
Entah ini hari buruk bagi Mika atau memang dia sedang sial hari ini. Vero tiba - tiba sudah berada di sampingnya.
Mika sedang beristirahat di taman , ia memang sedang ingin sendiri . Mungkin kali ini kuliahnya akan terpending lagi , tapi ia akan berusaha sebelum melahirkan akan menyelesaikannya...engga enak rasanya kalo teman seangkatannya sudah lulus semua.
" Kenapa aku selalu ketemu kamu sih , gak ada tempat lain ya , sampai kamu harus kesini ". ucap ketus Mìka.
" Berarti kita jodoh ". Vero mengedipkan matanya.
" Jodoh dari hongkong , aku sudah ada jodohnya Ver , lagi pula kamu itu masih di bawahku , kamu sudah seperti adikkiu ".
" Aku gak mau jadi adik kamu Mika , dan perlu kamu tau , kalo kita sudah menjadi suami istri , kamu lah yang akan berada di bawahku ".
" Dih , makin ngaco kamu Ver , lihat sekeliling kamu , banyak gadis cantik yang mengejarmu , tidak baik menganggu istri orang, apalagi wanita itu sedang hamil ".
" Kamu hamil lagi Mika ,yahhhhh seharusnya kali ini kamu hamil anak aku ..". ucap Vero lirih , niat hati memang ingin mendapatkan Mika , tak apa kalo ada Aziel ...tapi kali ini ketika mendengar Mika kembali hamil anak suaminya, Vero merasa kesempatan ia makin kecil saja.
" Kenapa kamu harus hamil lagi sih Mika " ucapnya lirih .
" Namanya juga punya suami , wajar kalo aku hamil lagi ".
" Lalu aku bagaimana , aku benar - benar suka kamu Mika , pada pandangan pertama kamu sudah menggetarkan hatiku ".
" Sadar Ver ".
" Justru itu aku sangat sadar , aku kaya loh Mik , dan aku satu - satunya penerus Perusahaan AGRA...".
Mata Mika memicing..." Terus ??".
" Ya itu , masa kamu gak suka sama pria kaya seperti aku ".
__ADS_1
Mika membuang nafasnya pelan...harus bagaimana lagi ia menjelaskan pada Vero agar dia mengerti." Tapi itu milik orang tua kamu Ver , kamu sendiri punya apa hemm ? gak ada kan , karena kamu sendiri juga masih bergantung pada orang tua , kalo mau membanggakan kekayaan orang tua , aku juga bisa ...Daddy Nicko,punya perusahaan besar bahkan sampai ke luar negeri dan aku yakin kamu pasti mengenal Daddy ku , aku sendiri punya perusahaan yang sekarang di kelola Ayah Abizar, sedangkan suamiku, dia punya usaha yang ia rintis sendiri sejak sekolah ".Mika terpaksa membuka jati dirinya .
Mika juga memperlihatkan foto keluarga besarnya pada Vero.
" Kamu anak Tuan Nicko ?? Vero bukannya menyerah malah makin besar keinginannya untuk mendapatkan Mika.
Mika ternyata berasal dari keluarga yang sangat kaya raya , bahkan melebihi kekayaan Papa aku. jika aku dan Mika bisa menikah , Perusahaan kami pasti akan makin besar dan Papa akan makin bangga padaku...
" Baiklah , aku tak akan mengganggu kamu lagi, asalkan siang ini mau menemani aku makan siang....sekali saja , bagaimana ?".
Mika nampak berfikir , apakah ia harus menuruti keinginannya Vero , agar anak itu tak mengganggunya lagi.
" Oke , tapi kamu janji ya Ver...setelah ini menjauh dari hidup aku ".
" Siap , ayok !". Vero menyeringai.
Mika menghubungi suaminya bahwa ia akan makan siang bersama temannya. Tapi sepertinya Arshaka sedang sibuk sehingga dia tidak membalas pesan yang Mika kirimkan.
" Ini tempat makan spesial Mika , agar semuanya terasa berkesan , dan akan ku ingat selalu sebagai kenangan terindah dalam hudupku ".
" Kamu haus Mika ?? nih minum dulu !". Vero menyodorkan air kemasan yang masih bersegel.
Tanpa ragu Mika meraih dan meminumnya , karena dia memang sedang haus .
Tak berapa lama Mika menguap , matanya terasa berat , setelah itu ia pun terlelap.
" Tidur yang nyenyak sayang....nanti kita akan ketemu lagi ".
Vero memindahkan Mika ke mobil lain yang sudah menunggunya. Lalu dia sendiri kembali ke kampus untuk menghilangkan jejak.
__ADS_1
Sorenya , Arshaka menjemput istrinya ....sudah lebih tiga puluh menit tapi sang istri belum muncul juga.
Arshaka pun mencari ke dalam kampus , tapi ternyata istrinya tidak ada , bahkan ia diberitahu kalo dari siang Mika sudah tidak ada di kampus.
Setelah melihat pesan dari Mika siang tadi dengan cepat ia mencari informasi ke bagian cctv kampus , untuk melihat dengan siapa istrinya itu pergi.
Tapi sayang, sepertinya sudah ada yang lebih dahulu menghapus jejak Mika..hingga terakhir Mika terlihat keluar kelas , setelah itu tak terlihat lagi.
" Sialll ". umpat Arshaka....ia sangat khawatir, apalagi Mika sedang hamil muda.
Dengan segera ia menghubungi Daddy Nicko untuk mengerahkan anak buahnya.
Arshaka melihat Vero yang berjalan dengan tenang . Vero memang akan pulang setelah ia mampir ke kantin sebentar.
" Tunggu !". larang Arshaka.
" Ada apa ?". jawab Vero dengan tenang.
" Kamu tau di mana Mika ?".
Vero tertawa lirih " Anda ini lucu , Mika kan istri anda , kenapa bertanya pada ku ".
" Tinggal jawab saja , tau atau tidak!". bentak Arshaka.
" Woiiii kalem bro , sory aku tidak tau , lagi pula kalo aku ngurusin istri orang nanti ada yang marah , jadi ya sory aja kalo aku tidak tau ". Vero melenggang begitu saja meninggalkan Arshaka.
Tanpa Arshaka ketahui , Vero tersenyum penuh kemenangan, dalam hatinya berteriak mengejek Arshaka.
Arshaka mengepalkan tangannya, ia tak mungkin begitu saja memberikan bogem mentahnya ke Vero , karena ini di lingkungan kampus apalagi ia belum punya bukti kuat kalo anak itu terlibat...meski hatinya yakin , ini semua adalah ulah Vero.
__ADS_1
Bersambung...