Mikayla Si Gadis Ceroboh

Mikayla Si Gadis Ceroboh
24. Bab 24


__ADS_3

Ray mendekati adiknya yang sedang berselancar di dunia maya. Erina sepertinya tak perduli dengan kedatangan kakaknya itu.


" Serius amat Er , kakak sampe di cuekin ".


" Ssstttttt....brisik gak usah ganggu ".


" Lihat apaan sih ?". Ray akhirnya ikut melihat ke layar HP yang sedang di pegang oleh Erina.


" Tunggu- tunggu Er....ini foto ???


" Foto keluarga kak Mika lah , siapa lagi ". Ray malah merebut HP Erina , ia memperbesar gambar yang tadi mengusik pikirannya.


" Ck ". decak Erina kesal .


" Kakak tau , lalu yang ini , ini ...ini...". tunjuknya pada beberapa sosok laki - laki yang ada di foto itu....apalagi ada satu laki - lagi yang merangkul Mika dengan mesra bahkan Mika pun menyenderkan kepalanya di badan laki - laki itu.


" Yang mana ?? yang meluk kak Mika ?". Ray mengangguk .


" Itu Daddy nya kak Mika , padahal sudah berumur , tapi masih kelihatan muda dan cakep ya Kak , pantes aja kak Mika cantik banget dan seperti bule , ternyata Ayah kandungnya memang bule".


" Ayah kandung ?? maksud kamu ?". Ray penasaran.


" Kepo nih...".


" Jawab aja Er !".


" Ada dananya engga nih , capek loh kalo harus bercuap- cuap menjelaskan....". Mirip Fina muda , tukang malak.


" Matre, kakak bayar nanti , sekarang jawab dulu pertanyaan Kakak ".


" Jadi nih ya...".


" Gak usah muter - muter , to the point aja".


" Suka - Suka aku lah...tinggal dengerin aja kok sewot, yang pegal juga mulut aku , bukan mulut kakak ini.....Dengerin baik - baik, gak ada berita ulang soalnya, tarifnya lebih mahal ".


Ray sampai mengucap istighfar, adiknya ini kadang bikin emosi nya mau meledak.


" Kak Mika itu anak kandung Daddy Nicko , dan ibu kandungnya Almarhumah Mama Shofea , Mama Shofea sendiri kakak dari Bunda Fia ".

__ADS_1


" Sudah jelas belum Pak ?".


Dada Ray seperti di hantam batu besar , ia begitu bodoh harus mempercayai foto yang ia terima beberapa bulan lalu , bahkan pengirimnya saja Ray tidak tau , dan lebih parahnya ia tak mengkonfirmasi hal itu pada Mika , tapi malah mengumpulkannya sendiri .


Itulah sebabnya ia mengacuhkan gadis itu, dan tak menegurnya sama sekali...menyesal, itulah yang ada di pikiran Ray sekarang.


" Trus kalo ini , kalo engga salah Om Ardian adik nya Ayah Abizar , dia kembar loh kak, nah ini kembarannya namanya Tante Abida ". Tunjuknya pada wanita berhijab di sebelah Bunda Fia.


Mendengar penjelasan Erina , makin sesak rasanya nafas Ray...kenapa juga ia tak meminta pada adiknya itu untuk mencari tau , dan ternyata adiknya tau banyak tentang keluarga Mika.


" Dan yang paling tampan ini kakanya Bunda Fia , dia dokter...dokter Elzard, tapi sayang udah punya istri juga...semua cogan di foto itu udah pada punya istri ,yaaa kecuali si Iyan sihhh ". Erina terkikik geli.


Jadi para pria yang bersama Mika di foto itu semuanya adalah keluarganya , bahkan pria itu Daddy nya betapa bodohnya gue menelan mentah - mentah informasi itu....sial sial , sialllll......Ray mengeram frustasi.


Mika pasti benci banget sama gue....apa yang harus gue lakuin buat dapet maaf dari Mika..


Ray meremas rambutnya kasar. " Ada apa sih Kak sebenarnya ?". Erina mulai cemas , pasalnya ia baru melihat kakaknya se frustasi ini bahkan matanya terlihat sudah mengembun.


Ray bercerita pada adiknya untuk mengurangi rasa sesak di hatinya.


" Minta maaf aja Kak , pasti Kak Mika maafin kok , kan dia baik orangnya , Erin bakal temenin Kak Ray...". Sekalian aku bisa ketemu dengan Iyan...batin Erina.


" Jangan pesimis dulu kak , kan belum di coba ".


" Iya , nanti kakak minta maaf sendiri aja di sekolah, tak perlu ke rumah nya, kakak malu ".


*


Di sekolah kabar mengenai Pak Prayitno ( Papa nya Virda ) di pindah tugaskan sudah menyebar , berbarengan juga dengan kepindahan Virda....padahal Virda sendiri sedang menjalani hukuman di hotel prodeo.


Karena Virda sudah cukup umur , maka ia harus mempertanggung jawabkan perbuatannya , selain menjalani hukuman, Virda pun mendapat bimbingan agar kembali ke jalan yang benar.


Tanpa mereka semua ketahui keluarga Mika dengan lapang hati mau menutupi aib keluarga sang kepala sekolah , mengingat semua ini memang bukan kesasalan Pak Prayitno tapi karena putrinyalah yang berbuat di luar batas normal.


Pak Prayitno bersama istri pindah ke tempat yang lebih dekat, di mana putrinya sedang di hukum.


Sedangkan jabatannya kini di amanahkan ke Pak Mario untuk sementara...karena beliau sebelumnya menjabat sebagai wakil kepala sekolah.


Mika berangkat dengan Arsha , karen sejak menikah mereka sudah hidup serumah meski tidak sekamar.

__ADS_1


Arsha pasrah , mengingat mereka berdua masih kelas dua. Tak apalah , yang terpenting Mika sudah menjadi istrinya....itu point pentingnya.


" Mika ". panggil Ray , ketika melihat kedatangan gadis itu besama Arshaka.


" Ada apa ?". ucap Mika sedikit ketus , àda angin apa sang mantan ketos ini mau menyapanya.


" Bisa kita bicara , ikut gue!".


Dan ternyata Arsha pun ikut mengekor di belakang.


" Kenapa elo ikut , gue mau ngomong berdua saja dengan Mika ".


" Tidak bisa ". Karena Mika istri gue....enak saja mau berduaan dengan istri orang...gerutu Arsha dalam hati.


" Kak biarkan Saka di sini , atau kita gak usah bicara saja".


Syukurin...emang enak....ejek Arsha.


" Baiklah, terserah elo Mika ".


Ray hendak menarik tangan Mika, tapi kalah cepat dengan gerakan Arshaka.


" Mau bicara kan ? jadi gak usah pake pegang - pegangan tangan segala !".


" Berasa jadi suami Mika saja , sok posesif.."


Ray langsung minta maaf dan menjelaskan alasannya mendiamkan Mika waktu itu....


Mika sudah memaafkan Ray , baginya tak masalah , mau sampai lulus pun jika Ray masih mendiamkannya , ia tak akan perduli lagi.


" Kita masih bisa bertemakan kan Mika ?.


" Tidak masalah , iya kan Ka ,".


" Hemmm ". jawab Arsha singkat.


Lega sudah hati Ray....tapi ia penasaran dengan hubungan Mika dan Arsha, . Arsha terlihat makin berani...ia menggenggam tangan Mika dengan mesra.


Bersambung..

__ADS_1


__ADS_2