Mikayla Si Gadis Ceroboh

Mikayla Si Gadis Ceroboh
26. Bab 26


__ADS_3

Ray bersiap ke rumah Mika , malam ini ia bertekad akan memperjuangkan lagi cintanya. Beruntung serangkaian ujian telah ia lewati, ia yakin hasilnya tak akan mengecewakan usahanya selama ini.


Dengan pakaian terbaiknya ia mengendarai motornya, senyum tipis tersungging di bibirnya. Ia kembali teringat waktu pertama kali mau datang ke rumah Mika , ia sampai dandan habis - habisan.


Ia mengetuk pintu dengan jantung berdegup dengan kencang.


Ceklek...pintu di buka dari dalam.


Dengan cepat Ray mengucapkan salam.


" Assalamu alaikum.....". salam Ray terbata ketika melihat siapa yang membukakan pintu.


" Waalaikumsalam ". jawab Arsha cepat.


" Elo , kok ada di rumah Mika ?". tanya Ray , ia menepis segala pemikiran buruk yang melintas di kepalanya.


" Terserah gue lah , ada masalah buat elo ?" jawab Arsha ketus...ia melihat tangannya di dada .


" Mika nya ada ?".


" Ada , mau apa , sampein ke gue aja ".


" Gue mau ketemu Mika ".


" Ada siapa Ka ?". Mika datang dari dapur...karena suaminya terlalu lama di depan makanya ia menyusul.


" Tamu gak penting, gak di undang lagi ".


" Loh Kak Ray ". Mika cukup kaget dengan kedatangan Ray .


" Gue gak di suruh masuk nih Mika , tamu loh ini ".


Mika terkekeh geli , apalagi melihat raut muka suaminya yang asem. " Masuklah kak ".


Ray masuk sambil menyenggol lengan Arsha , yang sedari tadi masih berdiri di tengah pintu.


" Silahkan duduk Kak, gue ambil minum dulu huat kak Ray ".


Arsha sengaja duduk di samping Mika , merapatkan badannya bahkan tangan nya melingkar ke perut Mika.


Mika sendiri hanya tersenyum kecil , ia membiarkan Arsha memeluknya, suaminya ini sedang cemburu rupanya , ia sedang menunjukan kepemilikannya pada dirinya.

__ADS_1


" Tak bisakah dia meninggalkan kita berdua Mika".


" Maaf Kak , bicara saja , Arshaka gak akan ganggu kok...iya kan sayang ?". Mata Mika mengerlingkan matanya ke Arsha.


Arsha tentu saja senang bukan kepalang, " Tentu sayangku ". Mumpung Mika lagi baik , Arsha tak menyiakan kesempatan itu, ia pun mencium pipi Mika sekilas.


Curi kesempatan....awas kamu Ka...


Mata Ray terbelalak melihat adegan di depannya barusan...tak terasa ia mengepalkan tangannya.


" Ehemmm.. ehemmm ". dehem Ray , untuk mengalihkan perhatian Mika padanya.


" Eh sorry Kak...tadi Kak Ray mau ngomong apa ?".


" Gue mau minta maaf lagi ke elo Mik..tentang waktu itu gue....".


" Gue udah maafin kak Ray kok ".


" Makasih , kalo gitu gue masih ada kan kesempatan buat ngejar elo lagi ?".


" Kalo itu udah gak bisa Kak ...karena..".


" Elo gak bisa ngejar Mika lagi , dia istri gue sekarang ". Arsha menyela jawaban Mika.


" Gue gak salah dengar kan Mika ?".


" Engga Kak , kami sudah menikah ".


" Kapan Mika ???


" Saat Kak Ray mendiamkan aku .....waktu itu..". akhirnya Mika menceritakan kejadian yang menimpanya, hingga akhirnya menikah dengan Arshaka.


" Jadi gak ada kesempatan lagi buat gue..Mika?". Mika menggelengkan kepalanya, ia sebenarnya juga tidak tega melihat keadaan Ray saat ini.


Jujur ia sudah nyaman dengan Ray yang begitu gigih mendekatinya, hatinya sudah mulai tersentuh , tapi harus kandas ketika Ray mengacuhkannya.


" Baiklah...kalo begitu gue pulang dulu ". rasanya mau berdiri aja susah.


" Aku keluar sebentar ya ".


" Jangan buat keributan Ka ".

__ADS_1


" Engga sayang , percaya padaku ".


" Ck...".


Arsha mengejar Ray." Tunggu Ray ".


" Gue harap elo ikhlas melepas Mika , cari cewek lain buat elo cintai, jangan jadi pebinor !".


" Gue yang mengejar Mika lebih dulu, tapi elo nikung gue , haruskah gue ikhlas ".


" Gue gak pernah nikung elo Ray , kejadian itu begitu cepat , kalo saja Mika menolak gue nikahi , gue akan terima, tapi apa , dia mau menerima gue, elo juga harus ingat, elo sendiri yang telah melepas Mika tanpa elo sadari ".


" Dan perlu elo tau , gue yang lebih dulu mengenal Mika , kami juga sudah di jodohkan , jadi mungkin sudah takdirnya kalo Mika itu jodoh gue ".


" Gue akui waktu itu gue salah , karena tak mencari tau kebenarannya, tapi sekarang sepertinya sudah terlambat ".


" Jaga Mika dengan baik Ar , gue sangat mencintainya, kalo elo sampai menyakitinya , jangan salahkan gue kalo gue jadi pebinor ".


" Tenang saja , tanpa elo suruh pun gue akan lakukan itu , gue juga sangat mencintai Mika, orang bodoh kalo sampai gue menyakitinya ".


" Gue pegang kata - kata elo Ar , gue pamit " Ray melihat ke arah pintu , di mana Mika sedang berdiri di sana. Mika takut terjadi sesuatu, makanya ia ikut keluar dan sempat mendengarkan percakapan dua pemuda itu.


Hati Mika sedih , dua pria di depannya itu begitu mencintainya...bahkan ia sudah menyakiti salah satunya.


Maaf kan aku Kak Ray , gak mungkin aku memilih kalian berdua, semoga Kak Ray mendapatkan gadis yang lebih baik dari aku ....


Ray tersenyum ke arah Mika dan Mika pun membalasnya .Setelah itu Ray berlalu dari sana membawa luka hati yang begitu dalam.


Arsha yang cemburu langsung membawa Mika masuk .


" Apa aku harus menghukum mu ".


" Apa salah ku Ka ?".


" Kamu memberikan senyum mu itu pada pria lain , dan aku tidak suka...".


" Itu kan cuma ...".


Arshaka langsung membungkam mulut Mika dengan bibirnya, ini pertama kalinya Mika merasakan sentuhan itu.


Hingga ia diam saja seperti terkena sengatan listrik. " Bernafas sayang ". Ucap Arsha , mengusap bibir Mika yang baru saja ia cicipi.

__ADS_1


" Arshaka....kamu mencuri lagi ciuman dari ku...". Setelah sadar Mika mengejar Arshaka yang telah berlari menghindari amukan istrinya itu.


Bersambung...


__ADS_2