Mikayla Si Gadis Ceroboh

Mikayla Si Gadis Ceroboh
43. Bab 43


__ADS_3

Entah ini hari buruk bagi Mika atau memang dia sedang sial hari ini. Vero tiba - tiba sudah berada di sampingnya.


Mika sedang beristirahat di taman , ia memang sedang ingin sendiri . Mungkin kali ini kuliahnya akan terpending lagi , tapi ia akan berusaha sebelum melahirkan akan menyelesaikannya...engga enak rasanya kalo teman seangkatannya sudah lulus semua.


" Kenapa aku selalu ketemu kamu sih , gak ada tempat lain ya , sampai kamu harus kesini ". ucap ketus Mìka.


" Berarti kita jodoh ". Vero mengedipkan matanya.


" Jodoh dari hongkong , aku sudah ada jodohnya Ver , lagi pula kamu itu masih di bawahku , kamu sudah seperti adikkiu ".


" Aku gak mau jadi adik kamu Mika , dan perlu kamu tau , kalo kita sudah menjadi suami istri , kamu lah yang akan berada di bawahku ".


" Dih , makin ngaco kamu Ver , lihat sekeliling kamu , banyak gadis cantik yang mengejarmu , tidak baik menganggu istri orang, apalagi wanita itu sedang hamil ".


" Kamu hamil lagi Mika ,yahhhhh seharusnya kali ini kamu hamil anak aku ..". ucap Vero lirih , niat hati memang ingin mendapatkan Mika , tak apa kalo ada Aziel ...tapi kali ini ketika mendengar Mika kembali hamil anak suaminya, Vero merasa kesempatan ia makin kecil saja.


" Kenapa kamu harus hamil lagi sih Mika " ucapnya lirih .


" Namanya juga punya suami , wajar kalo aku hamil lagi ".


" Lalu aku bagaimana , aku benar - benar suka kamu Mika , pada pandangan pertama kamu sudah menggetarkan hatiku ".


" Sadar Ver ".


" Justru itu aku sangat sadar , aku kaya loh Mik , dan aku satu - satunya penerus Perusahaan AGRA...".


Mata Mika memicing..." Terus ??".


" Ya itu , masa kamu gak suka sama pria kaya seperti aku ".

__ADS_1


Mika membuang nafasnya pelan...harus bagaimana lagi ia menjelaskan pada Vero agar dia mengerti." Tapi itu milik orang tua kamu Ver , kamu sendiri punya apa hemm ? gak ada kan , karena kamu sendiri juga masih bergantung pada orang tua , kalo mau membanggakan kekayaan orang tua , aku juga bisa ...Daddy Nicko,punya perusahaan besar bahkan sampai ke luar negeri dan aku yakin kamu pasti mengenal Daddy ku , aku sendiri punya perusahaan yang sekarang di kelola Ayah Abizar, sedangkan suamiku, dia punya usaha yang ia rintis sendiri sejak sekolah ".Mika terpaksa membuka jati dirinya .


Mika juga memperlihatkan foto keluarga besarnya pada Vero.


" Kamu anak Tuan Nicko ?? Vero bukannya menyerah malah makin besar keinginannya untuk mendapatkan Mika.


Mika ternyata berasal dari keluarga yang sangat kaya raya , bahkan melebihi kekayaan Papa aku. jika aku dan Mika bisa menikah , Perusahaan kami pasti akan makin besar dan Papa akan makin bangga padaku...


" Baiklah , aku tak akan mengganggu kamu lagi, asalkan siang ini mau menemani aku makan siang....sekali saja , bagaimana ?".


Mika nampak berfikir , apakah ia harus menuruti keinginannya Vero , agar anak itu tak mengganggunya lagi.


" Oke , tapi kamu janji ya Ver...setelah ini menjauh dari hidup aku ".


" Siap , ayok !". Vero menyeringai.


Mika menghubungi suaminya bahwa ia akan makan siang bersama temannya. Tapi sepertinya Arshaka sedang sibuk sehingga dia tidak membalas pesan yang Mika kirimkan.


" Ini tempat makan spesial Mika , agar semuanya terasa berkesan , dan akan ku ingat selalu sebagai kenangan terindah dalam hudupku ".


" Kamu haus Mika ?? nih minum dulu !". Vero menyodorkan air kemasan yang masih bersegel.


Tanpa ragu Mika meraih dan meminumnya , karena dia memang sedang haus .


Tak berapa lama Mika menguap , matanya terasa berat , setelah itu ia pun terlelap.


" Tidur yang nyenyak sayang....nanti kita akan ketemu lagi ".


Vero memindahkan Mika ke mobil lain yang sudah menunggunya. Lalu dia sendiri kembali ke kampus untuk menghilangkan jejak.

__ADS_1


Sorenya , Arshaka menjemput istrinya ....sudah lebih tiga puluh menit tapi sang istri belum muncul juga.


Arshaka pun mencari ke dalam kampus , tapi ternyata istrinya tidak ada , bahkan ia diberitahu kalo dari siang Mika sudah tidak ada di kampus.


Setelah melihat pesan dari Mika siang tadi dengan cepat ia mencari informasi ke bagian cctv kampus , untuk melihat dengan siapa istrinya itu pergi.


Tapi sayang, sepertinya sudah ada yang lebih dahulu menghapus jejak Mika..hingga terakhir Mika terlihat keluar kelas , setelah itu tak terlihat lagi.


" Sialll ". umpat Arshaka....ia sangat khawatir, apalagi Mika sedang hamil muda.


Dengan segera ia menghubungi Daddy Nicko untuk mengerahkan anak buahnya.


Arshaka melihat Vero yang berjalan dengan tenang . Vero memang akan pulang setelah ia mampir ke kantin sebentar.


" Tunggu !". larang Arshaka.


" Ada apa ?". jawab Vero dengan tenang.


" Kamu tau di mana Mika ?".


Vero tertawa lirih " Anda ini lucu , Mika kan istri anda , kenapa bertanya pada ku ".


" Tinggal jawab saja , tau atau tidak!". bentak Arshaka.


" Woiiii kalem bro , sory aku tidak tau , lagi pula kalo aku ngurusin istri orang nanti ada yang marah , jadi ya sory aja kalo aku tidak tau ". Vero melenggang begitu saja meninggalkan Arshaka.


Tanpa Arshaka ketahui , Vero tersenyum penuh kemenangan, dalam hatinya berteriak mengejek Arshaka.


Arshaka mengepalkan tangannya, ia tak mungkin begitu saja memberikan bogem mentahnya ke Vero , karena ini di lingkungan kampus apalagi ia belum punya bukti kuat kalo anak itu terlibat...meski hatinya yakin , ini semua adalah ulah Vero.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2