
Arshaka sengaja meminta Daddy Nicko , Mommy Fina, Ayah Abizar dan Bunda Fia berkumpul di rumahnya. Ia juga mengundang orang tua Vero.
Sebelumnya Mika sudah memberikan pesan padanya, bahwa hari ini Vero akan membawanya pulang.
Arshaka sendiri masih terasa kesal dengan Vero , meskipun pemuda itu sudah menculik istrinya, tapi Arsha tidak bisa memenjarakannVero karena perintah sang istri.
Pagi tadi ....
HP Arshaka terus berbunyi , ia tengah memeluk sang putra yang tengah terlelap. Ia tak bisa tidur meski tau keadaan istrinya baik - baik saja...baru jam 5 tadi ia baru bisa memejamkan matanya.
Arshaka meraih HP nya dengan setengah sadar.
" Hallo...". ucap Arshaka dengan suara serak , matanya pun masih terpejam, jadi dia tidak tau siapa yang sedang meneleponnya.
" Assalamualaikum sayang ". mendengar suara sang istri dari seberang sana, Arshaka langsung duduk dan membuka matanya .
" Waalaikumsalam sayang...gimana keadaan kamu...apa mau aku jemput sekarang?". Mika terkekeh mendengar Arshaka yang banyak bertanya.
" Aku baik kok , dan Mas gak perlu jemput aku , bentar lagi Vero bakal anterin aku pulang ". terdengar Mika masih tertawa kecil. Ia sedang menunggu Vero membelikan sesuatu yang Mika inginkan....dan Mika terus meminta ini dan itu sejak dari semalam.
" Ada apa sebenarnya, kok aku merasa kamu malah senang di culik sama bocah sableng itu ". Arshaka tentu saja heran mendengar Mika yang terus tertawa .
" Mana ada di culik kok senang ".
" *Ya udah , terus kenapa engga sekarang aja pulangnya ".
" Sebentar lagi , aku lagi nyuruh Vero membelikan beberapa makanan untuk sarapan "
" Sayanggg....jangan bilang kamu sedang mengerjai anak itu ya ".
__ADS_1
" Yahhhh ketahuan deh , pokonya tunggu saja ya Mas , itu sepertinya Vero sudah pulang ....bye Mas...Assalamualaikum ".
" Waalaikumsalam* ".
Di rumah Arshaka , semuanya sudah berkumpul begitupun dengan kedua orang tua Vero.
Kedua orang tua Vero terus mengucapkan kata maaf , terutama pada Arshaka.
" Maaf kan anak kami Tuan Nicko dan nak Arshaka , kami pasrah jika kalian ingin memberi hukuman pada anak kami ". Papa Vero sampai berlutut di depan Arshaka. sedangkan Mama Vero terus menangis, bagaimanapun Vero anak semata wayang mereka.
" Bangun Pak , jangan begini , tak pantas rasanya anda berlutut di depan saya , kita tunggu saja kedatangan mereka ".
Arshaka pun membantu Papanya Vero berdiri dan menyuruhnya duduk kembali. Mereka semua yang ada di ruangan itu terdiam tak ada yang bicara , suasananya jadi senyap.
Fina dan Fia tentu saja gelisah , mereka berdua belum tau keadaan Mika , padahal yang di tunggu sedang tersenyum bahagia di dalam mobil , berbeda dengan pria di sebelahnya yang terus manyun , menahan kesal.
Tak lama mereka sampai , semua yang ada di dalam rumah keluar menyambut Mika.
Mereka sudah kembali ke dalam rumah .
" Ini aku kembalikan istri kamu ". ucap Vero , yang langsung mendapat tabokan dari Papanya.
" Ngomong yang bener Ver , yang sopan !". bentak Papa Vero.
" Iya Pa, maaf ".
" Maaf kan saya telah menculik istri anda , ini aku kembalikan , dan anda bisa lihat kalo istri anda baik - baik saja bahkan terlihat sangat baik , karena dari kemaren dia sudah menyiksa aku ".
" Bukannya kamu cinta sama istri saya ?". ledek Arshaka.
__ADS_1
" Sekarang tidak lagi , ngidamnya mengerikan, lagi pula yang ada di kandungannya itu bukan anakku , tapi aku yang dibikin repot, seharusnya kan anda , Ayah sang bayi ". Karena pagi tadi Vero juga masih di kerjai oleh Mìka.
" Tolong kembalikan perusahaan Papa ku , aku berjanji tidak akan melakukan hal konyol lagi , dan aku juga tersedia kalian hukum , karena aku memang salah ".
Rasanya Arshaka ingin tertawa , mana ada sang penculik lebih tersiksa dari pada yang di culik, bahkan ini termasuk rekor , belum ada dua puluh empat jam , si Penculik sudah mengantar hasil culikannya , bahkan sampai meminta maaf...sungguh menggelikan.
" Gimana sayang , hukuman apa yang pantas di berikan untuk dia ". Arshaka bertanya pada Mìka.
" Kembalikan perusahaan orang tua Vero Mas , Dad...Mika mohon , dan untuk Vero bagaimana kalo fasilitasnya di cabut dulu Pak , saya tidak akan memenjarakan putra anda , saya sudah memaafkan Vero , apalagi dia sudah mau menuruti semua yang aku inginkan ".
Kini giliran Mamanya Vero yang akan berlutut ke kaki Mika , tapi dengan cepat Mika meraih tubuh Mama Vero dan memeluknya .
" Kamu baik sekali nak...terima kasih , terima kasih.....semoga kebahagiaan selalu bersamamu ". doa tulus Mama Vero.
" Emmm tapi ada satu lagi , Vero masih harus menuruti ngidam aku ".
" Apa Mikaaa ". teriak Vero, tidak terima.
" Kamu tidak mau ya ". Mika memasang wajah sedihnya.
Vero sebenarnya tidak mau menuruti permintaan Mika , tapi karena di intimidasi oleh para lelaki dalam ruangan itu , Vero akhirnya menangguk pasrah .
" Baiklah , tapi tolong jangan menganggu waktu kuliah aku ".
" Oke , paling setelah kamu kuliah , atau malam hari.....dan aku akan meminta jadwal kuliah kamu ".
Arshaka tersenyum miring ...cukup istrinya saja yang memberi hukuman pada Vero, dan ia yakin ini akan membuat Vero jera.
Vero memyesali perbuatannya hingga ia harus terjebak dengan wanita hamil yang memang sangat mengesalkannya dengan segala permintaan - permintaan anehnya.
__ADS_1
Bersambung...