Mikayla Si Gadis Ceroboh

Mikayla Si Gadis Ceroboh
07. Bab 07


__ADS_3

" Akhirnya....". Mika turun dari mobil , ia berdiri di depan rumah minimalis dengan halaman yang tak terlalu luas , tapi cukup untuk parkir satu mobil , ia merentangkan tangannya, dan menghirup udara di sekitarnya, seperti menghirup udara kebebasan.


Nicko tidak tega jika putri satu - satunya itu harus mengontrak di ruangan kecil dan bersama orang banyak. Ia pun membelikan rumah sederhana yang sudah di renovasinya agar putri nya nyaman tinggal di sana.


Sesuai permintaan Mika , Nicko datang dengan mobil sederhana, sampai ia harus menyewa ke rental.


Begitupun dengan Abizar dan Shafia...mereka datang belakangan setelah hari mulai malam. Sengaja karena Shafia membawa banyak makanan untuk di makan bersama di tempat tingga baru Mika , seperti acara syukuran.


Tak lupa Nicko juga mengundang Pak RT setempat, dan beberapa tetangga sekitar , sekalian menitipkan putrinya.


" Kakak ini ada - ada saja , kita sampai harus nyewa mobil segala ". ucap Sean.


" Sama Sean, Bunda dan Ayah juga , sampai pinjam mobil pak Abdul , Kakak benar - benar sangat menjiwai perannya menjadi orang miskin ".tambah Zafran.


" Kalian ini tau apa , masak iya pindah di rumah sederhana gini yang nganter pake mobil Alphard, entar tetangga sini mikir nya apa coba, kita harus totalitas dong..". Mika membela diri.


" Hai , senangnya Mommy kalo kalian pada akur gini ...dimana Ricky Sean ?".


" Mommy kayak enggak tau aja , dia lagi sama princes kesayangannya lah ". jawab Sean , yang menunjuk ke kamar Mika dengan dagunya.


Fina melangkah ke kamar Mika , benar saja di dalam Ricky bersama dengan Zafina sedang menggambar.


Senyuman mengembang di bibir Fina ....ia tau Ricky sangat menyayangi putri bungsu Shafia ini.


Semoga kalian berjodoh sayang...Mommy akan dukung di garda paling depan....doa Fina dalam hati.


" Kalian sedang apa ?". tanya Fina sambil melangkah mendekati keduanya.


" Mommy...". Zafina memeluk Fina, Fina membalas dengan mencium ke dua pipi Zafina.


" Lihat Mom, kak Rick mengajari aku menggambar , bagus kan Mom ?". Zafina memperlihatkan gambarnya yang sudah ia warnai bersama Ricky.


" Bagus , cantik sekali....ini kenapa gambarnya seperti sepasang pengantin ?".


" Iya , ini Nana dan ini kak Ricky ".


Fina melihat ke arah Ricky yang salah tingkah ." Nana suka sama kak Ricky?". tanya Fina sambil terus melirik ke arah putranya.

__ADS_1


" Suka , sangat suka , kak Ricky sayang sama Nana , Nana juga sayang banget sama kak Ricky , kata Kak Ricky nanti kalo sudah dewasa Nana akan jadi pengantinnya kak Ricky ". jawab Zafina polos ,,sesuai dengan apa yang sudah Ricky ucapkan. Padahal ia juga tidak tau apa artinya jadi pengantin itu.


" Mommy doakan semoga impian Nana terkabul ya sayang ". Fina mengelus kepala Zafina lembut.


Tanpa di duga , Ricky yang tadinya ketar ketir takut akan di marahi Mommynya , karena mengajarkan anak kecil tentang pernikahan, kini bernafas lega.


" Mom...di suruh kumpul sama Bunda !". Sean tiba - tiba muncul di pintu..Fina pun langsung beranjak keluar.


" Mommy keluar dulu sayang ".


Melihat adiknya yang masih duduk tenang sambil membantu Zafina mewarnai.. Sean jadi kesal.


" Kalian juga , kita semua di suruh ngumpul , jangan pacaran mulu Rick ". Sean tersenyum mengejek.


" Pacaran itu apa Kak?" tanya Zafina pada Ricky...sedangkan Sean yang mendengar pertanyaan Zafina malah tertawa ngakak...rasain kamu Rick.....mau jawab apa...ucapnya dalam hati.


" Jangan dengerin Kak Sean , ayo kita temui Bunda ". Ricky melotot ke arah kakaknya yang terkekeh kegelian.


Ricky dan Zafina melangkah meninggalkan Sean.


Makan malam bersama yang sangat menyenangkan, dua keluarga besar berkumpul di tambah Pak RT dan juga tetangga sekitar.


Ada opa Haris dan Oma Elma , nenek Naya dan kakek Arman....sedang orang tua Shafia dan juga orang tua Nicholas berada di luar negeri.


Meski Abizar dan Nickolas sudah memakai mobil yang sederhana , tetap saja para tetangga sekitar rumah Mika merasa tidak percaya, melihat penampakan Fia dan Fina yang begitu terlihat sangat anggun dan berkelas.


Tapi mereka tidak mempermasalahkan hal itu...mereka menyambut niat baik pendatang baru itu karena sudah di undang buat makan malam di sana .


Untuk pak Rt sendiri Nicko sudah berterus terang , karena ia harus laporan dan juga sekalian menitipkan Mika pada Pak RT, meski ia sudah menempatkan bodyguard untuk Mika, tetap saja ia masih sangat kuatir. Beruntung rumah Pak RT ada di depan rumah Mika. Dan Nicholas pun meminta Pak RT untuk merahasiakan siapa sebenarnya Mika , bahkan pada istrinya sendiri.


*


Pagi ini Mika sudah sampai di sekolah, Pak Deden sampai heran. " Tumben neng Mika sudah sampai, kayaknya naik jet ya neng bisa cepet gini ?".


" Pak Deden asal tebak nih , saya tidak naik jet pak tapi terbang.....". Mika terkekeh dengan jawabannya sendiri.


" Wahh hebat , ajarin Bapak neng , biar irit bensin ". canda Pak Deden.

__ADS_1


" Nanti Pak , saya ajari , gratis khusus buat Pak Deden...sekarang sarapan dulu biar kuat jagain gerbang ya Pak ". Mika memberikan kotak bekal buat Pak Deden , ia memang sengaja meminta Mbak Uti untuk membuatkannya.


" Terima kasih neng Mika memang the best deh, loh kok ada dua neng ?".


" Buat Pak Budi , masak tidak ingat sama teman seperjuangan ". Pak Budi juga satpam di sekolah Mika...dia lebih muda dari Pak Deden dan belum menikah , alias masih bujangan.


" Oh iya sampai lupa bapak , nanti bapak sampaikan ke Budi ".


Setelah Mika pergi , Rayyan yang sedari tadi menguping pembicaraan mereka mendekati pak Deden.


" Pak Deden ".


" Iya nak , oh Rayyan , ada apa nak ?".


" Bekel bapak boleh buat saya , saya bayarin lima puluh ribu ..boleh Pak ".


" Maaf nak Rayyan ini pemberian neng Mika , jadi bapak tidak bisa menjualnya, kalo nak Rayyan mau silahkan ambil saja yang punya saya ".


Rayyan jadi tidak enak hati , ". Maaf kan saya Pak Deden, saya hanya mau merasakan makanan pemberian Mika ".


Pak Deden langsung konek , ia mengerti prìa muda di depannya ini sedang jatuh cinta , sampai mau membayar makanan dari Mika.


" Nanti saya minta kan ke neng Mika , biar besok nak Rayyan juga kebagian bekel dari nya ".


" Eh jangan Pak...". larang Rayyan , ia malu kalo Mika sampai tau keinginannya.


" Tenang aja , saya tidak akan sebutkan nama nak Rayyan ".


" Baiklah , terima kasih Pak ".


" Sama - sama nak Rayyan, Mika gadis baik bahkan sangat baik , cantik wajahnya juga hatinya , beruntung yang bisa mendapatkan hatinya , Bapak tau nak Rayyan juga anak baik...jadi semangat, Bapak dukung nak Rayyan berjuang untuk mendapatkan neng Mika..".


" Benar apa kata Pak Deden, saya makin yakin buat ngejar dia...sekali lagi terima kasih Pak ".


Rayyan begitu semangat , tekadnya makin bulat buat mendapatkan Mika, gadis yang memang sudah menyita perhatiannya sejak MOS.


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2