
" Sayang , aku mau menemui teman - teman aku dari luar negeri ya, saat ini mereka sedang menginap di hotel ". Pamit Arshaka, dengan memeluk istrinya dari belakang.
" Kenapa tidak di ajak kesini saja Ka , atau jangan - jangan kamu malu mengenalkan aku pada teman - temanmu ".
" Bukan itu , justru aku takut kalo mereka pada jatuh cinta sama kamu sayang.... Nanti pasti aku akan ajak mereka kemari ".
Aku harus pastikan dulu tak ada Jeni bersama mereka.
" Emmm, teman kamu cowok atau cewek Ka ?". Mika hanya ingin memastikan. Karena Arshaka sendiri melarangnya bertemu dengan Levin.
" Kenapa memangnya...cemburu ?".
" Ingin tau aja ".
" Kalo cewek gimana ?". canda Arshaka.
" Ya gak apa - apa , berarti aku juga boleh ketemu Kak Levin ". balas Mika dengan santai.
" Enak saja , engga boleh , mau ngapain ketemu sama dia ....awas aja akan aku beri hukuman jika kamu berani ketemuan sama om - om itu ".
" Dih kok jadi sewot , siapa tadi yang mau ketemuan sama temen ceweknya, aku engga marah kok ".
" iya gak marah , tapi ngancem mau bales dendam.....teman aku cowok kok , aku juga harus menjaga perasaan istri tercinta aku ".
" Ya udah sana pergi , tapi ingat pulangnya jangan malam - malam , aku kunciin pintu baru tau rasa ".
" Kalo begitu aku bawa kunci cadangan ".
Mika melototkan matanya, yang benar saja ...suaminya ini berniat akan pulang malam.
" Engga sayang...bercanda, aku akan pulang cepat setelah bertemu mereka ". kecuali kalo aku lupa waktu ....batin Arshaka....
Ya namanya cowok ketemu teman lama , pasti mereka akan asik mengobrol melepas rindu., bukannya cewek juga begitu ya , suka lupa waktu kalo lagi bersama teman - temannya.....begitu pikir Arshaka.
Arshaka langsung menuju kamar di mana temanya menginap. Kamar 104.
Tanpa di sadarinya , seseorang melengkungkan senyuman manisnya , tak sia - sia ia terus menguntit dua teman Arshaka itu .
Usahanya membuahkan hasil , ia sudah mengorek kocek yang begitu besar dengan menyewa para detektif hanya untuk mencari informasi seorang Arshaka.
Pemuda yang amat di gilainya...atau lebih tepatnya obsesinya yang ingin memiliki Arshaka , apapun caranya akan ia tempuh.
" Akhirnya Kamu muncul juga Ars....i miss you so much....tunggu sebentar lagi , kita akan bersama selamanya , kamu akan jadi milikku , milik seorang Jennifer Aniston ". gadis itu bergumam lirih.
Ceklek.....
__ADS_1
" Ars...".
" Crish ". mereka langsung berpelukan.
" Makin tampan aja kamu Ars ".
" Kalo itu memang dari dulu , aku lebih tampan dari kalian bertiga..".
" Ya ya ya , aku mengakuinya, ayo masuk !".ajak Crish, ia merangkul sahabatnya untuk masuk.
" Leon mana ?"tanya Arshaka yang tidak melihat dimana sahabat yang satunya lagi.
" Dia sedang keluar , mungkin sebentar lagi dia balik ke sini ".
" Duduk Ka , mau minum apa ?". ucap Crish.
" Apa aja Crish ".
Chrish menaruh minuman kaleng berbagai rasa agar Arshaka memilihnya sendiri.
" Oh ya Ars , kalo tidak salah dengar , kamu bilang mau pamit sama istri kamu dulu , apa kamu sudah menikah ?". tanya Crish yang penasaran.
" Iya , aku sudah menikah ".
" Serius Ars , kamu gak bercanda kan , bukannya kamu baru lulus ya ?". Chrish memang satu tingkat di atas Arshaka.
" Jadi kamu menikah saat kelas 11 Ars ?".
" Betul , dua ratus buat kamu Crish ".
" Haiss malah bercanda , jangan bilang kamu sudah menghamilinya?". tebak Crish.
" Ngaco , emang aku sebejat itu , kamu kan tau gimana kelakuan aku Crish ".
" Iya sih , bahkan Jennifer yang sudah dengan suka rela menyerahkan tubuhnya saja kamu tolak ".
" Jangan bahas dia , aku takut tiba - tiba dia nongol ". sebenarnya bukan takut , tapi lebih ke jijik , ada perempuan sampai merendahkan harga dirinya seperti itu.
" Hahaha ..". Crish sampai memegang perutnya. " Ada - ada saja kamu Ars...mana mungkin dia ada di sini , aku juga tidak memberitahu dia kalo ingin bertemu kamu ".
Tapi tak berselang lama pintu di ketok...Tok..Tok..Tok....
" Ck...ngapain si Leon ngetuk pintu segala ".
Crish berdiri dan melangkah ke arah pintu ...". Kan engga di kun......ci ...". Crish mematung, benar kata Arshaka , gadis yang baru saja mereka bicarakan sudah nongol di pintu kamar hotelnya.
__ADS_1
" Bagaimana bisa dia ada di sini...gawat , Arshaka bisa ngamuk nih ".
" Hai Crish , malah bengong...gak di suruh masuk nih ".
" Kenapa kamu ada di sini Jen?".
" Liburan lah , aku kemaren seperti lihat kamu dan Leon , eh ternyata mata ku tidak salah , ini benar kamu Crish ".
" Aku rasa bukan kebetulan , kamu sengaja mengikuti aku dan Leon kan Jen?". Crish tak percaya begitu saja dengan ucapan Jennifer, karena ia tau sifat asli Jennifer.
Arshaka yang menunggu Crish lama , akhirnya mendatangi Crish ke depan pintu.
" Siapa yang datang Crish, kamu lama sekali ?".
Dua orang yang ada di pintu itu langsung melihat ke arah Arshaka.
" Hai Ars...senangnya bisa ketemu kamu ".
Arshaka langsung memundurkan langkahnya...". Crish , kamu tidak mengundang dia kan ?".
" Sumpah Ars , aku gak tau kalo dia di sini ".
" Minggir Crish, aku mau masuk....aku mau ketemu Arshaka , aku rindu sangat ". Jennifer tak dapat masuk karena di halangi oleh Crish.
Ia tidak mau Arshaka berpikiran buruk padanya.
Saat Jennifer yang berusaha masuk , datanglah Leonard.
" Ada apa ini.....Jen kau kah itu ".
" Leon , biarkan aku masuk ya....aku akan berikan apapun yang kamu mau...".
" Cukup Jen , jangan coba- coba merusak persahabatan kami lagi , aku tak akan terpengaruh oleh tipu melihatmu ".
Leon tak mau lagi melakukan kesalahan untuk kedua kalinya....cintanya pada Jennifer sudah ia buang jauh - jauh , saat tau gadis itu hanya menfaatkannya agar bisa dekat dengan Arshaka....sungguh miris.
" Please Le.....". Jennifer sampai bergelayut mesra ke lengan Leonard.
Dengan kasar Leon melepaskan tangan Jennifer dan mendorongnya agar menjauh, ia lalu buru - buru masuk dan menutup pintu kemudian menguncinya.
Jennifer yang berada di luar tentu saja tidak terima di perlakukan seperti itu...ia terus menggedor pintu dan berteriak , ia tak perduli orang - orang yang menginap di sekitar kamar Crish pada keluar semua.
" Buka Crish...Leon...Buka..Arshaka my honey , buka pintunya sayang...aku mau ketemu kamu ". Jennifer terus berteriak.
Hingga para security datang dan membawa Jennifer pergi dari sana....meski masih memberontak , tapi Jennifer kalah oleh dua Security yang memegang kedua tangannya begitu kencang.
__ADS_1
Chris lah yang menelpon , bahwa ada orang yang menganggu kenyamanannya.