".
" Tapi sepertinya Dia masih mengharapkan kamu Ka , bahkan dia meminta aku untuk membantunya agar dia bisa lagi dekat denganmu, katanya waktu itu kalian hanya salah paham saja...bahkan ia memanggilku adik ipar loh Ka ".
" Bodo amat , aku gak perduli dengannya , aku itu cintanya sama kamu , lalu kenapa kamu engga bilang kalo kamu itu istriku sih Mik !". kesal Arshaka.
" Eh kok jadi anda yang marah sih , meski kami masa bodo tetap saja kami harus menyelesaikan kisah kalian yang belum usai Ka ".
" Aku gak mau menemui dia , lagian kita gak pernah ada kisah apapun , bagaimana bisa belum selesai ".
" Ya kalo kamu engga mau menyelesaikan dan bersikap tegas padanya, dia akan selalu menganggu rumah tangga kita ".
" Ingat , jika ia minta bertemu , maka temuilah dia , aku percaya padaku, selesaikan baik - baik , tapi jika kamu melanggar , aku yang akan pergi dari kamu , aku akan menyusul Kak Ray je luar negeri ".
" Sayanggg, aku malas bertemu dengannya ".
" Tetap saja kamu harus menyelesaikan masalah ini agar tidak berlarut - larut......ooh ya nanti malam dan sampai minggu depan , jatah malam kamu tidak ada ".
" Hah apa !!!!....gak bisa gitu Yang....sayang....Mika Sayanggg ". Arshaka mengejar Mika yang berjalan ke dapur untuk mencuci tangan.
__ADS_1
" Bisa dong , karena aku sedang kesal dengan kamu Ka , pelakor kok sampai nyamperin ke rumah , minta berteman segala....ngeselin , untung engga aku bejek - bejek tuh muka ".
Gara - gara si Jenni , si Otong harus puasa , duh nasib , sampai kapan diriku harus menganggur tanpa menggarap sawah....
*Aku harus berbuat sesuatu , benar kata Mika , si Jenni kalo di biarkan makin bahaya , rumah tanggaku yang harus aku pertaruhkan,...Aku akan buat perhitungan padanya, kalo perlu aku deportasi langsung....
Daddy Nicko...ya hanya dia yang bisa membantu ku menyingkirkan Jenni*...
Seminggu berlalu, dan tidak ada tanda Jenni datang ke rumah lagi.
Hari ini Arshaka sengaja menyuruh Mika berada di rumah untuk memancing Jenni keluar dari persembunyiannya.
Benar saja , setelah kepergian Arshaka , Jenni langsung mendatangi rumahnya.
" Hai apa kabar calon adik ipar ". sapa Jenni sok akrab.
" Engga hai juga , mau apa lagi datang kemari ?".
" Aku gak di suruh masuk dulu nih ?".
" Bohong , gak percaya aku ".
" Aku gak perduli kamu mau percaya atau tidak, bukan urusanku ".
" Kalo begitu biar aku bertemu dengan istri Arshaka ".
" Untuk apa ?".
" Biar istrinya tau , kalo Arshaka itu tidak sebaik yang di lihat , dia sudah pernah menodaiku , sampai aku hamil , tapi dia tidak mau bertanggung jawab malah menghilang, hingga anak aku lahir tanpa seorang Ayah ".
" Oh ya ...benarkah , apa kamu hanya mengarang cerita saja ". Mika tersenyum sinis.
Prok....prok...prok....Arshaka bertepuk tangan , raut wajahnya terlihat tak bersahabat , ia tak terima di fitnah begitu saja , beruntung sang istri tidak langsung percaya .
" Bagus sekali cerita bualan kamu Jen , kenapa kaku jadi wanita tak punya harga diri sama sekali Jen ". ucap Arshaka menahan amarah.
" Ars....aku ....aku hanya ...". Jenni seperti tertangkap basah.
__ADS_1
" Hanya apa , hanya ingin mempengaruhi istri ku dengan cerita bohongmu , kamu pikir istriku akan percaya hah ". bentak Arshaka.
" Aku tidak berbohong Ars , aku memang hamil , kita sudah punya anak Ars...namanya Arsen , itu gabungan ďaru nama aku dan nama kamu Ars , apakah kamu tidak ingin melihat putra kita ". Jenni sudah mengeluarkan air matanya , ia benar - benar menangis.
Meski Mika yakin itu bukan perbuatan Arshaka , tapi tetap saja hatinya sakit ketika melihat ada wanita yang begitu gigih ingin mendapatkan suaminya.
" Sadar Jen , itu bukan anak ku , aku tak pernah menyentuh kamu sedikitpun , kenapa masih saja kamu membebankan kesalahan yang kamu lakukan dengan orang lain kepada ku ".
" Aku gak mau tau Ars , aku maunya kamu yang jadi Ayah anak aku ".
" Maaf Jen , aku tetap tidak bisa , aku sangat mencintai istriku ".
" Aku bisa jadi istri kedua mu Ars ,apa kamu tidak kasihan pada putra ku, dia tidak punya Ayah ". Jenni masih saja memohon.
" Berapa kali aku bilang Jen , dulu waktu aku masih sendiri saja aku sudah menolak kamu , apalagi sekarang , mana ada wanita yang mau di madu , kamu makin gila Jen !". Arshaka makin geram dengan permintaan Jenni.
" Tanyakan dulu pada istri mu Ars , sesama wanita dia pasti akan mengerti ".
" Meski dia mau menerima , tapi tidak dengan ku ...silahkan tanya sendiri , istriku ada di depan kamu ".
Jenni menengok ke arah Mika, benarkah gadis cantik yang masih sangat muda itu istri Arshaka...."
" Maaf Kak Jen , aku tidak akan mengijinkan suami aku menikah lagi ". Mika menjawab sebelum Jenni bertanya.
Dia sudah malas melihat drama perempuan yang ada di depannya ini.
" Kamu dengar sendiri Jen , sekarang kamu mau pulang baik - baik , atau dengan cara kasar !". ancam Arshaka.
Nyali Jenni cukup ciut , kini ia baru sadar ketika melihat ke sekeliling rumah Arshaka sudah berdiri beberapa orang berpakaian hitam, dan juga aparat , yang sepertinya tinggal menunggu komando saja.
Jenni pergi begitu saja tanpa kata. Ia berencana akan merancang strategi baru.
" Berhenti Jen !". Jenni kira Arshaka memanggilnya karena berubah pikiran.
" Jangan pernah berfikir untuk kembali lagi kesini , aku pastikan hari ini juga kamu angkat kaki dari negara ku ".
Setelah itu , Arshaka langsung membawa istrinya untuk masuk ke dalam rumah, setelah memberi kode pada anak buahnya...tepatnya bantuan dari Daddy Nicko , untuk membereskan Jennifer.
__ADS_1