
Lima tahun kemudian....
" Mom , Ziel ikut ya ?". rengek Aziel pada Mika , pria kecil berusia empat tahun itu merajuk ketika sang Mommy akan berangkat kuliah.
" Gak bisa sayang , Mom mau sekolah, Ziel ikut Daddy saja ya ke bengkel ". rayu Mika.
Aziel bersedekap dan memunggungi Mika , tanda ia sedang ngambek. Aziel putra pertama Mika dan Arshaka.
" Ajak saja sayang , nanti aku yang akan bawa pulang ".
" Bener ya , ayo Ziel jadi ikut Mommy engga nih?".
" lets go Mom ". teriaknya, hilang sudah marahnya.
Arshaka sudah lulus terlebih dahulu , Mika terlambat karena harus cuti melahirkan.
Sampai di Universitas , Aziel tidak mau pulang sebelum mengantar Mommynya ke kelas. Dengan terpaksa Mika pun mengajak putranya masuk , Arshaka juga ikut mengantar ke dalam.
Pandangan para mahasiswi tertuju pada Hot Daddy yang berjalan di belakang Mika dan Aziel.
" Ck....Ziel, Daddy kamu tebar pesona tuh, apa kamu mau punya Mommy baru Ziel ?" tanya Mika , yang jengah dengan kelakuan Arshaka yang sok cool.
" No Mom , Mommy Ziel paling cantik sedunia , tak ada duanya ".
" Betul itu sayang , jadi kalo Daddy macam - macam biarkan saja dia nanti tidur di luar ya Ziel ".
" Ya Mom, Ziel setuju ". mereka berdua melakukan tos.
__ADS_1
" Sayanggg , jangan ngajarin yang engga- engga ya ke putra kita !". suara protes Arshaka.
Mika hanya mengedikkan bahunya.
" Ziel sayang , sampai di sini saja ya , nanti kamu boleh ikut buat jemput Mommy lagi !".
" Siap Mom ". Si kecil Aziel memberi hormat ke Mommynya .
" Eh siapa nih ?". tanya Vero , mahasiswa pindahan yang belum tau kalo Mika sudah menikah dan sudah punya buntut lagi.
" Anak aku lah , masak anak tetangga , lihat wajahnya saja mirip denganku " jawab Mika tanpa malu...Ngapain juga harus malu , kan Aziel anak dari pernikahan mereka yang sah , bukan dari hasil cicilan sebelum nikah.
" Seriusan Mika , kamu sudah menikah...dan ini anak kamu , aku gak percaya...adik Kamu mungkin ". Vero tak terima , Mika adalah gadis yang ia incar saat pertama masuk ke kelas ini.
Masak iya sih sudah menikah...kalah sebelum berperang dong .
" Ehemmm ". Arshaka berdehem , karena merasa terabaikan...sedangkan Aziel sendiri sibuk berfoto dan menerima hadiah dari teman cewek Mika yang terlalu gemas pada anak itu.
Sudah biasa jika Aziel ikut Mika ke kampus, pasti ia jadi artis dadakan di sana.
" Eh , Ver...kenalin ini dia orangnya yang buat aku bunting dan keluarlah si Aziel ...". ucap Mika asal memperkenalkan suaminya.
" Sayanggg , bahasa kamu tuh.... kenalkan aku suaminya Mika ". Vero dengan terpaksa menjabat tangan Arshaka.
" Kamu mahasiswa baru di sini ya , makanya tidak kenal aku , aku alumnus sini juga ...kamu boleh tanya pada mahasiswa sini , pasti akan mengenal ku ". ucap Arshaka menyombangkan diri.
Tapi memang benar Arshaka cukup terkenal di kampus itu , karena segudang prestasinya , apalagi dia termasuk pengusaha muda yang cukup sukses.
__ADS_1
" Emm iya , aku baru pindah dari Singapura , karena ikut Papa ku yang pindah tugas di sini ".
Heleh...cuma mengandalkan orang tua saja sok - sok an mau dapetin Mika , gak ada apa - apanya kamu kalo bersaing sama aku....Arshaka makin jumawa .
" Pantes kamu engga kenal aku..coba aja kamu browsing di internet ".
" Daddy ayo kita pulang , tas Ziel sudah keberatan , nih ada yang gak muat , teman Mommy baik - baik semua , cantik - cantik lagi ". ucapnya menunjukkan tas kecilnya yang penuh dengan permen dan coklat.
" Jadi ini alasan Ziel mau mengantar Mommy, biar dapat banyak hadiah ya ". Cubit Arshaka pada pipi Aziel.
" Engga juga sih , kan Ziel juga mau ketemu sama Kakak- kakak cantik itu ". tunjuk Aziel pada teman - teman Mika yang masih bergerombol dekat pintu.
" I love you Ziel ". ucap mereka serentak sambil menyatukan jari telunjuk dan jempol mereka. Aziel pun membalas mereka , tak lupa senyum manis yang selalu Aziel tampilkan untuk mereka.
Arshaka dan Mika menggelengkan kepalanya.
" Dasar Bocah ". ucap Arshaka.
" Ngikutin bapaknya tuh ". bisik Mika.
" Kita pulang Boy !". ajak Arshaka ...ia mencium kening Mika, begitupun dengan Aziel.
Pemandangan itu tidak luput dari perhatian seorang Vero.
Sehebat apa sih suami Mika , sepertinya juga seumuran dengan ku , tapi kelihatan sombong juga dia , apa mentang- mentang sudah dapetin Mika...tenang saja , sebentar lagi aku yang akan menjadi pengganti kamu buat jadi suami Mika...
Bersambung......
__ADS_1