
Arshaka mengumpat kesal.." Dasar brengsek., bocah sialan...awas saja kalo sampai istri dan calon anakku terluka , akan aku kejar kau sampai ke ujung dunia sekalipun ".
Arshaka dan Daddy Nicko mengerahkan beberapa ahli IT dan detektif untuk pencarian Mika.
Beruntung ia tadi sempat melihat plat nomor mobil Vero saat berpapasan dengannya tadi .
" Bagaimana Ars ,apa langsung kita eksekusi saja". Tanya Daddy Nicko.
" Sebentar Dad , kita ajak main - main anak ini dulu, biar dia tau sedang berhadapan dengan siapa dia ".
" Apa tidak membahayakan Putri ku Ars ?".
" Aku rasa tidak Dad , bocah ini sangat terobsesi pada Mika , aku yakin dia akan memperlakukan Mika sebaik mungkin ".
" Daddy harap begitu, tapi anak buah Daddy sudah memgepung tempat itu, tinggal nunggu perintah saja ".
" Lalu apa yang kamu rencanakan Ars ?".
" Perusahaan AGRA , milik orang tuanya , apakah Daddy bersedia membuat bangkrut hari ini juga , aku hanya ingin sedikit memberi pelajaran padanya Dad , nanti kalo dia datang sendiri menyerahkan Mika , aku akan mengembalikkan lagi perusahaan orang tuanya, aku tak sekejam itu mematikan usaha orang ".
" Baik , Daddy akan selalu membantumu, tapi jika sampai besok sore ,dia tidak juga mengembalikkan Mika , maaf Ars..Daddy akan langsung bertindak ".
Arshaka pun mengangguk , ia tak lagi berani membantah Daddy Nicko, apalagi ini masalah putti semata wayangnya.
Nicko sendiri tak tega melihat istrinya yang terus menangis setelah mendengar Mika di culik , begitupun dengan Fia , bahkan ia sempat pingsan , membayangkan Mika yang sekarang sedang hamil muda.
Sementara itu ...Vero terus memandangi wajah cantik Mìka yang masih terlelap dalam tidurnya karena pengaruh obat.
" Baru kali ini aku begitu ingin memiliki dirimu , aku tidak tau ini cinta atau obsesi ..karena hanya kamu yang tidak terpengaruh dengan pesonaku ".
Tak lama Mika terlihat melenguh dan membuka matanya perlahan , sepertinya dia sudah mulai sadar.
" Eemmmm ".
" Kamu sudah sadar Mika ?".
Mika sangat kaget ketika ia mendengar suara Vero ,bukan suaminya , seketika otaknya berfikir keras , kenapa ia berada satu kamar dengan pria lain....
Aku ingat , Vero mengajak ku makan siang..rupanya dia menculikku , aku harus hati - hati padanya...
" Mika...hey...kenapa melamun , kamu gak hilang ingatan kan ? tadi aku cuma ngasih obat tidur doang kok , dan tenang saja masih aman buat wanita hamil ...ya walaupun aku akan senang jika sampai kamu hilang ingatan...jadi aku lebih mudah untuk mengakui kamu sebagai istriku ".
__ADS_1
Dasar gila.....rasanya Mika ingin memukul kepala Vero agar sadar , bahwa wanita yang di culiknya itu sudah mau punya anak dua.
" Aku tidak melamun , aku hanya lapar , kamu lupa tadi mengajakku makan siang , tapi malah gak jadi ".
Vero menepuk keningnya ."Oh iya , maaf ..kamu mau makan apa ?".
" Apa saja yang penting enak , dan porsinya di banyakin..ada calon anakku yang harus diberi makan juga ". ucap Mika sesantai mungkin...ia tak mau membuat ulah hingga membahayakan dirinya dan juga calon anaknya.
" Oke siap , makanan akan segera datang...aku pesankan makanan dari restoran ". Vero sangat senang karena Mika tak memberontak sedikit pun.
" Apa kamu mau minum dulu ". tawar Vero , kembali memberikan air kemasan dalam botol.
" Aku tidak mau , nanti kamu kasih obat tidur lagi ,terus aku gak jadi makan lagi....perutku sudah terasa lapar , apa kamu mau aku mati kelaparan ?".
" Eh jangan dong , aku gak mau kamu mati , nanti sia - sia aku menculik kamu , yang ini sama sekali gak ada obat tidurnya...aku berani bersumpah ".
Dirasa yakin Vero tak berbohong, Mika pun meraih botol minuman itu dan langsung meminumnya.
Makanan tersaji , tanpa basa basi ..Mika langsung memakannya dengan lahap..seperti sudah tak makan seminggu , ia tak perduli Vero memandanginya dengan tatapan aneh , entahlahMika tak tau....sesudahnya Mika sampai bersendawa keras , agar Vero semakin ilfil padanya.
Tapi Mika salah...Vero malah terbahak dengan kelakuan Mika.
" Hahahaha....kamu itu lucu Mika , aku makin suka padamu , apa adanya tidak dibuat - buat ".
" Terima kasih atas makannannya...lalu Apa mau kamu Ver ?".
" Tentu saja kamu Mika , aku mau kamu jadi kilik aku Mika ".
" Lalu apa kamu yakin setelah menculikku aku akan mau sama kamu , bukannkah dengan begini aku malah akan membenci kamu Ver ".
" Aku tau kamu akan membenci aku , tapi aku yakin dengan cinta tulusku kamu pasti akan tersentuh ".
" Bukankah sejak awal kamu tau jawabannya, apa kamu pura - pura lupa ".
" Kan sekarang aku lagi berjuang Mika ".
" Ini bukan berjuang , tapi tindakan kriminal...kamu sudah menculik seorang wanita yang sudah mempunyai suami , apa kamu gak kasihan dengan putraku Ver ".
" Apa perlu aku culik juga Aziel agar bisa menemani kamu di sini , aku bisa menerima Aziel sebagai putraku, kita akan hidup bersama dan bahagia Mika ". ucap Vero penuh harap idenya di terima Mika
Ck...gak sekalian saja kamu juga culik Arshaka , biar dia juga bisa menemaniku di sini...tak apalah kamu culik kami sekeluarga, asal di kasih makan ..jadi suamiku tak perlu repot bekerja...Mika terkekeh dengan idenya sendiri.
__ADS_1
" Kamu tertawa Mika...apa kamu setuju dengan ideku ?".
" Tidak - tidak , kamu jangan culik Aziel , kasihan suamiku nanti kehilangan dua orang yang di sayanginya...aku mau isturahat , bisakah kamu tinggalkan aku sendiri ".
" Tapi...". melihat tatapan Mika yang memohon , akhirnya dengan langkah gontai, Vero meninggalkan Mika sendiri di kamar .".Baiklah , kalo perlu apa - apa panggil saja namaku , aku ada di luar ".
" Ya ". Mika merebahkan kembali badanya , dia terus berfikir bagaimana caranya bisa kabur dari tempat ini.
Veo yang berada di luar mendapat telpon dari Papanya.
" *Apa yang sudah kamu lakukan Ver ?".
" Apa maksud Papa ?".
" Kamu tau maksud Papa , tidak usah berbohong..kamu tau Ver , perusahaan Papa terancam bangkrut , semua investor menarik dananya tiba - tiba , dan Papa juga mendapat surat kaleng, tulisannya berbunyi : semua ini adalah imbas dari perbuatan putra anda ".
" Ak..aku tidak melakukan apa - apa Pa ".
" Terserah kalo kamu engga mau jujur pada Papa...siap - siap saja mulai besok kamu akan tidur di jalanan ".
" Itu ...itu...anu Pa , aku membawa kabur istri orang " ucap Vero terbata, tapi ia mencoba jujur pada Papanya , apalagi dia mendengar harus sampai tidur di jalanan...ia tak mau itu terjadi.
" Ya Tuhan...istri siapa Veroooo ?".
" Istri Arshaka...namanya Mika".
" Siapa nama Ayah perempuan itu ?".
" Nicko...kalon engga salah Mika bilang Daddynya Nickolas Saputra Pa ".
" Pemilik perusahan besar itu ".
" Benar Pa ".
" Kamu salah sudah berurusan dengan Tuan Nickolas Ver , dan Papa yakin dia sudah tau tempat kamu menyembunyikan putrinya , tapi sebelumnya dia akan buat kita miskin semiskinnya...saran Papa , kembalikan putri Tuan Nicko secepatnya , dan minta maaflah ".
" Tapi Pa..".
" Terserah padamu , tapi setelah ini tidak akan ada lagi wanita yang mau sama kamu , karena kamu sudah tidak punya apa - apa ...satu lagi , jangan sedikitpun kamu menyentuh Mika apalagi sampai menyakitinya...karena nyawamu jaminannya* ".
Nicko menelan salivanya....apakah ini akhir dari perjuangannya untuk mendapatkan Mika , apa dia harus menyerah sekarang...
__ADS_1
Bersambung.....