Mikayla Si Gadis Ceroboh

Mikayla Si Gadis Ceroboh
30. Bab 30


__ADS_3

Arshaka baru keluar dari kamar mandi , ia melihat Mika yang baru saja meletakkan HP nya.


" Siapa yang menelpon kamu malam - malam begini ?". tanya Arshaka.


" Orang ".


" Aku tau yang menelpon kamu itu orang, masak kucing .... seorang pria ya ?". Arsha sydahnaik je atas kasur , lalu membawa Mika ke pelukannya.


" Kamu mandi Ka ?". Mika malah balik nanya , ia mengendus aroma sampo dari rambut suaminya.


" Iya , gara - gara kamu ". padahal itu kesalahan Arshaka sendiri, ia memang merealisasikan ucapannya di taman pagi tadi untuk mengajak gelud istrinya di atas kasur tapi tak sampai ke penyatuan. Dan seperti biasa , ia berakhir di kamar mandi seperti malam ini.


" Aku ???? apan salahku?".


" Gara - gara tadi kita ciuman , si otong bangun , ia kesal karena belum boleh masuk ke sarangnya ".


" Si otong ?? masuk sarang ??? siapa lagi coba, apa itu peliharaan kamu ?".


" Bisa jadi ".


" Apa si otong itu nama seekor kucing?".


Tawa Arshaka meledak, bagaimana bisa miliknya yang ia jaga selama ini di samakan dengan kucing oleh istrinya.


" Kok malah tertawa sih , aku salah ya ".


" Kamu mau kenalan sama si otong ?".


" Tapi janji kamu jangan teriak ya ".


Mika makin penasaran , apa semenakutkan itu sehingga ia sudah di larang untuk berteriak .


" Ular ya Ka ?".


" Hampir mirip lah ".


" Gak mau ah , aku takut kalo lihat ular ".


" Aku jamin ular milikku jinak , dia bisa membuat kamu melayang ke angkasa ". Arshaka makin gak jelas penjelasannya.


" Ini ular apa burung sih Ka , udah ah , aku mau tidur..ngapain bahas yang gak jelas gini ".


Arshaka kembali tertawa..." Ya udah biar jelas , sini aku kenalkan dengan si otong ". ucap Arshaka menarik satu tangan Mika untuk menyentuh adik kecilnya yang sudah tertidur lelap.


" Arshakaaaaa....". Arshaka langsung menutup telinganya karena teriakan Mika.


" Hiyyy Apa yang aku sentuh tadi , seperti cacing". Mika bergidik geli.


Arsha menyentil kening istrinya. " Enak saja cacing...mana ada cacing sebesar miliku, itu masih mode tidur sayang , nanti kalo dia bangun bisa sebesar anaconda ".


Mika kini tau sudah, apa yang dimaksud si otong oleh Arshaka.


" Kamu jorok Ka ". Mika menutup tubuh sampai kepala dengan selimutnya.


" Gak jorok sayang, memang harus dari sekarang kamu kenalan dengan dia , biar engga kaget nanti kalo sudah saatnya ".


" Apa kamu juga mau lihat bagaimana bentuk aslinya ".Arshaka berbisik ke telinga Mika. Mika sampai berdiri bulu kuduknya .

__ADS_1


" Aduhhh ....malah di cubit ".


" Tidur Ka , awas aja kalo aneh - aneh , aku bakal tarik si otong kamu , biar panjang sampai rumah tetangga ".


Arshaka makin tergelak...setelah drama itu mereka pun tertidur, dengan Arsha masih terus memeluk Mika.


Arshaka lupa untuk menanyakan kembali siapa yang menelpon istrinya tadi.


*


Di sekolah pagi ini terjadi kehebohan , beberapa orang seperti sedang memasang sedikit dekorasi, dan terlihat juga ada yang bersih - bersih...tak seperti biasanya.


" Ada apa ya , apa mau ada pejabat datang ?". Arshaka mengangkat bahunya , ia juga tidak tau.


" Kalo orang nanya itu di jawab Ka , jangan diam saja , apa gunanya punya mulut kalo gitu ". omel Mika.


" Gak tau sayang ". ucap Arshaka kemudian.


Mereka berjalan beriringan.


" Hai Ars , selamat pagi ". sapa Cintya ..tak lupa ia mengibaskan rambutnya.


" Cih...tebar pesona ". gumam Mika , ia berjalan cepat meninggalkan suaminya.


Arshaka tersenyum , ia tau istrinya sedang cemburu..dan ia senang untuk itu , artinya Mika sudah mulai mencintainya.


" Hai , pagi juga Cin ". Arshaka membalas sapaan Cintya.


" Tunggu Ars , gue bawa ini buat elo , di makan ya ...di buatnya pake cinta loh , di jamin enak dan bikin kangen ". Cintya menyerahkan paper bag pada Arshaka , dan tak lupa mengedipkan satu matanya


" Terima kasih ". ucap Arshaka sekedar menghormati sang pemberi.


" Dih muka elo Mik , pagi - pagi gini udah asem aja , kayak mau nelen orang ". sapa Kia.


" Iya mau makan elo Ki ". sambung Melani.


" Eh , kalian tau engga , emang sekolah kita mau ada apaan sih , sampai di bersihin begitu ?". tanya Mika.


" Gue gak tau ". jawab Kiara.


" Gue juga , kita kan bukan orang kepo ya Ki ".


" Bilang aja gak tau , pake muter - muter ".


" Tanya aja noh sama si ketua kelas ". tunjuk Melan pada Bayu yang baru masuk ke kelas.


" Emang mau ada apaan Bay ?".


" Yang punya sekolahan mau berkunjung katanya...makanya pada beberes, takut di komplain sama yang empunya ".


" Tumben amat ". Melan heran, selama sekolah di sini memang baru kali ini sang pemilik sekolahan mau berkunjung.


" Gak usah di pikirin , yang punya mau nengok sekolah miliknya bukan mau lihat elo ". ucap Susanto.


" Emang gue nanya sama elo Sus ". Semuanya tertawa ketika melihat bibir Susanto yang mencebik.


" Gara - gara Mika , nama gue yang bagus jadi rusak ". Susanto menyalahkan Mika.

__ADS_1


" Lah kok gue sih Sus...eh Anto....".


" Tuh kan , elo duluan yang manggil gue begitu , yang lain pada ikutan deh ".


" Ya deh maaf , elo mau apa deh , akan gue turutin sebagai permintaan maaf gue ". Mika mendekat ke meja Susanto , berkata dengan lembut sambil mengatupkan tangannya.


Susanto tersenyum senang...kesempatan nih , pikirnya. " Jadi pacar gue mau engga Mik ?".


" Ngareppppp ". serentak yang di kelas semuanya menjawab.


" Kenapa sih , kan boleh minta apa aja kata Mika ".


" Gue yang gak rela ".kata Bayu


" Gue juga ". ucap Iwan , Nanda , Kia dan juga Melan.


" Gue juga engga setuju ". ucap Arshaka belakangan, sebelum masuk ia tadi sempat mendengar apa permintaan Anto.


Mika yang sedang kesal dengan suaminya, mengiyakan permintaan Anto.


" Oh cuma itu , bolehlah nanti gue pikirkan...tapi kalo gue traktir aja dulu mau engga Nto ?".


Hahhh.....mereka serentak melongo mendengar jawaban Mika.


" Mau lah ".


" Oke , gue traktir , kalian semua boleh ikut ".


" Kita juga Mika?".


" Ya , kalian semua satu kelas boleh ikut ".


" Siapppppp ". jawab mereka semangat...ya iyalah kan mau makan gratis.


Arshaka mendekati istrinya, ia merasa tak di anggap tadi. " Sayang ". panggilnya pelan.


" Kamu gak boleh ikut Ka , kan udah di kasih sama fans nya ". Mika melirik ke paper bag yang di bawa Arshaka tadi


" Enak banget , pagi - pagi udah ada yang ngirim makanan , terus ngobrol sampai lama , gak ingat kalo sudah punya istri ". Padahal Arshaka lama di luar itu dari kamar mandi , bukan mengobrol dengan Cintya.


" Aku gak ngobrol sayang , habis di kasih ini.. aku langsung ke toilet , perut aku sakit , suerrr deh ". Arshaka mengacungkan dua jarinya.


Ada rasa bersalah di hati Mika , jika benar Arshaka tadi sakit perut, salahnya juga mengapa ia tinggalkan suaminya dengan ulat bulu itu , seharusnya ia tetap di sana saja .


" Kan aku yang lebih berhak , aku kan istrinya...bodoh sekali aku....batin Mika , kini menyalahkan dirinya sendiri.


" Sayang ".


" Hemm ".


" Kamu marah , aku gak akan makan makanan dari Cintya kok ".


" Ki..Mel , ada makanan nih ". Arshaka membaginya ke Kiara dan Melani.


" Waahhhh terima kasih Ars ".


" Makasih ganteng ". ucap Melan.

__ADS_1


Tapi tak berapa lama makanan itu ludes , karena di serbu Anto, Iwan dan Nanda.


Bersambung....


__ADS_2